3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

LONTAR-LONTAR BESAKIH: TAWUR KESANGA PADA HARI TILEM

Sugi Lanus by Sugi Lanus
January 23, 2026
in Esai
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Sugi Lanus

Catatan Harian Sugi Lanus, 19 Januari 2026

Bagaimana pelaksanaan Tawur dan Nyepi menurut Parhyangan Besakih dan Desa Adat Besakih?

Awig-awig Desa Adat Besakih secara jelas menyebutkan Caru Tawur Kesanga dilaksanakan pada hari Tilem.

Berikut petikannya:

Pawos 38

(1) Satunggil ngewarsa rikalaning tilem sasih kesanga (9) kemargiyang caru tawur kesanga ngangge banteng makacihna pacang magpag rahina penyepian.
(2) Penyepian sane kemargian antuk kerama desa:
(Ha) Mati geni, tan kalugra ngendihang geni
(Na) Mati karya, tan kalugra ngambil seraja karya
(Ca) Mati lelungan, tan kalugra lunga ka margi agung utawi ka jaba desa
(Ra) Mati lelanguan, tan kalugra nyuarayang suaran gambelan maoneng onengan utawi sapanunggilannia.
(3) Berata penyepian inucap kemargian rahina ngawit saking semeng ngantos semeng benjange (matetenger suaran kulkul ring pura penataran agung).
(4) Riwus rahina nyepi (benjangne) maka cihna pengawit isaka warsa patut sowang-sowang warga kerama desa sami ngaksama utawi medharma sanhi.

LONTAR-LONTAR & PRASASTI BESAKIH

Isi dari Awig-awig Desa Adat Besakih yang menyatakan Caru Tawur Kesanga dilaksanakan pada hari Tilem sesuai dengan berbagai lontar-lontar Besakih.

Berikut list lontar-lontar kesejarahan dan aturan ritual dll yang menjadi pedoman Pura Kahyangan Jagat Besakih*.

A. KELOMPOK RAJA PURAN BESAKIH I (RPB I)

•⁠ ⁠Koleksi I Gusti Mangku Ngurah, Besakih
Manuskrip ini, tampaknya, sebelumnya disimpan di Merajan Selonding, Besakih. I Gusti Mangku Ngurah (I Gusti Mangku Kabayan), di rumahnya manuskrip ini sekarang disimpan untuk keamanan yang lebih besar, dengan ramah mengizinkan saya untuk mempelajari teks ini, pada hari yang tepat dan dengan persembahan yang sesuai. Saya tidak membuat transkripsi teks ini. Teks ini identik dengan manuskrip RPB I lainnya.

•⁠ ⁠Koleksi Padanda Gede Putra Telaga (Geria Gede, Banjarangkan)
Manuskrip ini (58 lembar) berisi teks Raja Purana BesakihI dan Raja Purana BesakihII.

•⁠ ⁠HKS.2590 –Raja Purana Pura Besakih
Lontar asli (28 lembar) dimiliki oleh I Gusti Agung Mas Putra, Lumintang, Denpasar. Transkripsi (18 halaman) oleh Sagung Putri, tertanggal 14 Oktober 1978.

•⁠ ⁠HKS. ? – – Pangandika ring Gunung Agung
Lontar asli (28 lembar) dalam koleksi I Dewa Wayan Pucangan, Jero Kanginan, Sidemen. Transkripsi Gusti Lanang Mantra, tertanggal 12 Mei 1979.

•⁠ ⁠Koleksi Grader, Perpustakaan Universitas, Leiden
Manuskrip ini, 36 halaman tulisan tangan di atas kertas bergaris, terdapat dalam map hijau bertanda “Archie£ Korn. NB.Prasasti Purana Pabantjangah Pura Besakih”. Pada saat penelitian saya, koleksi Grader belum dikatalogkan. Koleksi ini terdiri dari transkripsi yang telah dibagi menjadi pengantar dan 87 paragraf. Paragraf 1-82 berasal dari RPB I, paragraf 83-84 berasal dari RPB II (1.14-2.29: lih. ms.S), sedangkan paragraf 85-87 adalah memorandum tambahan yang tidak ditemukan dalam manuskrip lain.

•⁠ ⁠Prasasti Bali 907 (Selat B)
Prasasti ini, yang disebut “Bhatara Ratu Putra”, disimpan di desa Selat, di mana ia memainkan peran penting dalam upacara 107 tahun desa tersebut (Goris 1969, khususnya hlm. 101, 110; Goris 1954: I.46). Prasasti ini bertanggal Saka 1393. Teksnya sangat mirip dengan bagian dari RPI (5.20-7.25), dengan sedikit tambahan. Dalam transkripsi yang dibuat untuk Ketut Ginarsa, prasasti ini secara keliru disebut Prasasti Pura Pasar Agung.

