6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Uji Publik Calon Pemimpin Bali di Undiksha: Setumpuk Masalah di Bali, dari Bandara sampai Sumber Daya Manusia

Son Lomri by Son Lomri
November 5, 2024
in Khas
Uji Publik Calon Pemimpin Bali di Undiksha: Setumpuk Masalah di Bali, dari Bandara sampai Sumber Daya Manusia

Uji Publik Calon Pemimpin Bali BEM Rema Undiksha | Foto: tatkala.co/Son

MATAHARI siang nyaris memanggang semua mahasiswa yang berada di area auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali. Dengan jas yang mereka kenakan—berwarna biru langit itu—beberapa mahasiwa berteduh dan melepasnya kemudian. Mereka sedang menunggu acara “Uji Publik Calon Pemimpin Bali”, Selasa, 5 November 2024.

Acara itu digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Rema Undiksha dengan tema: “Membangun Bumi Bali yang berkarakter, Berbudaya, dan Sejahtera”, yang akan berlangsung selama dua hari, dan kali ini giliran paslon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut satu; Made Muliawan Arya (De Gadjah) dan Putu Agus Suradnyana.

Setelah calon yang akan diuji itu datang, para mahasiswa mulai meninggalkan tempat teduhnya, dan berjumel—mencari tempat duduknya sesuai dengan fakultasnya masing-masing di dalam audit.

Sekitar 3000 mahasiswa memadati Gedung Auditorium Undiksha sambil mengepalkan tangan kiri ke atas, dan seraya mengucapkan,“HIDUP MAHASISWA! HIDUP MAHASIWA! HIDUP RAKYAT INDONESIA!”—dan tepuk tangan riuh terdengar.

Suasana auditorium Undiksha saat uji publik calon pemimpin Bali | Foto: tatkala.coo/Son

Tentu, sebagai Presiden Mahasiwa, di depan ribuan orang itu, setelah memberi aba-aba jargon perjuangan, Kadek Rudiana menyampaikan jika pada uji publik ini, katanya, sebagai tujuan untuk melihat sejauh mana kapasitas, kualitas, dan kapabilitas dari masing-masing calon sehingga layak untuk dipilih.

“Bilamana kita melihat Bali, adalah sebuah pulau yang identik dengan sebutan Pulau Dewata. Bali dikenal karena adanya karakter yang melekat pada Bali itu sendiri. Karakter, adat istiadat, tradisi, yang mengakibat Bali itu dikenal oleh semua orang,” kata Kadek Rudiana, Presiden Mahasiswa (Presma) saat memberi orasi.

Namun ia menyayangkan, Pulau Bali saat ini justru masih banyak masalah yang menumpuk dan begitu kompleks. Mulai dari pariwisatanya, lingkungan, kemacetan, kesejahteraan, kemiskinan—kemudian pemerataan, dan masih masih banyak lagi.

Maka dari itu, lanjut Kadek Rudi, agar kita sebagai anak muda tidak boleh memiliki sikap apatis terhadap politik.

“Karena mengapa?” ia memberi jeda. “Di tangan kitalah sebagai anak muda, sebagai remaja—yang akan menentukan, siapa calon-calon pemimpin Bali kedepannya!” lanjut Kadek Rudi dengan tegas.

Kadek Rudiana, Presma Undiksha, saat orasi | Foto: tatkala.co/Son

Mengingat itu sebagai ketegasan, dan suara mahasiswa—melalui Presma-nya merupa sebuah fatwa. Sudah dua kali uji publik telah berlangsung pada calon bupati dan wakil bupati beberapa minggu lalu, dan kali ini, Rektor Undiksha—tampak tak berdaya lagi, ia mesti kembali menjadi moderator—mengawal diskusi sebagaimana yang telah ditugaskan, ia menyebutnya—oleh sang presiden.

“Jadi, saya harus tunduk pada regulasi,” kata I Wayan Lasmawan, Rektor Universitas Pendidikan Gansha, saat memberi sambutan diiringi tepuk tangan mahasiswanya.

Grand Design Bali Lima Tahun ke Depan

Di sana, terdapat dua aturan yang akan diterapkan oleh paslon dalam dalam sesi uji publik. Pertama, ada waktu 10 menit untuk paslon, memaparkan grand design apa yang akan dilakukan untuk 5 tahun ke depan. Kemudian pada sesi kedua, yaitu sesi pendalaman—oleh delapan panelis terhadap apa yang akan dikerjakan oleh paslon melalui grand design itu.

“Tujuh profesor terbaik Undiksha, dan satu presiden mahasiswa,” kata Prof. Lasmawan saat menyebutkan delapan panelis dalam penyampan aturan atau tatakrama dalam acara “Uji Publik Calon Pemimpin Bali” oleh BEM Rema Undiksha.

Made Muliawan Arya, atau akrab disapa De Gajah itu, membeberkan beberapa permasalahan yang ada di Bali melaui hasil petualangannya selama dua bulan lebih ke setiap plosok Bali. Ia berkelana ke semua penjuru Bali bersama sang wakil, Putu Agus Suradnyana.

