2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus”: Bahas Upaya Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 14, 2024
in Budaya
Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus”: Bahas Upaya Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” | Foto: tatkala.co/Dede

DISKUSI terpumpun atau focus group discussion (FGD) pada hari itu berlangsung dengan hangat, serius namun tidak kaku. Forum tersebut membahas berbagai hal terkait tradisi lisan dan ritus sebagai bagian dari kebudayaan Bali.

Diskusi yang dilaksanakan di Ruang Sarasehan, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre), pada 12 November 2024 itu mengusung topik “Tradisi Lisan dan Ritus”, dan menghadirkan Prof. Ida Bagus Gde Yudha Triguna M.S. dan Dr. I Wayan Suardiana, M.Hum. sebagai narasumber, serta dimoderatori oleh Ida Bagus Putra Manik Aryana, S.S., M.Si.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda dari 6 sesi diskusi terpumpun, serangkaian perhelatan Kongres Kebudayaan Bali IV Tahun 2024, Desember mendatang. Kegiatan tersebut dilaksanakan sedari 11 – 18 November 2024 dengan mengangkat berbagai tematik seputar penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali.

Kongres Kebudayaan Bali IV Tahun 2024 yang kali ini mengambil tema “Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah sebagai Akselerasi Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali” itu, menjadi upaya percepatan yang komprehensif dalam memperkokoh ketahanan seluruh objek pemajuan kebudayaan serta cagar budaya yang ada di Bali.

Diskusi terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari akademisi, praktisi, budayawan, dan seniman. Setelah kedua narasumber memaparkan materinya, seluruh peserta satu-persatu mengajukan pendapat, pertanyaan, serta memberikan tanggapan terhadap problematika kebudayaan Bali, khususnya yang berkaitan dengan tradisi lisan dan ritus.

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” | Foto: tatkala.co/Dede

Ida Bagus Gde Yudha Triguna M.S. pada saat itu mempresentasikan materi tentang “Ritus pada Masyarakat Bali”. Ia menyebutkan dalam materinya, dalam konteks masyarakat Bali (Hindu), terdapat beragam ritus, baik dalam hubungannya dengan peralihan hidup manusia, cara menjaga keharmonisan alam, maupun ritus dalam kaitannya dengan aktivitas sosial dan budaya.

“Seluruh ritus yang dilaksanakan masyarakat Hindu di Bali selama ini berjalan apa adanya. Artinya, seluruh ritus berjalan di bawah kendali orang yang tahu, atau sekelompok orang yang ‘tahu dan penting’, sementara yang melaksanakan ritus bisa jadi hanya mengikuti arahan orang yang tahu dan penting itu. Ritus-ritus dijalankan, dipahami sekaligus dijaga hanya oleh sekelompok kecil orang tahu dan penting,” ungkap Yudha Triguna.

Sementara Dr. I Wayan Suardiana, M.Hum. memaparkan materi seputar “Tradisi Lisan Bali”. Ia mengungkapkan, tradisi lisan Bali sungguh menakjubkan mengingat dia adalah cikal bakal peradaban Bali meskipun Bali telah memiliki aksara tersendiri.

Namun, akibat terabaikannya tradisi aksara Bali, mengingat tidak dimanfaatkannya lagi sebagai wahana pencatatan pengetahuan leluhur Bali, maka lambat laun tradisi lisan menjadi semakin terlupakan bahkan sudah musnah.

“Untuk itu, penguatan tradisi lisan dalam bidang pelindungan mutlak dilakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap tradisi lisan Bali di masing-masing Kabupaten/Kota, baik yang berupa tuturan murni maupun yang sudah tersuratkan,” tegas Wayan Suardiana.

Para partisipan mengacungkan tangan agar ditunjuk untuk mengemukakan pendapat | Foto: tatkala.co/Dede

Salah satu peserta diskusi, Dr. Kadek Aria Prima Dewi PF, S.Ag., M.Pd. dari Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar tampak berkali-kali mengacungkan tangannya, berharap bisa mengemukakan pendapat.

Sejauh diskusi berlangsung, Prima Dewi menyimak dengan saksama, semua yang disampaikan oleh narasumber dan partisipan lain ia catat. Pada akhirnya, ia pun diberi kesempatan bersuara, meskipun saat sesi diskusi akan segera berakhir.

Bagi Prima Dewi, semua kalangan masyarakat harus berada pada posisi sebagai orang yang tahu dan menganggap penting terhadap ritus dan tradisi lisan. Menurut Prima Dewi, yang terjadi sekarang ini jika tidak dilakukan penguatan, maka kita akan memiliki generasi yang menganggap semua ini tidak penting.

Kadek Aria Prima Dewi saat menyampaikan pandangannya | Foto: tatkala.co/Dede

Ia juga mengatakan, Salah satu lembaga yang memang berkontribusi dalam upaya penguatan ini adalah lembaga pendidikan, yaitu sekolah.

“Tetapi sekolah tidak bisa berdiri sendiri, harus sinergi. Kalau sekolah itu berdiri sendiri, apa yang disampaikan sekolah akan dimentahkan lagi di bale banjar, dimentahkan lagi oleh orang tuanya di rumah. Nah, itulah tantangan yang kita hadapi dan harus dipikirkan bersama,” ungkapnya.

