23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dasa Wara, Reinkarnasi, dan Past Life

Agung Sudarsa by Agung Sudarsa
November 15, 2025
in Esai
Dasa Wara, Reinkarnasi, dan Past Life

Ilustrasi tatkala.co | Canva

Di Bali, seorang anak yang lahir tidak dilihat sebagai makhluk baru tanpa masa lalu. Ia adalah atma—jiwa abadi yang memasuki tubuh untuk kembali belajar dan menyempurnakan diri menuju kesadaran tertinggi. Oleh karena itu, saat bayi lahir, keluarga Bali tidak hanya memberi nama atau menyelenggarakan upacara, tapi juga mencermati hari kelahirannya, salah satunya melalui sistem wariga, yakni Dasa Wara.

Berbeda dengan pandangan barat yang berakar pada gagasan tabula rasa atau “kertas putih” dari John Locke—yakni bahwa anak dilahirkan tanpa sifat, hanya akan dibentuk oleh lingkungan—filsafat Hindu melihat manusia sebagai pembawa warisan batin yang melampaui satu kehidupan. Dalam Bhagavad Gītā (2:13), dinyatakan bahwa:

“Masa kecil, dewasa, pun masa tua adalah “kejadian-kejadian” yang terjadi pada badan yang dihuni Jiwa. Kemudian, setelah meninggalkan badan lama, Jiwa memperoleh badan baru. Para bijak tidak pernah meragukan hal ini atau terbingungkan olehnya.” (Anand Krishna, 2016)

Dasa Wara sebagai Cetak Biru Kelahiran Jiwa

Sepuluh Jalan Watak Jiwa

Berikut adalah sepuluh unsur dalam Dasa Wara, masing-masing mencerminkan kualitas simbolik dan arah pengembangan watak:

  1. Pandita – Melambangkan kebijaksanaan dan kecenderungan spiritual. Mereka yang lahir di bawah pengaruh ini cenderung introspektif, suka belajar, dan tertarik pada nilai-nilai luhur.
  2. Pati – Mengandung unsur pelepasan dan kematian. Sifatnya tajam, kuat, kadang ekstrem. Bila tidak dibimbing, dapat menjadi keras atau kaku.
  3. Suka – Berarti kebahagiaan. Jiwa yang ceria, mudah bersahabat, dan penuh antusiasme. Namun kadang bisa abai terhadap kedalaman.
  4. Duka – Simbol kesedihan dan kontemplasi. Sering lahir perasaan empatik, puitis, dan sensitif.
  5. Sri – Dewi kemakmuran. Mereka yang lahir dalam Sri sering membawa berkah bagi sekitarnya: rezeki, keindahan, dan kedamaian.
  6. Manu – Leluhur manusia agung. Mengandung sifat pelindung, penuh tanggung jawab, dan etis.
  7. Manusa – Manusia biasa. Cenderung sederhana, realistis, bisa beradaptasi. Mereka adalah jembatan antara tinggi dan rendah.
  8. Raja – Simbol kuasa dan kepemimpinan. Cenderung dominan, visioner, tapi bisa keras jika tidak disadarkan.
  9. Dewa – Simbol pencerahan. Jiwa yang lembut, penyayang, dan mengarah pada nilai-nilai luhur transendental.
  10. Raksasa – Energi besar yang kasar namun potensial. Bila diarahkan, ia menjadi pelindung dan inovator; jika dibiarkan, bisa merusak dan merugikan.

Dasa Wara, sebagai sistem sepuluh watak dalam kalender Bali, bukanlah sistem ramalan tak berdasar. Ia menjadi sarana untuk membaca cetak biru dari perjalanan jiwa dalam kelahiran ini. Misalnya, mereka yang lahir dalam pengaruh Pandita diyakini membawa bekas-bekas spiritualitas dari kehidupan lampau—mungkin seorang penyepi, guru, atau pemuja. Sebaliknya, kelahiran dalam Raksasa bisa menandakan sisa energi kuat, agresif, atau trauma dari kehidupan sebelumnya yang belum terselesaikan.

