6 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sutjidra-Supriatna, Pemimpin Buleleng yang Senantiasa Berbaur dengan Warga Muslim di Bulan Ramadan

tatkala by tatkala
March 25, 2025
in Khas
Sutjidra-Supriatna, Pemimpin Buleleng yang Senantiasa Berbaur dengan Warga Muslim di Bulan Ramadan

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Wabup Gede Supriatna dalam acara Safari Ranadan di Desa Pegaaman

BERBAUR dengan warga muslim di Buleleng adalah hal biasa yang ditunjukkan Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna. Pasangan pemimpin Buleleng itu biasa berbaur penuh canda, penuh keakraban, dan jauh dari kesan seremonial.

Di Desa Pegayamaan, sebuah desa dengan penduduk Muslim di Kecamatan Sukasada, Bupati Sutjidra dan Wabup Gede Supriatna dikenal dengan sangat baik. Ketika pemimpin itu datang untuk mengikuti  Safari Ramadhan 1446 H, Kamis, 20 Maret 2025, mereka disambut meriah dengan atraksi seni burdah.

Kedua pimpinan Buleleng tersebut kompak berbaju putih dan berpeci hitam. Supriatna bahkan sesekali ikut mempergakan gerakan silat mengiringi irama burdah kepada warga.

Dalam sambutannya, Wabup Supit, demikian sapaan akrabnya, menyatakan sudah empat kali mengikuti buka puasa bersama di Masjid Jamik Safinatussalam Pegayaman. “Sejak empat tahun lalu, saya selalu hadir di masjid ini. Mulai masjid baru mulai dibangun sampai sekarang sudah 80 persen, tiap Ramadhan saya ke sini ikut berbuka bersama,” jelasnya.

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Wabup Gede Supriatna dalam acara Safari Ranadan di Desa Pegaaman | Foto: Yum

Ramadan bagi umat Muslim, di mana pun, termasuk di Buleleng, adalah momen yang baik untuk berkumpul, silaturahmi. Di Buleleng, kebersamaan terpancar di setiap tempat—di rumah, di masjid, dan di banyak tempat yang berorientasi kebaikan. Kebersamaan itu bukan hanya umat Muslim dan umat Muslim saja. Kebersamaan itu juga terjadi antara umat Muslim dan umat gama lain, termasuk umat Hindu di Buleleng. Momen ini pula yang dimanfaatkan Pemerintah Buleleng untuk memperkuat jalinan baik antarumat yang telah terjadi dengan baik di Buleleng.

Selama Ramadan, Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna selalu memanfaatkan kesempatan untuk hadir dalam acara Safari Ramadan sekaligus ikut buka puasa. Selain di Desa Pegayaman, Safari Ramadan juga sempat diadakan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buleleng bersama Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng di Rumah Makan Beatrix, Singaraja, Minggu 16 Maret 2025.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan momentum yang tepat untuk bertemu, bertatap muka, serta memperkuat tali silaturahmi. “Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun Kabupaten Buleleng yang harmonis dan sejahtera,” tegasnya.

Sebelumnya, komitmen kebersamaan antarumat beragama di Buleleng juga dikatakan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna saat menghadiri undangan buka puasa bersama Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Buleleng di Perguruan Muhammadiyah Singaraja, Minggu (09/3/2025) sore. Di sana, Gede Supriatna—yang akrab dipanggil Supit itu—menegaskan pemerintah bersama Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tidak akan membeda-bedakan warga Buleleng dari sisi agama, etnis, atau lainnya.

Supit juga mengatakan, bulan Ramadan merupakan momentum bagi warga Muslim, yang menjalankan puasa untuk lebih menguatkan atau memperdalam tentang keagamaan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta lewat kegiatan berbuka puasa bersama ini lebih meningkatkan tali silaturahmi antara pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama di Kabupaten Buleleng.

Burdah Pegayaman | Foto: Yum

Safari Ramadan 1446 Hijriah melibatkan Kepala Departeman Agama Kabupaten Buleleng dan organisasi keagaman di Buleleng. Selain menyapa dan berbuka puasa bersama umat muslim di masing-masing masjid yang dikunjungi Pemkab Buleleng, pada rangkaian Safari Ramadan kali ini juga melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Buleleng serta donatur dari BUMN, BUMD, dan swasta seperti Maha Surya Motor (MSM) Singaraja.

“Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah hadir bagi umat muslim dan juga hadir bagi semua umat untuk mempererat tali silaturahmi, menggemakan toleransi sebagai pemersatu antarumat beragama, demi terjaganya kondusifitas dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Buleleng,” kata Gede Supriatna saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman Banjar Dinas Pegayaman, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Selasa 18 Maret 2025 sore.

Demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, upaya mempererat hubungan antarumat beragama terus dilakukan di Kabupaten Buleleng. Sikap saling menghormati serta keterbukaan dalam berdialog diharapkan mampu menjaga kedamaian dan memperkokoh kebersamaan di tengah keberagaman.

Hubungan Umat Islam dengan Pemkab Buleleng

Terkait hubungan antara umat Islam di Buleleng dengan Pemerintah Buleleng sudah terjalin sejak dulu, bahkan sejak pemerintahan Raja Panji Sakti, pendiri—pun raja pertama—Kerajaan Buleleng sampai hari ini.

Posisi permukiman umat Islam di Buleleng dulu menyebar di berbagai penjuru kota Kerajaan Buleleng dan membentuk sebuah pola yang unik—yang seolah diatur dan disengaja, seperti sebuah strategi. Lihatlah, sebelah selatan kerajaan terdapat Desa Pegayaman. Di sebelah barat ada Desa Tegalinggah. Di sebelah utara bagian barat ada Desa Pengastulan. Daerah utara pinggir kota ada Kampung Islam, Kampung Kajanan. Dan di timur ada Kampung Islam Sangsit.

Kini, umat Muslim di Buleleng sudah menyebar sampai di Desa Tembok di timur Buleleng, Pancasari di ujung selatan, sampai di ujung barat Buleleng di Desa umberkelampok. Pada tahun 2024, penduduk Muslim di Kabupaten Buleleng mencapai 9,34%, sekitar 77.142 jiwa dengan 73 masjid dan 134 musala—mengacu pada data Kemendagri 2023. Selain itu, berdasar pada data Kementerian Agama Provinsi Bali 2022 tercatat ada 525 rohaniawan Islam di Buleleng. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut terus meningkat sampai hari ini.

Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra dan Wabup Gede Supriatna dalam acara Safari Ranadan di Desa Pegaaman | Foto: Yum

Sementara itu, jamak diketahui, Desa Pegayaman adalah bukti betapa Islam dan Buleleng memiliki hubungan yang erat. Bisa dibilang, Pegayaman merupakan “hadiah” dari Raja Panji Sakti untuk umat Islam yang datang dari Jawa setelah Buleleng—bersama Kerajaan Mataram Islam—berhasil merebut Kerajaan Blambangan (sekarang Banyuwangi) dari Dinasti Tawangalun. Peran orang Islam yang ditempatkan di Pegayaman juga tidak remeh, mereka bertugas sebagai benteng pertahanan Kerajaan Buleleng—seperti sering diungkapkan Ketut Muhammad Suharto, tokoh Desa Pegayaman.

Selain di Pegayaman, dari ingatan sejarah, warga Muslim dari Jawa tersebut juga ditempatkan di Kampung Jawa di dekat Puri Buleleng. Orang-orang Islam dari Jawa itu—banyak yang berpendapat mereka adalah pasukan Sultan Amangkurat I dari Mataram—berjumlah ratusan.

Muhammad Jen Usman, tokoh Muslim Kampung Jawa, mengatakan, banyak warga Kampung Jawa, dulu, berkerja di pemerintahan dengan tugas menata wilayah Kota Singaraja. Bahkan, salah satu warga dikenal—dan diyakini—sebagai penggagas penanaman pohon perindang jalan-jalan kota. “Ada Pak Wage namannya, dia mandor yang memiliki ide penanaman pohon asem di pinggir jalan,” ujarnya.

Berjalannya waktu, hubungan semacam itu masih berlangsung secara turun-temurun. Lihatlah Masjid Agung Jami’ Singaraja. Masjid Agung Jami Singaraja dibangun pada masa pemerintahan Raja Buleleng A.A. Ngurah Ketut Jelantik Polong (putra A.A. Panji Sakti, Raja Buleleng I).

