12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

I Nyoman Bangun Mahatma, Siswa SMKN 3 Singaraja, Juara I Lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan III

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
February 1, 2025
in Khas
I Nyoman Bangun Mahatma, Siswa SMKN 3 Singaraja, Juara I Lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan III

I Nyoman Bangun Mahatma, Siswa SMKN 3 Singaraja

SAAT disebut namanya, I Nyoman Bangun Mahatma langsung tersenyum senang. Ia merasa bangga, dan seakan tidak percaya bisa meraih Juara I dalam Lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan III tahun 2024. Lomba itu diikuti 74 peserta.

“Awalnya, saya sempat kesulitan membagi waktu antara mengikuti kompetisi ini dan menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Namun, dengan manajemen waktu yang baik, saya berhasil mengatur keduanya. Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi saya,” kata Bangun  usai menerima hadiah di Hotel Made Bali, Sempidi, Badung, Jumat, 31 Januari 2025.

Siswa kelas 12 Program Desain Pembentukan Bangunan (DPIB) SMK Negeri 3 Singaraja ini mengaku, ide awal dalam kompetisi ini adalah menciptakan desain bangunan yang unik, namun tetap mempertahankan sentuhan khas Bali.

Bangun Mahatma menyadari, banyak peserta akan menggunakan konsep Bali, sehingga ia memutuskan untuk menggabungkan elemen-elemen lain tanpa menghilangkan ciri khas tersebut. Hasilnya, desain itu tetap fungsional dalam hal pencahayaan, sirkulasi, dan perawatan.

Artinya, bangunan itu tidak hanya mengutamakan estetika semata. Ia tidak terlalu yakin bisa meraih juara. Pasalnya, ia hanya memiliki waktu tiga hari untuk menyiapkan presentasi karena sebelumnya juga terlibat dalam kompetisi nasional.

“Presentasi saya ini belum maksimal. Saya masih merasa pesimis. Ini adalah kali kelima, saya mengikuti kompetisi. Saya melakukan persiapan sekitar satu minggu. Saya berusaha keras membagi waktu,” kata siswa yang pernah meraih prestasi di tingkat nasional ini. 

Ke depan, dirinya berencana melanjutkan pendidikan ke Universitas Udayana dengan memilih program studi Teknik Sipil atau Arsitektur. “Terima kasih banyak atas kesempatan ini. Saya berharap bisa mendapat dukungan sponsor atau juri berpengalaman di bidang ini,” harapnya.

Menyiapkan Wadah

Lomba menggambar denah, tampak dan potongan memang jarang digelar. Ajang ini, bahkan sangat langka, meski sesungguhnya sebuah profesi yang menjanjikan. Apalagi, Bali sebagai tujuan pariwisata dunia memberi andil pesatnya pembangunan, sehingga peluang itu terbuka.

Karena itu, CEO CV. Lagas Jaya, I Komang Adi Dana Wijaya, ST, MM (Komang Lagas) menggelar Lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan tingkat SMK se Bali untuk memberikan pengalaman serta menggugah anak-anak muda menekuni profesi tersebut.

“Anak-anak kita di Bali, tidak banyak yang memilih sekolah teknik sipil atau teknik bangunan, maka itu kami menggelar lomba ini untuk menggugah minat mereka,” kata Komang Lagas disela-sela penyerahan hadiah bagi pemenang Lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan III di Hotel Made Bali, Jumat 31 Januari 2025.

Komang Lagas memaparkan, dijaman global ini, minat anak-anak muda memilih jurusan ini sangat jauh dibandingkan memilih jurusan pariwisata. Karena itu, antusias untuk mengikuti lomba menggambar denah, tampak dan potongan ini pun sangat kecil.

Padahal, memiliki pengalaman dalam ajang ini, peserta tak hanya mendapatlan pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang lebih. Artinya, setelah tamat mereka akan siap pula sebagai pengusaha, disamping berpeluang sebagai pekerja.

“Kami awalnya berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memikat minak siswa dengan menjelaskan dan mengajak mereka untuk mengasah kemampuan dalam ajang lomba. Syukur, setelah peserta lomba pertama, mereka mulai antusias,” jelas Komang Lagas.

Para juara, peserta dan panitia Lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan III | Foto: Bud

Menurutnya, lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan yang pertama memang sangat sederhana, kemudian lomba kedua meningkat dan yang ketiga ini menggandeng sposor. “Saya harap, lomba ini bisa seperti Indonesia Idol diperebutkan kedepannya,” ujarnya.

