3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Surat Setelah Hari Inagurasi

I Wayan Artika by I Wayan Artika
August 29, 2019
in Esai
Sampah Plastik & Puncak Kesadaran Ekologis

Kepada

Yth. Kawan, Sahabat, Teman

Cerita-cerita haru tentang inagurasi SMA/SMK Negeri Bali Mandara sering saya tahu dari media sosial. Tahun pelajaran 2019/2020 saya hadir dan menulis nama pada no urut 1 daftar hadir undangan VIP. Di antara karangan bunga “Selamat dan Sukses” di depan hall saya disapa oleh Pak Darta, sang “eksekutor”, yang memungkinkan ide Bapak Gubernur Mangku Pastika (kala itu) jadi nyata. Lahan gersang di bebukitan Air Sanih, lontar dan intaran, sahabat kemarau, menjadi saksi. Di lahan inilah keringat dan air mata para guru muda, barisan perintis itu menjadi oase, sejak itu dan hingga hari ini, tempat ratusan siswa miskin yang akan tiba tiap tahun, berjuang bersama meretas kemiskinan pada jalur pendidikan berkualitas tinggi.

Pagi itu (28/8/2019) kursi orang tua siswa yang diinagurasi, baru terisi beberapa. Di belakang saya seorang ibu (janda) dari Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. “Anak Ibu di sini?” Sapa saya. Dia menjawab, “Nggih, Pak”. Kami bercerita tentang pohon lempeni yang ia bawa ke sekolah, yang wajib jadi “oleh-oleh” kepada alam Air Sanih, sahabat anak mereka dalam tiga tahun ke depan.

Saya tidak suka mengikuti upacara. Kali ini saya terhormat “diajak” dalam ikhtiar mulia.

Tiada perlu saya cerita kualitas acara yang menjadi bukti kerja (belajar) siswa dan guru yang dilandasi konsep “Pendidikan Berbasis Kesadaran”, sebagaimana diungkap lagi dengan lebih jelas pada sambutan Pak Darta, senantiasa tutur sapa yang sederhana, mendasar, hakiki, bernas, dan sama sekali amat jauh dari jemawa, yang mungkin boleh dilakukan karena sekolah Bali Mandara menapaki pencapaian-pencapaian internasional.

Di luar upacara inagurasi ini, saya termasuk orang awam yang sangat sering terlibat. Saya mengajari siswa menulis dan membaca buku. Saya pahami, Sekolah Bali Mandara (SMA/SMK) adalah jawaban nyata gugatan Paulo Freire di Brazil. Romo Mangun menyelenggarakan Sekolah Mangunan, Butet Manurung mendirikan Sekola Rimba, dan Bapak Mangku Pastika membangun Sekolah Bali Mandara. Maka yang membedakan di antara ketiganya adalah karena keberpihakan politik.

Ghalibnya orang miskin tersisih, pun dalam pendidikan. Sampai-sampai mereka merasa tidak punya hak untuk sekolah. Konsep “Sekolah Bali Mandara”, sekolah berkualitas super dan holistik untuk masyarakat miskin, sama sekali bukan “edukasi belas kasihan” tetapi disiapkan dengan penghormatan tinggi kepada masyarakat miskin di Bali.

Siapapun tidak sanggup melakukan proses panjang pembangunan SDM yang berasal dari kaum miskin dan marginal, sampai ada hasil nyata, kecuali politisi. Politik adalah kendaraan atau jalan bebas hambatan bagi segala kemuliaan dan kejahatan sosial. Sekolah Bali Mandara sejak dirintis hampir 10 tahun silam dan hingga hari ini, dan selanjutnya, adalah proyek politik yang sangat mulia.

Ketika saya makan bersama Pak Darta di kantin sekolah, beliau mengatakan, kurang lebih, program Sekolah Bali Mandara, sebagai bukti bahwa negara hadir di dalam kehidupan masyarakat miskin. Kehadiran negara yang seperti kata-kata Pak Darta, bagi saya, rakyat tidak bernama, sudah cukup melegakan karena serasa menjadi penebus perasaan bersalah karena segala ketidakberdayaan (saya).

Hadir di antara orang tua miskin yang mungkin menjadi hari pertama kali mereka duduk dalam segala suasana kehormatan, kemuliaan, ketulusan, saya merasakan segala kesahajaan, seperti terlihat pada sandal jepit, pakain, kebaya, dan kehadiran mereka secara umum. Kini mereka menyaksikan uluran tangan negara dengan “mengadopsi” anak-anak masa depan mereka, selama tiga tahun dalam sistem pendidikan dengan tiga pilar “The Caling”. “Foundation”, dan “Kesadaran”.

Saya mengira ungkapan kehidupan dua wakil siswa, hanya akan menjadi klise dan normatif, di atas panggung besar, dengan bidikan ratusan kamera di hadapannya. Ternyata saya salah.

Tidak berlebihan jika saya harus menangis dan hampir semua hadirin, ketika seorang siswi dari Tabanan mengenang masa kecilnya, dengan ASI diganti air gula (jika itu ada) dan diasuh oleh neneknya karena ibundanya entah kemana dan suatu hari harus menyaksikan ayahnya sudah jadi mayat karena gantung diri di gubuknya. Atau cerita keluarga yang disampaikan oleh wakil siswa lainnya, yang sampai saat ini harus menyimpan rasa rindu panjangnya untuk bisa melihat wajah ibunda.

Ketika saya menjadi salah seorang tim wawancara, tahap akhir PPDB tahun pelajaran ini, memang banyak cerita hidup tragis yang dialami calon siswa. Saya menyimpulkan. Mereka memang miskin secara terminologi ekonomi. Mereka juga miskin dan tertindas secara sosiologis, struktural, dan kultural. Mereka menjalani kemiskinan dimensi ganda. Maka untuk membantu mereka bebas maka generasinya tidak boleh lagi miskin dan di sini yang diperlukan adalah pembangunan karakter mereka, yang menempati dimensi rohani dan intelektual.

Maka bagi siswa dan orang tua, demikianlah sikap saya yang dinyatakan dengan tegas dalam surat ini, Hari Inagurasi adalah garis batas antara masa lalu dan masa yang akan bergerak ke depan. Maka sejatinya seluruh tangis kesedihan sudah habis di Hari Inagurasi. Tidak ada lagi air mata ketika kendaraan-kendaraan murahan dan sepeda motor tua yang dikendarai oleh orang tua bergerak meninggalkan lapangan parkir sekolah.

Lupakan kemiskinan itu, sayang.

Mari kita tanam pohon lempeni yang dibawa oleh ibu seorang janda dari Desa Pujungan, bersama ratusan pohon lain, yang akan menaungi Bukit Air Sanih. [T]

Ruang Jurusan Bahasa, Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha

29 Agustus 2019

Tags: kemiskinanPendidikanSMAN Bali Mandara
Share315TweetSendShareSend
Previous Post

Nasehat Seorang Kutu Buku Kepada Anak Lelakinya (Yang juga Mencintai Buku)

Next Post

Mahasiswa, Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
Mahasiswa, Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

Mahasiswa, Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co