2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

 “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah”, Karawitan Ekologis Nyoman Kariasa: Ritus “Mejaga-jaga” di Pinda-Gianyar

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
January 25, 2025
in Panggung
 “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah”, Karawitan Ekologis Nyoman Kariasa: Ritus “Mejaga-jaga” di Pinda-Gianyar

Karya karawitan “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah” karya Nyoman Kariasa yang dipentaskan serangkaian ujian S3 ISI Denpasar di Desa Pinda, Gianyar, Bali | Foto: Istimewa

“Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah” begitulah judul karya seni karawitan I Nyoman Kariasa. Karya ini merupakan sebuah penciptaan  seni karawitan ekologis berbasis kearifan lokal di Desa Pinda Gianyar, Bali.

I Nyoman Kariasa alias Nyoman Kader, adalah seniman karawitan yang gelisah. Ia melakukan kajian terhadap ritus di Desa Pinda, didalami lagi, dimaknai lagi, diberi roh lebih modern, sampai ia melahirkan karya “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah”.

Karya itu adalah bagian dari tugas akademiknya sebagai mahasiswa S3 di ISI Denpasar. Dan diuji sebagai desertasi dalam pementasan yang digelar di area Pura Dalem Desa Pinda, Gianyar, Jumat malam, 24 Januari 2025.

Ceritanya begini. Sekitar akhir tahun 1990-an di Desa Pinda Gianyar pernah berlangsung tradisi siat api menjelang perayaan Nyepi. Namun, tradisi itu memudar, padahal tradisi itu memiliki pesan dan sarat makna bagi masyarakat Desa Pinda.

Karya karawitan “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah” karya Nyoman Kariasa yang dipentaskan serangkaian ujian S3 ISI Denpasar di Desa Pinda, Gianyar, Bali | Foto: Istimewa

Tradisi itu dikenal dengan istilah Ritus Mejaga-jaga. Dan, karena punya pesan dan makna yang cukup dalam, maka spirit dari Ritus Mejaga-jaga itu diangkat kembali oleh Nyoman Kariasa sebagai bagian dari tugas akhir untuk persyaratan meraih gelar doktor, dan dituangkan dalam karya karawitan baru dengan berjudul “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah”.

“Penciptaan ini dilakukan antara lain untuk merekonstruksi Ritus Mejaga-jaga dan mengembangkannya bersama dengan gamelan gong kebyar sebagai daya tarik wisata Desa Pinda,” kata Nyoman Kariasa.

Proses penciptaan ini, kata Kariasa, dilakukan dengan pendekatan interdisipliner, seperti estetika, religi, ekonomi, sosial, dan budaya, melalui beberapa tahapan, seperti melakukan riset lapangan untuk memahami dan merekonstruksi Ritus Mejaga-jaga yang telah lama terlupakan.

Lalu, setelah riset, ia menyusun rancang bangun model pertunjukan, melakukan implementasi model, uji coba model, dan diseminasi karya.

Kariasa yang juga Dosen Karawitan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ini menuturkan, sumber data penciptaan ini antara lain Lontar Prakempa dan Aji Ghurnita, Ritus Mejaga-jaga, Gamelan Gong Kebyar Desa Pinda, para sesepuh, tokoh adat, seniman, budayawan, akademisi, masyarakat terkait yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling dan snowball. 

Analisis data digunakan dengan teori etnomusikal, teori representasi budaya, teori komodifikasi, teori praktik, dan teori semiotika.

Karya “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah”, sebuah karya seni karawitan ekologis berbasis kearifan lokal Desa Pinda ini disajikan secara total performance sesuai dengan tata ruang kosmologi lingkungan alam Desa Pinda. Karya itu diiringi Gamelan Bleganjur inovasi dan konser “Gong Kebyar Ang-Ah”.

Struktur penyajiannya diawali Nedunin Geni, Nyuarang Geni, Nyolahang Geni, dan Ngaluwur.

Kariasa mengatakan, karya seni ekologis ini memiliki pesan pemberdayaan dan pelestarian, serta memiliki makna estetika baru, makna sosial, makna ekonomi, dan makna identitas wisata Desa Pinda, Gianyar Bali.

