24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nasehat Seorang Kutu Buku Kepada Anak Lelakinya (Yang juga Mencintai Buku)

dr. Ketut Suantara by dr. Ketut Suantara
August 28, 2019
in Esai
Nasehat Seorang Kutu Buku Kepada Anak Lelakinya (Yang juga Mencintai Buku)

Dokter Suantara bersama anak lelakinya, Kak Abi

I am the master of my fate

I am the captain of my soul

                ( Invictus, karya William Ernest Henley )

Puisi ini mengilhami Nelson Mandela membebaskan negerinya Afrika selatan dari politik apartheid. Puisi ini juga dikutip dalam dua film holywood, salah satunya yang berjudul far and away yang dibintangi oleh pasangan Tom cruise dan Nicole kidman.

___

Hari sabtu sore itu saya dan si sulung Abisekha menikmati teh dan kudapan di teras belakang. Anak ini sangat dekat dengan saya karena kesamaan hobby diantara kami, yakni membaca. Kami ngobrol ngalor ngidul, tentang buku yang telah dibaca, teman wanita yang menarik hatinya, dan guru guru siapa yang disenangi, dan sebagainya.

Tiba tiba dia bertanya setengah serius. ”Ayah, kak Abi kalau sudah besar cocoknya jadi apa ya? Dokter atau ilmuwan? Kak Abi sangat suka membaca tentang ilmu pengetahuan alam, tubuh manusia dan juga cerita legenda dan sejarah, tapi tak begitu suka dengan matematika!” Ia menutup pertanyaannya dengan keluhan.

Abisekha baru kelas 5 SD, sudah beberapa kali lomba mewakili sekolahnya lomba sains. Bahkan sampai lolos ke final yang dilangsungkan di kota kota di jawa timur, Jember, Surabaya, Malang . untuk menyebut beberapa di antaranya.

Kegelisahan Abisekaha adalah kegelisahan saya puluhan tahun yang silam, saat seumuran dengan dia. Saya yang dibesarkan di lingkungan keluarga penggemar bacaan, dari baru bisa membaca sudah disediakan oleh keluarga. Bapak dengan koran korannya, kakak kakak yang sekolah di kota  rutin membawa bacaan saat pulang kampung, baik buku, majalah maupun tabloid.

Bahkan guru saya di SD dulu begitu menyayangi saya yang suka membaca. Begitu ada buku koleksi baru di perpustakaan, pasti tak boleh siswa lain yang membacanya lebih dulu dari saya. Kebetulan sekolah saya SD Inpres baru, saya angkatan pertama disana. Jadi buku perputakaan semuanya baru, dan sangat lengkap menurut saya. Bahkan bila dibandingkan buku yang ada di SD saat ini sekalipun. Dan kalau boleh sombong, tak satu pun buku itu yang tak saya baca.

Semua jenis bacaan saya baca, tabloid olahraga, cerita kepahlawanan, sejarah, cerita remaja bahkan saat SD saya sudah habiskan beberapa serial silat legendaris karya Asmaraman S Kho Ping Hoo. Tambah dewasa akhirnya pilihan bacaan mulai menyesuaikan, saat ini novel sastra, cerpen pilihan dan sedikit filsafat.

Dan saya menyadari dari keluasan minat saya pada jenis bacaan itulah yang mengantar saya hanya sampai ke titik ini. Seorang dokter umum yang hanya bisa berpraktek di desa. Karena saya merasakan minat saya pada bidang kesehatan tak melebihi minat saya bidang lain seperti yang saya sebutkan tadi. Dan saya tak ingin hal ini terjadi pada putra sulung saya.

Saya lupa apa yang saya jawab padanya sore itu. Tapi seandainya dia ingin mendiskusikan lagi hal itu, saya telah menyiapkan sebuah jawaban.


Penulis bersama anak lelakinya

Kak Abi, tentang pertanyaanmu itu, ayah mempunyai beberapa pertimbangkan. Mari kita sederhanakan jadi dua, kegemaranmu membaca, dan akan menjadi apa kau kelak nanti kalau sudah besar. Kak Abi, sebagai penggemar buku di negeri ini, bersiaplah menjadi kaum minoritas, kau mungkin akan kesepian sepanjang sisa hidupmu.

