12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Indonesia dan Minikino di Vilnius Short Film Festival 2026

tatkala by tatkala
January 20, 2026
in Panggung
Indonesia dan Minikino di Vilnius Short Film Festival 2026

Vilnius Short Film Festival 2026

PADA tanggal 20 Januari 2026, Fransiska Prihadi sebagai representatif dari Minikino dan Indonesia, berangkat ke Lithuania, tepatnya ke kota Vilnius. Sebuah perjalanan panjang juga dengan biaya yang tidak murah. Tentu saja ini bukan sebuah liburan musim dingin yang konon mencapai -15 derajat celcius, melainkan sebuah perjalanan kerja serius terkait kerjasama internasional antar festival yang dibangun Minikino secara intensif sejak belasan tahun terakhir.  Perjalanan Minikino kali ini adalah mengantarkan lima film pendek Indonesia yang menjadi tamu kehormatan di Vilnius Short Film Festival, dan seperti namanya, berada di kota Vilnius, Lithuania.

Vilnius Short Film Festival merupakan langkah penting perjalanan film pendek Indonesia, karena festival ini memiliki posisi strategis dalam ekosistem film Eropa. Selain dikenal memiliki fokus kuratorial yang kuat, mereka juga terletak di wilayah Baltik yang merupakan persimpangan jaringan sinema Eropa Utara, Timur, dan tentu saja wilayah yang lebih luas. Festival ini seringkali dianggap sebagai gerbang bagi para pembuat film internasional, khususnya mereka yang berasal dari wilayah yang dirasa kurang terwakili dalam sirkuit Eropa.

Kerjasama ini bisa terjadi karena Vilnius Short Film Festival dan Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival memiliki kesamaan komitmen jangka panjang terhadap film pendek sebagai bentuk seni film yang memiliki nilai-nilainya yang khas. Setelah beberapa perbincangan serius, Minikino akhirnya menampilkan sebuah program dari Vilnius Short Film Festival pada September tahun lalu di Minikino Film Week 11. Dan perjalanan ini merupakan giliran Indonesia untuk menerima lampu sorot kehormatan, untuk sebuah program film pendek bertajuk “Indonesia, In Between”. Program ini disusun khusus oleh Fransiska Prihadi untuk membawa Indonesia menjadi fokus negara tahun ini pada perhelatan di Vilnius.

Vilnius Short Film Festival 2026

Program pertukaran internasional seperti ini mendorong visibilitas berkelanjutan dan langkah profesional bagi para pembuat film pendek Indonesia, sekaligus mendorong terjadinya dialog lintas negara. Secara sadar program ini disusun untuk menunjukkan bahwa karya-karya film pendek “non-barat” ini bukan sekedar menawarkan eksotisme, namun merupakan karya seniman-seniman Indonesia terpilih yang mampu memperlihatkan kedalaman konteks yang aktual, tanpa meninggalkan unsur pengalaman sinema yang menghibur dan mudah dipahami.

Film-film pendek Indonesia yang hadir di panggung bergengsi ini adalah enam film pendek terbaik Indonesia antara tahun 2024 dan 2025, yang memiliki prestasinya masing-masing yaitu;  “My Therapist Said, I Am Full of Sadness” karya sutradara Monica Vanesa Tedja, yang meraih penghargaan Special Mention, National Competition di MFW11. Kemudian “I am a Flower” karya sutradara dan penulis Ariel Victor Arthanto, peraih nominasi di MFW11, disusul “NGGAK!!!” sebuah film pendek vertikal karya Oktania Hamdani dan Winner Wijaya yang sudah berkeliling ke berbagai festival di dalam maupun luar Indonesia sejak 2024.