Masjid ini berdiri atas permintaan dari pemuka agama Kampung Kajanan, Kampung Bugis, dan Kampung Baru kepada Raja Buleleng agar diberikan lahan untuk mendirikan masjid baru. Permintaan tersebut akhirnya dikabulkan A.A. Ngurah Ketut Jelantik. Dalam pengaturan pelaksanaan dan pemeliharaannya diserahkan kepada I Gusti Ngurah Ketut Jelantik Celagi.

Sampai di sini, dapat dibayangkan betapa erat hubungan umat Islam dengan Kerajaan Buleleng—atau dalam  konteks hari ini Pemerintah Buleleng. Sebagaimana telah disinggung di atas, Pemerintah Buleleng di bawah kepemimpinan I Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna berkomitmen untuk melanjutkan hubungan erat tersebut. Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih itu akan melibatkan umat, organisasi, komunitas Islam di Buleleng dalam pembangunan kabupaten Buleleng, khususnya yang berkaitan dengan praktik keagamaan.

Lembaga kemasyarakatan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), atau organisasi keagamaan macam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) di Buleleng, bersama organisasi keagamaan lainnya (Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Buddha, Konghucu), memiliki posisi penting dalam menjaga keharmonisan antaragama di Buleleng. Lembaga-organisasi seperti ini tentu saja harus dirangkul pemerintah alih-alih dijahui dan dicurigai.

Belum lagi organisasi kepemudaan Islam seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ansor NU, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dll, yang juga penting diperhatikan. [T][Ado/Adv]

Reporter/Penulis: Tim Tatkala (Jas, Ado, Son)
Editor: Adnyana Ole

Ramadan, Jalan Jeruk, dan Wajah Pluralisme di Bali
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?
Wajah Desa (Muslim) Pegayaman Saat Bulan Ramadan (1)
Tags: Bupati Nyoman SutjidraDesa PegayamanPemkab BulelengPuasaWabup Gede Supriatna
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Idulfitri : Kuburkan Benci Bangkitkan Simpati

Next Post

Nyepi: Komunikasi Intrapersonal bagi Umat Hindu

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails
Next Post
Syair Pilu Berbalut Nada, Dari Ernest Hemingway Hingga Bob Dylan

Nyepi: Komunikasi Intrapersonal bagi Umat Hindu

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane
Cerpen

Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane

JANU datang ke Bali dengan koper besar, tiga buku filsafat yang belum selesai dibaca, dan keyakinan yang jauh lebih besar...

by Wayan Gde Yudane
June 5, 2026
Puisi-puisi Ama Gaspar
Puisi

Puisi-puisi Ama Gaspar

Sajak Tentang Air IDari perut bumi, riwayat meambat di selasar masa;menjelma buih, pecik, riak, arus, dan air. Dari kulit tanah,...

by Ama Gaspar
June 5, 2026
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui
Khas

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
‘Madedari’ Karya Putu Ayu Kartika Dewi: Menafsir Jejak ‘Dedari’ dalam Tari Kreasi yang Kontemplatif
Panggung

‘Madedari’ Karya Putu Ayu Kartika Dewi: Menafsir Jejak ‘Dedari’ dalam Tari Kreasi yang Kontemplatif

CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...

by Dede Putra Wiguna
June 5, 2026
Catatan dari SMA Negeri 2 Kuta Utara: Guru Membaca Buku
Esai

Catatan dari SMA Negeri 2 Kuta Utara: Guru Membaca Buku

Di tengah gempuran media sosial,  kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...

by I Wayan Artika
June 5, 2026
‘Samagama’, Tabuh Kreasi Inovatif dari Gung Lanang yang Menyuarakan Semangat Tradisi Ngusaba Desa di Menanga, Karangasem
Panggung

‘Samagama’, Tabuh Kreasi Inovatif dari Gung Lanang yang Menyuarakan Semangat Tradisi Ngusaba Desa di Menanga, Karangasem

SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

by Dede Putra Wiguna
June 5, 2026
Roger Penrose dan Misteri Kesadaran Semesta
Esai

Roger Penrose dan Misteri Kesadaran Semesta

Matematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...

by Agung Sudarsa
June 5, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menonton Pemimpin yang ‘Adigang, Adigung, Adiguna’

GAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...

by Chusmeru
June 5, 2026
‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co