23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anak-anak Mengenal ‘Babungkilan’ dalam Acara ‘Malajah Sambil Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali VIII

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 2, 2026
in Panggung
Anak-anak Mengenal ‘Babungkilan’ dalam  Acara ‘Malajah Sambil Maplalianan’ di Bulan Bahasa Bali VIII

Anak-anak mengikuti acara Malajah Sambilang Maplalianan pada Bulan Bahasa Bali VIII-2026

“Jae pasti ada di segehan, biasane matimpal ajak bawang lan uyah….” (Jahe selalu ada dalam banten segehan bersamaan dengan bahawang merah dan garam). “Ada masi anggone nyampur teh, pang awake dadi anget…..” (jahe untuk the agar badan tetap hangat). Jae ada di jukut ares (sayur batang pisang muda) khas masakan Bali. Jae ngelah rasa nyangluh (memberikan aroma aromatik atau wangi).

Itulah jawaban anak-anak peserta “Malajah Sambil Maplalianan” atau “Maplalian sambil malajah literasi numerasi, literasi budaya”, dalam ajang Bulan Bahasa Bali VIII pada hari kedua, Senin 2 Pebruari 2026. Mereka menyampaikan beramai-ramai, dan penuh kebersamaan. Wajah mereka tampak senang dan ceria. Mereka menjawab atau mengajukan pertanyaan seakan tanpa beban, bebas dan terkesan polos. Mereka seakan tahu, bahwa belajar itu tak ada yang salah.

Pagi menjelang siang, pada ruang sempit tepatnya di sebelah barat Gedung Kriya, anak-anak setingkat Sekolah Dasar (SD) tampak serius mendengar satwa (cerita rakyat) Men Tiwas dan Men Sugih. Itu karena, Dr. Gek Diah Desi Sentana SS. M.Hum dan Ni Nyoman Tri Wahyuni Spd.Mpd. yang tampil sebagai narasumber menceritakan kisah itu dengan detail dan penuh penjiwaan. Sesekali melemparkan pertanyaan terkait cerita itu, anak-anak pun menjawa riang.

Gek Diah sebagai pencerita mampu menyelipkan lelucun sekaligus pertanyaan agar mereka lebih focus, sekaligus untuk mengingatkan mereka para tokoh, alur cerita serta pesan-pesan yang ada. Hal itu juga sebagai cara untuk menjaga konsentrasi anak-anak, sehingga pikiran mereka focus pada kegiatan tersebut. Mereka bisa membedakan karakter tokoh dan mengambil amanat dari cerita tersebut. Itu diberikan untuk membangun rasa senang, sehingga lebih mudah menerima pembelajaran.

Anak-anak mengikuti acara Malajah Sambilang Maplalianan pada Bulan Bahasa Bali VIII-2026

“Antosias anak-anak mengikuti kegiatan “Malajah Sambil Maplalianan” cukup tinggi. Di awal mereka tidak bisa membayangkan akan mengikuti kegiatan belajar budaya yang ringan dan sangat menyenangkan,” kata Diah Desi didamping Tri Wahyuni sebagai satu tim dari Kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Saat memasuki pembelajaran mengenal “babungkilan” (umbi-umbian bahan bumbu) dengan mencocokan gambar bumbu dengan bumbu aslinya. Pada kesempatan itu, anak-anak dikenalkan 4 jenis babungkilan, mulai dari jae (jahe), isen (lenkuas), kunyit (kunir) dan cekuh (kencur). Mereka diajak mengenal jenis babungkilan itu mulai dari bentuk, warna dan aromanya, serta manfaatnya.

Ketika diberikan kesemoatan untuk merasakan bentuk, melihat warna dan mencium baunya, anak-anak itu berebutan saking penasaran. Setelah pengenalan jahe, anak-anak diperkenalkan
Isen yang memiliki warna mendekati pink untuk membuat jukut ares, urutan dan ayam goreng lengkuas. Kunyit memiliki warna mentereng orange, sebagai obat luka yang fungsinya sama dengan betadine. Lalu, mengenal cekuh, bentuknya kecil biasanya dicampur beras untuk obat batuk.

Mengajarkan anak-anak tentang bumbu dapur, dengan topik babungkilan ini memang langka. Awalnya, mereka jarang tahu, tetapi setelah diberikan contoh mereka mampu membedakan dari bentuk, warna dan rasanya. Ketika diajak mencoba dan membedakan, dalam waktu singkat mereka sudah mampu mengenal beberapa bumbu dapur.

Jenis-jenis babungkilan

Mengenal berbagai bebungkikalan serta menfaatnya, pembelajaran ini untuk kepentingan mereka, sehingga bisa bertahan hidup, mereka bisa membantu orang tua, dan memasak sendiri.

