2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
October 18, 2024
in Panggung
Semarak Sanur Village Festival 2024, Pesta Rakyat dan Kreativitas yang Gegap Gempita

Tari Selat Segara di Sanur Village Festival. Foto: Dede

SETELAH sungu ditiup dengan lantang oleh para tamu undangan, kembang api yang telah disiapkan mulai dinyalakan. Kembang api melesat tanpa sekat, melesat cepat ke langit menampilkan percikan warna-warni yang indah. Mesin kembang api (fire machine) juga berkilat-kilat di atas panggung, suasananya sungguh meriah, semua pengunjung turut bersorak merayakan dibukanya perhelatan Sanur Village Festival (SVF) pada malam itu.

Setelah upacara pembukaan dan pesta kembang api usai, Jun Bintang (musisi Bali) yang kebetulan pada saat itu menjadi pembawa acara, dengan iseng menceletuk, “Selamat tahun baru semuanya!” ujaran spontannya itu membuat para pengunjung tertawa. Tetapi memang semeriah itu, layaknya seperti perayaan malam pergantian tahun.

Kala itu merupakan malam pembukaan Sanur Village Festival (SVF) 2024, tahun ini merupakan pelaksanaan SVF yang ke-17 dan dilaksanakan di Pantai Mertasari untuk pertama kalinya, setelah tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan di Pantai Matahari Terbit. Perhelatan yang ke-17 ini dibuka pada 16 Oktober 2024, dengan mengusung tema “Asta Brateswarya” yang berarti delapan sifat kepemimpinan.

Pembukaan malam itu diawali dengan pementasan tari Selat Segara yang ditarikan oleh beberapa pemudi desa Sanur. Seusai tari Selat Segara dipentaskan, acara dilanjutkan dengan pertunjukkan Sinar Sunar Sanur yang dirangkaikan dengan Tari Pendet massal.

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur merupakan garapan tari yang mencerminkan masyarakat sanur sebagai masyarakat daerah pesisir. Garapan ini merepresentasikan kehidupan masyarakat sanur yang tidak terbelenggu oleh modernitas, tetapi masih tetap bertahan dengan tradisi dan budaya nan adiluhung. Sinar Sunar Sanur merupakan kolaborasi antara Komunitas Manubada bersama Gamelan Pesel.

Pembukaan Sanur Village Festival | Foto: Dede

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur | Foto: Dede

Pertunjukan Sinar Sunar Sanur | Foto: Dede

Para penari tampil begitu aktraktif, segala emosi, rasa, dan karsa tumpah ruah. Kalau dalam istilah Bali, disebut metaksu atau memiliki aura yang terpancar. Sinar Sunar Sanur merupakan ungkapan maha cahaya yang bersinar di wilayah pesisir, yaitu wilayah Sanur, yang sampai hari ini masih bersinar dengan beragam misteri.

Setelah menari beberapa menit, para penari diam sejenak di atas panggung, ada juga yang berada di bawah panggung, serta di beberapa sudut. Kemudian, para penabuh gamelan mulai beralih memainkan tabuh iringan Tari Pendet. Para penari pendet kemudian muncul dari segala penjuru, mereka membentuk berbagai formasi memadati areal SVF. Sebanyak 450 perempuan terlibat dalam tari massal tersebut, mereka terdiri dari Ibu-Ibu PKK dan pemudi-pemudi desa Sanur. Mereka berasal dari beberapa banjar di Sanur, setiap banjar akan mengirimkan 10-15 penari untuk turut berpartisipasi.

Tari Pendet massal, di bagian depan panggung SVF | Foto: Dede

Meski dapat giliran tampil malam hari, para penari pendet sudah standby di lokasi sejak sore hari. Mereka terlihat begitu antusias untuk menari, “Dari jam 10 tiang udah berias gus, hari ini Salon di Sanur full semua,” ucap salah satu ibu-ibu penari kepada saya sembari tersenyum, yang kemudian diikuti gelak tawa dari para pemudi dibelakangnya.

Salah satu pemudi dari banjar Penopengan – Desa Sanur Kauh, Ari Witarini mengatakan, tidak ada kendala yang begitu berarti selama proses latihannya. Hanya saja pada bagian mengatur formasi agak sedikit rumit, karena saking banyaknya orang yang berpartisipasi. Pada saat gladi juga ada beberapa perubahan penempatan, karena situasi venue yang sedikit berbeda.

