14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Screen Time vs Quality Time: Pilihan Berkata Iya atau Tidak dari Rayuan Dunia Digital

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
June 1, 2025
in Esai
Screen Time vs Quality Time: Pilihan Berkata Iya atau Tidak dari Rayuan Dunia Digital

Sagara dan Saskara

LELAH dan keringat di badan terasa hilang setelah mendengar suaranya memanggilku sepulang kerja. Itu suara anakku yang pertama dan kedua. Sagara dan Saskara menanti di depan jendela berjeruji kanan dan kiri di depan rumah!”

Aku tahu, rayuan ini. Benar saja mereka ingin menonton ogoh-ogoh kesukaannya dan beruang. Ogoh-ogoh salah satu tradisi yang ada di Bali berbentuk raksasa, liak, celuluk, dan lain-lain yang sering diarak saat perayaan Nyepi.

Terpaksa aku hidupkan TV dan mencarikan lagu ogoh-ogoh, membuat mereka duduk sejenak setidaknya 15 menit kedepan.

Sebenarnya aku tidak ingin memberikan mereka menonton TV atau HP lebih dari 15 menit, karena usianya baru 2,5 tahun dan 1,5 tahun. Si kecil sendiri bahkan aku ketatkan, tak kuijinkan menonton HP, sedangkan si kakak mendapat jatah hanya 1 kali sehari dengan menggunakan HP ibunya.

Kami sudah sepakat kalau itu harus dilakukan karena efeknya tidak bagus untuk anak seperti radiasi pada mata, kecanduan gadget, fokus yang berkurang, dan gangguan emosional lainnya jika diberikan secara berlebihan. Bahkan Screen time berlebih dapat menurunkan perkembangan bahasa anak (Irzalindah & Latifah, 2023).

Astaga, pernah keluar dari mulutku jika mau membantu bersih-bersih akan kuberikan untuk menonton TV tambahan. Sejenak aku merasa itu benar dengan memberikan reward, tapi aku menyesal hal itu justru keliru. Memang dia terlihat senang, namun batinku mengatakan ini tidak benar. Untungnya aku segera sadar dan mengajaknya bermain disela kesibukanku sebagai dokter.

Kubik -kubik dari plastik berwarna warni ia susun menyerupai menara. Semakin hari semakin tinggi dan bervariasi ia susun bentuknya. Dia tunjukkan mana bagian kepala, leher, badan dan anggota geraknya. Kutahu itu imajinasinya, tentu saja bentuk ogoh-ogoh dari kubik itu tak  menyerupai sama sekali kepala, leher, dan sebagainya.

Setidaknya aku ikhlas ia mulai mengerti area badan ogoh-ogohnya. Lagu karya Bli Okid Kres dan Yan Bero yang populer sejak tahun 90-an, duo legenda, terdengar mengiringi Sagara mengarak ogoh-ogohnya.

Sepeda Saskara

Berbeda dengan kakaknya, si bungsu, tiap pagi aku ajak naik sepeda dan main air di sungai sebelah barat rumahku. Kami sudah siap dengan menggunakan helm merah, baju biru lengan panjang dan celana hitam panjang untuk bersepeda lalu meluncur sekitar 3 menit ke arah barat. Suara kring-kring biasanya ia bunyikan dan mengusir anjing yang ada di sekitar kami.

Kakek dan neneknya yang berada di sebelah rumah kami spontan menoleh dan memanggil Saskara. Giginya yang putih menyembul sembari ia tersenyum. Artinya dia sedang senang sambal menyanyikan lagu ­Goak Maling, tong-tong goak maling.

Airnya tidak deras karena itu aliran sungai Subak untuk memberikan air padi yang sedang tumbuh hijau di utaranya. Kakinya yang mungil menyipratkan air sungai itu. Sekali dia cekikikan dan mulai melemparkan buah dan daun cengkeh yang mulai jatuh milik tetangga. Masa Pancaroba membuat debu walau di pagi hari serta air yang dingin membuat aku sedikit was-was ia akan terkena batuk-pilek.

“Ayo liat, laba-laba Saskara,” pintaku padanya.

Dia merengek tak mau untuk berpindah tempat, asyik dengan air yang melewati kakinya. Terpaksa kuangkat dan kududukkan di jok anak sepedaku. Kami ke timur dan mulai melihat laba-laba yang sedang memakan temannya. Waw kanibal

Bagaimana dengan Sagara? Ia tipikal anak yang suka sekali mengeksplor lingkungan. Energinya seperti punya suku cadang alat dan tenaga. Aku keteteran. Jadi kucarikan pohon di kebun untuk dia gunakan sebagai ogoh-ogoh. Mulai dari dahan kelor, dahan daun pepaya atau tanaman lainnya. Selain itu kubelikan lego yang dia senang sekali susun menjadi ogoh-ogoh atau bangunan.

Ajaib dia sudah bisa membayangkan posisi kepala, tangan, badan dan kaki ogoh-ogohnya dari dahan atau legonya. Mamanya sangat rajin jugan menstimulasi melalui nyanyian.

Aku sendiri masih belum bisa mencekoki dia dengan lagu sekar alit seperti saat kakekku dan ayah mengajarkanku pupuh Durma. Salah satu pupuh yang amat sering mereka nyanyikan dan terkenang hingga aku menulis ini di ulang tahunku ke-32 saat ini.

Beruntungnya aku bisa menemani mereka di masa kecilnya dengan membagi porsi Screen time  dan aktivitas yang menyenangkan maupun yang mengedukasi.

Walau aku sibuk dari Senin-Minggu bekerja, berungtung sekali dapat membagi waktu untuk Saga dan Saka di pagi hari dan sore hari. Momen ini tidak akan terulang dua kali. Kubayangkan mereka saat dewasa dan tubuhku mulai renta, sakit-sakitan, gampang lelah, mereka akan melihat saat kugendong di atas pundakku.

Atau mungkin aku tak sempat merasakan dipanggil kakek, siapa yang tahu?.

Menjadi orang tua adalah sesuatu yang sangat aku syukuri. Tidak semua pasangan mendapatkan kesempatan ini. Asisten rumah tangga yang setiap kali membantu juga menurut apa kataku untuk membatasi memberikan menonton TV atau HP.

Istriku cukup support untuk Sagara dan Saskara di masa depan, ketahuilah papa dan mama sayang kalian. Tumbuh besar dan arungilah samudera kehidupan ini. Kehidupan ini begitu nyata, jangan dihabiskan sepenuhnya dalam mayanya dunia digital. Biarkan indramu menyentuh, mendengar, merasakan, melihat aroma dan rasa alami kehidupan. Nyata. [T]

Referensi :

Irzalinda V., & Latifah M. (2023). Screen Time and Early Childhood Well-Being: A Systematic Literature Review Approach. Journal of Family Sciences, 18-34. https://doi.org/10.29244/jfs.vi.49792

Penulis: dr. Putu Sukedana
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis dr. PUTU SUKEDANA

Gym Sehat untuk Cegah Penyakit Jantung dan Otak
Daun Katuk, Si Hijau Pelancar ASI
Daun Kelor, Manfaat Nutrisi dan Kesehatan
Menstruasi: Normal vs Abnormal
Tags: anak-anakdigital
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pramana Experience Luncurkan Rasayatra Edisi Kedua: Manjakan Indera, Sentuh Kesadaran Historis — Koneksi Tamu, Tradisi, Waktu

Next Post

Seberapa Pantas Seseorang Disebut Cendekiawan?

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
0
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

Read moreDetails

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails
Next Post
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Seberapa Pantas Seseorang Disebut Cendekiawan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co