2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tari Topeng dari Kabupaten Sumenep di Pesta Kesenian Bali 2025

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
June 27, 2025
in Panggung
Tari Topeng dari Kabupaten Sumenep di Pesta Kesenian Bali 2025

Tari Topeng dari Kabupaten Sumenep di Pesta Kesenian Bali 2025 | Foto: Tim Kreatif PKB 2025

KETIKA Tim Kesenian Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, menata gamelan di Kalangan Ratna Kanda, Art Center Taman Budaya Bali, sejumlah anak-anak menungguinya. Mereka seakan tak mau melewatkan tim kesenian luar daerah yang akan berpartisipasi dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-47 itu. Orang tuanya, hanya menunggui ketertarikan anaknya pada kesenian yang akan tampil itu.

Itulah gambaran sebelum Tim Kesenian Kabupaten Sumenep ini benar-benar tampil dalam rekasedana (pergelaran) PKB ke-47, Kamis 26 Juni 2025 itu. Tim kesenian dari Bumi Sumekar dan Kota Keris itu, menampilkan Tari Topeng dalam rekasadana (pergelaran) di Kalangan Ratna Kanda, mulai pukul 17.00 Wita. Garapan seni yang didukung 32 penari dan pengrawit itu mendapat apresiai pengunjung PKB, utamanya anak-anak. 

Tim kesenian Kabupaten Sumenep kali ini menampilkan seni Klenengan versi Madura. Lalu, dilanjutkan dengan sebuah Tari Topeng yang bercerita yang disampaikan seorang dalang. Tari yang disajikan ini, merupakan khas tradisional Kabupaten Sumenep. “Kami tampil di Bali karena ingin merasakan bagaimana rasanya pentas di pesta seni ini. Bali itu menjadi kota budaya. Nah, kami ingin ada beberapa hal yang bisa dipetik dari pentas ini untuk diterapkan di Sumenep,” kata Kepala Dinas, Mohamad Iksan disela-sela pementasan.

Tari Topeng dari Kabupaten Sumenep di Pesta Kesenian Bali 2025 | Foto: Tim Kreatif PKB 2025

Tim Kabupaten Sumenep kemudian menampilkan Tari Topeng dengan lakon Gotot Koco Kembar.  Tari ini mengisahkan, Raja Brojo dento Musyawarah di Kraton Teloga Teledo Ingin meminang Sumbopro, Secara terang terangan tidak berani ( Mau Salin Rupa Gatot Koco ) Adiknya tidak setuju. Komfliks  Perang Adik kalah dan terus keluar dari pertemuan, Langsung lari ke pringgundani dengan tujuan ingin bantu Gatot Koco yang sakit, Raja terus menuju Madi Gondo. Sumbotro + Srikandi, Arjuna  Pamit ke Ngamarta.

Setelah Arjuna berangkat tidak lama kemudian Brojo Dento yang sudah berubah rupa Gatot Koco palsu masuk ke Kepotren. Membujuk Subodro akan dijadikan istrinya (yang jelas tidak mau) dipaksa dan terus dibawa Kabur dikejar oleh Srikandi (Gagal), Srikandi terus ke Ngamarta (Lapor). Broto Seno, Yudistira Darmo Kusuma, Krisna, Datang Arjuna. Datang Srikandi sambil nangis nangis (laporan). Bahwa Sumbodro dibawa Gatot Koco palsu.

Mendengar berita itu, tidak banyak bicara Broto Seno langsung keluar dari pertemuan menuju ke Pringgundani. Setelah itu Krisna mohon diri untuk menyusul Broto Seno, sebab yang jelas Gatot Koco asli yang sakit pasti dihajar habis-habisan bahkan bisa dibunuh. Arjuna juga menyusul. Gatot koco asli dihajar broto seno dan Dihalangi arimbi, Broto Seno lepas kontrol mengangkat kerisnya mau membunuh Gatot Koco asli, seketika itu juga Krisna menangkis dan mengambil kerisnya. Bersamaan itu hadir Arjuna Brojo Nesti.