Selanjutnya adalah “When The Blues Goes Marching In” (Pengais Mimpi) karya sutradara Beny Kristia yang meraih Best National Competition Award 2025 di MFW11, disusul “Hear the Ping Pong Sing” (Dengarlah Nyanyian Ping Pong) karya sutradara dan penulis Andrew Kose yang juga banyak mendapat perhatian dan menjadi nominasi di MFW11. Program ini ditutup dengan film “Samu the Terrible and His Sin” karya sutradara dan penulis Dhiwangkara Seta, juga peraih Best National Competition Award 2024 di MFW10. Detail lebih lanjut tentang program dan film-film ini sudah bisa dilihat pada website resmi Vilnius Short Film Festival pada tautan ini https://filmshorts.lt/en/festival-2026/programme-2026/special-programmes-2026/indonesia-in-between/

Vilnius Short Film Festival 2026

Vilnius Short Film Festival akan berlangsung dari 21-27 Januari 2026 serentak di kota Vilnius, Kaunas, Klaipėda, Šiauliai, dan Panevėžys, menampilkan lebih dari 100 film pendek internasional terpilih. Program film pendek “Indonesia, In Between” akan diputar beberapa kali di tempat-tempat yang berbeda. Sedangkan Fransiska Prihadi, memastikan hadir untuk melayani sesi tanya jawab dengan penonton dan presentasi pada Kamis, 21 Januari 2026 di Skalvija Cinema jam 20:15 dan di Pasaka Paupio Cinema pada Minggu, 25 Januari 2026 jam 15:40 waktu setempat.

Dalam proses penyusunan program, Fransiska menekankan bahwa enam film pendek yang dipilih untuk bertemu penonton di Lithuania kali ini merupakan gambaran transformasi Indonesia dari sudut pandang generasi muda. Kegelisahan personal, keluarga, maupun bangsa, akan menjadi cermin yang bisa menjadi bahan refleksi bagi penonton dari berbagai belahan dunia.

“Dunia mungkin terasa sulit saat ini, tetapi kalau kita bisa belajar satu sama lain, semoga kita bisa membawa inspirasi dimanapun kita berada. Setidaknya kita tidak merasa terlalu kesepian,” ujar Fransiska mengenai harapannya.

Selama berada di Vilnius Short Film Festival, Fransiska juga akan menjadi bagian aktif dalam berbagai panel dan acara presentasi industri, memperkenalkan lebih jauh tentang situasi di Bali dan Indonesia. Panel diskusi yang akan dihadiri sebagai panelis antara lain “Role of Film Festivals in Today’s Socio-Political Landscape” dan bagian Industry Day Events untuk para pembuat film “Every Second Counts: Catching and Keeping Interest of Festival Programmers”.

Berbagai aktivitas saat festival akan memperkenalkan lingkaran kerja film pendek Indonesia, baik dari sisi pendidikan, produksi maupun distribusi serta eksibisinya. Melalui pertemuan ini, Minikino dan Vilnius Short Film Festival berharap bisa membangun pemahaman dan hubungan kerja mutual dan lebih produktif lagi di masa mendatang. Hal ini terasa semakin mendesak untuk dipikirkan secara lebih serius, mengingat eskalasi situasi politik global saat ini yang masih terus memburuk.

Vilnius Short Film Festival 2026

Setelah Vilnius di akhir bulan Januari, dengan dukungan biaya perjalanan dari Vilnius Short Film Festival, Fransiska melanjutkan perjalanannya menuju Clermont-Ferrand di Prancis untuk bergabung dengan delegasi Indonesia, menghadiri Market Screening Indonesia dan konferensi global the Short Film Conference. Sebelum akhirnya kembali ke Indonesia di awal Februari. [T]

Sumber: Siaran Pers Minikino
Editor: Adnyana Ole

Tags: festivalfestival filmfilm pendekMinikinoVilnius Short Film Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Meme Coin: Spekulasi, Nihilisme, dan Ritual Ekonomi Anak Muda

Next Post

I Won’t Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails
Next Post
I Won’t Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

I Won't Cry: Keteguhan Hati dalam Semangat Rastafari

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co