23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 18, 2024
in Panggung
Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita

Tari Selat Segara di Sanur Village Festival. Foto: Dede

SETELAH sungu ditiup dengan lantang oleh para tamu undangan, kembang api yang telah disiapkan mulai dinyalakan. Kembang api melesat tanpa sekat, melesat cepat ke langit menampilkan percikan warna-warni yang indah. Mesin kembang api (fire machine) juga berkilat-kilat di atas panggung, suasananya sungguh meriah, semua pengunjung turut bersorak merayakan dibukanya perhelatan Sanur Village Festival (SVF) pada malam itu.

Setelah upacara pembukaan dan pesta kembang api usai, Jun Bintang (musisi Bali) yang kebetulan pada saat itu menjadi pembawa acara, dengan iseng menceletuk, “Selamat tahun baru semuanya!” ujaran spontannya itu membuat para pengunjung tertawa. Tetapi memang semeriah itu, layaknya seperti perayaan malam pergantian tahun.

Kala itu merupakan malam pembukaan Sanur Village Festival (SVF) 2024, tahun ini merupakan pelaksanaan SVF yang ke-17 dan dilaksanakan di Pantai Mertasari untuk pertama kalinya, setelah tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di Pantai Matahari Terbit. Perhelatan yang ke-17 ini dibuka pada 16 Oktober 2024, dengan mengusung tema “Asta Brateswarya” yang berarti delapan sifat kepemimpinan.

Pembukaan malam itu diawali dengan pementasan tari Selat Segara yang ditarikan oleh beberapa pemudi desa Sanur. Seusai tari Selat Segara dipentaskan, acara dilanjutkan dengan pertunjukkan Sinar Sunar Sanur yang dirangkaikan dengan Tari Pendet massal.

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur merupakan garapan tari yang mencerminkan masyarakat sanur sebagai masyarakat daerah pesisir. Garapan ini merepresentasikan kehidupan masyarakat sanur yang tidak terbelenggu oleh modernitas, tetapi masih tetap bertahan dengan tradisi dan budaya nan adiluhung. Sinar Sunar Sanur merupakan kolaborasi antara Komunitas Manubada bersama Gamelan Pesel.

Pembukaan Sanur Village Festival | Foto: Dede

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur | Foto: Dede

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur | Foto: Dede

Para penari tampil begitu aktraktif, segala emosi, rasa, dan karsa tumpah ruah. Kalau dalam istilah Bali, disebut metaksu atau memiliki aura yang terpancar. Sinar Sunar Sanur merupakan ungkapan maha cahaya yang bersinar di wilayah pesisir, yaitu wilayah Sanur, yang sampai hari ini masih bersinar dengan beragam misteri.

Setelah menari beberapa menit, para penari diam sejenak di atas panggung, ada juga yang berada di bawah panggung, serta di beberapa sudut. Kemudian, para penabuh gamelan mulai beralih memainkan tabuh iringan Tari Pendet. Para penari pendet kemudian muncul dari segala penjuru, mereka membentuk berbagai formasi memadati areal SVF. Sebanyak 450 perempuan terlibat dalam tari massal tersebut, mereka terdiri dari Ibu-Ibu PKK dan pemudi-pemudi desa Sanur. Mereka berasal dari beberapa banjar di Sanur, setiap banjar akan mengirimkan 10-15 penari untuk turut berpartisipasi.

Tari Pendet massal, di bagian depan panggung SVF | Foto: Dede

Meski dapat giliran tampil malam hari, para penari pendet sudah standby di lokasi sejak sore hari. Mereka terlihat begitu antusias untuk menari, “Dari jam 10 tiang udah berias gus, hari ini Salon di Sanur full semua,” ucap salah satu ibu-ibu penari kepada saya sembari tersenyum, yang kemudian diikuti gelak tawa dari para pemudi dibelakangnya.

Salah satu pemudi dari banjar Penopengan – Desa Sanur Kauh, Ari Witarini mengatakan, tidak ada kendala yang begitu berarti selama proses latihannya. Hanya saja pada bagian mengatur formasi agak sedikit rumit, karena saking banyaknya orang yang berpartisipasi. Pada saat gladi juga ada beberapa perubahan penempatan, karena situasi venue yang sedikit berbeda.

