4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merawat dan Merayakan Tradisi Bumbu Bali Lewat Sajian Pameran Visual “Base Genep”

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
December 10, 2024
in Pameran
Merawat dan Merayakan Tradisi Bumbu Bali Lewat Sajian Pameran Visual “Base Genep”

Pameran Visual Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

KULIDAN Kitchen & Space pada hari itu seketika berubah menjadi ruang yang dipenuhi dengan base genep. Bukan base genep dalam arti harfiah, melainkan base genep dalam bentuk visual berupa foto-foto dan lukisan-lukisan. Ya, hari itu adalah hari pembukaan pameran Base Genep, Sabtu (7/12/2024) sore.

Kulidan Kitchen & Space sudah biasa menjadi ruang kreatif bagi para seniman untuk menggelar berbagai kegiatan, salah satunya adalah pameran. Tentu, perhelatan pameran bukanlah sesuatu hal yang baru lagi di sana.

Berbeda dari pameran biasanya, pameran satu ini mengangkat tajuk yang unik, yaitu Base Genep. Base genep merupakan bumbu dasar masakan khas Bali. Base dalam bahasa Bali berarti bumbu, juga berarti bahasa, sedangkan genep berarti lengkap. Jadi base genep berarti bumbu lengkap atau bisa disebut juga dengan bahasa rasa.

I Komang Adiartha, founder Kulidan Kitchen & Space sekaligus kurator dalam pameran ini mengatakan, pameran Base Genep ini merupakan pameran proses. Artinya, dari pameran pertama ini, akan dicari berbagai masukan dari pengunjung, yang kemudian akan dipakai sebagai bahan evaluasi dan menambah perspektif untuk pameran selanjutnya dengan tema yang sama.

Pembukaan Pameran Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

Pameran Base Genep ini memotret serta melukiskan base genep sebagai suatu hal yang penting dan bermakna dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Bali. Adapun seniman yang terlibat, antara lain dua fotografer, yaitu Syafiudin Vifick (Vifick Bolang) dan Wayan Naya, serta dua perupa, yaitu Wayan Wirawan dan I Nyoman Wijaya.

Acara pembukaan dimulai tepat jam 6 sore, I Komang Adiartha membuka dengan menjelaskan awal pemikiran tercetusnya pameran Base Genep ini. Seraya menjelaskan, ia juga mempersilakan para seniman yang terlibat untuk maju ke depan satu-persatu.

“Base genep itu ada di semua aspek kehidupan masyarakat Bali, setiap orang pasti akan berhubungan dengan bumbu, contoh yang paling kecil adalah ketika mereka makan. Oleh karena itu, pameran ini mencoba mencari kaitan antara base genep dengan kehidupan masyarakat,” jelas Adiartha.

Seusai dibuka dengan hangat oleh I Komang Adiartha, Ni Nyoman Ayu Suciartini (penulis dan pengajar) yang juga menjadi kurator dalam pameran tersebut, juga turut memberikan beberapa patah kata. Selain itu, ia juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih karena telah dipercaya menjadi kurator dalam pameran Base Genep ini.

“Rasa yang sempurna itu adalah yang tidak berasa apa-apa, artinya dalam seni meramu bumbu, yang terpenting adalah keseimbangan–balanced. Tidak ada rasa yang lebih dominan, semuanya harus menyatu menjadi satu kesatuan,” ujar Suciartini.

 Sesi Foto Bersama Pameran Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: dok. Kulidan Kitchen & Space

Pameran Base Genep pada petang itu dibuka secara resmi oleh Janet De Neefe (Founder Ubud Food Festival). Menurut Janet, pameran Base Genep ini amat menarik. Karena base (bumbu) itu bukan hanya soal rasa, tetapi juga bisa menceritakan secara komunal. Sederhananya, bumbu itu bisa menjadi penciri atau karakteristik dari suatu kelompok masyarakat.

“Misalnya, orang Guwang dan Ketewel pasti memiliki taste yang berbeda dalam meramu bumbu. Itulah yang menjadi ciri khas dari suatu kelompok,” sahut I Komang Adiartha, memberikan contoh kepada audience.