Prestasi lomba ini bisa menjadi barometer ketika melamar pekerjaan. “Tentu butuh kesabaran untuk mengajak siswa SMK untuk berkompetsi. Itu karena mental. Tantangan kita adalah mengasah mental mereka untuk menjadi lebih baik untuk sebuah prestasi,” imbuhnya.

“Maka itu, lomba digelar setiap 2 tahun. “Kalau setiap tahun, pesertanya hanya itu itu saja. Karena yang menjadi peserta kelas II dan kelas III. Maka digekar 2 tahun agar orang-orangnya beda,” ujarnya.

Antusiasme Peserta

Salah satu Dewan Juri, Ir. Putu Andre Wicaksana Putra, ST, M.Ars, IPP mengapresiasi antusias siswa SMK mengikuti lomba yang langka ini. Menyimak dari ajang lomba ini, setelah tamat, para siswa SMK cendrung menjadi pekerja, bukan menjadi pengusaha.

Karena itu, ajang seperti ini mesti berlanjut dan kolaborasi antara keterlibatan pengusaha dan pemerintah sangat diperlukan. Bali memiliki banyak kampus pariwisata yang menjanjikan, namun untuk jurusan insinyur sangat minim.

Seperti ada rasa ketakutan anak-anak muda untuk menekuni profesi ini dari pada di dunia patiwisata. “Padahal, arsitek itu tak jauh dari orang kita. Prilaku kita di Bali mencerninkan arsitektur Bali sesungguhnya,” ungkapnya.

Beda dengan mereka, arsitek yang hanya mempelajari dan membuat gambar dari luar yang mungkin peluangnya lebih besar karena berani mendobrak pasar. “Maka itu kami membuka peluang bagi anak-anak muda Bali untuk berkemnang dan belajar bersama,” imbuhnya.

Bangunan berarsitektur Bali masih diminati pasar. Orang yang membuat rumah atau vila yang berarstitek Bali selalu memiliki daya jual. Tak hanya di Bali, tetapi juga di luar Bali, seperti Bekasi dan daerah lainnya di Indonesia, bahkan di dunia.

“Baru-baru ini ada undagi (arsitek tradisional Bali yang ahli dalam merancang bangunan) diundang membuat bangunan berarsitektur Bali di negara-negara maju. Ini bukan hanya sekali, tetapi sering kali,” kata Andre bangga.

Nyoman Bangun Mahatma (SMKN 3 Singaraja) mendapatkan piala, piagam penghargaan dan uang sebesar Rp 5 juta | Foto: Bud

Lomba ini diikuti 74 peserta dari 8 SMK di Bali, dan sebagai Juara I lomba Lagas Jaya Menggambar Denah, Tampak dan Potongan III itu Nyoman Bangun Mahatma (SMKN 3 Singaraja) mendapatkan piala, piagam penghargaan dan uang sebesar Rp 5 juta.

Juara II diraih Komang Ajeng Satya Pradnyani (SMKN 3 Singaraja) dengan hadiah Rp 3,5 juta,

dan Juara III diraih I Made Bagus Pradipa Nala P (SMKN 1 Denpasar) dengan hadiah Rp 2.5 juta, serta Juara Favorit diraih I Made Satya Adinatha (SMK Rekayasa Denpasar) mendapat Rp 1 juta.

Bagi peserta yang belum berhasil meraih pemenang juga diberikan paiagam dan uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu. Termasuk dana pembinaan bagi masing-masing SMK yang siswanya terlibat, sebesar Rp 1,5 juta.

SMK itu, adalah SMK Negeri 1 Denpasar, SMK Negeri 1 Abang, SMK Negeri 1 Susut, SMK Negeri 3 Tabanan, SMK Negeri 3 Singaraja, SMK Negeri 1 Nusa Penida, SMK Negeri Bali Mandara dan SMK Rekayasa Denpasar. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Mia Juni Antari, Gen Z dari Desa Les: Pemandu Wisata, Juga Tularkan Bahasa Inggris ke Teman Sebaya
Ayu Restia Putri, Gen Z dari Desa Les: Teruskan Hidup dengan Melatih Tari untuk Anak-anak Desa
Ni Ketut Ayu Sukma Listyaningsih,   Duta Lingkungan Hijau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Tags: arsitektur balisiswa berprestasiSMKN 3 Singaraja
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berdamai dengan Dendam Bawah Sadar

Next Post

Hikayat Kapas di Tuban dan Perempuan Tua yang Memintalnya

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Hikayat Kapas di Tuban dan Perempuan Tua yang Memintalnya

Hikayat Kapas di Tuban dan Perempuan Tua yang Memintalnya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co