13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Surat Setelah Hari Inagurasi

I Wayan Artika by I Wayan Artika
August 29, 2019
in Esai
Sampah Plastik & Puncak Kesadaran Ekologis

Kepada

Yth. Kawan, Sahabat, Teman

Cerita-cerita haru tentang inagurasi SMA/SMK Negeri Bali Mandara sering saya tahu dari media sosial. Tahun pelajaran 2019/2020 saya hadir dan menulis nama pada no urut 1 daftar hadir undangan VIP. Di antara karangan bunga “Selamat dan Sukses” di depan hall saya disapa oleh Pak Darta, sang “eksekutor”, yang memungkinkan ide Bapak Gubernur Mangku Pastika (kala itu) jadi nyata. Lahan gersang di bebukitan Air Sanih, lontar dan intaran, sahabat kemarau, menjadi saksi. Di lahan inilah keringat dan air mata para guru muda, barisan perintis itu menjadi oase, sejak itu dan hingga hari ini, tempat ratusan siswa miskin yang akan tiba tiap tahun, berjuang bersama meretas kemiskinan pada jalur pendidikan berkualitas tinggi.

Pagi itu (28/8/2019) kursi orang tua siswa yang diinagurasi, baru terisi beberapa. Di belakang saya seorang ibu (janda) dari Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. “Anak Ibu di sini?” Sapa saya. Dia menjawab, “Nggih, Pak”. Kami bercerita tentang pohon lempeni yang ia bawa ke sekolah, yang wajib jadi “oleh-oleh” kepada alam Air Sanih, sahabat anak mereka dalam tiga tahun ke depan.

Saya tidak suka mengikuti upacara. Kali ini saya terhormat “diajak” dalam ikhtiar mulia.

Tiada perlu saya cerita kualitas acara yang menjadi bukti kerja (belajar) siswa dan guru yang dilandasi konsep “Pendidikan Berbasis Kesadaran”, sebagaimana diungkap lagi dengan lebih jelas pada sambutan Pak Darta, senantiasa tutur sapa yang sederhana, mendasar, hakiki, bernas, dan sama sekali amat jauh dari jemawa, yang mungkin boleh dilakukan karena sekolah Bali Mandara menapaki pencapaian-pencapaian internasional.

Di luar upacara inagurasi ini, saya termasuk orang awam yang sangat sering terlibat. Saya mengajari siswa menulis dan membaca buku. Saya pahami, Sekolah Bali Mandara (SMA/SMK) adalah jawaban nyata gugatan Paulo Freire di Brazil. Romo Mangun menyelenggarakan Sekolah Mangunan, Butet Manurung mendirikan Sekola Rimba, dan Bapak Mangku Pastika membangun Sekolah Bali Mandara. Maka yang membedakan di antara ketiganya adalah karena keberpihakan politik.

Ghalibnya orang miskin tersisih, pun dalam pendidikan. Sampai-sampai mereka merasa tidak punya hak untuk sekolah. Konsep “Sekolah Bali Mandara”, sekolah berkualitas super dan holistik untuk masyarakat miskin, sama sekali bukan “edukasi belas kasihan” tetapi disiapkan dengan penghormatan tinggi kepada masyarakat miskin di Bali.

Siapapun tidak sanggup melakukan proses panjang pembangunan SDM yang berasal dari kaum miskin dan marginal, sampai ada hasil nyata, kecuali politisi. Politik adalah kendaraan atau jalan bebas hambatan bagi segala kemuliaan dan kejahatan sosial. Sekolah Bali Mandara sejak dirintis hampir 10 tahun silam dan hingga hari ini, dan selanjutnya, adalah proyek politik yang sangat mulia.

Ketika saya makan bersama Pak Darta di kantin sekolah, beliau mengatakan, kurang lebih, program Sekolah Bali Mandara, sebagai bukti bahwa negara hadir di dalam kehidupan masyarakat miskin. Kehadiran negara yang seperti kata-kata Pak Darta, bagi saya, rakyat tidak bernama, sudah cukup melegakan karena serasa menjadi penebus perasaan bersalah karena segala ketidakberdayaan (saya).

Hadir di antara orang tua miskin yang mungkin menjadi hari pertama kali mereka duduk dalam segala suasana kehormatan, kemuliaan, ketulusan, saya merasakan segala kesahajaan, seperti terlihat pada sandal jepit, pakain, kebaya, dan kehadiran mereka secara umum. Kini mereka menyaksikan uluran tangan negara dengan “mengadopsi” anak-anak masa depan mereka, selama tiga tahun dalam sistem pendidikan dengan tiga pilar “The Caling”. “Foundation”, dan “Kesadaran”.

Saya mengira ungkapan kehidupan dua wakil siswa, hanya akan menjadi klise dan normatif, di atas panggung besar, dengan bidikan ratusan kamera di hadapannya. Ternyata saya salah.

Tidak berlebihan jika saya harus menangis dan hampir semua hadirin, ketika seorang siswi dari Tabanan mengenang masa kecilnya, dengan ASI diganti air gula (jika itu ada) dan diasuh oleh neneknya karena ibundanya entah kemana dan suatu hari harus menyaksikan ayahnya sudah jadi mayat karena gantung diri di gubuknya. Atau cerita keluarga yang disampaikan oleh wakil siswa lainnya, yang sampai saat ini harus menyimpan rasa rindu panjangnya untuk bisa melihat wajah ibunda.

Ketika saya menjadi salah seorang tim wawancara, tahap akhir PPDB tahun pelajaran ini, memang banyak cerita hidup tragis yang dialami calon siswa. Saya menyimpulkan. Mereka memang miskin secara terminologi ekonomi. Mereka juga miskin dan tertindas secara sosiologis, struktural, dan kultural. Mereka menjalani kemiskinan dimensi ganda. Maka untuk membantu mereka bebas maka generasinya tidak boleh lagi miskin dan di sini yang diperlukan adalah pembangunan karakter mereka, yang menempati dimensi rohani dan intelektual.

Maka bagi siswa dan orang tua, demikianlah sikap saya yang dinyatakan dengan tegas dalam surat ini, Hari Inagurasi adalah garis batas antara masa lalu dan masa yang akan bergerak ke depan. Maka sejatinya seluruh tangis kesedihan sudah habis di Hari Inagurasi. Tidak ada lagi air mata ketika kendaraan-kendaraan murahan dan sepeda motor tua yang dikendarai oleh orang tua bergerak meninggalkan lapangan parkir sekolah.

Lupakan kemiskinan itu, sayang.

Mari kita tanam pohon lempeni yang dibawa oleh ibu seorang janda dari Desa Pujungan, bersama ratusan pohon lain, yang akan menaungi Bukit Air Sanih. [T]

Ruang Jurusan Bahasa, Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha

29 Agustus 2019

Tags: kemiskinanPendidikanSMAN Bali Mandara
Share315TweetSendShareSend
Previous Post

Nasehat Seorang Kutu Buku Kepada Anak Lelakinya (Yang juga Mencintai Buku)

Next Post

Mahasiswa, Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Mahasiswa, Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

Mahasiswa, Agen Perubahan dan Pemimpin Masa Depan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co