•⁠ ⁠ Korn Col1.253/7
Manuskrip ini mencakup teks RPB I dalam aksara Bali di sisi kiri halaman, dan terjemahan ‘Melayu’ dalam aksara Latin di sisi kanan. Manuskrip diakhiri dengan kolofon singkat yang menyatakan bahwa transkripsi dan terjemahan adalah karya Gusti Putu Jiwa, pada saat itu (sekitar tahun 1922) kanca (juru tulis) pertama di Raad Kerta di Klungkung. Ia juga memberikan ringkasan tentang pentingnya Pura Besakih menurut sang [Ida Padanda] Gde Pidada, seorang anggota Raad Kerta. Manuskrip ini mungkin disiapkan untuk V.E.Korn, yang koleksinya kini berada di dalamnya lagi setelah berada dalam kepemilikan sementara C.Grader selama bertahun-tahun (Grader 1970:76).

•⁠ ⁠Museum Nasional No.958b — Prasasti Gunung Agung
Sumber ms. tidak dikenal. Dikutip dalam Jaarboek KBG 1933:346. Transkripsi diterbitkan oleh Hadisutjipto (1975).

•⁠ ⁠K.385 — Purana Kahyangan Besakih
Disalin dari buku (60 halaman) asli milik Puri Gobraja, Singaraja. Transkripsi karya I Gde Suparna (21 halaman). Dikutip dalam katalog Gedong Kirtya sekitar tahun 1935.

•⁠ ⁠K.1341 — Rajapurana Pura Besakih
Disalin dari buku catatan aslinya milik C.Grader, Controleur di Singaraja. Ringkasan dalam Goris 1937. Transkripsi oleh I K. Windia (28 lembar, 21 halaman), tertanggal 4 Oktober 1977.

•⁠ ⁠Anandakusuma 1978 — Raja Purana Pura Besakih
Buku kecil berstempel yang diterbitkan oleh Satya Hindu Dharma, Klungkung, 1978 (28 halaman). Sumber teks tidak disebutkan. Editor membagi teks menjadi 20 bagian, bagian terakhir tidak ditemukan dalam manuskrip RPB lainnya, tetapi dikenal dalam teks dari Besakih (HKS.3828, SF-Bes.3).

B. KELOMPOK RAJA PURAN BESAKIH II (RPB II)

•⁠ ⁠Raja Purana Besakih Ki Kabayan Basukih, aparab Ki Tonjaha (Catatan: Referensi ke teks adalah ke halaman dan baris manuskrip Q)

•⁠ ⁠(P) K.153 – – Rajapurana
Lontar asli (24 lembar) dalam koleksi Ida Made Bukian, Sanur, Badung. Transkripsi (21 halaman) oleh I Mangku Resi Kadjeng, tertanggal 16 Agustus 1948. Manuskrip ini berisi dua karya terpisah, yang pertama (lembar 1-15b), yang kedua (lembar 15b-24b) berisi Purana Tatwa Gagaduhan’ sesuai dengan kata-kata terakhirnya. Namun, teks yang terakhir ini tidak terlepas dari Besakih; teks ini juga membahas berbagai hal lainnya.

•⁠ ⁠(Q) L.Or. 13.607 – – Rajapurana
Dikatakan berasal dari lontar asli (24 lembar) dalam koleksi I Gusti Bagus Kuta, Jero Celuk Negara, Amlapura. Transkripsi (15 halaman) oleh I Gusti Ngurah Rai. Teks ini identik dengan K. 1531, bahkan hingga pemisah antar lembar. Ada kemungkinan transkripsi tersebut disalin dari K.l531.

(•⁠ ⁠R) K.955 – – Babad Pasek Gelgel
Manuskrip asli berada dalam koleksi Anak Agung Putu Djlantik, raja Buleleng. Manuskrip dimulai dengan teks Babad Pasek Gelgel (lembar lb-19a), dilanjutkan dengan teks RPB II (19b-41b) yang berisi beberapa bagian tambahan (36b-39a), beberapa bagian dari RPB I (41b-45a = RPB I 2.23-5.19), dan diakhiri dengan bagian yang tidak ditemukan dalam manuskrip lain (45a-53a).

*Silahkan lebih terinci tentang Parahyangan Besakih bisa dibaca disertasi David J. Stuart-Fox yang telah disidangkan tahun 1987 untuk gelar Doctor of Philosophy di The Australian National University, disertasinya berjudul: PURA BESAKIH, A Study of Balinese Religion and Society.

Tags: besakihHari Raya Nyepilontarsastra balitilem kasanga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sandal Sebelah dan Sebilah Pisau | Cerpen Yuditeha

Next Post

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

Sugi Lanus

Sugi Lanus

Pembaca manuskrip lontar Bali dan Kawi. IG @sugi.lanus

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co