2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Nasehat Seorang Kutu Buku Kepada Anak Lelakinya (Yang juga Mencintai Buku)

dr. Ketut Suantara by dr. Ketut Suantara
August 28, 2019
in Esai
Nasehat Seorang Kutu Buku Kepada Anak Lelakinya (Yang juga Mencintai Buku)

Dokter Suantara bersama anak lelakinya, Kak Abi

I am the master of my fate

I am the captain of my soul

                ( Invictus, karya William Ernest Henley )

Puisi ini mengilhami Nelson Mandela membebaskan negerinya Afrika selatan dari politik apartheid. Puisi ini juga dikutip dalam dua film holywood, salah satunya yang berjudul far and away yang dibintangi oleh pasangan Tom cruise dan Nicole kidman.

___

Hari sabtu sore itu saya dan si sulung Abisekha menikmati teh dan kudapan di teras belakang. Anak ini sangat dekat dengan saya karena kesamaan hobby diantara kami, yakni membaca. Kami ngobrol ngalor ngidul, tentang buku yang telah dibaca, teman wanita yang menarik hatinya, dan guru guru siapa yang disenangi, dan sebagainya.

Tiba tiba dia bertanya setengah serius. ”Ayah, kak Abi kalau sudah besar cocoknya jadi apa ya? Dokter atau ilmuwan? Kak Abi sangat suka membaca tentang ilmu pengetahuan alam, tubuh manusia dan juga cerita legenda dan sejarah, tapi tak begitu suka dengan matematika!” Ia menutup pertanyaannya dengan keluhan.

Abisekha baru kelas 5 SD, sudah beberapa kali lomba mewakili sekolahnya lomba sains. Bahkan sampai lolos ke final yang dilangsungkan di kota kota di jawa timur, Jember, Surabaya, Malang . untuk menyebut beberapa di antaranya.

Kegelisahan Abisekaha adalah kegelisahan saya puluhan tahun yang silam, saat seumuran dengan dia. Saya yang dibesarkan di lingkungan keluarga penggemar bacaan, dari baru bisa membaca sudah disediakan oleh keluarga. Bapak dengan koran korannya, kakak kakak yang sekolah di kota  rutin membawa bacaan saat pulang kampung, baik buku, majalah maupun tabloid.

Bahkan guru saya di SD dulu begitu menyayangi saya yang suka membaca. Begitu ada buku koleksi baru di perpustakaan, pasti tak boleh siswa lain yang membacanya lebih dulu dari saya. Kebetulan sekolah saya SD Inpres baru, saya angkatan pertama disana. Jadi buku perputakaan semuanya baru, dan sangat lengkap menurut saya. Bahkan bila dibandingkan buku yang ada di SD saat ini sekalipun. Dan kalau boleh sombong, tak satu pun buku itu yang tak saya baca.

Semua jenis bacaan saya baca, tabloid olahraga, cerita kepahlawanan, sejarah, cerita remaja bahkan saat SD saya sudah habiskan beberapa serial silat legendaris karya Asmaraman S Kho Ping Hoo. Tambah dewasa akhirnya pilihan bacaan mulai menyesuaikan, saat ini novel sastra, cerpen pilihan dan sedikit filsafat.

Dan saya menyadari dari keluasan minat saya pada jenis bacaan itulah yang mengantar saya hanya sampai ke titik ini. Seorang dokter umum yang hanya bisa berpraktek di desa. Karena saya merasakan minat saya pada bidang kesehatan tak melebihi minat saya bidang lain seperti yang saya sebutkan tadi. Dan saya tak ingin hal ini terjadi pada putra sulung saya.

Saya lupa apa yang saya jawab padanya sore itu. Tapi seandainya dia ingin mendiskusikan lagi hal itu, saya telah menyiapkan sebuah jawaban.


Penulis bersama anak lelakinya

Kak Abi, tentang pertanyaanmu itu, ayah mempunyai beberapa pertimbangkan. Mari kita sederhanakan jadi dua, kegemaranmu membaca, dan akan menjadi apa kau kelak nanti kalau sudah besar. Kak Abi, sebagai penggemar buku di negeri ini, bersiaplah menjadi kaum minoritas, kau mungkin akan kesepian sepanjang sisa hidupmu.

Sebuah survey menyebutkan indeks baca rakyat Indonesia ada di angka 0,001. Artinya dari seribu orang hanya satu yang suka membaca. Buktinya saat di sekolah, kau susah mencari teman yang mau mendengarkan ceritamu yang berat dari buku yang kau baca, hingga Pak Guru Yogi menawarkan dirinya untuk jadi teman bicaramu.

Ayah menyikapi situasi ini dengan coba menggeluti hobby lain di luar membaca, sekadar untuk lebih bisa bersosialisasi dan mencari teman. Kau tahu ayah menguasai banyak cabang olahraga kan, dan ayah juga dulu suka bertualang, mendaki gunung untuk mengeluarkan energi  terpendam, untuk mengimbangi kebiasaan membaca yang pasif.

