9 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Perempuan Dalam Sinema di Living World Denpasar, Tayangkan 12 Film Peran Perempuan

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
April 28, 2025
in Panggung
Perempuan Dalam Sinema di Living World Denpasar, Tayangkan 12 Film Peran Perempuan

Acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

ACARA pemutaran film dalam ajang bertajuk “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam, serasa menonton layar tancap tempo dulu. Suasana itu tampak, sebelum acara pemutaran 12 film itu dimulai. Penonton yang hadir masih berdiri ngobrol, menungga acara dimulai. Sebagian lagi, ada yang duduk sambil ngemil, dan ada pula yang menandai tempat duduk agar tidak diambil oleh penonton yang baru datang.

Sementara anak-anak bermaian-main di depan layar yang memang lebih terang dari tempat lainnya. Anak-anak itu berlari, ada yang duduk manis, dan ada yang bergerak-gerak seperti aksi penari di pentas. Setelah lalu, Canda Dewi dan Wijaya Kusuma yang memandu acara mencoba mike mereka, ibu-ibu orang tua anak-anak itu langsung naik ke atas stage mengajak anak mereka turun stage. Ada yang menggendengong anaknya, untuk lebih cepat sampai di luar stage.

Salah satu film yang diputar dalam acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

Canda Dewi dan Wijaya Kusuma langsung menyapa para penonton yang hadir, sekaligus menjelaskan acara “Perempuan Dalam Sinema” yang dipersembahkan oleh Komunitas Sanur Cinema Creative untuk memaknai Hari Kartini 2025. Disebutkan pula, program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Living World Denpasar serta Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV serta dukungan dari berbagai lembaga dan komunitas.

Diantaranya Badan Ekonomi Kreatif Kota Denpasar, Balai Media Kebudayaan – Indonesiana.TV, Luar Kotak Production, HMP Animasi FSRD ISI Bali, Prodi PFTV FSRD ISI Bali, BROFI SKENSA – SMKN 1 Denpasar,  Dersik – SMKN 6 Denpasar, Komunitas Rumah Produksi Ottororin, Heirloom Studio, Edisi Production, Andana Creative, Dokdo Studio, serta film animasi hasil kompetisi Sastra Saraswati Sewana – Yayasan Puri Kauhan Ubud.

“Perempuan Dalam Sinema ini sebuah program penayangan film pendek yang menyoroti peran perempuan, baik di balik layar maupun dalam narasi cerita yang dikemas dalam ragam film fiksi, dokumenter, dan animasi yang disutradarai oleh perempuan atau mengangkat kisah tentang perempuan,” kata Direktur Sanur Cinema Creative (SRCO), Putu Bagus Windhi Santika disela-sela acara tersebut.

Penonton asyik menonton dalam acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

Canda Dewi dan Wijaya Kusuma lalu mengajak para sutradara dari 12 film yang akan ditayangkan itu untuk naik ke atas panggung menerima piagam dan penghargaan. Selanjutnya, memanggil media partner naik ke atas panggung untuk diberikan piagam penghargaan, kemudian dilanjutkan kepada para pendukung acara. Penonton yang awalnya berdiri, pelan-pelan menempati tempat duduk yang masih kosong.

Film pun mulai diputar, diawali dengan Film TANTRI yang diproduksi tahun 2023. TANTRI merupakan film fiksi dengan durasi 12 menit yang mengisahkan perjuangan seorang remaja perempuan dalam menantang dominasi dunia seni rupa yang maskulin melalui karya lukis. Film yang disutradara oleh Vanesa Martida dan diproduksi Sanur Cinema Creative & Indonesiana.TV menampilkan pemain; Luh Pratiwi, Ni Made Suci, G. Pinno Confessa, Luh Yesi Candrika, Ketut Sadia, Wayan Diana, Komunitas Baturulangun Batuan.

Lalu Film WINGKANG RANU (2024) merupakan film fiksi dengan durasi 12 menit. Film ini disutradara Adi Artama dan diproduksi Sanur Cinema Creative & Indonesiana.TV yang mengisahkan seorang gadis muda yang berjuang menyelamatkan danau dan pertanian keluarganya dari dampak perubahan iklim. Film ini didukung oleh pemain yang berpengalaman, seperti Thaly Kasih, Aryani Willems, Ketut Rina, Kumirawati, Dayu Kiran Sandra, Wayan Adnyana, Agus Widia Purnamia

Setelah dua film itu, acara diisi dengan door prize bagi pengunjung yang mampu menjawab pertanyaan di seputar acara tersebut. Acara ini mendapat apresiasi yang positif dari penonton, sehingga setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh perwakilan Balai Media Kebudayaan – Indonesiana.TV sebagai pemandu acara dijawab benar. Sebagian penonton meminta lagi, agar bisa mendapatkan hadiah.     

