24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merawat dan Merayakan Tradisi Bumbu Bali Lewat Sajian Pameran Visual “Base Genep”

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
December 10, 2024
in Pameran
Merawat dan Merayakan Tradisi Bumbu Bali Lewat Sajian Pameran Visual “Base Genep”

Pameran Visual Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

KULIDAN Kitchen & Space pada hari itu seketika berubah menjadi ruang yang dipenuhi dengan base genep. Bukan base genep dalam arti harfiah, melainkan base genep dalam bentuk visual berupa foto-foto dan lukisan-lukisan. Ya, hari itu adalah hari pembukaan pameran Base Genep, Sabtu (7/12/2024) sore.

Kulidan Kitchen & Space sudah biasa menjadi ruang kreatif bagi para seniman untuk menggelar berbagai kegiatan, salah satunya adalah pameran. Tentu, perhelatan pameran bukanlah sesuatu hal yang baru lagi di sana.

Berbeda dari pameran biasanya, pameran satu ini mengangkat tajuk yang unik, yaitu Base Genep. Base genep merupakan bumbu dasar masakan khas Bali. Base dalam bahasa Bali berarti bumbu, juga berarti bahasa, sedangkan genep berarti lengkap. Jadi base genep berarti bumbu lengkap atau bisa disebut juga dengan bahasa rasa.

I Komang Adiartha, founder Kulidan Kitchen & Space sekaligus kurator dalam pameran ini mengatakan, pameran Base Genep ini merupakan pameran proses. Artinya, dari pameran pertama ini, akan dicari berbagai masukan dari pengunjung, yang kemudian akan dipakai sebagai bahan evaluasi dan menambah perspektif untuk pameran selanjutnya dengan tema yang sama.

Pembukaan Pameran Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

Pameran Base Genep ini memotret serta melukiskan base genep sebagai suatu hal yang penting dan bermakna dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Bali. Adapun seniman yang terlibat, antara lain dua fotografer, yaitu Syafiudin Vifick (Vifick Bolang) dan Wayan Naya, serta dua perupa, yaitu Wayan Wirawan dan I Nyoman Wijaya.

Acara pembukaan dimulai tepat jam 6 sore, I Komang Adiartha membuka dengan menjelaskan awal pemikiran tercetusnya pameran Base Genep ini. Seraya menjelaskan, ia juga mempersilakan para seniman yang terlibat untuk maju ke depan satu-persatu.

“Base genep itu ada di semua aspek kehidupan masyarakat Bali, setiap orang pasti akan berhubungan dengan bumbu, contoh yang paling kecil adalah ketika mereka makan. Oleh karena itu, pameran ini mencoba mencari kaitan antara base genep dengan kehidupan masyarakat,” jelas Adiartha.

Seusai dibuka dengan hangat oleh I Komang Adiartha, Ni Nyoman Ayu Suciartini (penulis dan pengajar) yang juga menjadi kurator dalam pameran tersebut, juga turut memberikan beberapa patah kata. Selain itu, ia juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih karena telah dipercaya menjadi kurator dalam pameran Base Genep ini.

“Rasa yang sempurna itu adalah yang tidak berasa apa-apa, artinya dalam seni meramu bumbu, yang terpenting adalah keseimbangan–balanced. Tidak ada rasa yang lebih dominan, semuanya harus menyatu menjadi satu kesatuan,” ujar Suciartini.

 Sesi Foto Bersama Pameran Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: dok. Kulidan Kitchen & Space

Pameran Base Genep pada petang itu dibuka secara resmi oleh Janet De Neefe (Founder Ubud Food Festival). Menurut Janet, pameran Base Genep ini amat menarik. Karena base (bumbu) itu bukan hanya soal rasa, tetapi juga bisa menceritakan secara komunal. Sederhananya, bumbu itu bisa menjadi penciri atau karakteristik dari suatu kelompok masyarakat.

“Misalnya, orang Guwang dan Ketewel pasti memiliki taste yang berbeda dalam meramu bumbu. Itulah yang menjadi ciri khas dari suatu kelompok,” sahut I Komang Adiartha, memberikan contoh kepada audience.

Pembukaan Pameran Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

Setelah pameran dibuka, para pengunjung langsung berhamburan masuk ke dalam ruang pameran. Mereka tampak begitu antusias mengabadikan karya-karya yang dipamerkan.

Ada yang berfoto bersama dengan seniman yang terlibat, ada juga yang berswafoto sendiri di depan karya yang dipamerkan. Para seniman yang terlibat juga turut berkeliling sembari menerangkan karya yang mereka sajikan.

Pameran Base Genep ini akan berlangsung selama sepekan ke depan, sedari 7 – 14 Desember 2024. Bertempat di Kulidan Kitchen & Space, Guwang, Sukawati, Gianyar.