Sebuah survey menyebutkan indeks baca rakyat Indonesia ada di angka 0,001. Artinya dari seribu orang hanya satu yang suka membaca. Buktinya saat di sekolah, kau susah mencari teman yang mau mendengarkan ceritamu yang berat dari buku yang kau baca, hingga Pak Guru Yogi menawarkan dirinya untuk jadi teman bicaramu.

Ayah menyikapi situasi ini dengan coba menggeluti hobby lain di luar membaca, sekadar untuk lebih bisa bersosialisasi dan mencari teman. Kau tahu ayah menguasai banyak cabang olahraga kan, dan ayah juga dulu suka bertualang, mendaki gunung untuk mengeluarkan energi  terpendam, untuk mengimbangi kebiasaan membaca yang pasif.

Dan satu yang baru ayah sadari manfaatnya, dan belum sempat ayah praktekkan saat bersekolah dulu adalah belajar berorganisasi, beranikan diri untuk memimpin orang. Ini akan melatih keberanianmu nanti dan meningkatkan kepercayaan dirimu. Dan yang terpenting kau akan belajar untuk bekerjasama dengan orang lain.

Satu yang ayah syukuri dari kegemaranmu membaca adalah, kau sudah fokus pada beberapa jenis bacaan. Tidak seperti ayah dulu yang melahap semua jenis buku tanpa pandang bulu. Ayah ingat pesan seorang ilmuwan peraih Nobel yang ditulis di sebuah surat kabar, dan layak kau jadikan pedoman dalam melangkah ke depan nanti.

“Kalau anda ingin menjadi orang yang sukses dalam kehidupan, ada rahasianya. Kuasai satu bidang secara mendalam sehingga anda menjadi ahli yang profesional dan langka, lalu kuasai bidang lain secukupnya agar kau bisa bersosialisasi dengan teman teman anda”.

Jadikan ini sebagai cermin, Kak Abi.

Untuk profesi yang cocok untukmu nanti, ayah belum dapat memberikan gambaran yang jelas padamu. Itu perlu proses, dan kau harus mengetahui persis dimana minatmu yang terbesar lalu fokuslah pada yang itu, yang lain cukup kau kuasai sekedarnya. Tetapi ini juga tak bisa berlaku sepenuhnya nak. Kita tinggal di negara yang sistem pendidikannya masih merangkak, coba dan coba terus, tanpa visi yang jelas menurut ayah.

Dan yang merisaukan buat ayah, biaya pendidikan sangat meningkat dalam beberapa tahun belakangan. Dan seandainaya kau bermimpi menjadi dokter seperti ayah, tolong dipikirkan ulang impian itu. Sebagai perbandingan, antara harga makanan dan biaya kuliah kedokteran nanti, terjadi peningkatan yang tak masuk akal menurut ayah.

Harga satu bungkus nasi saat ayah kuliah dibandingkan sekarang paling naik 10 kali lipat, tapi uang spp per semester untuk kuliah seperti ayah, hampir naik 100 kali, apakah ini yang namanya inflasi, ayah kurang mengerti. Kenapa berbeda hampir 10 kali lipat antara peningkatan biaya pendidikan dan harga kebutuhan pangan.

Tapi kau jangan berkecil hati, ayah punya sedikit rahasia yang perlu kau ketahui. Sekarang belajarlah dengan giat. Fokuskan diri pada pelajaran pelajaran yang diujikan untuk mencari sekolah nanti. Misalnya matematika, ilmu pengetahuan alam, bahasa Inggris dan bahasa  Indonesia. Pelajaran lain cukup kau ketahui seperlunya. Berusahalah  mencari perguruan tinggi dengan jalur biasa, tanpa harus lewat jalur mandiri. Entah itu kedokteran, atau apapun nanti. Itu akan sangat melegakan ayah, ayah tak akan merogoh tabungan lebih dalam untuk mengantarkanmu ke bangku kuliah.