“Kami mengajak anak-anak mengenal berbagai jenis babungkilan dari meraba bentuk, melihat warna dan mencium aroma. Karena itu, kami memberikan kesempatan anak-anak mencium aroma babungkilan itu. Kuncinya, lihat bendanya, dan cium aromanya,” ucapnya.

Membaca literasi dan belajar nomerisasi

Untuk membuat anak-anak tak merasa jenuh, narasumber memberikan pembelajaran, tentang perubahan daun kelapa lengkap dengan manfaatnya. Mulai dari busung, lalu menjadi rempela, menjadi slepan hingga menjadi danyuh. Busung untuk metanding canang, rempele untuk bahan segehan dan slepan untuk membuat aled dan danyuh untuk obor. “Ini juga pembejalaran literasi nomerasi,” ujarnya.

Anak-anak mengikuti acara Malajah Sambilang Maplalianan pada Bulan Bahasa Bali VIII-2026

Misalnya segehan mebucu telu, itu pembelajaran literasi nomerasi dasar yang memahami tentang jumlah angka dan lainnya. Demikian juga dalam membuat ceper, bukan hanya literasi budaya tetapi literasi nomerasi tentang buju 4. Anak-anak diberikan bahan, busung dan slepan, kemudian mencoba merangkai menjadi ceper. Selain itu, mereka juga dilatih membuat tipat taluh. Pembelajaran kemudian diakhir dengan melakukan permainan Keranjang Duren.

“Untuk kegiatan “Malajah Sambil Maplalianan” hari ini, kami mengundang sebanyak 35 anak yang merupakan siswa SD di sekitaran Kota Denpasar. Kegiatan ramah anak ini merupakan kali kedua dalam ajang Bulan Bahasa Bali,” ucap Kepala Bidang Sejarah dan Dokumentasi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Made Dana Tenaya yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pada Bulan Bahasa Bali tahun lalu, hanya bisa melaksanakan sebanyak 7 kali. Namun, sekarang ini dilaksanakan setiap hari selama sebulan penuh dengan mendatangkan anak-anak dari berbagai sekolah. Sementara narasumber dari perguruan tinggi dan tokoh. Kegiatan ramah anak manfaatnya sangat besar sekali. “Kegiatan ini untuk mengajarkan mereka belajar sampil mepalayanan, teori yang langsung dengan prateknya,” ungkap Dana Tenaya.[T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: anak-anakBulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Apa Keunggulan Novel ‘Lampah Sang Pragina’ Hingga Raih Hadiah Sastra Rancage 2026?

Next Post

Integritas dan Konsistensi: Bekal Bergizi Gratis untuk Maju Berpolitik

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
0
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

Read moreDetails

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

Read moreDetails

“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
0
“Aji Pemalik Sumpah” dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala di Pesta Kesenian Bali 2026: Pertama dan Total

SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang...

Read moreDetails

Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Ekpresi Anak-anak SLB dalam Pergelaran Tari Bali di Pesta Kesenian Bali 2026

Ini pergelaran tari Bali biasa, tetapi orang-orang yang hadir justru membludak. Maklum, pentas seni itu dibawakan oleh anak-anak dari Sekolah...

Read moreDetails

Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

by Nyoman Budarsana
June 20, 2026
0
Universitas Negeri Yogyakarta di Pesta Kesenian Bali 2026: Sendratari Ciptoning Mintaraga, Beber Warna Tari Yogya

GEMERLAP cahaya panggung di Gedung Ksirarnawa mempertegas para penari tampil dengan karakter dan busana yang berbeda. Beragam busana itu tentu...

Read moreDetails

Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

by Nyoman Budarsana
June 19, 2026
0
Semarak Baleganjur “Seet Wangsul” Buleleng di Pesta Kesenian Bali 2026 —Terinspirasi dari Tradisi Bebayuhan Sanan Empeg di Desa Anturan

Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Anturan, terdapat sebuah ritual peruwatan yang masih hidup dan diwariskan secara turun-temurun. Namanya Bebayuhan Sanan...

Read moreDetails

Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

by Nyoman Budarsana
June 18, 2026
0
Tiongkok di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Perpaduan Seni Musik Pertunjukan, Tarian Tradisional hingga Pameran Warisan Budaya Tak Benda

MUSIK tradisional Opera Beijing "Gong dan Drum Tradisional Hakka" membuat penonton terkesima dengan perpaduan luar biasa antara kekuatan ritme yang...

Read moreDetails

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
0
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...

Read moreDetails

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

by Ingga Adelia
June 15, 2026
0
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

Read moreDetails

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
0
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

Read moreDetails
Next Post
Integritas dan Konsistensi: Bekal Bergizi Gratis untuk Maju Berpolitik

Integritas dan Konsistensi: Bekal Bergizi Gratis untuk Maju Berpolitik

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co