2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pan Balang Tamak Mebarung di Art Center Denpasar – Catatan Telat Festival Seni Bali Jani

Wendra Wijaya by Wendra Wijaya
November 12, 2019
in Ulasan
Pan Balang Tamak Mebarung di Art Center Denpasar – Catatan Telat Festival Seni Bali Jani

Pan Balang Tamak Reborn oleh BET Jembarana

Puluhan remaja memadati halaman depan Gedung Kriya. Mereka adalah pelajar, warga sebuah desa di Bali. Diantaranya, Pan Balang Tamak yang terkenal karena penuh siasat, kritis dan kecerdikannya. hidup bersama istri dan seorang anaknya.

Kisah Pan Balang Tamak Reborn yang dipentaskan Bali Eksperimental Teater (BET) Jembrana pada Festival Seni Bali Jani di Art Center, Taman Budaya Denpasar Bali, Rabu 6 November 2019, malam, itu memang  sarat pesan. Sejak awal, narasi yang dibangun menyentil perilaku beberapa golongan masyarakat yang “membebek” terhadap titah penguasa. Kilasan-kilasan pun isu sosial dihadirkan oleh Nanoq da Kansas sebagai penulis naskah dan sutradara.

Kisah ini diawali ketika Raja (Dodek) berencana melakukan pembangunan. Ditemani pengawalnya yang setia (Mo’ong), ia melakukan inspeksi ke lahan-lahan yang akan dialihfungsikan. Warga pun setia menunggu kehadiran Raja. Mereka berkumpul, menyanjung dan menawarkan beberapa lahan. Warga yang dipimpin Kelian (Edy) begitu antusias karena di desanya akan berdiri kawasan terpadu yang modern dan mewah, di lahan hutan yang telah dibabat.

Namun kericuhan tiba-tiba terjadi karena salah satu warga diperolok warga lainnya. Mereka berkelahi, saling lempar, bergulat. Pengawal terpaksa menembakkan gas air mata untuk mengurai kekacauan. Serakan daun-daun dan kabut asap yang memenuhi area pertunjukan menciptakan suasana yang dramatis. Setelah suasana terkendali, pertemuan dilanjutkan. Mereka mengamini setiap perkataan Raja. Sejurus kemudian, Pan Balang Tamak (Pramono) datang terlambat dan berkilah bahwa dirinya tak bersalah. Ia telah menaati pengumuman dan datang tepat waktu karena berpatokan pada turunnya ayam dari kandang. Raja tak senang, pengawal murka, warga menggerutu. Diam-diam, Raja memerintahkan pengawal untuk meracuni Pan Balang Tamak.

Tak lama, tersiar kabar bahwa Raja akan mengadakan lomba peragaan busana. Demi mendukung dan melestarikan budaya adiluhung, seluruh warga yang memiliki anak remaja diwajibkan mengikuti lomba. Titah raja adalah sabda pandito ratu, menjadi dasar hukum yang harus ditaati. Jika menolak, hukuman berat akan dijatuhkan bersama seluruh anggota keluarga.

Istri Pan Balang Tamak (Arista) bingung. Ia curiga, ini adalah siasat Raja untuk menghabisi suaminya. Minimal, mempermalukan keluarga mereka di depan seluruh warga. Pan Balang Tamak tak habis akal. Ia menenangkan istrinya, sembari mencari cara agar anaknya bisa bersaing dengan optimal.


Pan Balang Tamak Reborn oleh BET Jembarana

Mebarung

Naskah Pan Balang Tamak Reborn diadaptasi dari legenda Pan Balang Tamak. Hanya saja, Nanoq berusaha mengoptimalkan “kecerdikan” Pan Balang Tamak dengan menambahkan beberapa adegan untuk menyampaikan keprihatinannya atas kondisi sosial dan kebijakan populis pemerintah.

Kehadiran tokoh anak Balang Tamak (Elang) menjadi kunci. Ia menggunakan kostum “robot” dengan berbagai “label” yang melekat di tubuhnya, menyanyikan lagu Bongkar milik Iwan Fals bersama Anak Badai yang menjadi pengiring pertunjukan. Label bertuliskan Bansos, Iphone 11, Raskin, Bedah Rumah, dan sebagainya dihadirkan saat lomba busana digelar.

Di sinilah sesungguhnya puncak kritik Nanoq dalam pertunjukan tersebut. Ia mebarung, menembakkan isu-isu yang menjadi keresahannya selama ini. Namun sayang, Nanoq mesti ikhlas babak ini hanya hadir sebagai kilasan semata. Peluru tak punya daya yang kuat. Tembakannya tak cukup menembus dada paling dalam (barangkali) akibat penggarapan yang belum optimal.

Raja pun merasa senang, pengawal terbahak-bahak. Kritik Pan Balang Tamak melalui sang anak dibungkam, dihilangkan, dikeluarkan dari area pertunjukan.

Tak henti di sana, lagi-lagi Nanoq mesti ikhlas. Kali ini, terhadap hal-hal yang berada di luar jangkauannya. Jadwal pementasan Pan Balang Tamak Reborn yang menjadi bagian dari Festival Seni Bali Jani berbenturan dengan Carnival of Rock. Berada dalam satu area yang sama, sama-sama pentas di tempat terbuka, pertunjukan Pan Balang Tamak Reborn terkontaminasi oleh gelegar suara dari musisi rock yang tampil perkasa di panggung terbuka Ardha Candra.

Artinya lagi, BET mebarung dengan pentas musik.  

