DOLINA Charlotty merupakan sebuah akomodasi pariwisata yang lengkap dengan resort dan spa, juga dilengkapi dengan zoo (kebun binatang) yang luas. Tempat ini milik seorang pengusaha, Mr. Wawowreski, yang memiliki lahan seluas 120 hektar dan banyak ditumbuhi pepohonan besar. Ada juga danau buatan yang sumber airnya berasal dari aliran sungai.
Di lahan yang luas itu, Mr. Wawowreski kini berencana membangun Taman Mini Indonesia Indah. Taman itu berada dalam satu kawasan dengan resort.
Kecintaan Mr. Wawowroski kepada Indonesia telah menarik minatnya untuk membuat Indonesia mini pada lahan miliknya itu. Ia telah berulang kali datang ke Indonesia khususnya Bali, bahkan juga sudah punya aset lahan di Nusa Tenggara Timur seluas 30 hektar.
Guna terwujudnya Taman Bali yang dicita-citakanya di kawasan miliknya, tahun 2022, awalnya pihak Dolina (Mr. Wawowroski) di bawah koordinasi staff khususnya, Teija Gumilar, pernah menghubungi dan bertemu dengan Gubernur Bali I Wayan Koster, dan juga Cok. Ace yang kala itu masih menjabat Wakil Gubernur Bali.
Berdasarkan informasi yang diterima dari staffnya, Gubernur menyarankan untuk berkoordinasi dengan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang kini berubah nama jadi ISI Bali. Rektor ISI Denpasar kala itu menyambut baik ide pihak Dolina dan bersedia membantu untuk pembuatan gambar layout Taman Bali yang dicita-citakannya itu. Ini sebagai bentuk hubungan kerja sama luar negeri yang sedang digalakkan oleh ISI Denpasar. Proses penggarapan pun berlangsung. Tenaga kerja Bali juga didatangkan ke lokasi proyek di Dolina Charlotty, untuk membangun taman Bali yang kemudian diberi nama Taman Bali Indah.
Proses kerjasama antara Institusi ISI Denpasar dengan Dolina Charlotty terus berlanjut.

Mr. Wawowroski, Menteri Kebudayaan, Gubernur Bali, dan Undangan Lainnya | Foto: Dokumentasi Tim Dolina Charlotty
Di tengah-tengah proses pengerjaan bangunan Taman Bali Indah, tahun 2024, tim kesenian Bali dari ISI Denpasar diberangkatkan menuju Dolina Charlotty untuk menyediakan hiburan seni pertunjukan, dalam rangka Summer Seasion di Polandia, tepatnya Juli-Agustus, 2024.
Sebanyak 18 orang, terdiri dari 15 mahasiswa dan 3 dosen ditugaskan untuk memberikan workshop pertunjukan seni dalam Program Praktek Magang sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar yang tengah dijalankan dalam Pendidikan Tinggi ISI Denpasar.
Tahun 2025, tim ISI Denpasar, yang kini sudah berubah nama menjadi ISI Bali, diberangkatkan pada sesi kedua ke Polandia untuk peresmian Taman Bali Indah. Jumlah anggota tim kali ini 20 orang, dan akan melakukan pertunjukan dan workshop di lingkungan Taman Bali Indah, Polandia. Setibanya di Dolina, tim beristirahat sejenak akibat perjalanan panjang yang dilalui.


Pertunjukan ISI Bali dan Foto Bersama dengan Gubernur Bali dan Rektor ISI Bali | Foto: Dokumentasi Tim Dolina Charlotty
Tanggal 15 Juni 2025, tim melakukan pengecekan lokasi acara. Masih ada proses pengerjaan bangunan yang belum rampung. Akan tetapi tim harus melakukan latihan kecil untuk kegiatan peresmian Taman Bali Indah yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025.
Tanggal 16 Juni 2025 dalam suasana dingin dengan hembusan angin yang cukup kuat, peresmian berlangsung pukul 16.00 waktu Polandia. Peresmian dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur I Wayan Koster, Rektor ISI Bali, Kedubes Indonesia untuk Polandia, dan hadir beberapa perwakilan Pejabat tinggi di Polandia.
Tim ISI Bali dipercaya menampilkan pawai pembukaan yang digarap baru dengan tetap menggunakan ciri khas kesenian Bali yakni tarian cak, barong, dan rangda. Judul garapan pawai yang dibawakan yakni Dolina Carloty- Bali’ S Harmony of Culture yang mendeskripsikan tentang ragam keindahan kesenian Bali yang memiliki kharismanya tersendiri. Keindahannya hingga sampai di Dolina Carlotty, menggugah penikmatnya hingga terjalin kekerabatan dalam keberagaman budaya.
Karya ini merupakan persembahan ISI Bali kepada Dolina Carlotty dalam bentuk pertunjukan cak yang dikomodifikasi dengan perpaduan alat musik perkusi baleganjur bebarongan dan gerak tari Bali, terjalin secara utuh dalam satu bingkai keharmonisan budaya. Selanjutnya sebagai penampilan kedua, ditampilkan tari Oleg Tamulilingan yang ditarikan oleh mahasiswa Jurusan Tari, ISI Bali.



Keceriaan tim ISI Bali di Dolina Charlotty, Polandia
Tim ISI Bali akan menampilkan pertunjukan tarian Bali secara regular setiap hari hingga 18 September 2025 dalam durasi 1 jam per sesinya (12.45-13.45, 14.45-15.45, 16.45-17.45 waktu Poland). Guna membuat pertunjukan lebih maksimal sesuai dengan waktu dan jenis kesenian yang diminta, evaluasi dan perubahan jenis tarian pun dilakukan. Pertunjukan tarian yang ditampilkan mengundang detak kagum dikalangan pengunjung yang hadir. [T]
Penulis: Nyoman Mariyana
Editor: Adnyana Ole
- BACA artikel lain tentang ISI DENPASAR
- BACA artikel lain dari penulis NYOMAN MARIYANA



