Menurut Bambang Gede Rawi, penulis Kalender Bali dan Wariga Nusantara, bahwa Dasa Wara bukan menilai seseorang dari tampilan luar, tapi membaca jejak langkah jiwa. Ini yang tidak dimiliki teori barat seperti tabula rasa.

Ian Stevenson dan Bukti Ilmiah Reinkarnasi

Ilmuwan barat seperti Dr. Ian Stevenson, profesor psikiatri dari University of Virginia, telah mendokumentasikan lebih dari 2.500 kasus anak-anak yang mengingat kehidupan lampau. Ia menyelidiki kesaksian anak-anak dari India, Sri Lanka, Lebanon, hingga Alaska—dan menemukan bahwa banyak dari mereka mengingat detail kehidupan sebelumnya dengan akurat, bahkan menunjukkan bekas luka lahir atau kebiasaan yang sesuai dengan “identitas lampau” mereka.

Salah satu contohnya adalah kasus Swarnlata Mishra dari India, yang pada usia tiga tahun dapat menyebut nama desa, anggota keluarga, bahkan lagu-lagu yang tidak pernah diajarkan padanya dalam kehidupan kini. Penelitian Stevenson memberikan kredibilitas ilmiah pada keyakinan reinkarnasi yang selama ini diyakini oleh agama-agama timur, termasuk Hindu.

Stevenson menyimpulkan bahwa anak bukanlah lembaran kosong, melainkan “pembawa memori bawah sadar yang melekat kuat pada kesadaran mereka”. Dalam hal ini, pemikiran Stevenson sejajar dengan pemahaman wariga Bali: bahwa setiap anak lahir membawa watak, karma, dan arah hidup tertentu.

Kembali ke Akar: Jiwa yang Diarahkan, Bukan Dibentuk

Sistem pendidikan dan pengasuhan di Barat, yang terlalu menekankan bahwa anak harus “dibentuk”, kerap mengabaikan potensi unik jiwa yang sudah ada sejak lahir. Dalam tradisi Hindu-Bali, tugas orang tua bukan mencetak anak sesuai selera sosial, melainkan mengantar dan mengarahkan jiwa sesuai garis dharma-nya.

Seorang anak dengan pengaruh Pati, misalnya, bisa menunjukkan sikap pendiam, penuh intuisi, dan cenderung menyendiri. Jika diasuh dengan penuh pengertian spiritual, ia bisa tumbuh menjadi pemikir besar atau pertapa modern. Namun jika dipaksa mengikuti arus eksternal, ia bisa terasing dari jati dirinya.

Dasa Wara, dalam konteks ini, bukan label pembatas, tetapi cermin awal bagi pembimbingan diri. Ia membantu masyarakat mengenali peran jiwa dalam tatanan semesta sejak dini.

Anak Bukan Kertas Kosong, Tapi Cahaya yang Datang Kembali

Dalam kosmologi Hindu, kehidupan bukan awal atau akhir. Ia hanya jembatan dari satu pembelajaran ke pembelajaran lain. Anak bukanlah proyek orang tua, bukan pula eksperimen sosial. Ia adalah penjelajah waktu, yang membawa cahaya dan bayang masa lampau. Dasa Wara memberi kita alat untuk menghormati perjalanan jiwa ini. Wariga bukan alat untuk menentukan siapa yang hebat, tapi untuk mengenali siapa kita dalam perjalanan kembali menuju kesadaran yang lebih tinggi. [T]

Penulis: Agung Sudarsa
Editor: Adnyana Ole

Tags: balihinduHindu Balireinkarnasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Nilon dan Filsafat Tukang Jagal | Cerpen Rasyid Yudhistira

Next Post

Pentingkah Pendidikan Tinggi bagi Wanita?

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa, SE, SH, MH adalah Wakil Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali bidang Sosial Budaya, Direktur LBH Manusia Merdeka, jurnalis indonesiaexpose.co.id, dan kandidat doktor di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dengan disertasi: Inner Peace, Communal Love, Global Harmony: Yoga, Meditasi, dan Visi Anand Krishna tentang One Earth, One Sky, One Humankind

Related Posts

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails
Next Post
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

Pentingkah Pendidikan Tinggi bagi Wanita?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co