14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dasa Wara, Reinkarnasi, dan Past Life

Agung Sudarsa by Agung Sudarsa
November 15, 2025
in Esai
Dasa Wara, Reinkarnasi, dan Past Life

Ilustrasi tatkala.co | Canva

Di Bali, seorang anak yang lahir tidak dilihat sebagai makhluk baru tanpa masa lalu. Ia adalah atma—jiwa abadi yang memasuki tubuh untuk kembali belajar dan menyempurnakan diri menuju kesadaran tertinggi. Oleh karena itu, saat bayi lahir, keluarga Bali tidak hanya memberi nama atau menyelenggarakan upacara, tapi juga mencermati hari kelahirannya, salah satunya melalui sistem wariga, yakni Dasa Wara.

Berbeda dengan pandangan barat yang berakar pada gagasan tabula rasa atau “kertas putih” dari John Locke—yakni bahwa anak dilahirkan tanpa sifat, hanya akan dibentuk oleh lingkungan—filsafat Hindu melihat manusia sebagai pembawa warisan batin yang melampaui satu kehidupan. Dalam Bhagavad Gītā (2:13), dinyatakan bahwa:

“Masa kecil, dewasa, pun masa tua adalah “kejadian-kejadian” yang terjadi pada badan yang dihuni Jiwa. Kemudian, setelah meninggalkan badan lama, Jiwa memperoleh badan baru. Para bijak tidak pernah meragukan hal ini atau terbingungkan olehnya.” (Anand Krishna, 2016)

Dasa Wara sebagai Cetak Biru Kelahiran Jiwa

Sepuluh Jalan Watak Jiwa

Berikut adalah sepuluh unsur dalam Dasa Wara, masing-masing mencerminkan kualitas simbolik dan arah pengembangan watak:

  1. Pandita – Melambangkan kebijaksanaan dan kecenderungan spiritual. Mereka yang lahir di bawah pengaruh ini cenderung introspektif, suka belajar, dan tertarik pada nilai-nilai luhur.
  2. Pati – Mengandung unsur pelepasan dan kematian. Sifatnya tajam, kuat, kadang ekstrem. Bila tidak dibimbing, dapat menjadi keras atau kaku.
  3. Suka – Berarti kebahagiaan. Jiwa yang ceria, mudah bersahabat, dan penuh antusiasme. Namun kadang bisa abai terhadap kedalaman.
  4. Duka – Simbol kesedihan dan kontemplasi. Sering lahir perasaan empatik, puitis, dan sensitif.
  5. Sri – Dewi kemakmuran. Mereka yang lahir dalam Sri sering membawa berkah bagi sekitarnya: rezeki, keindahan, dan kedamaian.
  6. Manu – Leluhur manusia agung. Mengandung sifat pelindung, penuh tanggung jawab, dan etis.
  7. Manusa – Manusia biasa. Cenderung sederhana, realistis, bisa beradaptasi. Mereka adalah jembatan antara tinggi dan rendah.
  8. Raja – Simbol kuasa dan kepemimpinan. Cenderung dominan, visioner, tapi bisa keras jika tidak disadarkan.
  9. Dewa – Simbol pencerahan. Jiwa yang lembut, penyayang, dan mengarah pada nilai-nilai luhur transendental.
  10. Raksasa – Energi besar yang kasar namun potensial. Bila diarahkan, ia menjadi pelindung dan inovator; jika dibiarkan, bisa merusak dan merugikan.

Dasa Wara, sebagai sistem sepuluh watak dalam kalender Bali, bukanlah sistem ramalan tak berdasar. Ia menjadi sarana untuk membaca cetak biru dari perjalanan jiwa dalam kelahiran ini. Misalnya, mereka yang lahir dalam pengaruh Pandita diyakini membawa bekas-bekas spiritualitas dari kehidupan lampau—mungkin seorang penyepi, guru, atau pemuja. Sebaliknya, kelahiran dalam Raksasa bisa menandakan sisa energi kuat, agresif, atau trauma dari kehidupan sebelumnya yang belum terselesaikan.

