2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Indonesia dan Minikino di Vilnius Short Film Festival 2026

tatkala by tatkala
January 20, 2026
in Panggung
Indonesia dan Minikino di Vilnius Short Film Festival 2026

Vilnius Short Film Festival 2026

PADA tanggal 20 Januari 2026, Fransiska Prihadi sebagai representatif dari Minikino dan Indonesia, berangkat ke Lithuania, tepatnya ke kota Vilnius. Sebuah perjalanan panjang juga dengan biaya yang tidak murah. Tentu saja ini bukan sebuah liburan musim dingin yang konon mencapai -15 derajat celcius, melainkan sebuah perjalanan kerja serius terkait kerjasama internasional antar festival yang dibangun Minikino secara intensif sejak belasan tahun terakhir.  Perjalanan Minikino kali ini adalah mengantarkan lima film pendek Indonesia yang menjadi tamu kehormatan di Vilnius Short Film Festival, dan seperti namanya, berada di kota Vilnius, Lithuania.

Vilnius Short Film Festival merupakan langkah penting perjalanan film pendek Indonesia, karena festival ini memiliki posisi strategis dalam ekosistem film Eropa. Selain dikenal memiliki fokus kuratorial yang kuat, mereka juga terletak di wilayah Baltik yang merupakan persimpangan jaringan sinema Eropa Utara, Timur, dan tentu saja wilayah yang lebih luas. Festival ini seringkali dianggap sebagai gerbang bagi para pembuat film internasional, khususnya mereka yang berasal dari wilayah yang dirasa kurang terwakili dalam sirkuit Eropa.

Kerjasama ini bisa terjadi karena Vilnius Short Film Festival dan Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival memiliki kesamaan komitmen jangka panjang terhadap film pendek sebagai bentuk seni film yang memiliki nilai-nilainya yang khas. Setelah beberapa perbincangan serius, Minikino akhirnya menampilkan sebuah program dari Vilnius Short Film Festival pada September tahun lalu di Minikino Film Week 11. Dan perjalanan ini merupakan giliran Indonesia untuk menerima lampu sorot kehormatan, untuk sebuah program film pendek bertajuk “Indonesia, In Between”. Program ini disusun khusus oleh Fransiska Prihadi untuk membawa Indonesia menjadi fokus negara tahun ini pada perhelatan di Vilnius.

Vilnius Short Film Festival 2026

Program pertukaran internasional seperti ini mendorong visibilitas berkelanjutan dan langkah profesional bagi para pembuat film pendek Indonesia, sekaligus mendorong terjadinya dialog lintas negara. Secara sadar program ini disusun untuk menunjukkan bahwa karya-karya film pendek “non-barat” ini bukan sekedar menawarkan eksotisme, namun merupakan karya seniman-seniman Indonesia terpilih yang mampu memperlihatkan kedalaman konteks yang aktual, tanpa meninggalkan unsur pengalaman sinema yang menghibur dan mudah dipahami.

Film-film pendek Indonesia yang hadir di panggung bergengsi ini adalah enam film pendek terbaik Indonesia antara tahun 2024 dan 2025, yang memiliki prestasinya masing-masing yaitu;  “My Therapist Said, I Am Full of Sadness” karya sutradara Monica Vanesa Tedja, yang meraih penghargaan Special Mention, National Competition di MFW11. Kemudian “I am a Flower” karya sutradara dan penulis Ariel Victor Arthanto, peraih nominasi di MFW11, disusul “NGGAK!!!” sebuah film pendek vertikal karya Oktania Hamdani dan Winner Wijaya yang sudah berkeliling ke berbagai festival di dalam maupun luar Indonesia sejak 2024.

Selanjutnya adalah “When The Blues Goes Marching In” (Pengais Mimpi) karya sutradara Beny Kristia yang meraih Best National Competition Award 2025 di MFW11, disusul “Hear the Ping Pong Sing” (Dengarlah Nyanyian Ping Pong) karya sutradara dan penulis Andrew Kose yang juga banyak mendapat perhatian dan menjadi nominasi di MFW11. Program ini ditutup dengan film “Samu the Terrible and His Sin” karya sutradara dan penulis Dhiwangkara Seta, juga peraih Best National Competition Award 2024 di MFW10. Detail lebih lanjut tentang program dan film-film ini sudah bisa dilihat pada website resmi Vilnius Short Film Festival pada tautan ini https://filmshorts.lt/en/festival-2026/programme-2026/special-programmes-2026/indonesia-in-between/

Vilnius Short Film Festival 2026

Vilnius Short Film Festival akan berlangsung dari 21-27 Januari 2026 serentak di kota Vilnius, Kaunas, Klaipėda, Šiauliai, dan Panevėžys, menampilkan lebih dari 100 film pendek internasional terpilih. Program film pendek “Indonesia, In Between” akan diputar beberapa kali di tempat-tempat yang berbeda. Sedangkan Fransiska Prihadi, memastikan hadir untuk melayani sesi tanya jawab dengan penonton dan presentasi pada Kamis, 21 Januari 2026 di Skalvija Cinema jam 20:15 dan di Pasaka Paupio Cinema pada Minggu, 25 Januari 2026 jam 15:40 waktu setempat.

