15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Outing ke Sekolah Minggu di Desa Padangan- Pupuan: Senangnya Bermain Bersama Anak-anak

Ni Putu Vira Astri Agustini by Ni Putu Vira Astri Agustini
January 13, 2025
in Tualang
Outing ke Sekolah Minggu di Desa Padangan- Pupuan: Senangnya Bermain Bersama Anak-anak

Sekolah minggu di Desa Padangan, Pupuan, Tabanan

DI Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, ada sekolah Minggu, di mana anak-anak belajar dan bermaian di tengah-tengah alam yang asri.

Kami, mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali yang tergabung dalam UKM Jurnalistik berkunjung ke sekolah itu, Minggu, 12 Januari 2025, sekaligus turut merasakan keceriaan anak-anak di sekolah itu. Kunjungan kami menandai berakhirnya masa kepengurusan UKM jurnalistik periode 2023-2024.

Sekolah Minggu adalah  sekolah rumahan yang dikelola suami istri, yakni Rudyaswati yang kerap dipanggil Mama dan Wayan Warditha yang kerap dipanggil Pak Mekel, karena ia memang sebagai Perbekel (Mekel/Kepala Desa) Desa Padangan. Sekolah itu berdiri sejak tahun 2016. Sekolah Minggu dilaksanakan dalam sebulan 2 kali.

I Made Adnyana, S.H., M.H selaku pembina UKM Jurnalistik menjadi pemandu perjalanan menuju Sekolah Minggu itu. Perjalanan dimulai dari Kampus UPMI di Denpasar, pada pukul 07.15 WITA.

Hujan pagi hari tak menurutkan niat kami untuk berkunjung ke sekolah itu. Kami beranggotakan 24 orang, dengan menumpang mobil, menerobos hujan.

Kami lewati terminal Mengwi, lalu masuk wilayah Kota Tabanan. Terus ke barat, sampailah kami di wilayah Selemadeg. Di situ ada pertigaan, ada patung polisi. Kami belok kanan menuju arah Pupuan.

Sepanjang jalan kami mencium bau durian yang semerbak. Begitu banyak pohon durian sepanjang jalan di Pupuan.

Pukul 09.00 kami sampai di sekolah Minggu dengan keadaan terkena hujan gerimis. Sampai di sana kami duduk dan memperkenalkan diri kepada adik-adik yang berjumlah 31  di sekolah Minggu.

Bertemu anak-anak di Sekolah Minggu di Desa Padangan, Pupuan, Tabanan | Foto: Vira

Di sekolah itu kami mengagendakan bermaian bersama. Dayu Putri, teman kami, menyampaikan ada 3 agenda yang dilaksanakan bersama adik-adik di sekolah itu, yaitu tebak gambar, estafet karet, dan lomba membuat majalah dinding (mading).

Agenda pertama yaitu tebak gambar, dimana adik-adik dipandu oleh kami dengan memberikan gambar dan satu orang akan memperagakan gerakan sesuai gambar dan gerakan diikuti oleh teman di belakangnya. Siapa yang gerakan benar sesuai dengan gambar, maka itulah pemenangnya.

Agenda kedua yaitu, estafet karet. Estafet karet ini dimana kami memberikan tusuk gigi dan karet kepada adik-adik. Cara bermainnya yaitu tusuk gigi dijepit di bibir, lalu peserta di depan akan diberikan karet oleh panitia. Peserta pertama memberikan karet kepada teman di belakang melalui mulut.

Agenda ketiga yaitu lomba membuat majalah dinding. Peserta dibagi menjadi 3 kelompok, setiap kelompok berisi 10 peserta. Peserta disuruh membuat membuat majalah dinding dengan bebas sesuai kreativitas peserta. Mulai dari menulis pantun, bercerita tentang alam, membuat kreasi dari kertas seperti kapal, bunga, ada juga yang menulis kata-kata hari ini.

Setelah perlombaan selesai, pemenang lomba akan diberikan hadiah berupa snack coklat.

Lomba mading | Foto: Vira

Tepat pukul 12.00 acara selesai dan adik-adik pun pulang dijemput orang tuanya. Kami panitia disuguhkan sate, jajan basah, dan air oleh Mama Sebelum makan bersama, kami mendengarkan sedikit obrolan dari suami Mama, yaitu Pak Mekel.

Ia menceritakan sedikit tentang berdirinya sekolah Minggu yang awalnya memakai dana sendiri dan sekarang dibantu oleh desa.

“Istri saya dulu hanya ibu rumah tangga, karena dia suka anak-anak jadinya dia menampung anak dengan biaya sendiri,” kata Pak Mekel.

Dengan keuletan dan kesabaran Mama, sekarang sekolah ini dibiayai desa. Banyak yang mau meniru sekolah itu, tapi banyak juga yang tak bertahan lama.

“Kami disini buat buat anak-anak menjadi langsung pintar, kami di sini menciptakan anak-anak berbudi pekerti luhur, sopan santun,” kata Pak Mekel.

Lomba mading | Foto: Vira

Sekolah Minggu sangat sejuk dan asri penuh dengan pohon buah dan tanaman bunga. “Di sini banyak tanaman, itu menjadi laboratorium alam bagi anak-anak kami disini,” katanya.  

“Binatang sekecil semut pun tak akan kamu bunuh, jika dibunuh, itu akan merusak ciptaan Tuhan apalagi tanaman,” sambung Mama.