I Komang Adiartha bersama Janet De Neefe ǀ Foto: dok. Kulidan Kitchen & Space

Rangkaian acara Base Genep ini tidak hanya menyajikan pameran visual, tetapi juga menampilkan serta menyajikan video screening dan food & beverage. Acaranya begitu kompleks dengan berbagai rangkaian kegiatan, sama seperti base genep khas Bali yang kompleks dengan berbagai bumbu dan rempah.

Setelah pameran dibuka untuk umum, I Komang Adiartha mempersilakan para pengunjung yang berminat, untuk membeli voucher reservasi seharga 50 ribu Rupiah, untuk dapat mencoba hidangan dengan base genep, yang terdiri dari nasi beras merah, pindang, sayur kalas, sambal pangi, sambal kecicang, dan sambal matah ramuan khas dari Dapur Eka Risti.

 Pameran Visual Base Genep di Kulidan Kitchen & Space ǀ Foto: tatkala.co/Dede

Selain bisa menyantap makanan yang dipenuhi dengan bumbu Bali yang khas dan autentik, para pengunjung juga disuguhi dengan minuman Kinjin Bali dan Kombucha racikan Wangsa Kombucha.

Semarak pameran Base Genep belum usai sampai di situ, pada hari penutupan 14 Desember nanti, akan dilanjutkan dengan berbagai rangkaian kegiatan lainnya. Mulai dari Artist Talk, Dinner (Blayad & Tisane), serta pemutaran video “Wiku Tapini”.

Bagi Anda yang belum sempat berkunjung pada acara pembukaan kemarin, Anda masih bisa menikmati pameran visual sampai hari terakhir, atau bisa juga berpartisipasi pada hari penutupan pameran Base Genep, untuk merayakan dan merawat tradisi bumbu bersama-sama.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Persahabatan Seni  Kolaborasi Bali-Malaysia Watercolor Art Exhibition 2024
Gelar Pameran ke-18, Edi Bonetski Sebut Diri Bukan Pelukis
Pameran Roman Muka: Membaca, Memaknai, dan Menemukan Kembali Segala Rupa Ekspresi Sandang Nusantara
Menyurat yang Silam, Menggurat yang Menjelang | Dari Pameran Foto-Dokumen NU Buleleng dan Benda Sejarah Muslim Bali Utara
Ziarah ke “Marya dan Kebyar” di Pameran Arsip 1928
Pameran “Telu”: Melihat Ragam Ekspresi Budaya di Jalur Rempah Pulau Bali
Tags: balibase genepKulidan KitchenPameran
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Inisiasi Yowana Kramabudaya: Generasi Muda Kedisan Harus Proaktif pada Lingkungan

Next Post

Berkelana Sambil Belajar di Hutan Adat Desa Buahan: Menjaga Hutan, Merawat Kebudayaan

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
0
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails

Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

by tatkala
January 5, 2026
0
Ayo, Pameran “Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif” Sudah Dibuka di Kencu Ruang Seni, Kuta, Bali

DI Kencu Ruang Seni di Kuta, Bali, pameran "Simbiosa Kreatif: dari Norma Objektif ke Ekspresi Kreatif", sebuah rekonstruksi perjalanan kreatif...

Read moreDetails

Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

by Made Chandra
January 4, 2026
0
Pulang ke Palung: Estetika yang Meraba-raba

---Sebuah catatan reflektif tentang pameran yang meleburkan batas-batas kelokalan MENJELANG satu purnama, sejak kami—para peraba mimpi—dipertemukan oleh sebuah perhelatan kebudayaan...

Read moreDetails

Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

by I Komang Sucita
December 7, 2025
0
Menelisik Ketimpangan dan Ketergantungan Melalui Pameran “Revolusi Setangkai Jerami”

“Dua serigala terjaga dalam kalut kekhawatiranakan tingkah gembala BELOGyang kian menggiring domba dombaMenuju keterasingan” -- Secarik puisi metafor pembuka KALA...

Read moreDetails

Enam Perupa Sad Rasa Pamerkan ‘Paradiso’ di ARMA Ubud: Ungkap ‘Surga’ yang Kian Compang-camping

by Nyoman Budarsana
December 6, 2025
0
Enam Perupa Sad Rasa Pamerkan ‘Paradiso’ di ARMA Ubud: Ungkap ‘Surga’ yang Kian Compang-camping

Sad Rasa yang terdiri dari enam perupa Bali menggelar pameran bersama di Museum Agung Rai (ARMA) Ubud. Pameran bertajuk “Paradiso”...

Read moreDetails
Next Post
Berkelana Sambil Belajar di Hutan Adat Desa Buahan: Menjaga Hutan, Merawat Kebudayaan

Berkelana Sambil Belajar di Hutan Adat Desa Buahan: Menjaga Hutan, Merawat Kebudayaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co