12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Teater Kini Berseri Menampilkan Les Tari dengan Intrik dan Tawa di Festival Seni Bali Jani 2025

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 28, 2025
in Panggung
Teater Kini Berseri Menampilkan Les Tari dengan Intrik dan Tawa di Festival Seni Bali Jani 2025

Penampilan Teater Kini Berseri di Festival Seni Bali Jani 2025

Di kerajaan Bhuanapura, suasana yang tadinya damai tiba-tiba berubah menjadi kacau. Kelompok makhluk misterius datang menguasai negeri itu dan merusak keseimbangan alam. Keserakahan manusia memperparah situasi, membuat jagat alam di Bhuanapura nyaris hancur. Di tengah keputusasaan, muncul sebuah harapan, sebuah ritual tarian sakral yang konon mampu mengembalikan keseimbangan dan keharmonisan negeri.

Ritual itu harus dilakukan di sebuah kuil tua di puncak gunung. Namun sayang, tidak ada satu pun yang mampu menguasai tarian kuno itu. Termasuk Kimtaeyo, pangeran K-pop yang terkenal di kerajaan, dan Ayumi, sang putri Wibu yang cerdas tapi tak memiliki pengalaman tarian sakral. Menyadari betapa gentingnya keadaan, sang Raja segera mengutus patih kerajaan untuk mencari seorang pendeta sakti yang dipercaya mengetahui rahasia tarian kuno tersebut.

Perjalanan mencari pendeta itu pun dimulai, penuh bahaya dan rintangan yang harus dihadapi. Pangeran Kimtaeyo dan Ayumi berhasil menguasai tarian sakral itu demi menyelamatkan Bhuanapura dari kehancuran.

Penampilan Teater Kini Berseri di Festival Seni Bali Jani 2025

Itulah kisah adilango (pergelaran) Teater Kini Berseri di ajang Festival Seni Bali Jani (FSBJ) ke-7, Sabtu 27 Juli 2025. Saat tampil di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Teater Kini Berseri yang didukung sekitar 70 peserta itu mengangkat judul “Les Tari”. “Teater Les Tari ini menghubungkan kita bagaimana cara menjaga alam dengan memanfaatkan budaya Bali sebagai senjata utama dalam menjaga alam dan budaya local itu,” kata artistic director, I Gede Benny Dipo Pratama yang juga pelulis naskah.

Menyaksikan pementasan Teater Kini Berseri ini, memang tidak pernah bosan dibuatnya. Walau jenis pementasannya sama, tetapi setiap tampil selalu menawarkan hal baru. Maka jangan heran, jika pentas teater gabungan anak-anak muda ini berhasil memikat penonton lebih banyak. Malam itu, gedung dengan kapasitas 500 orang itu dibanjiri penonton. Mereka lebih banyak dari kalangan anak-anak muda.

Membludaknya penonton memang sering terjadi atau setiap teater yang berdomisili di Kota Denpasar ini tampil. Itu artinya, teater yang menawarkan ide-ide kekinian itu tak hanya mampu menjaga dan mamanejem pemain yang terus bertambah, tetapi juga berhasil mengelola penonton yang selalu membludak setiap melakukan pementasan.

Penampilan Teater Kini Berseri di Festival Seni Bali Jani 2025

Les Tari, judul yang diangkat tak sesederhana yang kita bayangkan, yakni seseorang belajar menari. Namun, lebih dari pada itu. Pergelaran teater yang mangajak semua orang untuk bertahan dan tidak tergoda ataupun egois di jaman semakin modern. “Berita di media, belakangan ini semakin marak eksploitasi lahan untuk industry yang mangakibatka alam itu rusak. Kami ingin menyampaikan agar kita bisa melindungi alam sesuai identitas masyartakat Bali, yakni melalui seni dan budaya,” ungkap Gede Benny.

Les Tari, sebuah operet memadukan drama, tarian, dan musik dalam sebuah pertunjukan yang memukau. Setiap lagu dan tarian dirancang untuk menggugah rasa, membawa penonton menyelami kedalaman kisah, serta menghibur dengan komedi kekinian di tengah intensitas cerita. Dikemas dengan pesan moral tentang pelestarian lingkungan, Les Tari tidak hanya menghibur tetapi juga menyampaikan edukasi penting kepada penonton.

Kisah perjuangan untuk menjaga alam tetap lestari dalam Les Tari. “Pesan itu disampaikan melalui tokoh-tokoh dengan simbol-simbol agar pesan itu sampai kepada penonton. Misalnya, tokoh Celuluk Rimba yang merupakan manifestasi monster hutan yang gundul,” paparnya.

Ada tokoh Gek Marin, seorang putri duyung yang terkontaminasi sampah plastik diakibatkan limbah industri manusia yang massif terjadi belakangan ini. Jika manusia tidak menjaga sungai, maka sumber kehidupan itu akan rusak yang beimbas pada kehidupan. Lalu, ada tokoh Buta Kalatron, sebuah robot yang datang dari masa depan yang memiliki misi ke masa lalu untuk mengeruk tambang logam.

Penampilan Teater Kini Berseri di Festival Seni Bali Jani 2025

Tambang logam itu, untuk kepentingan dirinya sendiri sebagai battery robot di kedepan. Ini dapat mengacaukan kehidupan. “Pentas teater ini seperti konsep operet dengan system dubbing. Pemain mengawali dengan recording dan pada saat pentas, mereka tampil dengan lip sing,” ucapnya seraya mengatakan melakukan proses latihan sekitar tiga bulan dari naskah, reading, rekaman dan koreograpi.

Dalam proses pentas itu, Gede Benny mengaku mengalami kendala pada saat latihan. Bukan, masalah koreografi yang sulit atau teman-teman yang terlambat, melainkan tempat latihan yang sulit. “Kami harap, kedepan pemerintah bisa menyiapkan tempat-tempat latihan,” harapnya. [T]/*]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

“Semesta Suara Pujangga” di Festival Seni Bali Jani 2025: Ketika Puisi Jadi Panggung Merawat Harmoni
Musikalisasi Puisi di Festival Seni Bali Jani 2025: Bukan Sekadar Menambahkan Musik ke dalam Puisi
Keindahan Olahraga Keindahan Tarian pada Sajian Dancesport di Panggung Festival Seni Bali Jani 2025
Topeng dan Manusia yang Bersembunyi di Baliknya — Dari Sajian Teater Selem Putih di Festival Seni Bali Jani 2025
Parade Monolog dengan Refleksi Mendalam Tentang Ekologi, Budaya dan Nurani Manusia di Festival Seni Bali Jani 2025
Tags: Festival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2025Teater Kini Berseri
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Parade Monolog dengan Refleksi Mendalam Tentang Ekologi, Budaya dan Nurani Manusia di Festival Seni Bali Jani 2025

Next Post

Mikir Terus, Capek Sendiri: Memahami Ruminasi dan Cara Keluar dari Perangkap Pikiran

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails
Next Post
“Self-Diagnosis” atau “Self-Awareness”?:  Navigasi Kesehatan Mental di Era TikTok dan Instagram

Mikir Terus, Capek Sendiri: Memahami Ruminasi dan Cara Keluar dari Perangkap Pikiran

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co