Setelah mendengar sedikit cerita, kami makan sate, sungguh enak walaupun hanya 3 tusuk sate dan lumayan mengganjal perut yang sudah keroncongan dari pagi. Setelah makan kami berpamitan dengan Mama.

Berfoto bersama anak-anak di Sekolah Minggu | Foto: Vira

Pada tahun lalu anggota UKM Jurnalistik UPMI Bali sudah pernah berkunjung ke Sekolah Minggu dan sekarang kembali datang ke sekolah Minggu itu.

Menurut Dayu Putri, selaku ketua UKM Jurnalistik periode 2023-2024, alasan memilih sekolah Minggu karena memang tertarik pada kegiatan di sekolah itu. “Dan tidak ada alasan bertemu kembali dengan orang lama kembali. Maunya mencari bakso seperti tahun lalu tetapi dapatnya sate, hahaha,” kata Dayu Putri.

Perjalanan dilanjutkan ke Vihara Dharma Giri yang berlokasi di Jalan Raya Pupuan, kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Patung Buddha Tidur di Vihara Dharma Giri | Foto: Vira

Menurut I Made Adnyana, alasan memilih Vihara Dharma Giri tidak ada alasan khusus.  “Kebetulan salah satu objek yang menarik dikunjungi di seputaran Pupuan ya patung Reclining Buddha atau Sang Buddha dalam posisi terbaring. Kebetulan juga sebagian besar anggota UKM Jurnalistik belum pernah berkunjung kesana,” ujarnya.

Anggota UKM Jurnalistik makan siang ronde kedua di tempat itu. Adnyana dan Dayu Putri mengambil konsumsi. sembari menunggu konsumsi datang, anggota yang lain berfoto menikmati alam dan patung Buddha tidur, ada juga yang memberi makan burung-burung di sana.

Konsumsi datang, kami makan bersama menikmati nasi bungkus dengan lauk ayam suwir dan sate ditemani dengan pemandangan alam Pupuan. [T]

Reporter/Penulis: Vira Astri Agustini
Editor: Adnyana Ole

Catatan: Artikel ini adalah hasil dari pelatihan jurnalistik berkaitan dengan program magang mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali di tatkala.co

Obyek Wisata Alas Pala di Desa Sangeh: Menonton Kera, Menikmati Taman-Hutan dan Sejuk Pepohonan
Cerita Air dari Kawasan Taman Mumbul, Desa Sangeh: Tempat Rekreasi, Irigasi, dan “Malukat”
Lewat Lorong Karang Menjelajah Keindahan Tersembunyi Pantai Suluban di Bali
Eksplorasi Pesona Keindahan Alam Tersembunyi di Suwat Waterfall
Tags: Desa PadanganPendidikanPupuantabananUniversitas PGRI Mahadewa Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Minggu Pagi, Sepeda dan Raungan Motor Trail

Next Post

“Di Sini Aku Berdiri”, Single Terbaru Hydra

Ni Putu Vira Astri Agustini

Ni Putu Vira Astri Agustini

Lahir di Blahkiuh, Badung. Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails
Next Post
“Di Sini Aku Berdiri”, Single Terbaru Hydra

“Di Sini Aku Berdiri”, Single Terbaru Hydra

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng
Khas

Nyoman Suma Argawa, Penjaga Rupa Utara —Menelusuri Jejak Maestro yang Setia pada Karakter Buleleng

RUMAH itu kembali ramai, tetapi bukan karena bunyi pahat atau aroma cat yang biasa mengisi ruang-ruangnya. Sabtu, 11 Juli 2026...

by Komang Puja Savitri
July 15, 2026
Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital
Esai

Membaca Hiper-Femininitas Melalui Lensa Politik Tubuh di Era Digital

DALAM beberapa tahun terakhir, lanskap media sosial seperti Instagram dan TikTok didominasi oleh proliferasi estetika “baddie”. Secara visual, seorang baddie...

by Surfian Rahmat AP
July 15, 2026
Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)
Khas

Kajian 100 Tahun Kepariwisataan Budaya Bali (1927–2027)

Tema: Menelusuri Jejak Awal Kepariwisataan Budaya Bali dalam Perspektif Sejarah dan Kebudayaan Focus Group Discussion (FGD) Kajian 100 Tahun Pariwisata...

by Nyoman Mariyana
July 15, 2026
Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi
Ulas Rupa

Kitab yang Ditulis Alam —Membaca “The Sacred Text of Padma” karya Sumino dan Sarah Kasuhardi

TIDAK semua pengetahuan lahir dari buku. Jauh sebelum manusia mengenal aksara, alam telah lebih dahulu menjadi ruang belajar. Pohon mengajarkan...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Membaca Made Budhiana dari Sebuah Puisi

SAYA tidak mengenal Made Budhiana pertama kali melalui sebuah pameran lukisan. Bukan pula dari buku sejarah seni rupa Bali. Saya...

by Angga Wijaya
July 15, 2026
Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif
Esai

Hari Pertama Sekolah, Awal Membangun Budaya Sekolah yang Aman dan Inklusif

Pagi itu, gerbang-gerbang sekolah kembali dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Ada anak yang dengan antusias mengenakan seragam baru, ada yang menggenggam...

by Lailatus Sholihah
July 15, 2026
Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali
Panggung

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co