4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Isi Otak dengan Bacaan, Itu Perlu, Sebelum Anda Ditipu Dukun Palsu

Son Lomri by Son Lomri
July 28, 2024
in Esai
Isi Otak dengan Bacaan, Itu Perlu, Sebelum Anda Ditipu Dukun Palsu

Sonhaji (penulis) | Foto: tatkala.co

SAYA mencoba membaca banyak artikel akhir-akhir ini, satu pekerjaan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya—jika membaca adalah terkait pekerjaan untuk pikiran. Juga untuk yang lain.

Saya teringat sesuatu, tepatnya saat masih duduk di bangku SMP, tentang pelajaran Bahasa Indonesia. Saat itu guru selalu memberi tugas membaca di waktu senggang sebelum ia menimpali muridnya dengan tugas serius di akhir bab—biasanya, ia lebih dulu menyuruh siswanya untuk melahap artikel pilihannya. Terkadang juga bacaan lain yang masih berhubungan dengan tugas yang diberikan.

Saya teringat di zaman itu bagaimana hasrat saya dalam membaca sangat rendah, pula sampai hari ini barangkali: saya suka bolong-bolong dalam membaca buku, atau tak sering tuntas membaca teks yang panjang di layar hape.

Kebiasaan dulu memengaruhi kebiasaan “membaca” saya sekarang. Tentu, hal seperti ini akan sangat berbahaya jika pola kebiasaan dahulu kala itu tidak diubah, karena dengan begitu, isi kepala tidak terisi dengan sampah video yang deras berselancar di layar hape kita, di media sosial, lebih-lebih tidak ada isinya. Percaya atau tidak, selain perut—otak juga mesti diisi.

Dan apalagi di samping berpikir, mencoba untuk menulis di usia dewasa ini, timbul tekad keras agar bisa “tahan” membaca (minimal), apa saja selain cerita pendek—yang saya senangi sejak semester 3 itu. Saya hanya ingin membaca akhir-akhir ini yang bukan saja karena saya suka—tetapi juga karena membutuhkan informasi penting.

Dan menumbuhkan kebiasaan membaca itu—saya mengakui sulitnya bukan main, Kisanak. Tapi bukan berarti tidak suka membaca adalah kutukan dari langit, tebal—tak bisa diubah. Semua membutuhkan waktu, dan membiasakan diri untuk itu—harus kuat melototi tulisan, dan sering bertemu dengan bacaan apa saja, salah satunya artikel yang menyenangkan, yang ringan-ringan saja dulu.

Mencoba Bertahan Saat Membaca, Sebuah Tips Sederhana dari Seorang Kawan, Alexandria namanya

Membaca, adalah kegiatan paling tidak menyenangkan bagi siapa pun. Tentu itu bukan satu pernyataan fitnah saya terhadap bangsa ini misalnya. Menukil dari World Population Review, disebutkan hal yang sama, jika indeks literasi kita masih belum memuaskan dibanding Singapura (97%) atau Brunei Darussalam (98%).

Di antara masyarakat Assean, kita menduduki peringkat ke-3 atau sama dengan Filipina dan Vietnam dengan skor 96%.

Sebelum ke ranah yang jauh membahas indeks literasi kita berapa di Dunia, apakah Anda suka membaca? Atau merupakan seorang yang sedang serius untuk menjadi orang yang suka membaca seperti saya walaupun sedang di toilet?

Selain saya percaya Tuhan, saya juga mengimani bahwa membaca bukanlah kegiatan untuk gaya-gayaan atau semacam selebrasi literasi semata. Juga bukan tindakan koprol untuk bisa iseng terlihat energik pintar di depan orang tua, gebetan atau guru Bahasa Indonesia. Tapi, membaca memang untuk mengisi yang kosong di dalam kepala alias otak kita, menyelamatkan yang mati pada bathin juga, lebih-lebih pikiran kita jika itu merasa bego dalam berpikir.