Suasana kala itu begitu akademis, tidak ada peserta yang pasif dalam diskusi tersebut. Semua memberikan sumbangsih pemikirannya terhadap topik yang tengah dibahas. Meskipun tidak semua pendapat bisa diterima, yang tentunya ada pro dan kontra, namun mereka menyikapi dengan menerima segala pendapat yang disampaikan.

Nantinya, seluruh pandangan ataupun pendapat akan didiskusikan dan dikaji kembali untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” | Foto: tatkala.co/Dede

Tujuan dari dilangsungkannya 6 sesi diskusi terpumpun ini adalah untuk mematangkan materi-materi yang akan disampaikan saat kongres pada Desember mendatang. Ada 10 objek pemajuan kebudayaan yang dibahas, yaitu tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus.

Dari apa yang disampaikan oleh kedua narasumber dan berbagai tanggapan dari seluruh peserta diskusi terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus”, dinamika tradisi lisan dan ritus ada yang diabaikan, ada pula yang dihilangkan. Kemudian, yang melestarikan tradisi lisan dan ritus hanya segelintir pihak, hanya yang tahu dan menganggap itu penting.

Tentu, permasalahan utamanya adalah apa upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan tradisi lisan dan ritus. Ini menjadi sesuatu yang akan dikaji lebih dalam dan perlu penyamaan persepsi kepada seluruh lapisan masyarakat, agar kebudayaan Bali tidak berujung terabaikan atau bahkan hilang tergerus kemajuan zaman.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Sekolah Adat Manik Empul Pedawa: Untuk Keberlanjutan Pelestarian Objek Pemajuan Kebudayaan
Anugerah Kebudayaan Indonesia dan Para Teladan dalam Pemajuan Kebudayaan
Merayakan Lontar, Sastra, dan Kebudayaan di Singaraja Literary Festival 2024
Juniarta: Gerakan Penyeragaman Kebudayaan Bali Itu Wajah Fundamentalisme
Seni-Budaya Sebatas Penarik Massa, Tak Pernah Jadi Program Serius dalam Kampanye Pilkada
Tags: kebudayaankebudayaan baliritustradisi balitradisi lisan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sunari, dan Tujuh Lubang di Tubuhnya

Next Post

Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
0
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

Read moreDetails

Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

by tatkala
September 23, 2026
0
Rendez-vous Rasa 2026 Hadir di Bali, Perkuat Pertukaran Pengetahuan Gastronomi Prancis–Indonesia

DENPASAR | TATKALA.CO -- Gastronomi Prancis dan Indonesia akan bertemu di Bali melalui rangkaian kegiatan Rendez-vous Rasa: France–Indonesia Gastronomy Week...

Read moreDetails

Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

by Rusdy Ulu
September 20, 2026
0
Puncak Minikino Film Week 12: Rayakan Pemenang Penghargaan Utama, Dorong Industri Film Pendek, dan Perkuat Edukasi Generasi Muda di Bali

Perhelatan festival film pendek internasional Minikino Film Week 12 (MFW12) yang diselenggarakan oleh Yayasan Kino Media sukses digelar pada 11–18 September 2026 di Bali....

Read moreDetails

Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

by tatkala
September 20, 2026
0
Pemilihan Duta Bahasa Nasional 2026: DKI Jakarta Terbaik 1, Jawa Timur Terbaik 2, Bali Terbaik 3

JAKARTA – TATKALA.CO –  Pasangan dari Provinsi DKI Jakarta, Adventhius Immanuel Karo Karo dan Dania Zahra Ayusti, resmi dinobatkan sebagai...

Read moreDetails

Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

by Rusdy Ulu
September 19, 2026
0
Pengurus KPBU Dikukuhkan —Bupati Buleleng Dukung Perempuan Bali Utara yang Berdaya, Bergerak dan Berdampak

BULELENG | TATKALA.CO -- Barisan perempuan duduk berderet dengan gaung berwarna krem dan riasan diri yang lengkap. Perempuan-perempuan itu tampak...

Read moreDetails

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
0
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII, Merawat Tradisi Lisan dan Menanamkan Dharma kepada Generasi Muda

UTSAWA Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 kembali digelar. Itu artinya, lantunan sloka, palawakya, kakawin, kidung, hingga gaguritan kembali...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

by tatkala
August 23, 2026
0
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna Larut dalam Kemeriahan Seni Bersama Masyarakat di Bulfest 2026

Semarak Buleleng Festival 2026 terus memuncak. Pada malam kelima, suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dipenuhi canda, musik, dan...

Read moreDetails

Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

by tatkala
August 19, 2026
0
Syal Endek Tunjung Ungu untuk Bupati Nyoman Sutjidra di Panggung Bulfest 2026: Dekranasda Buleleng Dorong Wastra Lokal Mendunia

BULELENG | TATKALA – Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra tampak tersenyum bahagia ketika Ny. Wardhany Sutjidra—yang tak lain adalah istrinya—mengalungkan syal...

Read moreDetails

MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

by tatkala
August 10, 2026
0
MTN Presentasi Buruan.co 2026: “Merawat Regenerasi Penulis Sastra Muda”

KEMENTERIAN Kebudayaan RI melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya berkolaborasi dengan Buruan.co menggelar program bertajuk “MTN Presentasi: Buruan.co...

Read moreDetails
Next Post
Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]

Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co