24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dasa Wara, Reinkarnasi, dan Past Life

Agung Sudarsa by Agung Sudarsa
November 15, 2025
in Esai
Dasa Wara, Reinkarnasi, dan Past Life

Ilustrasi tatkala.co | Canva

Di Bali, seorang anak yang lahir tidak dilihat sebagai makhluk baru tanpa masa lalu. Ia adalah atma—jiwa abadi yang memasuki tubuh untuk kembali belajar dan menyempurnakan diri menuju kesadaran tertinggi. Oleh karena itu, saat bayi lahir, keluarga Bali tidak hanya memberi nama atau menyelenggarakan upacara, tapi juga mencermati hari kelahirannya, salah satunya melalui sistem wariga, yakni Dasa Wara.

Berbeda dengan pandangan barat yang berakar pada gagasan tabula rasa atau “kertas putih” dari John Locke—yakni bahwa anak dilahirkan tanpa sifat, hanya akan dibentuk oleh lingkungan—filsafat Hindu melihat manusia sebagai pembawa warisan batin yang melampaui satu kehidupan. Dalam Bhagavad Gītā (2:13), dinyatakan bahwa:

“Masa kecil, dewasa, pun masa tua adalah “kejadian-kejadian” yang terjadi pada badan yang dihuni Jiwa. Kemudian, setelah meninggalkan badan lama, Jiwa memperoleh badan baru. Para bijak tidak pernah meragukan hal ini atau terbingungkan olehnya.” (Anand Krishna, 2016)

Dasa Wara sebagai Cetak Biru Kelahiran Jiwa

Sepuluh Jalan Watak Jiwa

Berikut adalah sepuluh unsur dalam Dasa Wara, masing-masing mencerminkan kualitas simbolik dan arah pengembangan watak:

  1. Pandita – Melambangkan kebijaksanaan dan kecenderungan spiritual. Mereka yang lahir di bawah pengaruh ini cenderung introspektif, suka belajar, dan tertarik pada nilai-nilai luhur.
  2. Pati – Mengandung unsur pelepasan dan kematian. Sifatnya tajam, kuat, kadang ekstrem. Bila tidak dibimbing, dapat menjadi keras atau kaku.
  3. Suka – Berarti kebahagiaan. Jiwa yang ceria, mudah bersahabat, dan penuh antusiasme. Namun kadang bisa abai terhadap kedalaman.
  4. Duka – Simbol kesedihan dan kontemplasi. Sering lahir perasaan empatik, puitis, dan sensitif.
  5. Sri – Dewi kemakmuran. Mereka yang lahir dalam Sri sering membawa berkah bagi sekitarnya: rezeki, keindahan, dan kedamaian.
  6. Manu – Leluhur manusia agung. Mengandung sifat pelindung, penuh tanggung jawab, dan etis.
  7. Manusa – Manusia biasa. Cenderung sederhana, realistis, bisa beradaptasi. Mereka adalah jembatan antara tinggi dan rendah.
  8. Raja – Simbol kuasa dan kepemimpinan. Cenderung dominan, visioner, tapi bisa keras jika tidak disadarkan.
  9. Dewa – Simbol pencerahan. Jiwa yang lembut, penyayang, dan mengarah pada nilai-nilai luhur transendental.
  10. Raksasa – Energi besar yang kasar namun potensial. Bila diarahkan, ia menjadi pelindung dan inovator; jika dibiarkan, bisa merusak dan merugikan.

Dasa Wara, sebagai sistem sepuluh watak dalam kalender Bali, bukanlah sistem ramalan tak berdasar. Ia menjadi sarana untuk membaca cetak biru dari perjalanan jiwa dalam kelahiran ini. Misalnya, mereka yang lahir dalam pengaruh Pandita diyakini membawa bekas-bekas spiritualitas dari kehidupan lampau—mungkin seorang penyepi, guru, atau pemuja. Sebaliknya, kelahiran dalam Raksasa bisa menandakan sisa energi kuat, agresif, atau trauma dari kehidupan sebelumnya yang belum terselesaikan.