Membaca bisa mengusir ketololan demikian. Bagaimana caranya mengusir ketololan itu dari diri kita dan umumnya satu negara? Ya membaca.

Memutus Rantai Ketololan:

Sebelum menularkan membaca ke adik atau pejabat, diri sendiri memang mesti pula “Membaca”. Dipupuk empuk-empuk literasi manis-manis.

Sebab seorang petinju akan lebih bisa memengaruhi seseorang untuk bisa seperti dirinya, karena ia seorang petinju yang terjun di dunia pukul. Tahu rasanya dipukul, tahu rasanya memukul. Sebab itulah ia bisa dengan mudah memengaruhi yang lain jika bertinju adalah aktifitas menyenangkan. Gembira, dan bisa kebal tonjokan.

Tetapi bagaimana dengan kegiatan membaca, yang bukan seorang pembaca, menyarankan untuk membaca ke adiknya, tentu tidak memiliki pengaruh selain pemaksan (otoriter).

Dan yang jelas, memupuk diri untuk bisa dan atau melakukan aktivitas membaca, adalah paling baik dari pada berlaga—menyuruh orang untuk membaca agar pintar dalam waktu kurang dari sepuluh hari.

Begitulah kira-kira kata Mas Alexadria, teman sejawat saya yang nyaris punah dihantam arak beberapa minggu yang lalu itu sebelum akhirnya pulang ke pangkuan ibunya setelah Ujian Proposal.

Kata Mas Alex lagi, membaca bukan tindakan tercela, Adik-adik. Tapi kalau sok pintar, merasa pintar padahal tidak suka membaca, adalah yang paling tercela di Asia maupun Eropa.

Lebih lanjut ia menegaskan, kalau menyimak orang berilmu atau berpengalaman dalam bidang tertentu, itu juga adalah bagian dari tindakan literasi, penting untuk dilakukan sebagaiaman membaca itu tadi. Mas dari Situbondo itu juga menyarankan, membacalah sebelum Anda ditipu dukun. Itu memalukan. Apalagi dukunnya palsu

Sebab itu, memutus ketololan mulai dari diri sendiri adalah kunci, kata Mas Alex terus. Semoga kita tidak putus belajar, dan terima kasih sudah membaca tulisan ringan ini. Lebih-lebih kepada Mas Alex.

Sekadar informasi sedikit penting. Kalo Mas Alex itu berasal dari Situbondo, ia senang melukis, memelihara burung, dan menonton bola. Selain itu, ia juga menulis cerita pendek (walau sedang tidak produktif), di sela-sela kegiatannya yang freelance di Situbondo dari kuli gambar sampai input data Demokrasi, anjai.

Ia juga berjualan buku di toko buku mininya bernama Melle Buku :kecil itu berarti (cari saja instagram-nya melle buku, semoga belum gulung tikar). Selamat hari Minggu, dan Selamat Membaca  yang lain. [T]

Literasi Emergen dan Dongeng Kancil di Matsama MI At-Taufiq Singaraja
Dari Ujung Lidah sampai Ujung Pangrupak: Membaca Saraswati sebagai Momentum Literasi
Literasi Digital dan Praktik Jahat AIDA sebagai Strategi Penipuan Efektif
Tags: indeks literasiLiterasimembaca
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menghidupkan dan Merayakan Puisi lewat Musik dalam “Tapssu: Tribute to Jokpin”

Next Post

Keberlangsungan Wayang dan Peran Penanggap Wayang dalam Konteks Modern

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

Read moreDetails

Penyair Kelas Teri

by Arief Rahzen
October 4, 2026
0
Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

Read moreDetails

Menara Gading di Pasar Kerja

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
0
Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

Read moreDetails

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

by Angga Wijaya
October 3, 2026
0
Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

Read moreDetails

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
0
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

Read moreDetails

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

Read moreDetails

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails
Next Post
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

Keberlangsungan Wayang dan Peran Penanggap Wayang dalam Konteks Modern

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co