Dan satu yang baru ayah sadari manfaatnya, dan belum sempat ayah praktekkan saat bersekolah dulu adalah belajar berorganisasi, beranikan diri untuk memimpin orang. Ini akan melatih keberanianmu nanti dan meningkatkan kepercayaan dirimu. Dan yang terpenting kau akan belajar untuk bekerjasama dengan orang lain.

Satu yang ayah syukuri dari kegemaranmu membaca adalah, kau sudah fokus pada beberapa jenis bacaan. Tidak seperti ayah dulu yang melahap semua jenis buku tanpa pandang bulu. Ayah ingat pesan seorang ilmuwan peraih Nobel yang ditulis di sebuah surat kabar, dan layak kau jadikan pedoman dalam melangkah ke depan nanti.

“Kalau anda ingin menjadi orang yang sukses dalam kehidupan, ada rahasianya. Kuasai satu bidang secara mendalam sehingga anda menjadi ahli yang profesional dan langka, lalu kuasai bidang lain secukupnya agar kau bisa bersosialisasi dengan teman teman anda”.

Jadikan ini sebagai cermin, Kak Abi.

Untuk profesi yang cocok untukmu nanti, ayah belum dapat memberikan gambaran yang jelas padamu. Itu perlu proses, dan kau harus mengetahui persis dimana minatmu yang terbesar lalu fokuslah pada yang itu, yang lain cukup kau kuasai sekedarnya. Tetapi ini juga tak bisa berlaku sepenuhnya nak. Kita tinggal di negara yang sistem pendidikannya masih merangkak, coba dan coba terus, tanpa visi yang jelas menurut ayah.

Dan yang merisaukan buat ayah, biaya pendidikan sangat meningkat dalam beberapa tahun belakangan. Dan seandainaya kau bermimpi menjadi dokter seperti ayah, tolong dipikirkan ulang impian itu. Sebagai perbandingan, antara harga makanan dan biaya kuliah kedokteran nanti, terjadi peningkatan yang tak masuk akal menurut ayah.

Harga satu bungkus nasi saat ayah kuliah dibandingkan sekarang paling naik 10 kali lipat, tapi uang spp per semester untuk kuliah seperti ayah, hampir naik 100 kali, apakah ini yang namanya inflasi, ayah kurang mengerti. Kenapa berbeda hampir 10 kali lipat antara peningkatan biaya pendidikan dan harga kebutuhan pangan.

Tapi kau jangan berkecil hati, ayah punya sedikit rahasia yang perlu kau ketahui. Sekarang belajarlah dengan giat. Fokuskan diri pada pelajaran pelajaran yang diujikan untuk mencari sekolah nanti. Misalnya matematika, ilmu pengetahuan alam, bahasa Inggris dan bahasa  Indonesia. Pelajaran lain cukup kau ketahui seperlunya. Berusahalah  mencari perguruan tinggi dengan jalur biasa, tanpa harus lewat jalur mandiri. Entah itu kedokteran, atau apapun nanti. Itu akan sangat melegakan ayah, ayah tak akan merogoh tabungan lebih dalam untuk mengantarkanmu ke bangku kuliah.

Dan begitu kau memilih kuliah sesuai dengan bidang yang kau sukai. Cukup sudah kewajiban ayah untuk pendidikanmu.Ayah cuma perlu melakukan 2D, doa dan menyiapkan dana. Begitu kau kuliah, hidup dan masa depan sudah jadi milikmu sendiri, tanggung jawabmu sendiri. Seperti puisi Invictus tadi “kau adalah nahkoda untuk bidukmu sendiri, dan kau adalah pemandu untuk jiwamu sendiri“

Sepertinya terlalu panjang lebar jawaban yang saya siapkan untuknya. Tapi saya yakin dia akan memahaminya sebagian, dan mengingat sebagian lainnya untuk kelak di kemudian hari. Tetapi setelah saya baca kembali tulisan ini, terlepas dari saya yang mulai pikun. Barangkali sebagian sudah saya sampaikan kepadanya, dan mulai direspon oleh otak kecilnya.

Saat awal tahun ajaran baru, dia naik kelas ke kelas 5. Begitu pulang sekolah dia menelpon saya yang sudah di Buleleng. “Ayah, Kak Abi terpilih menjadi ketua kelas yang baru,” ujarnya bangga.

”Siapa yang memilihmu, Nak? Pak Guru atau teman teman?” tanya saya memastikan.

“Saya ajukan diri, Yah, lalu ada tiga calon dan akhiirnya Abi yang dipilih sama teman-teman!” Begitu dia menutup pembicaraan. Selamat, Nak, kau sudah melakukan sebuah pelajaran yang ayah lewatkan waktu sekolah dulu…BERORGANISASI. [T]

Tags: Bukudokterkutu bukuPendidikan
Share64TweetSendShareSend
Previous Post

Kebebasan, Kedamaian dan Ketegangan

Next Post

Surat Setelah Hari Inagurasi

dr. Ketut Suantara

dr. Ketut Suantara

Dokter. Lahir di Tista, Busungbiu, Buleleng. Kini bertugas di Puskesmas Busungbiu 2 dan buka praktek di Desa Dapdaputih, Busungbiu

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Sampah Plastik & Puncak Kesadaran Ekologis

Surat Setelah Hari Inagurasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co