23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
August 26, 2019
in Esai
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

Foto ilustrasi oleh Mursal Buyung

Peningkatan mutu pendidikan memang memerlukan proses yang panjang. Peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan dengan mengadakan perubahan kurikulum sehingga kurikulum yang diberlakukan dapat mengakomodasi kebutuhan akan kualitas sumberdaya manusia. 

Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia belum merata. Hal itu dapat dikaji dari ketimpangan kualitas pendidikan di daerah perkotaan dengan daerah perdesaan (daerah terpencil).  Sekolah–sekolah yang ada di perkotaan telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, kualitas tenaga pendidik yang berkualitas, dan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan sekolah-sekolah yang ada di perdesaan (daerah terpencil). Mirisnya lagi, dengan ketimpangan tersebut pemerintah menggunakan UN/UNBK sebagai tolak ukur kualitas pendidikan. 

Soal UN/UNBK sama untuk semua sekolah. Walaupun UN/UNBK hanya sebagai pemetaan kualitas pendidikan di Indonesia tetapi langkah tersebut dirasakan tidak adil. Seharusnya pemerintah memeratakan kualitas pendidikan sehingga tidak ada lagi ketimpangan kualitas pendidikan.

Yang menjadi permasalah pada pelaksanaan UN/UNBK  tahun ini adalah adanya peningkatan kesulitan soal ujian khususnya untuk mata uji matematika. Pemerintah tidak bisa hanya menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi/ High Order Thinking Skill (HOTS) hanya dengan meningkatkan kesulitan soal. Hal ini terlalu dipaksakan sehingga siswa yang berada di perdesaan (daerah terpencil) mengalami kesulitan menjawab soal-soal yang membutuhkan daya nalar yang tinggi. Faktanya, kondisi saat ini  para siswa kita masih berpikir di level tingkat rendah (lower order thinking skill), sebagaimana ditunjukkan dalam berbagai assessment  internasional, seperti Programme Internationale for Student Assesment (PISA) dan  Trends in International Mathematics and Science Study(TIMSS). 

Peningkatan kualitas pendidikan hendaknya diawali dengan peningkatan kualitas delapan standar nasional pendidikan yaitu Standar Kompetensi Lulusan,Standar Isi,Standar Proses,Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan,Standar Sarana dan Prasarana,Standar Pengelolaan,Standar Pembiayaan Pendidikan, dan Standar Penilaian Pendidikan. Hal ini menyangkut peningkatan kualitas pendidikan secara holistik.

Tahapan perbaikan tidak dapat dilakukan secara parsial. Tuntutan agar siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi tidak dapat dilakukan hanya dengan meningkatkan kesulitan tes. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan pelaksanaan UNBK pada tahun 2019 soal isian tidak hanya untuk soal matematika tetapi semua mata pelajaran yang diujinasionalkan akan ada soal isiannya. Gagasan tersebut bertujuan agar siswa memiliki kemampuan berpikir kritis secara komprehensif.

Hal itu hanya akan merugikan siswa yang mengenyam pendidikan dengan sarana dan prasarana yang belum memadai. Kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra. Satu pihak pemerintah ingin meningkatkan kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah di Indonesia tetapi di lain pihak sarana dan prasarana pendidikan untuk daerah perdesaan (daerah terpencil) belum memadai.

Perbaikan kualitas delapan standar nasional pendidikan harus menjadi prioritas. Apabila kualitas tersebut sudah baik, selanjutnya yang perlu dikaji adalah peningkatan  HOTS siswa. HOTS siswa tidak hanya dilakukan pada saat UNBK saja, Tuntutan itu harus dilaksanakan selama proses pembelajaran, pada saat evaluasi tengah semester, dan evaluasi akhir semester. Soal-soal yang diberikan oleh guru tidak hanya terfokus pada penilaian kognitif tetapi juga penilaian afektif dan psikomotor.

Limbach dan Waugh (2009) menyatakan bahwa ada lima langkah yang dapat dilakukan untuk pengembangan keterampilan berpikir pada tingkat yang lebih tinggi. Pengembangan keterampilan berpikir dapat diimplementasikan dalam setiap situasi proses pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif dan untuk mengarahkan peserta didik menuju pemikiran tingkat yang lebih tinggi.

Lima langkah tersebut adalah  1) Tentukan tujuan pembelajaran. Guru harus secara hati-hati mengidentifikasi tujuan pembelajaran. Setelah proses pembelajaran tujuan pembelajaran perlu dievaluasi apakah siswa telah memiliki kemampuan berpikir pada tataran tingkat tinggi. Dengan demikian, rencana pembelajaran yang disusun harus menargetkan perilaku tertentu, memperkenalkan dan mempraktekkan perilaku yang diinginkan. Pengembangan tujuan yang ditulis dengan baik akan mempercepat keterampilan siswa  dalam berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi.

2) Pembelajaran melalui bertanya.  Bertanya adalah bagian penting dari proses pembelajaran. Bertanya dimulai dengan membangun apa yang diketahui dan memungkinkan guru untuk mengembangkan ide-ide dan pemahaman baru. Teknik tanya jawab dapat digunakan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir siswa. Pertanyaan dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan konvergen dan pertanyaan divergen. Pertanyaan konvergen mencari satu atau lebih jawaban yang sangat spesifik, sementara pertanyaan divergen mencari berbagai jawaban yang benar.

3) Review, refine and improve (Tinjau, sempurnakan, dan tingkatkan). Guru harus berusaha terus menyempurnakan proses pembelajarannya  untuk memastikan bahwa model pembelajarannya mengarahkan siswa memiliki kemampuan berpikir pada tingkat yang lebih tinggi. Guru hendaknya melakukan reviu terhadap proses pembelajaran. Hasil reviu dijadikan acuan dalam memperbaiki proses pembelajaran dan guru tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

4) Penilaian pembelajaran. Penilaian pembelajaran dapat dilakukan selama proses pembelajaran dan pada akhir pembelajaran. Penilaian yang diberikan oleh guru tidak hanya mengukur kemampuan berpikir siswa pada tataran rendah. Guru sebagai fasilitator membiasakan dan  memberikan tugas atau peniliaian yang menuntut keterampilan berpikir siswa pada level yang tinggi.

Penilaian yang menuntut kemampuan siswa berpikir pada level tinggi mensyaratkan peningkatan proses  pembelajaran, kualitas guru, sarana dan prasarana. Hal itu hendaknya menjadi perhatian pemerintah. Tujuan pemerintah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir pada level tinggi dapat dilakukan apabila kualitas proses pembelajaran, kualitas guru, dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sudah merata di seluruh Indonesia. [T]

Tags: PendidikanPengetahuansekolahsiswa
Share50TweetSendShareSend
Previous Post

RIPUH

Next Post

Dua Pelukis Bali Lolos ke Beijing International Art Biennale 2019

I Ketut Suar Adnyana

I Ketut Suar Adnyana

Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Dua Pelukis Bali Lolos ke Beijing International Art Biennale 2019

Dua Pelukis Bali Lolos ke Beijing International Art Biennale 2019

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co