“Senang sih bisa ditunjuk sama banjar, karena kan tidak semua bisa terpilih untuk nari. Jadi rasanya senang sekali bisa berpartisipasi. Dan ini adalah pengalaman pertama Ari mengikuti tari massal,” ujar Ari menyampaikan rasa bangganya.

Beberapa pemudi dari banjar Penopengan, Desa Sanur Kauh | Foto: Dede

Momen saat para penonton menepi, memberikan ruang kepada para penari pendet | Foto: Dede

Sama seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, SVF tahun ini berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 16 – 20 Oktober 2024. Spesialnya, untuk pelaksanaan hari pertama dan kedua, semua masyarakat bebas berkunjung secara free entry alias gratis.

Sedangkan untuk hari ketiga sampai hari kelima, menggunakan sistem ticketing. Adanya ticketing tak sekadar untuk mencari keuntungan atau profit semata. Tetapi, penjualan tiket ditujukan untuk menyeleksi penonton, menghindari aksi anarkis, atau mencegah hal-hal lain yang tidak diinginkan. Harga tiket pun terbilang relatif terjangkau, yaitu Rp 25.000 untuk warga Sanur dan Rp 45.000 untuk warga luar Sanur.

Selama lima hari pelaksanaan, SVF menyajikan berbagai hal, mulai dari Yoga, Festival Musik, Festival Kuliner, Aksi Peduli Lingkungan, Ekshibisi dan Kontes Foto, Ekshibisi Layang-Layang, Bazaar, Kids Ground, Body Painting, Ice Carving, hingga Parade Budaya.

Sanur Village Festival merupakan event tahunan yang selalu dinanti-nanti oleh warga Sanur. Festival dengan ciri khas pesisir yang sudah ada sejak tahun 2006 ini selalu memberikan wadah untuk berkreasi kepada para seniman, penggiat seni, hingga berbagai UMKM Lokal. SVF terhitung hanya sempat absen dua kali karena terhalang pandemi Covid-19.

Ida Bagus Gede Sidharta Putra (Ketua Panitia SVF) menyampaikan laporan | Foto: Dede

Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan | Foto: Dede

Menurut Ketua Panitia SVF 2024, Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapa Gusde, Sanur Village Festival merupakan upaya branding dari desa Sanur, bahkan sampai menjadi benchmarks atau tolok ukur bagi festival-festival di Bali.

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur itu juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh penari pendet yang terlibat. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu-Ibu PKK dan para pemudi yang mungkin dari sore, ataupun dari pagi sudah berias di salon. Begitu semangat dan antusiasnya untuk tampil,” ucap Gusde.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E., M.Si. atau lebih dikenal dengan Bintang Puspayoga, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pembangunan Sanur dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sanur Village Festival. Menurutnya, Sanur Village Festival bukan hanya sekadar perhelatan budaya dan pariwisata semata. Tetapi juga simbol sinergi masyarakat Sanur, yang dikenal dengan sebutan “matahari terbit bersinar dari Pantai Sanur”.

“Sanur Village Festival merupakan event yang mempunyai arti tersendiri bagi saya. Saya telah menjadi bagian dari Sanur Village Festival sejak pelaksanaan pertama, saat itu masih menjadi istri Wali Kota dan hari ini diundang saat pelaksanaan yang ke-17, di penghujung menjabat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Suatu kebanggaan bagi saya bisa hadir di Sanur Village Festival 2024,” ucap Bintang Puspayoga sebelum mengakhiri sambutannya, yang kemudian membuka SVF secara resmi. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Betapa Gemas Menyaksikan Bocah Peragakan Busana Adat Bali
Drama Tari  “Kesempatan Kedua” ISI Denpasar di Banyuwangi Festival 2024
Tags: festivalkesenian baliSanurSanur Village Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seni;  Apresiasi & Kapital – Sambutan untuk Pameran Tunggal I Ketut Jaya di Galeri Maya Sanur

Next Post

Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails
Next Post
Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co