Menurut Bambang Gede Rawi, penulis Kalender Bali dan Wariga Nusantara, bahwa Dasa Wara bukan menilai seseorang dari tampilan luar, tapi membaca jejak langkah jiwa. Ini yang tidak dimiliki teori barat seperti tabula rasa.

Ian Stevenson dan Bukti Ilmiah Reinkarnasi

Ilmuwan barat seperti Dr. Ian Stevenson, profesor psikiatri dari University of Virginia, telah mendokumentasikan lebih dari 2.500 kasus anak-anak yang mengingat kehidupan lampau. Ia menyelidiki kesaksian anak-anak dari India, Sri Lanka, Lebanon, hingga Alaska—dan menemukan bahwa banyak dari mereka mengingat detail kehidupan sebelumnya dengan akurat, bahkan menunjukkan bekas luka lahir atau kebiasaan yang sesuai dengan “identitas lampau” mereka.

Salah satu contohnya adalah kasus Swarnlata Mishra dari India, yang pada usia tiga tahun dapat menyebut nama desa, anggota keluarga, bahkan lagu-lagu yang tidak pernah diajarkan padanya dalam kehidupan kini. Penelitian Stevenson memberikan kredibilitas ilmiah pada keyakinan reinkarnasi yang selama ini diyakini oleh agama-agama timur, termasuk Hindu.

Stevenson menyimpulkan bahwa anak bukanlah lembaran kosong, melainkan “pembawa memori bawah sadar yang melekat kuat pada kesadaran mereka”. Dalam hal ini, pemikiran Stevenson sejajar dengan pemahaman wariga Bali: bahwa setiap anak lahir membawa watak, karma, dan arah hidup tertentu.

Kembali ke Akar: Jiwa yang Diarahkan, Bukan Dibentuk

Sistem pendidikan dan pengasuhan di Barat, yang terlalu menekankan bahwa anak harus “dibentuk”, kerap mengabaikan potensi unik jiwa yang sudah ada sejak lahir. Dalam tradisi Hindu-Bali, tugas orang tua bukan mencetak anak sesuai selera sosial, melainkan mengantar dan mengarahkan jiwa sesuai garis dharma-nya.

Seorang anak dengan pengaruh Pati, misalnya, bisa menunjukkan sikap pendiam, penuh intuisi, dan cenderung menyendiri. Jika diasuh dengan penuh pengertian spiritual, ia bisa tumbuh menjadi pemikir besar atau pertapa modern. Namun jika dipaksa mengikuti arus eksternal, ia bisa terasing dari jati dirinya.

Dasa Wara, dalam konteks ini, bukan label pembatas, tetapi cermin awal bagi pembimbingan diri. Ia membantu masyarakat mengenali peran jiwa dalam tatanan semesta sejak dini.

Anak Bukan Kertas Kosong, Tapi Cahaya yang Datang Kembali

Dalam kosmologi Hindu, kehidupan bukan awal atau akhir. Ia hanya jembatan dari satu pembelajaran ke pembelajaran lain. Anak bukanlah proyek orang tua, bukan pula eksperimen sosial. Ia adalah penjelajah waktu, yang membawa cahaya dan bayang masa lampau. Dasa Wara memberi kita alat untuk menghormati perjalanan jiwa ini. Wariga bukan alat untuk menentukan siapa yang hebat, tapi untuk mengenali siapa kita dalam perjalanan kembali menuju kesadaran yang lebih tinggi. [T]

Penulis: Agung Sudarsa
Editor: Adnyana Ole

Tags: balihinduHindu Balireinkarnasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Nilon dan Filsafat Tukang Jagal | Cerpen Rasyid Yudhistira

Next Post

Pentingkah Pendidikan Tinggi bagi Wanita?

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa, SE, SH, MH adalah Wakil Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali bidang Sosial Budaya, Direktur LBH Manusia Merdeka, jurnalis indonesiaexpose.co.id, dan kandidat doktor di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dengan disertasi: Inner Peace, Communal Love, Global Harmony: Yoga, Meditasi, dan Visi Anand Krishna tentang One Earth, One Sky, One Humankind

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

Pentingkah Pendidikan Tinggi bagi Wanita?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co