24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

‘Gangga Maya’ Antar Garas Prahmantara Juara 1 Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh Kasanga Festival 2026

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
March 9, 2026
in Panggung
‘Gangga Maya’ Antar Garas Prahmantara Juara 1 Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh Kasanga Festival 2026

Garas Prahmantara mengikuti Lomba Sketsa Ogoh-Ogoh di Kasanga Fest 2026│Foto: tatkala.co/Dede

DI antara deretan karya dalam Lomba Sketsa Ogoh-ogoh pada Kasanga Festival 2026, sebuah gambar berjudul “Gangga Maya” menarik perhatian dewan juri. Sketsa karya Garas Prahmantara itu berhasil keluar sebagai juara pertama pada lomba yang digelar di stan pameran Kasanga Fest 2026, Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Sabtu, 7 Maret 2026.

Sebanyak 23 karya sketsa dipamerkan dalam lomba tersebut. Masing-masing peserta menampilkan gagasan visual terbaiknya. Sketsa ogoh-ogoh sendiri merupakan karya seni rupa yang kerap digunakan sebagai acuan awal sebelum membuat ogoh-ogoh. Di antara berbagai bentuk dan konsep yang ditawarkan para peserta, karya Garas Prahmantara menonjol bukan hanya karena visualnya, tetapi juga karena gagasan dan penjelasan yang matang.

Bagi Garas, lomba ini bukan pengalaman pertama. Tahun sebelumnya, pemuda lulusan Arsitektur dari Universitas Warmadewa itu berhasil meraih juara dua dalam kompetisi yang sama. Tahun ini, ia kembali mencoba peruntungan. Dengan konsep yang lebih matang dan presentasi yang lebih kuat, Garas akhirnya berhasil naik satu tingkat dan menyabet juara pertama.

Garas Prahmantara│Foto: tatkala.co/Dede

Menariknya, Garas tidak hanya mengikuti lomba sketsa ogoh-ogoh. Ia juga ambil bagian dalam Lomba Tapel Ogoh-ogoh yang baru pertama kali dilaksanakan dalam Kasanga Fest 2026. Berbeda dengan banyak peserta lain yang menyiapkan karya selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu, Garas justru membuat tapel tersebut hanya dua hari sebelum lomba.

Waktu yang singkat itu tentu menjadi tantangan tersendiri. Meski begitu, ia tetap menikmati prosesnya. Bagi Garas, kesempatan untuk terus berpartisipasi dalam Kasanga Festival lebih penting daripada sekadar hasil akhir lomba.

“Kasanga Fest memang tempat yang sesuai bagi para seniman dan generasi muda untuk menampilkan minat dan bakat, serta mencurahkan ekspresinya dalam hal seni ogoh-ogoh, baik itu sketsa, tapel, hingga ogoh-ogoh mini. Saya merasa senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam proses penjurian lomba sketsa, Garas mendapat nomor undi terakhir. Satu per satu peserta sebelumnya mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri. Ketika gilirannya tiba, Garas berdiri di depan panel karya miliknya dan mulai menjelaskan dengan lugas.

Garas Prahmantara menunjukkan video kepada dewan juri│Foto: tatkala.co/Dede

Penjelasannya tidak hanya sebatas pada bentuk visual yang ia gambar. Ia menguraikan latar belakang penciptaan karya tersebut, proses menggambarnya, hingga rancang bangun jika sketsa itu direalisasikan menjadi ogoh-ogoh.

Dewan juri tampak menyimak dengan saksama. Garas bahkan menunjukkan video ogoh-ogoh yang telah terealisasi dari sketsa tersebut. Ternyata, gambar yang ia ikutkan dalam lomba memang berasal dari rancangan ogoh-ogoh yang digunakan di banjarnya sendiri ─ Banjar Munang-Maning, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

“Awalnya, sketsa itu hanya berupa gambaran kasar sebagai rancangan ogoh-ogoh banjar. Namun untuk keperluan lomba, saya menggambarnya ulang secara lebih rinci dan terstruktur sehingga konsepnya bisa terlihat lebih jelas,” terangnya.

Ia menjelaskan proses tersebut kepada dewan juri dengan santai, seolah pekerjaan itu memang bagian dari kesehariannya. Bagi Garas, menggambar sketsa atau membuat tapel bukan hal yang asing. Aktivitas tersebut sudah lama menjadi bagian dari rutinitasnya.

Garas Prahmantara mempersiapkan tapel ogoh-ogoh sebelum dinilai oleh dewan juri│Foto: tatkala.co/Dede

“Ya, sebetulnya ini memang pekerjaan yang sering saya kerjakan. Membuat tapel, menggambar sketsa, terkadang juga membuat ogoh-ogoh. Jadi, tidak ada kendala tertentu yang begitu berarti. Semua dijalani dengan santai dan hepi,” katanya.

Sketsa yang mengantarkannya meraih juara pertama itu bertajuk “Gangga Maya”. Dalam penjelasannya, Garas menguraikan filosofi yang ia tanamkan dalam karya tersebut. Kata ‘Gangga’ berarti ‘air’, sedangkan ‘Maya’ dimaknai sebagai sesuatu yang semu atau pengetahuan yang tidak terlihat namun sebenarnya ada.

Dari dua kata itu, ia merumuskan makna “Gangga Maya” sebagai pengetahuan yang mengalir seperti air. Menurutnya, air memiliki sifat fleksibel dan netral. Ia mampu menyesuaikan diri dengan berbagai bentuk, tetapi tetap memiliki kekuatan dan kemuliaan yang hakiki.

Sketsa Ogoh-Ogoh “Gangga Maya” karya Garas Prahmantara│Foto: tatkala.co/Dede

Garas Prahmantara (tengah)│Foto: Dok. Garas

Konsep tersebut kemudian ia terjemahkan dalam sketsa ogoh-ogoh yang dinamis dan penuh simbol. Bagi Garas, ogoh-ogoh tidak hanya tentang bentuk yang besar atau ekspresi yang dramatis, tetapi juga tentang gagasan yang mengalir di balik penciptaannya.

Di stan pameran Kasanga Festival 2026 hari itu, karya “Gangga Maya” menjadi bukti bagaimana sebuah ide dapat berkembang dari sketsa sederhana menjadi konsep yang utuh. Dari tangan seorang seniman muda, sketsa itu menjelma bukan sekadar gambar, tetapi juga refleksi tentang pengetahuan, tradisi, dan kreativitas yang terus mengalir dalam seni ogoh-ogoh Bali.

Dan dari gagasan itulah, Garas Prahmantara akhirnya berdiri sebagai juara pertama. Sebuah pencapaian yang bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga bagaimana tradisi terus menemukan bentuk-bentuk baru melalui generasi muda yang merawatnya. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA JUGA:

Garas Prahmantara dan Kawan-kawan Melukis Tempat Sampah di Denpasar Festival 2024, Jadi Live Mural yang Mengesankan
Tags: denpasarKesanga Festivalogoh-ogoh
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menanggalkan Mental ‘Parekan’: Reorientasi Strategi Bali di Rimba Raya Jakarta —Tanggapan untuk Esai ‘Lakon Lobi Pedidian’ I Gede Joni Suhartawan

Next Post

Pemutakhiran Data Kemiskinan Penting sebagai Basis untuk Mengambil Kebijakan yang Adil bagi Warga Buleleng

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Pemutakhiran Data Kemiskinan Penting sebagai Basis untuk Mengambil Kebijakan yang Adil bagi Warga Buleleng

Pemutakhiran Data Kemiskinan Penting sebagai Basis untuk Mengambil Kebijakan yang Adil bagi Warga Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co