6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng: Menyoal SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal

Son Lomri by Son Lomri
October 25, 2024
in Khas
Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng: Menyoal SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal

Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati pada debat pertama KPU Buleleng | Foto: Ist

SUB tema “Pengembangkan SDM, Perempuan, Anak, dan Kaum Marjinal” pada acara debat pertama calon Bupati dan Wakil Bupati yang diselanggarakan oleh KPU Buleleng dilaksanakan pada Rabu, 23 Oktober 2024 lalu di Hotel Banyualit SPA’N Resort.

Sub tema tersebut menjadi salah satu tema yang menarik, tidak hanya bagi calon, tapi juga bagi beberapa orang yang hadir di sana. Bahkan itu sampai menciptakan perdebetan yang sengit di antara mereka (para calon), Sutjidra dan Sugawa Korry.

Begitu urgennya tema ini, terutama dalam melihat lebih dekat Singaraja sebagai Kota Pendidikan, khususnya. Pada tema ini, para calon memiliki perbedaan pandangan dan saling tanggap satu sama lain dalam berargumen.

Sutjidra, Calon Bupati nomor urut 02, menjadi yang pertama menaggapi tema itu—karena memang gilirannya. Ia menyikapi tema itu selama 3.00 menit dengan lugas.

Pada tema ini, calon diminta ditekankan menjawab pertanyaan terkait bagaimana indeks partisipasi masyarakat terhadap pendidikan, terutama pada perguruan tinggi yang masih kurang. Dan tanpa wasweswos, Sutjidra segera menjawabnya dengan mantap.

“Buleleng, Singaraja, dengan wacana sebagai Kota Pendidikan, sudah barang tentu memerlukan sebuah proses,” kata Sutijidra membuka pemaparan.

Yang pertama, katanya, mengoptimalkan sarana dan prasarana pembelajaran 12 tahun, dan memberikan beasiswa miskin dan beasiswa berprestasi kepada anak-anak yang memiliki prestasi. Dan hal itu, telah menjadi salah satu misi mereka di bidang pendidikan.

Kemudian, untuk mencegah anak-anak putus sekolah, selain akan memberikan pendidikan gratis tadi, Calon Bupati nomor urut 02 itu juga akan memberikan pakaian, seragam, sepatu, sekolah gratis, bagi anak-anak yang baru sekolah di tingkat TK, SD, maupun SMP.

Sementara dari mutu pendidikannya, Sutjidra memberikan dua kriteria terhadap perguruan tinggi. Yaitu yang berkualitas dan yang exellent.

“Kota ini, tidak hanya dengan perguruan tinggi yang berkualitas, tetapi juga harus exellent [yang pertama, atau melampaui apa yang diharapkan],” lanjut Sutjidra.

Kemudian ada pilihan lain, yaitu pada perguruan-perguruan tinggi yang berkualitas di Buleleng, selain Undiksha (Universitas Pendidikan Ganesha). Selain itu, ia juga menyoal penyediaan-penyediaan sarana pendidikan yang berbasis pada IoT.

Ia menekankan terkait penyerapan ruang-ruang terbuka hijau, yang edukatif, sehingga mahasiswa, katanya, dapat memanfaatkan itu di ruang-ruang terbuka itu.

Jawaban dan Tanggapan yang Serius

Setelah Sutjidra selesai memaparkan. Sugawa Korry kemudian langsung menanggapinya, dengan waktu 1.30 detik, dengan lugas—dan kritis.

Ia menganggap apa yang dijawab oleh Sutjidra itu masih jauh dari pertanyaan dan tema. Pemaparannya tidak sesuai pertanyaan yang diberikan oleh moderator debat.  

“Karena kita tahu, IPM Buleleng tahun 2011 berada pada nomor 4 di Bali. Tapi sekarang, 2023, kita berada pada nomor 6. Ini suatu masalah yang serius. Oleh karena demikian, maka, kita harus bangun kesejahteraan masyarakat  dan kita harus tingkatkan kemampuan pendidikannya, kualitas SDM-nya. Oleh karena demikian, wujudkan Kota Singaraja sebagai Kota Pendidikan adalah sebuah keniscayaan,” Sugawa Korry menanggapi.

Sampai di sini, ia kemudian menjelaskan bahwa dalam rangka mewujdukan Singaraja sebagai Kota Pendidikan, ia bersama pasangannya, Suardana, justru telah menyiapkan strategi dasar yang kuat daripada yang dipaparkan oleh Sutjidra.

“Pertama, kami akan mengikutsertakan para ahli khususnya dari Undiksha, yang akan dibantu oleh [mereka] dari Jogja maupun dari Malang yang sudah berpengalaman. Untuk membuat grand desain bagaimana Singaraja sebagai Kota Pendidikan,” lanjutnya.

Ini harus diwujudkan, tahapan demi tahapannya, kata Sugawa lago. “Oleh karena demikian, kalau kita ingin nyata, memperbaiki tingkat pendidikan kita,” kata Sugawa Korry memberi jeda. “Sudah tentu kebijakan kita adalah pro terhadap pendidikan itu sendiri. Tidak seperti, misalnya, kita harus menghentikan sekolah Bali Mandara,” tegasnya.

Sampai di sini, Sutjidra menangkis anggapan dirinya tak sesuai pertanyaan—dalam menjawab. Di sinilah perdebatan itu agaknya panas dengan waktu.

“Mohon maaf, ya, Kakanda,” kata Sutjidra. “Yang ditanya ini angka partisipasi, bukan IPM secara keseluruhan. IPM itu ada tiga, unsurnya pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Jadi yang ditanya itu apa?  Partisipasi! Makanya kami jawab dengan angka partisipasi!” tutur Sutjidra agak menyindir.