Karya karawitan “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah” karya Nyoman Kariasa yang dipentaskan serangkaian ujian S3 ISI Denpasar di Desa Pinda, Gianyar, Bali | Foto: Istimewa

Ia menyatakan, proses penciptaan ini menghasilkan  novelty atau temuan baru bernama “getek solah”, yang di dalamnya mencakup konsep penciptaan baru, metode penciptaan baru, teknik penyajian baru dalam seni karawitan Bali.

Sementara itu, dalam sajian konser pentas karya Gong Kebyar yang ditampilkan, berjudul Aksara “Ang” dan “Ah” adalah simbol sakral-magis sebagai siklus penciptaan dan peleburan.

Secara filosofis maupun spiritual, menurut Kariasa, dwi aksara ini merupakan aksara suci dalam ajaran Hindu Bali yang sering digunakan di tengah kekhusyukan puspa ragam ritual keagamaan.

“Di antara dualitas penciptaan dan peleburan itu,  memercik dinamika nyala api pada raga-diri manusia dalam rentang kehidupan sosio-kulturalnya. Secara simbolis, api mencerminkan energi kreatif, debur transformasi,  deru penjelajahan yang   beretos pendakian melaju terus menerus,” ucapnya.

Kariasa meyakinkan masyarakat Desa Pinda,  mewarisi euforia keceriaan Gong Kebyar,  dari generasi ke generasi,  tegar dan kokoh melegenda di tanah Bali.  Sementara itu, alkisah, sebuah kearifan budaya mejaga-jaga yang pernah tersemai di desa ini, terasa masih mengepul dengan spirit kesiagaan menjaga harmoni masyarakatnya.

Karya karawitan “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah” karya Nyoman Kariasa yang dipentaskan serangkaian ujian S3 ISI Denpasar di Desa Pinda, Gianyar, Bali | Foto: Istimewa

“Tradisi sehari menjelang Nyepi yang digelorakan melalui api sabut kelapa itu, sejatinya masih menyisakan bara. Salah satu upaya untuk memantik, memaknai dan mengartikulasikan warisan seni dan budaya tersebut adalah melalui karya cipta berjudul “Nuwur Geni Kahuripan Ang-Ah: Karya Cipta Seni Karawitan Ekologis di Desa Pinda, Gianyar, Bali,” katanya.

Untuk diketahui garapan dalam sajian ini Kader didukung penuh oleh masyarakat Desa Pinda. Tak kurang 400 orang lebih dilibatkan dalam mensukseskan Karya Nuwur Geni Kahuripan  Ang Ah ini. Diantaranya,

Krama Desa Adat Pinda, Sekaa Gong Dharma Kusuma Pinda, Mahasiswa Prodi Karawitan ISI Denpasar, Sekaa Gong Banjar Telabah Sukawati, Sekaa Gong Banjar Kebalian Sukawati, Sekaa Gong Banjar Kutri Buruan Blahbatuh, Sanggar Paripurna Bona Blahbatuh, Siswa-Siswi Kokar Bali, Sidha Karya Blahbatuh dan teman-sahabat I Nyoman Kariasa. [T]

Reporter/Penulis: Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Seni Instalasi Karya Polenk Rediasa Dibuat Dari Tulang Tengkorak “Sapi Duwe” di Desa Tambakan-Buleleng
Legong Kreasi “Umarani Kidul” karya Devia Pratiwi dan Dilema Tentang Magis-Mistik | Dari Gelar Karya Seni Mahasiswa Pendidikan Sendratasik UPMI Bali
Kebebasan Ekspresi dalam Lintas Semester dan Mata Kuliah | Dari Gelar Karya Mahasiswa Pendidikan Sendratasik UPMI Bali
Tung Tung Uma di LATAR #1: Film Tentang Refleksi Sebuah Perubahan di Tanah Bali
Tags: Desa PindaISI Denpasarkarawitankarawitan bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Film “Teba Modern” dari Yayasan Rumah Berdaya Saraswati: Tentang Langkah Kecil Pengelolaan Sampah

Next Post

Molen Asnawi

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Molen Asnawi

Molen Asnawi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co