3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus”: Bahas Upaya Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 14, 2024
in Budaya
Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus”: Bahas Upaya Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” | Foto: tatkala.co/Dede

DISKUSI terpumpun atau focus group discussion (FGD) pada hari itu berlangsung dengan hangat, serius namun tidak kaku. Forum tersebut membahas berbagai hal terkait tradisi lisan dan ritus sebagai bagian dari kebudayaan Bali.

Diskusi yang dilaksanakan di Ruang Sarasehan, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre), pada 12 November 2024 itu mengusung topik “Tradisi Lisan dan Ritus”, dan menghadirkan Prof. Ida Bagus Gde Yudha Triguna M.S. dan Dr. I Wayan Suardiana, M.Hum. sebagai narasumber, serta dimoderatori oleh Ida Bagus Putra Manik Aryana, S.S., M.Si.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda dari 6 sesi diskusi terpumpun, serangkaian perhelatan Kongres Kebudayaan Bali IV Tahun 2024, Desember mendatang. Kegiatan tersebut dilaksanakan sedari 11 – 18 November 2024 dengan mengangkat berbagai tematik seputar penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali.

Kongres Kebudayaan Bali IV Tahun 2024 yang kali ini mengambil tema “Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah sebagai Akselerasi Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali” itu, menjadi upaya percepatan yang komprehensif dalam memperkokoh ketahanan seluruh objek pemajuan kebudayaan serta cagar budaya yang ada di Bali.

Diskusi terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari akademisi, praktisi, budayawan, dan seniman. Setelah kedua narasumber memaparkan materinya, seluruh peserta satu-persatu mengajukan pendapat, pertanyaan, serta memberikan tanggapan terhadap problematika kebudayaan Bali, khususnya yang berkaitan dengan tradisi lisan dan ritus.

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” | Foto: tatkala.co/Dede

Ida Bagus Gde Yudha Triguna M.S. pada saat itu mempresentasikan materi tentang “Ritus pada Masyarakat Bali”. Ia menyebutkan dalam materinya, dalam konteks masyarakat Bali (Hindu), terdapat beragam ritus, baik dalam hubungannya dengan peralihan hidup manusia, cara menjaga keharmonisan alam, maupun ritus dalam kaitannya dengan aktivitas sosial dan budaya.

“Seluruh ritus yang dilaksanakan masyarakat Hindu di Bali selama ini berjalan apa adanya. Artinya, seluruh ritus berjalan di bawah kendali orang yang tahu, atau sekelompok orang yang ‘tahu dan penting’, sementara yang melaksanakan ritus bisa jadi hanya mengikuti arahan orang yang tahu dan penting itu. Ritus-ritus dijalankan, dipahami sekaligus dijaga hanya oleh sekelompok kecil orang tahu dan penting,” ungkap Yudha Triguna.

Sementara Dr. I Wayan Suardiana, M.Hum. memaparkan materi seputar “Tradisi Lisan Bali”. Ia mengungkapkan, tradisi lisan Bali sungguh menakjubkan mengingat dia adalah cikal bakal peradaban Bali meskipun Bali telah memiliki aksara tersendiri.

Namun, akibat terabaikannya tradisi aksara Bali, mengingat tidak dimanfaatkannya lagi sebagai wahana pencatatan pengetahuan leluhur Bali, maka lambat laun tradisi lisan menjadi semakin terlupakan bahkan sudah musnah.

“Untuk itu, penguatan tradisi lisan dalam bidang pelindungan mutlak dilakukan inventarisasi secara menyeluruh terhadap tradisi lisan Bali di masing-masing Kabupaten/Kota, baik yang berupa tuturan murni maupun yang sudah tersuratkan,” tegas Wayan Suardiana.

Para partisipan mengacungkan tangan agar ditunjuk untuk mengemukakan pendapat | Foto: tatkala.co/Dede

Salah satu peserta diskusi, Dr. Kadek Aria Prima Dewi PF, S.Ag., M.Pd. dari Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar tampak berkali-kali mengacungkan tangannya, berharap bisa mengemukakan pendapat.

Sejauh diskusi berlangsung, Prima Dewi menyimak dengan saksama, semua yang disampaikan oleh narasumber dan partisipan lain ia catat. Pada akhirnya, ia pun diberi kesempatan bersuara, meskipun saat sesi diskusi akan segera berakhir.

Bagi Prima Dewi, semua kalangan masyarakat harus berada pada posisi sebagai orang yang tahu dan menganggap penting terhadap ritus dan tradisi lisan. Menurut Prima Dewi, yang terjadi sekarang ini jika tidak dilakukan penguatan, maka kita akan memiliki generasi yang menganggap semua ini tidak penting.

