2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
in Panggung
Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Gladi sasolahan 'I Sigir Jlema Tuah Asibak' yang dipentaskan pada penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” bakal menutup perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII yang telah berlangsung selama sebukan penuh, 1-28 Pebruari 2026. Sasolahan berbentuk dramatari inovatif itu menceritakan tentang seorang anak yang lahir hanya berbentuk setengah tubuh (sibak) karena karma atau anugerah Betara Surya. Meski fisiknya tidak sempurna, I Sigir tumbuh menjadi anak yang lincah dan akhirnya menemukan kebahagiaan serta kesempurnaan fisik setelah melalui perjalanan hidup.

Dramatari yang mengangkat satua Bali “I Sigir Jlema Tuah Asibak” itu bakal disajikan oleh mahasiswa dan dosen Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali besok, Sabtu 28 Pebruari 2026. Memang, satua I Sigir Jlema Tuah Asibak sangat jarang didengarkan. “Karena itu, kami memiliki kendala untuk mereferentasikan ke dalam garapan,” kata I Gede Tilem Pastika selaku sutradara dan koreografer disela-sela gladi bersih, Jumat 27 Pebruari 2026.

Tilem Pastika mengaku, pihaknya mengalami kendala dalam merepresentasikan satua yang diberikan oleh panitia itu ke dalam garapan. Dalam cerita itu, I Sigir merupakan putra dari Batara Surya yang lahir nyalah para, kondisi setengah tubuh. Tangannya satu, bibirnya setengan dan wajahnya juga setengah. “Itu agak sedikit susah bereksplorasi, khususnya dalam mewujudkan tokoh tersebut,” akunya polos.

Gladi sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ yang dipentaskan pada penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

Namun, karena sudah diberikan cerita dan melalui aspek kuratorial, maka tim kesenia UHN I Gusti Bagus Sugriwa ini harus membawakan cerita yang asli sesuai dengan dokumen. Satua itu terdiri dari beberapa bagian, namun tetap disajikan sesuai cerita. “Garapan yang terwujud, akan menjadi semacam representasi dari cerita yang dibawakan. Secara simbolik, maka yang setengah itu kami lakukan, karena pada adegan berikutnya akan berubah. Ketika I Sigir sudah mendapatkan penyupatan dan panganugrahan dari Bhatara Surya, ia kembali seperti wujud normal, bahkan kemudian menjadi raja,” bebernya.

Sosok I Sigir yang memiliki tubuh yang tidak sempurna, pada awalnya menggunakan topeng berwajah setengah, sehingga mukanya terlihat asibak. Di sini, penari yang memerankan I Sigir itu berjalan dengan kaki satu yang tergolong rumit. Ia menarik dengan satu kaki dan satu tangan tertekuk. “Disinilah rumitnya dan susah. Tantangannya, si penari harus kuat menari dengan dengkleng, ngomongnya juga dibuat karakternya terbata-bata, untuk mendukung bibirnya yang hanya setengah,” ucapnya.

Hal itu kemudian diakali dengan menggunakan topeng dengan dua sisi yang berbeda, agar terlihat asibak (setengah). Sebab, pada adegan berikutnya, I Sigir akan berubah menjadi truna bagus (tampan) saat ia melepas topeng atau setelah ia mendapatkan penyupatan dari ayahnya, Sang Hyang Surya.

Gladi sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ yang dipentaskan pada penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

Garapan kolosal ini melibatkan 100 orang seniman, terdiri dari penari dan penabuh. Drama ini diiringi Gamelan Semarandana untuk mendukung suasana sedih ataupun bahagia dengan memainkan lagu manis. Para pendukungnya mahasiswa yang tergabung dalam UKM tari, tabuh Ratna Saraswati dan UKM pedalangan. “Kalau dari segi akedemis UHN tidak memiliki jurusan seni, tetapi beberapa mahasiswa memang suka dengan seni dan sering terlibat dalam kegiatan pertunjukan,” ucapnya.

Bentuk dramatari inovatif ini dipilih karena beberapa tokoh penting akan berdialog secara langsung, seperti drama tari sesungguhnya. Karena itu, tokoh-tokoh khususdiperanka oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Bahasa Bali sesuai dengan kegiatan Bulan Bahasa Bali mengimplemenkan Bahasa Bali. Walau demikian, perhelatan ini tetap menggunakan dalang dan seorang narator untuk menyampaikan pesan kepada penonton. Narator itu beda, yakni sebagai orang yang mesatua dalam pertunjukan itu, sehingga mirip cerita berbingkai.

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” itu tak hanya digarap secara apik, namun menyelipkan pesan moral. Misalnya, jangan menilai orang dari sisi luarnya saja, sebelum melihatnya lebih dalam. Secara garis besar, pesan satua yang diangkat itu direprensentasikan ke dalam garapan selanjutnya disampaikan kepada penonton.

Gladi sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ yang dipentaskan pada penutupan Bulan Bahasa Bali 2026

“Intinya, kita tidak boleh menghina keterbatasan atau memandang orang sebelah mata. Itu, sesuai dengan tema Bulan Bahasa Bali sekarang yakni “Atma Kerthi, Udiana Purnaning Jiwa. Jangan melihat permukaannya saja, tetapi melihat kedalam dari jiwanya sendiri sebagai tempat yang lebih baik. Jika kedalaman itu terlihat sempurna, maka fisik pun menjadi sempurna,” tutup Tilem Pastika. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Bulan Bahasa BaliBulan Bahasa Bali 2026UHN I Gusti Bagus Sugriwa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Selama Bulan Bahasa Bali 2026, Penyuluh Bahasa Bali Berhasil Konservasi 486 Cakep Lontar

Next Post

Singaraja Tahun Sembilan Puluhan dan Empat Puluh Tahun Kemudian

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

Singaraja Tahun Sembilan Puluhan dan Empat Puluh Tahun Kemudian

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co