Broto Seno dinasehati oleh Krisna dan Bri Nesti membeberkan semua kesalahfahaman ini dan langsung Bri Nesti menyatukan kekuatan ke Gatot Koco asli yang sakit. Dimasukkan ke tangan kanannya Seketika juga Gatot Koco asli sehat dan berkekuatan berlimpah dan langsung mencari Gatot Koco palsu.

Tidak lama, kemudian Gatot Koco asli datang (Tarung). Hampir Gatot Koco memenangkan perang. Keadaan tak berdaya Gatot Koco palsu tepat roboh di depan mereka dengan tubuh sudah babakbelur dan berubah wujut asli Raja Brojo Dento. Raja Brojo Dento diadili ke Ngamerta

Belajar dari Bali

Pergelaran Tari Topeng ini mirip dengan sendratari di Bali. Di dalam menyampaikan pesan, dalang menggunakan bahasa Madura dalam dialognya. “Semenjak saya menjadi kepala dinas, ini penampilan kali pertama Tim Kesenian Kabupaten Sumenep di ajang PKB tahun 2025,” ucapnya.

Ketika tim kesenian ini menata gamelan, pengunjung sudah ada yang duduk-duduk di kalangan pentas ini. Setelah semuanya siap, MC kemudian mengundang para penonton untuk menyaksikan pergelaran kesenian luar daerah yang memiliki kemiripan dengan Bali.

Mohamad Iksan mengatakan, melalui ajang PKB ini untuk memperkenalkan seni budaya Kabupaten Sumenep di Bali, daerah Provinsi Bali sudah menjadi tujuan wisata dunia. Maka, tampil di Pulau Dewata ini, orang akan bisa melihat secara dekat budaya Sumenep di Bali.

Tari Topeng dari Kabupaten Sumenep di Pesta Kesenian Bali 2025 | Foto: Tim Kreatif PKB 2025

“Kami ingin meniru jejak Bali. Sumenep juga kaya dengan seni budaya yang mirip dengan Bali, ada tari dan gamelan, maka kami sajikan di sin agar orang bisa melihat secara lebih dekat, selanjutnya mengunjungi Sumenep melihat seni budaya yang lainnya,” harapnya.

Menurut Mohamad Iksan, tim kesenian yang dipimpinnya itu akan memetik beberapa hal dari pementasan di ajang PKB ini. Pertama, meniru kesadaran masyarakatnya yang dengan sadar menyaksikan berbagai pementasan seni budaya, seperti di ajang PKB ini.

Di Bali, keinginan masyarakat menyaksikan pentas seni itu, lahir dari dirinya sendiri tanpa harus di suruh ataupun diwajibkan. Untuk menyadarkan masyarajat seperti itu memang memerlukan proses lama. “Ini yang ingin kami petik dari Bali,” sebutnya.

Kedua, tim kesenian ini ingin mencontoh pengorganisasian dalam seni dan budaya. Sumenep memiliki banyak budaya yang bisa ditampilkan, tetapi belum bisa seperti di Taman Budaya ini. “Kalau ini bisa ditiru, maka itu akan berpengaruh kepada kepariwisataan Sumenep,” ungkapnya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Baleganjur Buleleng di Pesta Kesenian Bali: Garap Tradisi Karangasem yang Lestari di Bali Utara
Taman Penasar “Beberokan”, Suara Sastra Kesadaran Budaya dari Abang-Karangasem  
MENJAGA ARJA AGAR TAK MATI
Arja Lingsar, Arja Kekinian, Arja Tak Jadi Mati — Catatan Diskusi Kawiya Bali di Pesta Kesenian Bali 2025
Kreativitas Luar Biasa dari Sekolah Luar Biasa di Pesta Kesenian Bali 2025
Tags: Kabupaten Sumenepkesenian maduraMaduraPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Baleganjur Buleleng di Pesta Kesenian Bali: Garap Tradisi Karangasem yang Lestari di Bali Utara

Next Post

Baleganjur Manggung, Orang Tua Harap Minggir — Ini Mainan Gen Z di Pesta Kesenian Bali

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Baleganjur Manggung, Orang Tua Harap Minggir — Ini Mainan Gen Z di Pesta Kesenian Bali

Baleganjur Manggung, Orang Tua Harap Minggir -- Ini Mainan Gen Z di Pesta Kesenian Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co