3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

I Ketut Suar Adnyana by I Ketut Suar Adnyana
August 26, 2019
in Esai
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

Foto ilustrasi oleh Mursal Buyung

Peningkatan mutu pendidikan memang memerlukan proses yang panjang. Peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan dengan mengadakan perubahan kurikulum sehingga kurikulum yang diberlakukan dapat mengakomodasi kebutuhan akan kualitas sumberdaya manusia. 

Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia belum merata. Hal itu dapat dikaji dari ketimpangan kualitas pendidikan di daerah perkotaan dengan daerah perdesaan (daerah terpencil).  Sekolah–sekolah yang ada di perkotaan telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai, kualitas tenaga pendidik yang berkualitas, dan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan sekolah-sekolah yang ada di perdesaan (daerah terpencil). Mirisnya lagi, dengan ketimpangan tersebut pemerintah menggunakan UN/UNBK sebagai tolak ukur kualitas pendidikan. 

Soal UN/UNBK sama untuk semua sekolah. Walaupun UN/UNBK hanya sebagai pemetaan kualitas pendidikan di Indonesia tetapi langkah tersebut dirasakan tidak adil. Seharusnya pemerintah memeratakan kualitas pendidikan sehingga tidak ada lagi ketimpangan kualitas pendidikan.

Yang menjadi permasalah pada pelaksanaan UN/UNBK  tahun ini adalah adanya peningkatan kesulitan soal ujian khususnya untuk mata uji matematika. Pemerintah tidak bisa hanya menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi/ High Order Thinking Skill (HOTS) hanya dengan meningkatkan kesulitan soal. Hal ini terlalu dipaksakan sehingga siswa yang berada di perdesaan (daerah terpencil) mengalami kesulitan menjawab soal-soal yang membutuhkan daya nalar yang tinggi. Faktanya, kondisi saat ini  para siswa kita masih berpikir di level tingkat rendah (lower order thinking skill), sebagaimana ditunjukkan dalam berbagai assessment  internasional, seperti Programme Internationale for Student Assesment (PISA) dan  Trends in International Mathematics and Science Study(TIMSS). 

Peningkatan kualitas pendidikan hendaknya diawali dengan peningkatan kualitas delapan standar nasional pendidikan yaitu Standar Kompetensi Lulusan,Standar Isi,Standar Proses,Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan,Standar Sarana dan Prasarana,Standar Pengelolaan,Standar Pembiayaan Pendidikan, dan Standar Penilaian Pendidikan. Hal ini menyangkut peningkatan kualitas pendidikan secara holistik.

Tahapan perbaikan tidak dapat dilakukan secara parsial. Tuntutan agar siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi tidak dapat dilakukan hanya dengan meningkatkan kesulitan tes. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menyatakan pelaksanaan UNBK pada tahun 2019 soal isian tidak hanya untuk soal matematika tetapi semua mata pelajaran yang diujinasionalkan akan ada soal isiannya. Gagasan tersebut bertujuan agar siswa memiliki kemampuan berpikir kritis secara komprehensif.

Hal itu hanya akan merugikan siswa yang mengenyam pendidikan dengan sarana dan prasarana yang belum memadai. Kebijakan tersebut menimbulkan pro dan kontra. Satu pihak pemerintah ingin meningkatkan kualitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah di Indonesia tetapi di lain pihak sarana dan prasarana pendidikan untuk daerah perdesaan (daerah terpencil) belum memadai.

Perbaikan kualitas delapan standar nasional pendidikan harus menjadi prioritas. Apabila kualitas tersebut sudah baik, selanjutnya yang perlu dikaji adalah peningkatan  HOTS siswa. HOTS siswa tidak hanya dilakukan pada saat UNBK saja, Tuntutan itu harus dilaksanakan selama proses pembelajaran, pada saat evaluasi tengah semester, dan evaluasi akhir semester. Soal-soal yang diberikan oleh guru tidak hanya terfokus pada penilaian kognitif tetapi juga penilaian afektif dan psikomotor.

Limbach dan Waugh (2009) menyatakan bahwa ada lima langkah yang dapat dilakukan untuk pengembangan keterampilan berpikir pada tingkat yang lebih tinggi. Pengembangan keterampilan berpikir dapat diimplementasikan dalam setiap situasi proses pembelajaran untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aktif dan untuk mengarahkan peserta didik menuju pemikiran tingkat yang lebih tinggi.

Lima langkah tersebut adalah  1) Tentukan tujuan pembelajaran. Guru harus secara hati-hati mengidentifikasi tujuan pembelajaran. Setelah proses pembelajaran tujuan pembelajaran perlu dievaluasi apakah siswa telah memiliki kemampuan berpikir pada tataran tingkat tinggi. Dengan demikian, rencana pembelajaran yang disusun harus menargetkan perilaku tertentu, memperkenalkan dan mempraktekkan perilaku yang diinginkan. Pengembangan tujuan yang ditulis dengan baik akan mempercepat keterampilan siswa  dalam berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi.

2) Pembelajaran melalui bertanya.  Bertanya adalah bagian penting dari proses pembelajaran. Bertanya dimulai dengan membangun apa yang diketahui dan memungkinkan guru untuk mengembangkan ide-ide dan pemahaman baru. Teknik tanya jawab dapat digunakan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir siswa. Pertanyaan dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan konvergen dan pertanyaan divergen. Pertanyaan konvergen mencari satu atau lebih jawaban yang sangat spesifik, sementara pertanyaan divergen mencari berbagai jawaban yang benar.

3) Review, refine and improve (Tinjau, sempurnakan, dan tingkatkan). Guru harus berusaha terus menyempurnakan proses pembelajarannya  untuk memastikan bahwa model pembelajarannya mengarahkan siswa memiliki kemampuan berpikir pada tingkat yang lebih tinggi. Guru hendaknya melakukan reviu terhadap proses pembelajaran. Hasil reviu dijadikan acuan dalam memperbaiki proses pembelajaran dan guru tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

4) Penilaian pembelajaran. Penilaian pembelajaran dapat dilakukan selama proses pembelajaran dan pada akhir pembelajaran. Penilaian yang diberikan oleh guru tidak hanya mengukur kemampuan berpikir siswa pada tataran rendah. Guru sebagai fasilitator membiasakan dan  memberikan tugas atau peniliaian yang menuntut keterampilan berpikir siswa pada level yang tinggi.

Penilaian yang menuntut kemampuan siswa berpikir pada level tinggi mensyaratkan peningkatan proses  pembelajaran, kualitas guru, sarana dan prasarana. Hal itu hendaknya menjadi perhatian pemerintah. Tujuan pemerintah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir pada level tinggi dapat dilakukan apabila kualitas proses pembelajaran, kualitas guru, dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sudah merata di seluruh Indonesia. [T]

Tags: PendidikanPengetahuansekolahsiswa
Share50TweetSendShareSend
Previous Post

RIPUH

Next Post

Dua Pelukis Bali Lolos ke Beijing International Art Biennale 2019

I Ketut Suar Adnyana

I Ketut Suar Adnyana

Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. adalah Wakil Rektor I Universitas Dwijendra, Denpasar

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Dua Pelukis Bali Lolos ke Beijing International Art Biennale 2019

Dua Pelukis Bali Lolos ke Beijing International Art Biennale 2019

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co