4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pertaruhan Kreativitas Anak Muda pada Lomba Modern Dance di Festival Seni Bali Jani 2025

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 21, 2025
in Panggung
Pertaruhan Kreativitas Anak Muda pada Lomba Modern Dance di Festival Seni Bali Jani 2025

Penampilan modern dance di Festival Seni Bali Jani 2025

MODERN Dance, seni pertunjukan tari anak-anak muda, benar-benar mampu memberi warna baru pada perhelatan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) ke-7 tahun 2025. Seni tai modern ini menadapt sambutan meriah, baik dari peserta maupun dari penon.

Di FSBJ tahun 2025 ini modern dance menjadi salah satu pawimba (lomba) yang baru pertama kali dilaksanakan di festival itu. Meski sebagai sajian terbaru, namun Modern Dance mampu membuat penonton terhibur, bahkan ada yang sampai histeris saat menyaksikan anak-anak bergerak di atas panggung.

Modern dance, bagi anak-anak muda masa kini, bisa jadi sebuah pertaruhan kreativitas di bidang seni tari masa kini. Kreativitas memang harus tinggi karena jenis tarian ini tidak sama dengan seni tari tradisional yang sudah memiliki pakem yang pasti.

Penampilan modern dance di Festival Seni Bali Jani 2025

Peserta lomba modern dance melibatkan 10 peserta yang penampilannya dibagi dalam dua hari.  Hari pertama Minggu, 20 Juli menampilkan enam peserta. Hari kedua, Senin 21 Juli 2025 menampilkan empat peserta.

“Anak-nak yang tampil kali ini sagat kreatif, dan itu masuk dalam kreteria dance modern. Meski ada yang memasukan unsur tradisi, namun digarap modern,” kata satu dewan juri, Ni Made Suparmi, didamping Eko Oktopianus Missa dan I Ketut Gede Agus Adi Saputra di sela-sela lomba, Senin 21 Junli 2025.

Ni Made Suparmi merupakan juri dari Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) mengatakan, anak-anak muda sangat antusia menyajikan kreativitas mereka dalam memnggarap dance modern. “Karena ini dance sport perdana, sehingga banyak evaluasi yang diperbaiki ke depan,” ujarnya.

Evalusi itu untuk peserta juga panitia, sehingga nantinya ajang ini bisa lebih banyak diikuti kedepannya. Tari modern itu mesti ada unsur dance, dalam arti tidak ada istilah jiplak pakem tari Bali. Termasuk tidak menjiplak aransemen musiknya sendiri.

Namun, lebih pada memberikan kreativitas pada anak-aak muda supaya bisa mengembangkan bakatnya dalam olah seni. Mudah-mudahan tahun depan bisa difasilistasi kembali, sehingga bisa menginfsormasikan lebih awal kepada sanggar-sanggar, club dan komunitas di Bali.

Anak-anak muda ini bisa menggali banyak hal untuk kemudian merangkai menjadi geraka dance. “Beberapa peserta memang sudah ada yang tampil bagus, namun perlu mengali lebih banya sehingga dapat memberikan warna yang baru dan berbeda,” imbuhnya.

Penampilan modern dance di Festival Seni Bali Jani 2025

Sementara I Ketut Gede Agus Adi Saputra atau akrab disapa Adi Siput perwakilan dari Suradiva Art Dance mengaku, bangga dari penampilan semua peserta karena hampir semua berangkat dari kreativitasnya masing-masing. Sebagai besar menampilkan kreativitas dengan sajian berbeda-beda.

Sebagain besar peserta telah memenuhi unsur dalam kreteria dewan juri, seperti keselarasan tema, koreografi, teknik gerak, keutuhan dan kombinasi. Untuk menjadikan selaras, mereka memasukan rumba yang di dalamnya ada unsur koreografi, seperti cinta.

Karena ini ajang Bali Jani, ada pula yang memasukan tradisional dance sportnya. Kalau unsur-unsur terkait kekuatan juga sebagain besar sudah ada. Lalu, teknik gerak sebagain besar menyajikan kekuatan gerak yang mengusung sport.

Kalau dari segi koreografi, ada yang menyisipkan akrobatik juga cheerleader di dalamnya. Karena ini perdana, mungkin harus ada persamaan persepsi, baik penyelenggara, pesera tentang tari modern itu.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas para peserta karena mereka tampil sangat baik,” ujarnya. Ini merupakan ajang lomba modern dance kali pertama di Bali Jani ini, namun mereka mampu mengekpresikan di dalam sajiannya.

“Kedepan lomba semacam ini bisa dihadirkan, bukan mengangkat ke Bali-an, tetapi bagaiman kita mengangkat Bali ini untuk tetap hadir untuk kekuatan Bali, sehingga bisa memasukan tradisional dance port juga di dalamnya,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan dewan juri Eko Oktopianus Missa perwakilan dari GOG Crew Bali. Namun, ia lebih banyak mengapreasi dari busana peserta yang sangat beragam. Busana peserta sudah sangat baik, sehingga mampu menunjjang penampilan mereka.

“Saya merasa gerakan mereka sudah bisa memberikan sajian ternaik, apalagi dengan tema yang disampikan itu tampak lugas. Namun, ada beberapa peserta yang memakai busana yang agak kurang nyaman dipakai, sehingga menmgganggu jalannya pentas,” kata Eko.

Penampilan modern dance di Festival Seni Bali Jani 2025

Beberapa peserta kurang jeli merancang busana, sehingga dapat menutup gerak dari penari itu sendiri. Padahal, busana itu semestinya dapat mendukung penampilan metela. “Jangan sampai busana itu mengganggu bahkan mengurangi eksplorasi dan kreativitas penampilan,” ujar Eko.

Peserta sesungguhnya bisa memilih busana portble, yang bisa dibuka dan dipasang kembali. “Saya senang dengan semangat dan kreativitas para peserta yang cukup tinggi. Ini menunjukan kalau dance modern itu juga berkembang luas di Bali,” kata Eko. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

2.148 Seniman dan 27 Sajian Acara dalam Festival Seni Bali Jani 2025
Enam Sastrawan Bali Mengumandangkan Semangat Kepahlawanan dalam Puspa Suara Pujangga
“Nini Kija Jani”, Teater Jineng SMAN 1 Tabanan Buktikan Diri Jadi Lumbung Kreativitas Sastra
Pan Balang Tamak Mebarung di Art Center Denpasar – Catatan Telat Festival Seni Bali Jani
Tags: Festival Seni Bali JaniFestival Seni Bali Jani 2025modern danceseni tari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Makanan Mahal ala “Influencer”: Citarasa atau Cuan?

Next Post

Topeng dan Manusia yang Bersembunyi di Baliknya — Dari Sajian Teater Selem Putih di Festival Seni Bali Jani 2025

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Topeng dan Manusia yang Bersembunyi di Baliknya — Dari Sajian Teater Selem Putih di Festival Seni Bali Jani 2025

Topeng dan Manusia yang Bersembunyi di Baliknya -- Dari Sajian Teater Selem Putih di Festival Seni Bali Jani 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co