Salah satu film yang diputar dalam acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

Penayangan film dilanjiutkan dengan INI JUGA BALI (2025) merupakan film animasi dengan durasi 12 menit, mengisahkan seorang gadis Jakarta mencoba menyambung kembali identitasnya dengan akar budaya Bali melalui seni. Film ini disutradara Tanaya Nayaka & I Wayan Kalani Kekai Kastawa, diproduksi Heirloom Studio & Prodi Animasi FSRD ISI Bali.

DEVADHAMMA JATAKA (2025) merupakan film animasi verdurasi 11 menit yang mengadaptasi cerita Jataka,menyoroti nilai-nilai kebajikan dan refleksi spiritual dari masa lalu seorang Bhikkhu. Film ini disutradarai Tanaya Nayaka dan diproduksi Saddhamma Group.

OHAYO (2018) merupakan film animasi dengan durasi 1 menit mengisahkan sebuah animasi bergaya anime klasik yang menggambarkan rutinitas pagi dua gadis muda dengan penuh kehangatan dan keceriaan, dan disutradara oleh Tanaya Nayaka dan diproduksi Ottororin.

Penonton asyik menonton dalam acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

DESA CILIK (2024) jenis film animasi durasi waktu 7 menit disutradarai oleh Intan Swandari dan diproduksi Edisi Production & Sastra Saraswati Sewana – Yayasan Puri Kauhan Ubud. Film ini mengangkat kisah seorang pemimpin yang putus asa menemukan kembali arah hidupnya setelah pertemuan sunyi, namun bermakna dengan seorang orang suci di sebuah gubuk sederhana.

#ILUH PASO (2025) merupakan film fiksi durasi 9 meni disutradarai oleh Dewi Estede & Ngurah Ucil, dan diproduksi Andana Creative. Kisahnya, Iluh Sekar yang tengah berjuang mencari pekerjaan menolak meneruskan usaha ibunya sebagai pengrajin gerabah. Namun, gerabah akhirnya membantunya menemukan kembali jati dirinya sebagai orang Bali.

OMANG DAN PERJALANAN WAKTU (2024) merupakan film animasi berdurasi 14 menit mengisagkan, Omang, anak kota yang tinggal di desa, menemukan portal waktu di lemari kamar neneknya yang membawanya ke masa lalu dan mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan desa. Film ini disutradarai Ade Devindra Rajeshwari R.S dan diproduksi: DOKDO Studio & Prodi Animasi FSRD ISI Bali.

TERBIT CAHAYA ANDHARA (2021) merupakan film fiksi berdurasi 15 menit yang disutradarai oleh Mertha Ambara dan diproduksi Program Studi Produksi Film dan Televisi ISI Bali. Thalia, seorang ibu tunggal, khawatir akan masa depan putrinya yang buta. Tapi lewat permainan biola Andhara, lahir secercah harapan akan kemandirian sang anak. sebagai pemeran, yakni Dewi Pradewi, Sari Dewi, Padma Dewi, Gilang Aditya, Sri Andayani, Evita Parwati

CLARITY (2025) merupakan film fiksi berdurasi 4 menit yang disutradara oleh Komang Ayu Intan Triana Dewi dan dipproduksi BROFI SKENSA. Adapun kisahnya, Komang, seniman muda baligrafi, menemukan kepercayaan diri dan kesuksesan lewat eksplorasi karya digitalnya yang viral, membuktikan bahwa keberanian berinovasi membuka jalan pengakuan.

KAWYAGITA MANDALA (2023) sebuah film documenter dengan durasi 10 menit disutradara Nyoman Lia Susanthi dan diproduksi Sanur Cinema Creative. Film ini mengeksplorasi gamelan sakral Gong Luang dan usaha pelestariannya melalui penciptaan film musik bertajuk “Kawyagita Mandala” sebagai musik pengantar roh menuju Sang Pencipta.