Dalam proses penyusunan program, Fransiska menekankan bahwa enam film pendek yang dipilih untuk bertemu penonton di Lithuania kali ini merupakan gambaran transformasi Indonesia dari sudut pandang generasi muda. Kegelisahan personal, keluarga, maupun bangsa, akan menjadi cermin yang bisa menjadi bahan refleksi bagi penonton dari berbagai belahan dunia.

“Dunia mungkin terasa sulit saat ini, tetapi kalau kita bisa belajar satu sama lain, semoga kita bisa membawa inspirasi dimanapun kita berada. Setidaknya kita tidak merasa terlalu kesepian,” ujar Fransiska mengenai harapannya.

Selama berada di Vilnius Short Film Festival, Fransiska juga akan menjadi bagian aktif dalam berbagai panel dan acara presentasi industri, memperkenalkan lebih jauh tentang situasi di Bali dan Indonesia. Panel diskusi yang akan dihadiri sebagai panelis antara lain “Role of Film Festivals in Today’s Socio-Political Landscape” dan bagian Industry Day Events untuk para pembuat film “Every Second Counts: Catching and Keeping Interest of Festival Programmers”.

Berbagai aktivitas saat festival akan memperkenalkan lingkaran kerja film pendek Indonesia, baik dari sisi pendidikan, produksi maupun distribusi serta eksibisinya. Melalui pertemuan ini, Minikino dan Vilnius Short Film Festival berharap bisa membangun pemahaman dan hubungan kerja mutual dan lebih produktif lagi di masa mendatang. Hal ini terasa semakin mendesak untuk dipikirkan secara lebih serius, mengingat eskalasi situasi politik global saat ini yang masih terus memburuk.

Vilnius Short Film Festival 2026

Setelah Vilnius di akhir bulan Januari, dengan dukungan biaya perjalanan dari Vilnius Short Film Festival, Fransiska melanjutkan perjalanannya menuju Clermont-Ferrand di Prancis untuk bergabung dengan delegasi Indonesia, menghadiri Market Screening Indonesia dan konferensi global the Short Film Conference. Sebelum akhirnya kembali ke Indonesia di awal Februari. [T]

Sumber: Siaran Pers Minikino
Editor: Adnyana Ole

Tags: festivalfestival filmfilm pendekMinikinoVilnius Short Film Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Meme Coin: Spekulasi, Nihilisme, dan Ritual Ekonomi Anak Muda

Next Post

I Won’t Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
0
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

Read moreDetails

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

Read moreDetails

Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
0
Menyingkap Hak Atas Tubuh dalam Novel “Korpus Uterus” karya Sasti Gotama di Singaraja Literary Festival 2026

 “Perempuan punya hak atas tubuhnya sendiri!” Kalimat itu meluncur tegas dari Sasti Gotama saat membahas novel Korpus Uterus di Singaraja...

Read moreDetails

Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 31, 2026
0
Membincangkan Makna Pulang dalam Novel “Rumah” Karya J.S. Khairen di Singaraja Literary Festival 2026

 “Rumah itu sebenarnya apa?” Pertanyaan itu terus mengemuka sepanjang diskusi buku Rumah karya J.S. Khairen pada hari ketiga Singaraja Literary...

Read moreDetails

13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

by Wahyu Mahaputra
July 30, 2026
0
13 Tahun Bersetia Dengan Jazz  ——Cerita Menjelang Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026

Di tengah menjamurnya festival musik yang kian mengaburkan batas antar-genre demi menjangkau pasar yang lebih luas, Sthala Ubud Village Jazz...

Read moreDetails

“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

by Yahya Umar
July 28, 2026
0
“Yang Hilang Yang Terus Berjuang”, Pertunjukan 30 Tahun Kudatuli di Singaraja

jika rakyat pergiketika penguasa pidatokita harus hati-hatibarangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyidan berbisik-bisikketika membicarakan masalahnya sendiripenguasa harus waspada dan...

Read moreDetails

‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
‘Tak Sepatah Kata’: Ketika 100 Tahun Puisi Indonesia di Bali Menjelma Menjadi Sebuah Pertunjukan

RUANGAN Gedung Ksirarnawa mendadak sunyi. Lampu panggung meredup, hanya menyisakan seberkas cahaya yang jatuh pada seorang lelaki yang duduk di...

Read moreDetails

“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

by Dede Putra Wiguna
July 25, 2026
0
“Katarsis Jiwa Kelam”: Ketika Geguritan ‘Bagus Diarsa’ Menjelma Drama Musikal Kontemporer di Festival Seni Bali Jani 2026

KETIKA Bagus Diarsa tampak sibuk menatap layar telepon genggamnya, di sampingnya berdiri sosok berwajah penuh riasan, berbusana merah menyala. Dialah...

Read moreDetails

Siap-siap ke Lovina Festival 2026

by Komang Puja Savitri
July 24, 2026
0
Siap-siap ke Lovina Festival 2026

"Hari ini kesiapan sudah seratus persen," ucap Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra membuka jumpa pers di Spice Dive Beach Club,...

Read moreDetails

Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

by Nyoman Budarsana
July 23, 2026
0
Bunyi Mata Ugra, Harmoni Tradisi dan Spiritualitas di Panggung Festival Seni Bali Jani VIII 2026

PERTIKAIAN dan peperangan kerap melahirkan penderitaan, kebencian, dendam, serta luka yang membekas dalam jiwa. Namun, di balik kehancuran itu selalu...

Read moreDetails
Next Post
I Won’t Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

I Won't Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co