Pembukaan Pameran Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

Setelah pameran dibuka, para pengunjung langsung berhamburan masuk ke dalam ruang pameran. Mereka tampak begitu antusias mengabadikan karya-karya yang dipamerkan.

Ada yang berfoto bersama dengan seniman yang terlibat, ada juga yang berswafoto sendiri di depan karya yang dipamerkan. Para seniman yang terlibat juga turut berkeliling sembari menerangkan karya yang mereka sajikan.

Pameran Base Genep ini akan berlangsung selama sepekan ke depan, sedari 7 – 14 Desember 2024. Bertempat di Kulidan Kitchen & Space, Guwang, Sukawati, Gianyar.

I Komang Adiartha bersama Janet De Neefe ǀ Foto: dok. Kulidan Kitchen & Space

Rangkaian acara Base Genep ini tidak hanya menyajikan pameran visual, tetapi juga menampilkan serta menyajikan video screening dan food & beverage. Acaranya begitu kompleks dengan berbagai rangkaian kegiatan, sama seperti base genep khas Bali yang kompleks dengan berbagai bumbu dan rempah.

Setelah pameran dibuka untuk umum, I Komang Adiartha mempersilakan para pengunjung yang berminat, untuk membeli voucher reservasi seharga 50 ribu Rupiah, untuk dapat mencoba hidangan dengan base genep, yang terdiri dari nasi beras merah, pindang, sayur kalas, sambal pangi, sambal kecicang, dan sambal matah ramuan khas dari Dapur Eka Risti.

 Pameran Visual Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

Selain bisa menyantap makanan yang dipenuhi dengan bumbu Bali yang khas dan autentik, para pengunjung juga disuguhi dengan minuman Kinjin Bali dan Kombucha racikan Wangsa Kombucha.

Semarak pameran Base Genep belum usai sampai di situ, pada hari penutupan 14 Desember nanti, akan dilanjutkan dengan berbagai rangkaian kegiatan lainnya. Mulai dari Artist Talk, Dinner (Blayad & Tisane), serta pemutaran video “Wiku Tapini”.

Bagi Anda yang belum sempat berkunjung pada acara pembukaan kemarin, Anda masih bisa menikmati pameran visual sampai hari terakhir, atau bisa juga berpartisipasi pada hari penutupan pameran Base Genep, untuk merayakan dan merawat tradisi bumbu bersama-sama.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Persahabatan Seni  Kolaborasi Bali-Malaysia Watercolor Art Exhibition 2024
Gelar Pameran ke-18, Edi Bonetski Sebut Diri Bukan Pelukis
Pameran Roman Muka: Membaca, Memaknai, dan Menemukan Kembali Segala Rupa Ekspresi Sandang Nusantara
Menyurat yang Silam, Menggurat yang Menjelang | Dari Pameran Foto-Dokumen NU Buleleng dan Benda Sejarah Muslim Bali Utara
Ziarah ke “Marya dan Kebyar” di Pameran Arsip 1928
Pameran “Telu”: Melihat Ragam Ekspresi Budaya di Jalur Rempah Pulau Bali
Tags: balibase genepKulidan KitchenPameran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Inisiasi Yowana Kramabudaya: Generasi Muda Kedisan Harus Proaktif pada Lingkungan

Next Post

Berkelana Sambil Belajar di Hutan Adat Desa Buahan: Menjaga Hutan, Merawat Kebudayaan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
0
Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

DI tengah denting musik elektronik yang berpadu dengan aroma dupa dan canang, Gotawa berdiri di depan kanvas. Tangannya bergerak, menumpahkan...

Read moreDetails

Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

by Dede Putra Wiguna
July 19, 2026
0
Agung Pramana Hadirkan “After Exotic 1931” di ARTJOG 2026 —Menelisik Jejak Kolonial di Balik Eksotisme Bali

BALI selama bertahun-tahun dikenal dunia sebagai pulau yang eksotis. Namun, di balik citra itu, tersimpan sejarah panjang tentang bagaimana representasi...

Read moreDetails
Next Post
Berkelana Sambil Belajar di Hutan Adat Desa Buahan: Menjaga Hutan, Merawat Kebudayaan

Berkelana Sambil Belajar di Hutan Adat Desa Buahan: Menjaga Hutan, Merawat Kebudayaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co