Dalam waktu selama sepuluh menit, De Gajah membuka hasil buruannya itu, dengan sebutan “potret kelam Bali”.

De Gadjah saat memaparkan gagasannya di uji publik BEM Rema Undiksha | Foto: tatkala.co/Son

“Pertama, Bali kekurangan air bersih, dan terancam krisis air. Bali banyak sampah, dan mulai macet parah. Pembangunan infrastruktur Bali yang masih belum merata. Bahkan rencana pembangunan Bali Utara pada pemerintahan lalu, ditolak. Padahal pembangunan bandara Bali utara itu sangat membantu dalam proses pemerataan ekonomi di Bali,” ungkap De Gadjah.

Dan bahkan, kemarin, dua hari yang lalu, lanjut De Gadjah, Presiden Prabowo Subianto mengatakan komitmennya dalam membangun bandara Bali Utara—seperti kawasan New Singapur dan New Hongkong. De Gadjah menyampaikan akan satu jalur dengan pemerintahn pusat, membangun bandara di Bali Utara, untuk pembangunan ekonomi Bali yang merata.

Tetapi justru maksud itu telah diplesetkan oleh oknum yang tidak bertsanggung jawab. Yang di maksud Prabowo adalah, kawasan bandaranya seperti Singapura dan Hongkong, yang bersih dan tertib.

“Ternyata [maksud] itu telah diplesetkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka [justru] katakan Bali [digemborkan] akan dijadikan New Hongkong dan New Singapur. Padahal beliau berbicara dalam konteks North Bali Airport. Yaitu kebersihannya, kerapihannya—dan tentu itu tidak akan mengurani nilai-nilai budaya yang ada di Bali,” kata De Gajdjah saat memaparkan grand design-nya.

Berbicara tentang bandara—sebagai grand design pembangunan Bali yang merata, terutama dalam sisi ekonominya itu—I Nyoman Jampel selaku Panelis, tentu juga mantan rektor Undiksha sebelumnya, menilik bagian ini cukup kritis.

Jampel memandang pembangunan infrstruktur (fisik) mesti juga dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM). “Cuma memang dalam infrastruktur, tidak berarti kita hanya membangun bangunannya atau fisiknya. Tentu hal yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa menyertakan untuk pembangunan SDM-nya,” kata Jampel, panelis.

Suasana auditorium Undiksha saat uji publik calon pemimpin Bali | Foto: tatkala.coo/Son

Sampai di sini, ia melanjutkan di mana pembangunan infrastruktur itu akan menjadi bermanfaat, dalam artian untuk kesejahteraan masyarakat Buleleng, masyarakat Bali. Kalau masyarakat Bali Utara tidak ditingkatkan SDM-nya dan hanya menjadi pekerja di bagian yang rendah seperti tukang sapu atau job sedot WC, itu adalah suatu yang kurang mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi hanya menonton. Kita tidak ingin. Jadi apa program unggulan di bidang sumber daya manusia?” lanjut Jampel, bertanya.

Dalam sesi pendalaman itu, De Gadjah tampak tenang dan mulai menyusun jawaban, yang tentu saja telah disampaikan di banyak kampanyenya di tengah masyarakat. Setidaknya, ada tiga langkah program untuk membangun SDM di Bali Utara atau di Bali secara keseluruhan.

Pertama, SMA negeri gratis, dan SMA swasta akan disubsidi, sesuai dengan jumlah atau nilai SMA negerinya, sesuai dengan klasternya di suatu daerah.

Kedua, ia akan membuat beasiswa Bali Dwipa Jaya, untuk adik-adik yang kuliah baik yang berprestasi atau adik-adik yang tidak mampu, lanjut De Gadjah dengan tenang.

“Kemudian yang ketiga, adalah melakukan sertifikasi atau uji kompetensi, kepada masyarakat yang nanti akan layak pada bidang-bidang tertentu dalam setiap pekerjaan,” tegas De Gadjah.

Seperti itulah kira-kira…tapi, kira-kira gimana menurutmu, Ton? Komen di bawah.[T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Janji Politik Pilkada Bali 2024: Pilih Bandara atau Jalur Kereta?
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah
Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Malam Manis Galungan di Desa Alasangker, Hiburan Rakyat dan Aspirasi untuk Sang Calon Bupati
Seni-Budaya Sebatas Penarik Massa, Tak Pernah Jadi Program Serius dalam Kampanye Pilkada
Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng: Menyoal SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal
Tags: Pilkada 2024Pilkada BaliPilkada BulelengPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menonton Timnas Indonesia Adalah Kecenderungan Menyakiti Diri Sendiri

Next Post

Ketika Gamut (Gamelan Mulut) Pentas di Amerika Serikat

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Ketika Gamut (Gamelan Mulut) Pentas di Amerika Serikat

Ketika Gamut (Gamelan Mulut) Pentas di Amerika Serikat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co