24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anak-anak Mengenal ‘Babungkilan’ dalam Acara ‘Malajah Sambil Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali VIII

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 2, 2026
in Panggung
Anak-anak Mengenal ‘Babungkilan’ dalam  Acara ‘Malajah Sambil Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali VIII

Anak-anak mengikuti acara Malajah Sambilang Maplalianan pada Bulan Bahasa Bali VIII-2026

“Jae pasti ada di segehan, biasane matimpal ajak bawang lan uyah….” (Jahe selalu ada dalam banten segehan bersamaan dengan bahawang merah dan garam). “Ada masi anggone nyampur teh, pang awake dadi anget…..” (jahe untuk the agar badan tetap hangat). Jae ada di jukut ares (sayur batang pisang muda) khas masakan Bali. Jae ngelah rasa nyangluh (memberikan aroma aromatik atau wangi).

Itulah jawaban anak-anak peserta “Malajah Sambil Maplalianan” atau “Maplalian sambil malajah literasi numerasi, literasi budaya”, dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII pada hari kedua, Senin 2 Pebruari 2026. Mereka menyampaikan beramai-ramai, dan penuh kebersamaan. Wajah mereka tampak senang dan ceria. Mereka menjawab atau mengajukan pertanyaan seakan tanpa beban, bebas dan terkesan polos. Mereka seakan tahu, bahwa belajar itu tak ada yang salah.

Pagi menjelang siang, pada ruang sempit tepatnya di sebelah barat Gedung Kriya, anak-anak setingkat Sekolah Dasar (SD) tampak serius mendengar satwa (cerita rakyat) Men Tiwas dan Men Sugih. Itu karena, Dr. Gek Diah Desi Sentana SS. M.Hum dan Ni Nyoman Tri Wahyuni Spd.Mpd. yang tampil sebagai narasumber menceritakan kisah itu dengan detail dan penuh penjiwaan. Sesekali melemparkan pertanyaan terkait cerita itu, anak-anak pun menjawa riang.

Gek Diah sebagai pencerita mampu menyelipkan lelucun sekaligus pertanyaan agar mereka lebih focus, sekaligus untuk mengingatkan mereka para tokoh, alur cerita serta pesan-pesan yang ada. Hal itu juga sebagai cara untuk menjaga konsentrasi anak-anak, sehingga pikiran mereka focus pada kegiatan tersebut. Mereka bisa membedakan karakter tokoh dan mengambil amanat dari cerita tersebut. Itu diberikan untuk membangun rasa senang, sehingga lebih mudah menerima pembelajaran.

Anak-anak mengikuti acara Malajah Sambilang Maplalianan pada Bulan Bahasa Bali VIII-2026

“Antosias anak-anak mengikuti kegiatan “Malajah Sambil Maplalianan” cukup tinggi. Di awal mereka tidak bisa membayangkan akan mengikuti kegiatan belajar budaya yang ringan dan sangat menyenangkan,” kata Diah Desi didamping Tri Wahyuni sebagai satu tim dari Kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Saat memasuki pembelajaran mengenal “babungkilan” (umbi-umbian bahan bumbu) dengan mencocokan gambar bumbu dengan bumbu aslinya. Pada kesempatan itu, anak-anak dikenalkan 4 jenis babungkilan, mulai dari jae (jahe), isen (lenkuas), kunyit (kunir) dan cekuh (kencur). Mereka diajak mengenal jenis babungkilan itu mulai dari bentuk, warna dan aromanya, serta manfaatnya.

Ketika diberikan kesemoatan untuk merasakan bentuk, melihat warna dan mencium baunya, anak-anak itu berebutan saking penasaran. Setelah pengenalan jahe, anak-anak diperkenalkan
Isen yang memiliki warna mendekati pink untuk membuat jukut ares, urutan dan ayam goreng lengkuas. Kunyit memiliki warna mentereng orange, sebagai obat luka yang fungsinya sama dengan betadine. Lalu, mengenal cekuh, bentuknya kecil biasanya dicampur beras untuk obat batuk.

Mengajarkan anak-anak tentang bumbu dapur, dengan topik babungkilan ini memang langka. Awalnya, mereka jarang tahu, tetapi setelah diberikan contoh mereka mampu membedakan dari bentuk, warna dan rasanya. Ketika diajak mencoba dan membedakan, dalam waktu singkat mereka sudah mampu mengenal beberapa bumbu dapur.

Jenis-jenis babungkilan

Mengenal berbagai bebungkikalan serta menfaatnya, pembelajaran ini untuk kepentingan mereka, sehingga bisa bertahan hidup, mereka bisa membantu orang tua, dan memasak sendiri.

“Kami mengajak anak-anak mengenal berbagai jenis babungkilan dari meraba bentuk, melihat warna dan mencium aroma. Karena itu, kami memberikan kesempatan anak-anak mencium aroma babungkilan itu. Kuncinya, lihat bendanya, dan cium aromanya,” ucapnya.

Membaca literasi dan belajar nomerisasi

Untuk membuat anak-anak tak merasa jenuh, narasumber memberikan pembelajaran, tentang perubahan daun kelapa lengkap dengan manfaatnya. Mulai dari busung, lalu menjadi rempela, menjadi slepan hingga menjadi danyuh. Busung untuk metanding canang, rempele untuk bahan segehan dan slepan untuk membuat aled dan danyuh untuk obor. “Ini juga pembejalaran literasi nomerasi,” ujarnya.

Anak-anak mengikuti acara Malajah Sambilang Maplalianan pada Bulan Bahasa Bali VIII-2026

Misalnya segehan mebucu telu, itu pembelajaran literasi nomerasi dasar yang memahami tentang jumlah angka dan lainnya. Demikian juga dalam membuat ceper, bukan hanya literasi budaya tetapi literasi nomerasi tentang buju 4. Anak-anak diberikan bahan, busung dan slepan, kemudian mencoba merangkai menjadi ceper. Selain itu, mereka juga dilatih membuat tipat taluh. Pembelajaran kemudian diakhir dengan melakukan permainan Keranjang Duren.

“Untuk kegiatan “Malajah Sambil Maplalianan” hari ini, kami mengundang sebanyak 35 anak yang merupakan siswa SD di sekitaran Kota Denpasar. Kegiatan ramah anak ini merupakan kali kedua dalam ajang Bulan Bahasa Bali,” ucap Kepala Bidang Sejarah dan Dokumentasi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Made Dana Tenaya yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pada Bulan Bahasa Bali tahun lalu, hanya bisa melaksanakan sebanyak 7 kali. Namun, sekarang ini dilaksanakan setiap hari selama sebulan penuh dengan mendatangkan anak-anak dari berbagai sekolah. Sementara narasumber dari perguruan tinggi dan tokoh. Kegiatan ramah anak manfaatnya sangat besar sekali. “Kegiatan ini untuk mengajarkan mereka belajar sampil mepalayanan, teori yang langsung dengan prateknya,” ungkap Dana Tenaya.[T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: anak-anakBulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Apa Keunggulan Novel ‘Lampah Sang Pragina’ Hingga Raih Hadiah Sastra Rancage 2026?

Next Post

Integritas dan Konsistensi: Bekal Bergizi Gratis untuk Maju Berpolitik

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Integritas dan Konsistensi: Bekal Bergizi Gratis untuk Maju Berpolitik

Integritas dan Konsistensi: Bekal Bergizi Gratis untuk Maju Berpolitik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co