“Data-datanya juga kami punya. Kemudian, kalo dari pendidikan, emang rata-rata lama sekolah kita masih rendah. Kemudian harapan lama sekolah juga masih rendah. Ini yang kita akan kejar, dengan cara; satu, untuk meningkatkan IPM di bidang pendidikan, yaitu mendirikan atau mewujudkan penyetaraan-penyetaraan bis masing-masing kecamatan.  Kemudian penyetaraan ini ada kejar paket, ada Paket A, Paket B, Paket C,” tutup Sutjidra.

Tema-tema dalam acara debat ini telah di susun begitu apiknya oleh lima panelis professional di bidangnya, antara lain : Dr. I Putu Gede Parma, S.ST., Par., M.Par; Prof. Dr. Dra. Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, M.Pd; Prof. Dr. Ir. I Nengah Kencana Putra, M.S; Prof. Dr. Ketut Agustini,S.Si.,M.si; dan I Gusti Ngurah Parikesit Widiatedja,S.H.,M.Hum.,LL.M.,Ph.D.[T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Saling Sorot Masalah, Saling Menggali Potensi | Dari Acara Debat Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2024
Dangdut Koplo di Kampanye Calon Wakil Gubernur Bali di Tegalinggah
Hanoman dan Tari Sampi Gerumbungan di Kampanye Calon Gubernur Bali di Seririt
Seni-Budaya Sebatas Penarik Massa, Tak Pernah Jadi Program Serius dalam Kampanye Pilkada
Tags: debat pilkadaKPU BulelengPilkadaPilkada 2024Pilkada Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kinan, Peraih 2 Medali Internasional Matematika dan Sains di Korea Selatan

Next Post

Bertemu Kawan Lama: Menemukan Orang Baru

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

by Agung Sudarsa
March 2, 2026
0
Bakti Sosial Anand Ashram Youth di Yayasan Pendidikan Anak Tuna Netra Denpasar —Merayakan Kemanusiaan dalam Nada dan Kebersamaan

“Jiwa muda adalah jiwa penuh energi, penuh semangat. Maka, dengan sendirinya penuh gejolak pula. Ia bisa membangkang, bisa memberontak, bisa...

Read moreDetails

Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

by Putu Ayu Ariani
February 27, 2026
0
Leo Saputra, Perajin Perak Singapadu yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

DESA Singapadu, Kabupaten Gianyar, dikenal sebagai salah satu tempat kerajinan perak di Bali. Di tengah arus modernisasi dan persaingan produk...

Read moreDetails

‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

by Dede Putra Wiguna
February 23, 2026
0
‘Abhikkama’ – Maju Terus: Komitmen Pemuda Theravāda Indonesia (Patria) Senantiasa Bergerak dan Menumbuhkan Kebajikan

TIGA dasawarsa bukanlah perjalanan yang singkat. Bagi Pemuda Theravāda Indonesia (Patria), 30 tahun adalah rentang pengabdian, pembelajaran, dan konsistensi dalam...

Read moreDetails

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

by Jaswanto
February 22, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

“SAYA menangis saat survei sekolah setelah lolos seleksi P3K,” ujar Samsul Rizal bercerita kepada saya pada malam yang gerah di...

Read moreDetails

Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
February 22, 2026
0
Menanam Pohon Sebelum Berlari —Catatan Menuju Alumni SMANSA Charity Fun Run 2026

SABTU pagi itu datang dengan suara burung dan kokok ayam yang bersahutan. Di sela suasana yang masih lengang, telepon genggam...

Read moreDetails

Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

by Made Chandra
February 21, 2026
0
Tiba-tiba Konservasi : Melihat Pentingnya Kesadaran Konservasi yang Justru Hadir dari Inisiatif Kolektif

CATATAN ini berawal dari ajakan Bli Vincent Chandra—seorang pemuda yang berapi-api ketika bercumbu dengan kebudayaan, untuk mengajakku untuk menyambangi Museum...

Read moreDetails

Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 19, 2026
0
Menulis Opini Bahasa Bali Jangan Seperti Orang “Ngigelang Tapel”! — Dari Lomba Opini Bulan Bahasa Bali 2026

WIMBAKARA (Lomba) Opini Berbahasa Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali mirip sebuah ujian sekripsi atau tesis. Peserta tidak hanya menyelesaikan sebuah...

Read moreDetails

Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 18, 2026
0
Menjadi Penolong Pertama di Usia Belia: Ketika Para Dokter Kecil Beradu Cerdas di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

WAJAH-wajah kecil itu tampak amat serius pagi itu. Jas dokter kecil yang mereka kenakan terlihat rapi, lengkap dengan pin dan...

Read moreDetails

Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

by I Nyoman Darma Putra
February 15, 2026
0
Buku ‘Gaya Patung Pendet di Mata Tiga Profesor’ Diluncurkan pada Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet

Perayaan HUT ke-23 Museum Pendet di Nyuhkuning, Ubud, Gianyar, Minggu, 15 Februari 2026, ditandai dengan peluncuran dan bedah empat buku...

Read moreDetails

Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

by Son Lomri
February 15, 2026
0
Mang Adi, Si Penyadap Tuak, Menghadapi Musim yang Tak Pasti —Cerita Kecil dari Desa Sambirenteng

MANG ADI memegang sebilah paku dengan gaya seperti layaknya memegang pena. Dengan ujung paku yang runcing itu, ia menggurat garis...

Read moreDetails
Next Post
Bertemu Kawan Lama: Menemukan Orang Baru

Bertemu Kawan Lama: Menemukan Orang Baru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co