Dan begitu kau memilih kuliah sesuai dengan bidang yang kau sukai. Cukup sudah kewajiban ayah untuk pendidikanmu.Ayah cuma perlu melakukan 2D, doa dan menyiapkan dana. Begitu kau kuliah, hidup dan masa depan sudah jadi milikmu sendiri, tanggung jawabmu sendiri. Seperti puisi Invictus tadi “kau adalah nahkoda untuk bidukmu sendiri, dan kau adalah pemandu untuk jiwamu sendiri“

Sepertinya terlalu panjang lebar jawaban yang saya siapkan untuknya. Tapi saya yakin dia akan memahaminya sebagian, dan mengingat sebagian lainnya untuk kelak di kemudian hari. Tetapi setelah saya baca kembali tulisan ini, terlepas dari saya yang mulai pikun. Barangkali sebagian sudah saya sampaikan kepadanya, dan mulai direspon oleh otak kecilnya.

Saat awal tahun ajaran baru, dia naik kelas ke kelas 5. Begitu pulang sekolah dia menelpon saya yang sudah di Buleleng. “Ayah, Kak Abi terpilih menjadi ketua kelas yang baru,” ujarnya bangga.

”Siapa yang memilihmu, Nak? Pak Guru atau teman teman?” tanya saya memastikan.

“Saya ajukan diri, Yah, lalu ada tiga calon dan akhiirnya Abi yang dipilih sama teman-teman!” Begitu dia menutup pembicaraan. Selamat, Nak, kau sudah melakukan sebuah pelajaran yang ayah lewatkan waktu sekolah dulu…BERORGANISASI. [T]

Tags: Bukudokterkutu bukuPendidikan
Share64TweetSendShareSend
Previous Post

Kebebasan, Kedamaian dan Ketegangan

Next Post

Surat Setelah Hari Inagurasi

dr. Ketut Suantara

dr. Ketut Suantara

Dokter. Lahir di Tista, Busungbiu, Buleleng. Kini bertugas di Puskesmas Busungbiu 2 dan buka praktek di Desa Dapdaputih, Busungbiu

Related Posts

‘Janji-janji Jepang’

by Angga Wijaya
April 23, 2026
0
‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

Read moreDetails

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

by Chusmeru
April 23, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

Read moreDetails

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
0
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

Read moreDetails

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
0
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

Read moreDetails

Kartini Hari Ini, Pertanyaan yang Belum Selesai

by Petrus Imam Prawoto Jati
April 21, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BULAN April, kita kembali secara khidmat mengingat nama Raden Ajeng Kartini dengan penuh hormat. Tentu saja karena jasa beliau yang...

Read moreDetails

NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

by Dede Putra Wiguna
April 20, 2026
0
NATO: No Action, Talk Only ─Ketika Wacana Menjadi Pelarian dari Tindakan

PERNAHKAH Anda menjumpai situasi di mana sebuah persoalan dibicarakan berulang-ulang, diperdebatkan panjang lebar, bahkan diposting di berbagai platform, namun tidak...

Read moreDetails

Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

by Agung Sudarsa
April 20, 2026
0
Kartini, Shakti, dan Kesadaran yang Terlupa

SETIAP peringatan Raden Ajeng Kartini sering kali berhenti pada simbol: kebaya, kutipan surat, dan narasi emansipasi yang diulang. Namun jika...

Read moreDetails

Mungkinkah Budaya Adiluhung Baduy Rusak karena Pengaruh Digitalisasi dan Destinasi Wisata?

by Asep Kurnia
April 20, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

KITA dan siapa pun, akan begitu tercengang dengan berbagai perubahan fisik (lingkungan geografis) yang begitu cepat serta sporadis termasuk perubahan...

Read moreDetails

Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

by Jro Gde Sudibya
April 20, 2026
0
Tantangan Pariwisata Bali Utara dalam Paradigma Baru Industri Pariwisata

Paradigma Baru Industri Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan perekonomian Bali, Industri Pariwisata Bali "mati suri", tumbuh negatif 9,3 persen...

Read moreDetails

Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

by Cindy May Siagian
April 19, 2026
0
Kata- kata pada Puisi ‘Hatiku Selembar Daun’ Karya Sapardi Djoko Damono, Bukan Makna Sebenarnya

MENURUT Suarta dan Dwipaya (2022:10), karya sastra adalah wadah untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dari seseorang untuk mengajak pembaca mendiskusikan...

Read moreDetails
Next Post
Sampah Plastik & Puncak Kesadaran Ekologis

Surat Setelah Hari Inagurasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co