Menurut Bambang Gede Rawi, penulis Kalender Bali dan Wariga Nusantara, bahwa Dasa Wara bukan menilai seseorang dari tampilan luar, tapi membaca jejak langkah jiwa. Ini yang tidak dimiliki teori barat seperti tabula rasa.

Ian Stevenson dan Bukti Ilmiah Reinkarnasi

Ilmuwan barat seperti Dr. Ian Stevenson, profesor psikiatri dari University of Virginia, telah mendokumentasikan lebih dari 2.500 kasus anak-anak yang mengingat kehidupan lampau. Ia menyelidiki kesaksian anak-anak dari India, Sri Lanka, Lebanon, hingga Alaska—dan menemukan bahwa banyak dari mereka mengingat detail kehidupan sebelumnya dengan akurat, bahkan menunjukkan bekas luka lahir atau kebiasaan yang sesuai dengan “identitas lampau” mereka.

Salah satu contohnya adalah kasus Swarnlata Mishra dari India, yang pada usia tiga tahun dapat menyebut nama desa, anggota keluarga, bahkan lagu-lagu yang tidak pernah diajarkan padanya dalam kehidupan kini. Penelitian Stevenson memberikan kredibilitas ilmiah pada keyakinan reinkarnasi yang selama ini diyakini oleh agama-agama timur, termasuk Hindu.

Stevenson menyimpulkan bahwa anak bukanlah lembaran kosong, melainkan “pembawa memori bawah sadar yang melekat kuat pada kesadaran mereka”. Dalam hal ini, pemikiran Stevenson sejajar dengan pemahaman wariga Bali: bahwa setiap anak lahir membawa watak, karma, dan arah hidup tertentu.

Kembali ke Akar: Jiwa yang Diarahkan, Bukan Dibentuk

Sistem pendidikan dan pengasuhan di Barat, yang terlalu menekankan bahwa anak harus “dibentuk”, kerap mengabaikan potensi unik jiwa yang sudah ada sejak lahir. Dalam tradisi Hindu-Bali, tugas orang tua bukan mencetak anak sesuai selera sosial, melainkan mengantar dan mengarahkan jiwa sesuai garis dharma-nya.

Seorang anak dengan pengaruh Pati, misalnya, bisa menunjukkan sikap pendiam, penuh intuisi, dan cenderung menyendiri. Jika diasuh dengan penuh pengertian spiritual, ia bisa tumbuh menjadi pemikir besar atau pertapa modern. Namun jika dipaksa mengikuti arus eksternal, ia bisa terasing dari jati dirinya.

Dasa Wara, dalam konteks ini, bukan label pembatas, tetapi cermin awal bagi pembimbingan diri. Ia membantu masyarakat mengenali peran jiwa dalam tatanan semesta sejak dini.

Anak Bukan Kertas Kosong, Tapi Cahaya yang Datang Kembali

Dalam kosmologi Hindu, kehidupan bukan awal atau akhir. Ia hanya jembatan dari satu pembelajaran ke pembelajaran lain. Anak bukanlah proyek orang tua, bukan pula eksperimen sosial. Ia adalah penjelajah waktu, yang membawa cahaya dan bayang masa lampau. Dasa Wara memberi kita alat untuk menghormati perjalanan jiwa ini. Wariga bukan alat untuk menentukan siapa yang hebat, tapi untuk mengenali siapa kita dalam perjalanan kembali menuju kesadaran yang lebih tinggi. [T]

Penulis: Agung Sudarsa
Editor: Adnyana Ole

Tags: balihinduHindu Balireinkarnasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Nilon dan Filsafat Tukang Jagal | Cerpen Rasyid Yudhistira

Next Post

Pentingkah Pendidikan Tinggi bagi Wanita?

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa

Agung Sudarsa, SE, SH, MH adalah Wakil Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali bidang Sosial Budaya, Direktur LBH Manusia Merdeka, jurnalis indonesiaexpose.co.id, dan kandidat doktor di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dengan disertasi: Inner Peace, Communal Love, Global Harmony: Yoga, Meditasi, dan Visi Anand Krishna tentang One Earth, One Sky, One Humankind

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

Pentingkah Pendidikan Tinggi bagi Wanita?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co