Nanoq tak menyerah. Ia berusaha mengoptimalkan pertunjukan yang didukung oleh Komunitas Kertas Budaya, Rompyok Kopi, Otakiri Event Indonesia, JCCO dan Pondok Seni Praba Gita itu agar setidaknya mampu memberikan teknis yang baik dan bisa menjadi renungan oleh mereka yang hadir menyaksikan. Maka dilibatkanlah Tude sebagai sound engineer yang berkali-kali menggawangi tata suara band ternama Bali seperti Navicula, Nosstrees, Lolot dan sebagainya. Selain itu, hadir pula Heri sebagai pendukung teknis dengan menggandeng Dore Sound & Lighting.


Pan Balang Tamak Reborn oleh BET Jembarana

Bentuk-bentuk perlawanan memang lekat pada diri Nanoq, dan sesungguhnya menjadi karakter dalam setiap pertunjukan BET. Ia terbiasa mebarung di segala situasi, menolak kalah sebelum bertarung. Seperti Pan Balang Tamak, ia menyisakan kejutan lainnya.

Kabar tersiar cepat. Silang sengkarut, tali-tali terulur rupa warna, menjelma informasi yang begitu deras dan berjejalan. Warga desa mendengar kabar jika Pan Balang Tamak telah mati. Mereka berpesta. Raja yang senang akan kemenangannya merayakan kematian Pan Balang Tamak dengan menenggak tuak.

Belum usai pesta, belum genap perayaan, pengawal datang membawa berita buruk; racun tak mempan, Pan Balang Tamak masih bernafas! Dengan mata kepala sendiri, ia menyaksikan istri Balang Tamak duduk sembahyang. Wajahnya cerah, tak sedikitpun kesedihan terlihat. Pengawal dan raja cekcok. Raja yang penasaran akhirnya mencampur racun yang digunakan untuk menghabisi Balang Tamak ke dalam minumannya sendiri.

Pesta belum usai, musik masih menggelegar. Dada Raja sesak, lalu ambruk seketika. Siasat Pan Balang Tamak berhasil. Kematiannya menyeret pula kematian bagi Raja. Pandangannya mulai buram, perlahan gulita, seiring lampu pertunjukan yang mulai dipadamkan.[T]

Tags: Festival Seni Bali JanijembranaTeater
Share106TweetSendShareSend
Previous Post

Lomba Cerdas Cermat (Tangkas), Dulu dan Sekarang

Next Post

Imbang: Meditasi Visual I Nyoman Darya

Wendra Wijaya

Wendra Wijaya

pengamat musik pengamat puisi, main musik juga menulis puisi

Related Posts

Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

by Agus Noval Rivaldi
November 12, 2022
0
Hulutara: Kerja Arsip dalam Membaca Kota | Ulasan Acara Senandung Padu Irama Vol. 1

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis apa-apa dalam beberapa bulan ini. Semenjak dipindah tugaskan oleh kantor saya ke Singaraja,...

Read moreDetails

Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

by I Putu Ardiyasa
August 19, 2022
0
Pertunjukan Drama “Puputan Jagaraga” di Desa Tembok: Merawat Denyut Kehidupan dan Pergerakan Bermakna

Gagasan membuat pertunjukan Puputan Jagaraga didenyutkan oleh bapak Perbekel (sebutan kepala desa di Bali) Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, yakni...

Read moreDetails

Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

by Imam Muhayat
August 13, 2022
0
Subjektivitas Kambali Zutas dalam Kumpulan Puisi Anak-anak Pandemi

Realitas keterbukaan membuat setiap nilai mengejar eksistensi. Akibatnya, nilai mengandung relativitas yang tinggi. Perkembangan sekarang ini juga, kadang membuat kita...

Read moreDetails

Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

by Agus Noval Rivaldi
August 8, 2022
0
Album R.E.D, Ulang-Alik Tafsir oleh Cassadaga

CASSADAGA,  sebuah band yang mengusung genre Experimental Rock, berdiri pada tahun 2014 lewat jalur pertemanan SMA. Nama “Cassadaga” mereka ambil...

Read moreDetails

Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

by Teddy Chrisprimanata Putra
August 8, 2022
0
Kwitangologi Vol. 9: Ruang Diskusi Pertama Saya di Jakarta

Beruntung sore itu saya melihat poster yang dibagikan oleh akun Marjin Kiri di cerita Whatsapp. Poster itu menginformasikan acara diskusi...

Read moreDetails

“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

by Agus Eka Cahyadi
July 28, 2022
0
“Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Kala itu Pita Maha belum lahir, Walter Spies berjumpa dengan seorang pematung dari Desa Belayu bernama I Tegalan. Dia menyerahkan...

Read moreDetails

Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

by Azman H. Bahbereh
July 8, 2022
0
Jauh dari “Kebahagiaan” | Catatan Selepas Menonton Film Rosetta (1999)

Rosetta membanting pintu dengan keras dan keluar berjalan terengah-engah, melewati sekian pintu, sekian pintu, dan sekian pintu lagi. Hentakan kaki...

Read moreDetails

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

by A.A.N. Anggara Surya
June 30, 2022
0
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Rabu, 29 Juni 2022, malam. Saya menonton lomba Cipta Lagu Cagar Budaya yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Dinas Lingkungan Hidup...

Read moreDetails

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

by Made Adnyana Ole
June 29, 2022
0
Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Sungguh aneh, lomba fragmentari dalam rangka Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno, Buleleng, tidak ada satu pun peserta lomba...

Read moreDetails

Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

by I Gusti Made Darma Putra
June 28, 2022
0
Pasir Ukir, Estetika Air dalam Laut dan Gunung | Ulasan Karya Gong Kebyar Kabupaten Badung

Parade Gong Kebyar duta Kabupaten Badung dalam Pesta Kesenian Bali XLIV tahun 2022 kali ini tampil berbeda dari tahun tahun...

Read moreDetails
Next Post
Imbang: Meditasi Visual I Nyoman Darya

Imbang: Meditasi Visual I Nyoman Darya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co