Lalu SILA (2025) sebuah film fiksi berdurasi 15 menit yang disutradara oleh Zakira Maysoniya, dan diproduksi Dersik Production (SMKN 6 Denpasar). Film ini mengisahkan, seorang fotografer menyimpan kenangan lewat bidikan kameranya, namun di balik setiap foto tersimpan perjalanan emosional yang lebih dalam dari sekadar gambar diam.

Para sineas dalam acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

Penonton asyik menonton dalam acara “Perempuan Dalam Sinema” di Amphitheatre Living World Denpasar, Minggu 27 April 2025 malam | Foto: tatkala.co/Bud

Putu Bagus Windhi Santika mengatakan, melalui pendekatan visual yang peka dan narasi yang intim, film-film dalam program ini merefleksikan dunia dari lensa yang jarang mendapat sorotan dalam sinema arus utama. “Perspektif perempuan menghadirkan pengalaman yang lebih mendalam, emosional, dan kompleks, menantang stereotip serta memperkaya keragaman cerita dalam lanskap perfilman Indonesia,” jelasnya.

Menurut Putu Bagus Windhi Santika film adalah cermin peradaban. Ketika semakin banyak perempuan berbicara melalui karya film, kita mendapatkan cermin yang lebih jujur dan utuh tentang kehidupan. “Melalui kegiatan ini, Sanur Cinema Creative menghadirkan panggung bagi karya-karya dari para filmmaker perempuan serta suara-suara tentang perempuan, agar dapat diapresiasi oleh publik yang lebih luas,” paparnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Sanur Cinema Creative turut memberikan apresiasi berupa piagam penghargaan dan trofi kepada para filmmaker muda Bali, sebagai penyemangat agar terus berkarya dan menghidupkan keberagaman perspektif dalam dunia perfilman.

Sementara itu, kurator program Vanesa Martida menjelaskan, acara ini merupakan bentuk perayaan dan pengakuan terhadap suara-suara perempuan dalam dunia kreatif. “Sebanyak 12 film diputar dalam program ini, menampilkan beragam perspektif dan ekspresi dari sineas perempuan maupun karya yang mengangkat isu-isu perempuan. Program ini lahir dari keresahan akan terbatasnya ruang bagi sineas perempuan, dan harapan bahwa ruang ini akan memperluas akses, menciptakan dialog, serta menyemai keberanian untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Vanesa menambahkan, melalui Perempuan dalam Sinema, maka Sanur Cinema Creative mengajak publik untuk menyadari bahwa sinema bukan sekadar tontonan, melainkan medium representasi, empati, dan pembentukan budaya. “Ketika perempuan diberi ruang untuk bercerita, kita semua memperoleh cara pandang yang lebih kaya terhadap dunia. Sebanyak 12 Film itu buktinya,” katanya. [T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Membawa Sinema Indonesia ke Dunia: Pertukaran Program Film Pendek dan Filmmaker Menuju Glasgow 2025
Film “Teba Modern” dari Yayasan Rumah Berdaya Saraswati: Tentang Langkah Kecil Pengelolaan Sampah
Tung Tung Uma di LATAR #1: Film Tentang Refleksi Sebuah Perubahan di Tanah Bali
Tags: filmPerempuan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pengalaman Awal Mula Didiagnosa Skizofrenia

Next Post

Kosa Poetika Senirupa Anak Agung Gede Eka Putra Dela

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails
Next Post
Kosa Poetika Senirupa Anak Agung Gede Eka Putra Dela

Kosa Poetika Senirupa Anak Agung Gede Eka Putra Dela

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026
Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti
Ulas Buku

Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti

KITA sering berangkat dengan tujuan yang telah ditentukan, seolah jalan hanya perlu mengantar tubuh sampai ke sebuah tempat. Padahal, perjalanan...

by Emi Suy
October 8, 2026
Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal
Esai

Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal

LOMBA ceng-ceng kreasi diselenggarakan oleh Kelurahan Kapal sebagai bagian dari rangkaian Porseni dan Jong Fest 2026. Sebagai salah satu tangkai...

by Wayan Diana Putra
October 8, 2026
Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru
Pameran

Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

by Nyoman Budarsana
October 8, 2026
Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan
Kuliner

Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

BAGI orang Indonesia, keju bukan makanan yang hadir setiap hari di meja makan. Karena itu, ketika dua belas peserta berkumpul...

by Rusdy Ulu
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co