Kadek Aria Prima Dewi saat menyampaikan pandangannya | Foto: tatkala.co/Dede

Ia juga mengatakan, Salah satu lembaga yang memang berkontribusi dalam upaya penguatan ini adalah lembaga pendidikan, yaitu sekolah.

“Tetapi sekolah tidak bisa berdiri sendiri, harus sinergi. Kalau sekolah itu berdiri sendiri, apa yang disampaikan sekolah akan dimentahkan lagi di bale banjar, dimentahkan lagi oleh orang tuanya di rumah. Nah, itulah tantangan yang kita hadapi dan harus dipikirkan bersama,” ungkapnya.

Suasana kala itu begitu akademis, tidak ada peserta yang pasif dalam diskusi tersebut. Semua memberikan sumbangsih pemikirannya terhadap topik yang tengah dibahas. Meskipun tidak semua pendapat bisa diterima, yang tentunya ada pro dan kontra, namun mereka menyikapi dengan menerima segala pendapat yang disampaikan.

Nantinya, seluruh pandangan ataupun pendapat akan didiskusikan dan dikaji kembali untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Diskusi Terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus” | Foto: tatkala.co/Dede

Tujuan dari dilangsungkannya 6 sesi diskusi terpumpun ini adalah untuk mematangkan materi-materi yang akan disampaikan saat kongres pada Desember mendatang. Ada 10 objek pemajuan kebudayaan yang dibahas, yaitu tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus.

Dari apa yang disampaikan oleh kedua narasumber dan berbagai tanggapan dari seluruh peserta diskusi terpumpun “Tradisi Lisan dan Ritus”, dinamika tradisi lisan dan ritus ada yang diabaikan, ada pula yang dihilangkan. Kemudian, yang melestarikan tradisi lisan dan ritus hanya segelintir pihak, hanya yang tahu dan menganggap itu penting.

Tentu, permasalahan utamanya adalah apa upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan tradisi lisan dan ritus. Ini menjadi sesuatu yang akan dikaji lebih dalam dan perlu penyamaan persepsi kepada seluruh lapisan masyarakat, agar kebudayaan Bali tidak berujung terabaikan atau bahkan hilang tergerus kemajuan zaman.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Sekolah Adat Manik Empul Pedawa: Untuk Keberlanjutan Pelestarian Objek Pemajuan Kebudayaan
Anugerah Kebudayaan Indonesia dan Para Teladan dalam Pemajuan Kebudayaan
Merayakan Lontar, Sastra, dan Kebudayaan di Singaraja Literary Festival 2024
Juniarta: Gerakan Penyeragaman Kebudayaan Bali Itu Wajah Fundamentalisme
Seni-Budaya Sebatas Penarik Massa, Tak Pernah Jadi Program Serius dalam Kampanye Pilkada
Tags: kebudayaankebudayaan baliritustradisi balitradisi lisan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sunari, dan Tujuh Lubang di Tubuhnya

Next Post

Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails

Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

by Nyoman Budarsana
May 4, 2026
0
Desa Adat Batur Bangun ‘Cihna’ di Titik Nol Batur Let —Songsong Seratus Tahun Rarud Batur

DESA Adat Batur melaksanakan upacara ngruwak sebagai langkah awal pembangunan Cihna (tanda) Titik Nol Batur Let (pusat permukiman Desa Adat...

Read moreDetails

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

by tatkala
May 1, 2026
0
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

Read moreDetails

Pesta Kesenian Bali 2026 Angkat Isu-isu Sosial Aktual Lewat Panggung dan Seminar Seni

by Nyoman Budarsana
April 29, 2026
0
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Pesona Pesta Kesenian Bali (PKB) masih memukau, dinamis dan relevan. Buktinya, pesta seni milik masyarakat Bali ini berhasil mempertahankan tradisi,...

Read moreDetails

14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

by Nyoman Budarsana
March 18, 2026
0
14 Ogoh-Ogoh, Menghidupkan Bencingah Kembali, Menyemarakkan Ruang Budaya di Kesiman

SEBANYAK 14 Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kesiman, Denpasar, mengikuti Parade Fragmentari Ogoh-ogoh pada malam pengerupukan Nyepi, Rabu (18/3/2026) malam. Selain...

Read moreDetails

2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

by tatkala
March 17, 2026
0
2 April, Puncak Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Tahun 2026 —Nyejer 11 Hari

Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1948/tahun 2026 dilaksanakan dari tanggal 20 Maret 2026 sampai dengan...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

by tatkala
March 12, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, Ajang Pertunjukan Seni dan Ruang Persahabatan Antar Negara

Rasa bangga dan syukur karena Buleleng kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan budaya dunia. Buleleng International Rhythm Festival (BIRF) ini...

Read moreDetails
Next Post
Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]

Daya Juang Siswa Belajar Bermakna di Luar Kelas : [Refleksi Metoda Belajar di Negeri Sakura]

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co