22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 1, 2026
in Panggung
Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

Tabuh, Tari, dan Sendratari Karya Wayan Berata Bangkitkan Memori Seni Bali

Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan Sadmerta, Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara sebagai Duta Kota Denpasar mungkin menjadi sekedar hiburan. Tetapi, beda halnya dengan para orang tua yang telah mengasai tempat duduk, jauh sebelum pergelaran itu dimulai. Mereka membiarkan diri hanyut pada elemen musikalnya.

Suasana itu ada di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa 30 Juni 2026. Karya-karya Maestro Wayan Berata disajikan kembali oleh penerus ataupun seniman yang pernah menimba ilmu darinya. Pada kesempatan itu, ada tiga karya yang disajikan, yaitu Tabuh Lelambatan Nem Galang Kangin, Tari Kupu-kupu Tarum, dan diakhiri dengan Sendratari NaraKusuma yang sarat pendidikan dan nilai-nilai.

Ketika Tabuh Lelambatan Nem Galang Kangin merupakan hasil rekonstruksi karya I Wayan Berata, keindahan magis dari tabuh klasik Bali itu pun terasa. Alunannya menciptakan suasana meditatif dan sakral yang khas dan menghipnotis penonton karena menghadirkan ketenangan layaknya fajar menyingsing di ufuk timur. Permainan dan melodi yang dimainkan juga terdengar tenang, bahkan dalam yang dapat mengobati rasa rindu.

“Tabuh Lelambatan Nem Galang Kangin adalah salah satu komposisi tabuh yang diciptakan Alm. Wayan Berata yang dikembangkan dari Tabuh Galang Kangin yang sudah ada untuk menjadi baru pada saat itu,” kata Prof. Dr. I Gede Yudarta, S.Skar., M.Si selaku Pembina Sanggar Gong Gita Bandana Praja.

Dulu, jelas Prof. Gede Yudarta, tabuh itu dibuat 1968 untuk mengikuti festival gong kebyar pada waktu itu dengan nama Merdangga Utsawa. Pada saat itu, Tabuh Lelambatan Nem Galang Kangin berhasil memukau penonton, bahkan dewan juri, sehingga ditetepkan sebagai Juara I se-Bali. Adanya pengembangan-pengembangan dalam tabuh Lelambatan Nem Galang Kangin, baik secara struktur, teknik ataupun unsur musikalnya yang menjadi keunikan tabuh itu.

Hal tersebut kemudian sering dijadikan pedonaman bagi seniman-seniman muda dalam menggarap komposisi tabuh lelambatan baru. Beberapa contohnya, adalah pola kekendangan, uncab-uncab (angsel), dinamika ataupun pasang warna yang sering disebut pangumbang-pangisep. “Struktur, teknik dan unsur-unsur musical itu yang memang menarik yang kemudian menjadi acuan dari pengembangan-pengembangan tabuh tabuh lelambatan berikutnya,” tegasnya.

Dalam tabuh lelambatan ini tidak akan mendapatkan hentakan cepat, melainkan nuansa tenang dan agung. Menikmati tabuh ini seakan membawa pikiran ke dalam suasana spiritual, meditasi, atau mengiringi upacara adat yang khusuk. Walau demikian, jegog, calung, gangsa (gamelan berbilah) dan suara berat gong berpadu yang menghasilkan suara yang sangat megah dan indah. Jalinan melodinya halus bersahut-sahutan, mengalun hingga sampai ke hati.

Lima penari wanita kemudian menampilkan Tari Kupu-kupu Tarum yang diciptakan I Wayan Berata pada tahun 1950-an. Karya tari ini pernah dibawa dan dipentaskan di Cina pada 1956 untuk memperkenalkan kesenian Bali di Negeri Tirai Bambu itu. Tabuh-tabuh ini bahkan sudah sering dipentaskan dalam PKB ataupun dilombakan. Namun, pada kesempatan ini Tari Kupu Kupu disajikan secara lengkap.

Tarian ini menggambarkan keanggunan dan keindahan gerak-gerik kupu-kupu yang sedang terbang dan menghisap madu di antara bunga-bung. “Tari Kupu-kupu Tarum yang kami pentaskan malam ini disajikan secara lengkap, termasuk bagian pelayon. Biasanya yang dipentaskan hanya pepeson, pengecet, dan pekaad,” jelas Prof. Yudarta.

Sebagai penutup, Sanggar Gong Gita Bandana Praja membawakan Sendratari Narakusuma, karya Wayan Berata yang diciptakan pada 1977. Namun, karena bertepatan dengan penyelenggaraan Pemilu, pementasan perdananya baru dilakukan pada 1978 dalam Festival Gong Kebyar Bali. Saat itu, sendratari tersebut berhasil meraih Juara I tingkat Bali. “Sendratari ini kami bangun kembali dan tampilkan malam ini. Proses rekonstruksinya dibantu para seniman yang dahulu terlibat langsung dalam garapan ini, seperti Made Kara dan Nyoman Suarsa (Yangpung),” ungkap Prof. Yudarta.

Pergelaran Rekasadana ini bukan sekadar menghadirkan nostalgia atas karya-karya seorang maestro, tetapi juga menjadi upaya penting merawat ingatan kolektif, mewariskan nilai-nilai seni, serta memastikan warisan musikal dan koreografi I Wayan Berata tetap hidup di tengah generasi penerus Bali.

Sendratari ini kita bangun kembali dan ditampilkan malam ini. Untuk membangkitkannya kembali, dibantu oleh seniman-seniman yang memang terlibat didalamnya, seperti Made Kara dan Yangpung (Nyoman Suarsa),” paparnya.

Perbincangan para pecinta kesenian tradisional usai pergelaran, pergelaran seni pertunjukan ini bukan sekadar menghadirkan nostalgia atas karya-karya seorang maestro Wayan Berata, tetapi juga menjadi upaya penting merawat ingatan masa lalu, termasuk mewariskan nilai-nilai seni ini kepada generasi, serta memastikan warisan musikal dan koreografi I Wayan Berata tetap hidup di tengah generasi penerus Bali. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Pesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

The Darling Literary Collective: Membangun Jalan Baru bagi Sastra Indonesia

Next Post

PKB dan SPMB, Drama yang Selalu Penuh Penonton

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails
Next Post
PKB dan SPMB, Drama yang Selalu Penuh Penonton

PKB dan SPMB, Drama yang Selalu Penuh Penonton

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co