22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Indonesia dan Minikino di Vilnius Short Film Festival 2026

tatkala by tatkala
January 20, 2026
in Panggung
Indonesia dan Minikino di Vilnius Short Film Festival 2026

Vilnius Short Film Festival 2026

PADA tanggal 20 Januari 2026, Fransiska Prihadi sebagai representatif dari Minikino dan Indonesia, berangkat ke Lithuania, tepatnya ke kota Vilnius. Sebuah perjalanan panjang juga dengan biaya yang tidak murah. Tentu saja ini bukan sebuah liburan musim dingin yang konon mencapai -15 derajat celcius, melainkan sebuah perjalanan kerja serius terkait kerjasama internasional antar festival yang dibangun Minikino secara intensif sejak belasan tahun terakhir.  Perjalanan Minikino kali ini adalah mengantarkan lima film pendek Indonesia yang menjadi tamu kehormatan di Vilnius Short Film Festival, dan seperti namanya, berada di kota Vilnius, Lithuania.

Vilnius Short Film Festival merupakan langkah penting perjalanan film pendek Indonesia, karena festival ini memiliki posisi strategis dalam ekosistem film Eropa. Selain dikenal memiliki fokus kuratorial yang kuat, mereka juga terletak di wilayah Baltik yang merupakan persimpangan jaringan sinema Eropa Utara, Timur, dan tentu saja wilayah yang lebih luas. Festival ini seringkali dianggap sebagai gerbang bagi para pembuat film internasional, khususnya mereka yang berasal dari wilayah yang dirasa kurang terwakili dalam sirkuit Eropa.

Kerjasama ini bisa terjadi karena Vilnius Short Film Festival dan Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival memiliki kesamaan komitmen jangka panjang terhadap film pendek sebagai bentuk seni film yang memiliki nilai-nilainya yang khas. Setelah beberapa perbincangan serius, Minikino akhirnya menampilkan sebuah program dari Vilnius Short Film Festival pada September tahun lalu di Minikino Film Week 11. Dan perjalanan ini merupakan giliran Indonesia untuk menerima lampu sorot kehormatan, untuk sebuah program film pendek bertajuk “Indonesia, In Between”. Program ini disusun khusus oleh Fransiska Prihadi untuk membawa Indonesia menjadi fokus negara tahun ini pada perhelatan di Vilnius.

Vilnius Short Film Festival 2026

Program pertukaran internasional seperti ini mendorong visibilitas berkelanjutan dan langkah profesional bagi para pembuat film pendek Indonesia, sekaligus mendorong terjadinya dialog lintas negara. Secara sadar program ini disusun untuk menunjukkan bahwa karya-karya film pendek “non-barat” ini bukan sekedar menawarkan eksotisme, namun merupakan karya seniman-seniman Indonesia terpilih yang mampu memperlihatkan kedalaman konteks yang aktual, tanpa meninggalkan unsur pengalaman sinema yang menghibur dan mudah dipahami.

Film-film pendek Indonesia yang hadir di panggung bergengsi ini adalah enam film pendek terbaik Indonesia antara tahun 2024 dan 2025, yang memiliki prestasinya masing-masing yaitu;  “My Therapist Said, I Am Full of Sadness” karya sutradara Monica Vanesa Tedja, yang meraih penghargaan Special Mention, National Competition di MFW11. Kemudian “I am a Flower” karya sutradara dan penulis Ariel Victor Arthanto, peraih nominasi di MFW11, disusul “NGGAK!!!” sebuah film pendek vertikal karya Oktania Hamdani dan Winner Wijaya yang sudah berkeliling ke berbagai festival di dalam maupun luar Indonesia sejak 2024.

Selanjutnya adalah “When The Blues Goes Marching In” (Pengais Mimpi) karya sutradara Beny Kristia yang meraih Best National Competition Award 2025 di MFW11, disusul “Hear the Ping Pong Sing” (Dengarlah Nyanyian Ping Pong) karya sutradara dan penulis Andrew Kose yang juga banyak mendapat perhatian dan menjadi nominasi di MFW11. Program ini ditutup dengan film “Samu the Terrible and His Sin” karya sutradara dan penulis Dhiwangkara Seta, juga peraih Best National Competition Award 2024 di MFW10. Detail lebih lanjut tentang program dan film-film ini sudah bisa dilihat pada website resmi Vilnius Short Film Festival pada tautan ini https://filmshorts.lt/en/festival-2026/programme-2026/special-programmes-2026/indonesia-in-between/

Vilnius Short Film Festival 2026

Vilnius Short Film Festival akan berlangsung dari 21-27 Januari 2026 serentak di kota Vilnius, Kaunas, Klaipėda, Šiauliai, dan Panevėžys, menampilkan lebih dari 100 film pendek internasional terpilih. Program film pendek “Indonesia, In Between” akan diputar beberapa kali di tempat-tempat yang berbeda. Sedangkan Fransiska Prihadi, memastikan hadir untuk melayani sesi tanya jawab dengan penonton dan presentasi pada Kamis, 21 Januari 2026 di Skalvija Cinema jam 20:15 dan di Pasaka Paupio Cinema pada Minggu, 25 Januari 2026 jam 15:40 waktu setempat.

Dalam proses penyusunan program, Fransiska menekankan bahwa enam film pendek yang dipilih untuk bertemu penonton di Lithuania kali ini merupakan gambaran transformasi Indonesia dari sudut pandang generasi muda. Kegelisahan personal, keluarga, maupun bangsa, akan menjadi cermin yang bisa menjadi bahan refleksi bagi penonton dari berbagai belahan dunia.

“Dunia mungkin terasa sulit saat ini, tetapi kalau kita bisa belajar satu sama lain, semoga kita bisa membawa inspirasi dimanapun kita berada. Setidaknya kita tidak merasa terlalu kesepian,” ujar Fransiska mengenai harapannya.

Selama berada di Vilnius Short Film Festival, Fransiska juga akan menjadi bagian aktif dalam berbagai panel dan acara presentasi industri, memperkenalkan lebih jauh tentang situasi di Bali dan Indonesia. Panel diskusi yang akan dihadiri sebagai panelis antara lain “Role of Film Festivals in Today’s Socio-Political Landscape” dan bagian Industry Day Events untuk para pembuat film “Every Second Counts: Catching and Keeping Interest of Festival Programmers”.

Berbagai aktivitas saat festival akan memperkenalkan lingkaran kerja film pendek Indonesia, baik dari sisi pendidikan, produksi maupun distribusi serta eksibisinya. Melalui pertemuan ini, Minikino dan Vilnius Short Film Festival berharap bisa membangun pemahaman dan hubungan kerja mutual dan lebih produktif lagi di masa mendatang. Hal ini terasa semakin mendesak untuk dipikirkan secara lebih serius, mengingat eskalasi situasi politik global saat ini yang masih terus memburuk.

Vilnius Short Film Festival 2026

Setelah Vilnius di akhir bulan Januari, dengan dukungan biaya perjalanan dari Vilnius Short Film Festival, Fransiska melanjutkan perjalanannya menuju Clermont-Ferrand di Prancis untuk bergabung dengan delegasi Indonesia, menghadiri Market Screening Indonesia dan konferensi global the Short Film Conference. Sebelum akhirnya kembali ke Indonesia di awal Februari. [T]

Sumber: Siaran Pers Minikino
Editor: Adnyana Ole

Tags: festivalfestival filmfilm pendekMinikinoVilnius Short Film Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Meme Coin: Spekulasi, Nihilisme, dan Ritual Ekonomi Anak Muda

Next Post

I Won’t Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails
Next Post
I Won’t Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

I Won't Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co