“Senang sih bisa ditunjuk sama banjar, karena kan tidak semua bisa terpilih untuk nari. Jadi rasanya senang sekali bisa berpartisipasi. Dan ini adalah pengalaman pertama Ari mengikuti tari massal,” ujar Ari menyampaikan rasa bangganya.

Beberapa pemudi dari banjar Penopengan, Desa Sanur Kauh | Foto: Dede

Momen saat para penonton menepi, memberikan ruang kepada para penari pendet | Foto: Dede

Sama seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, SVF tahun ini berlangsung selama lima hari, terhitung sejak 16 – 20 Oktober 2024. Spesialnya, untuk pelaksanaan hari pertama dan kedua, semua masyarakat bebas berkunjung secara free entry alias gratis.

Sedangkan untuk hari ketiga sampai hari kelima, menggunakan sistem ticketing. Adanya ticketing tak sekadar untuk mencari keuntungan atau profit semata. Tetapi, penjualan tiket ditujukan untuk menyeleksi penonton, menghindari aksi anarkis, atau mencegah hal-hal lain yang tidak diinginkan. Harga tiket pun terbilang relatif terjangkau, yaitu Rp 25.000 untuk warga Sanur dan Rp 45.000 untuk warga luar Sanur.

Selama lima hari pelaksanaan, SVF menyajikan berbagai hal, mulai dari Yoga, Festival Musik, Festival Kuliner, Aksi Peduli Lingkungan, Ekshibisi dan Kontes Foto, Ekshibisi Layang-Layang, Bazaar, Kids Ground, Body Painting, Ice Carving, hingga Parade Budaya.

Sanur Village Festival merupakan event tahunan yang selalu dinanti-nanti oleh warga Sanur. Festival dengan ciri khas pesisir yang sudah ada sejak tahun 2006 ini selalu memberikan wadah untuk berkreasi kepada para seniman, penggiat seni, hingga berbagai UMKM Lokal. SVF terhitung hanya sempat absen dua kali karena terhalang pandemi Covid-19.

Ida Bagus Gede Sidharta Putra (Ketua Panitia SVF) menyampaikan laporan | Foto: Dede

Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan | Foto: Dede

Menurut Ketua Panitia SVF 2024, Ida Bagus Gede Sidharta Putra atau akrab disapa Gusde, Sanur Village Festival merupakan upaya branding dari desa Sanur, bahkan sampai menjadi benchmarks atau tolok ukur bagi festival-festival di Bali.

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur itu juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh penari pendet yang terlibat. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu-Ibu PKK dan para pemudi yang mungkin dari sore, ataupun dari pagi sudah berias di salon. Begitu semangat dan antusiasnya untuk tampil,” ucap Gusde.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, S.E., M.Si. atau lebih dikenal dengan Bintang Puspayoga, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pembangunan Sanur dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Sanur Village Festival. Menurutnya, Sanur Village Festival bukan hanya sekadar perhelatan budaya dan pariwisata semata. Tetapi juga simbol sinergi masyarakat Sanur, yang dikenal dengan sebutan “matahari terbit bersinar dari Pantai Sanur”.

“Sanur Village Festival merupakan event yang mempunyai arti tersendiri bagi saya. Saya telah menjadi bagian dari Sanur Village Festival sejak pelaksanaan pertama, saat itu masih menjadi istri Wali Kota dan hari ini diundang saat pelaksanaan yang ke-17, di penghujung menjabat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Suatu kebanggaan bagi saya bisa hadir di Sanur Village Festival 2024,” ucap Bintang Puspayoga sebelum mengakhiri sambutannya, yang kemudian membuka SVF secara resmi. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Betapa Gemas Menyaksikan Bocah Peragakan Busana Adat Bali
Drama Tari  “Kesempatan Kedua” ISI Denpasar di Banyuwangi Festival 2024
Tags: festivalkesenian baliSanurSanur Village Festival
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seni;  Apresiasi & Kapital – Sambutan untuk Pameran Tunggal I Ketut Jaya di Galeri Maya Sanur

Next Post

Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Festival Tunas Bahasa Ibu : Bahasa, Aksara  dan Sastra Bali Makin Menyala

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co