25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Isi Otak dengan Bacaan, Itu Perlu, Sebelum Anda Ditipu Dukun Palsu

Son Lomri by Son Lomri
July 28, 2024
in Esai
Isi Otak dengan Bacaan, Itu Perlu, Sebelum Anda Ditipu Dukun Palsu

Sonhaji (penulis) | Foto: tatkala.co

SAYA mencoba membaca banyak artikel akhir-akhir ini, satu pekerjaan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya—jika membaca adalah terkait pekerjaan untuk pikiran. Juga untuk yang lain.

Saya teringat sesuatu, tepatnya saat masih duduk di bangku SMP, tentang pelajaran Bahasa Indonesia. Saat itu guru selalu memberi tugas membaca di waktu senggang sebelum ia menimpali muridnya dengan tugas serius di akhir bab—biasanya, ia lebih dulu menyuruh siswanya untuk melahap artikel pilihannya. Terkadang juga bacaan lain yang masih berhubungan dengan tugas yang diberikan.

Saya teringat di zaman itu bagaimana hasrat saya dalam membaca sangat rendah, pula sampai hari ini barangkali: saya suka bolong-bolong dalam membaca buku, atau tak sering tuntas membaca teks yang panjang di layar hape.

Kebiasaan dulu memengaruhi kebiasaan “membaca” saya sekarang. Tentu, hal seperti ini akan sangat berbahaya jika pola kebiasaan dahulu kala itu tidak diubah, karena dengan begitu, isi kepala tidak terisi dengan sampah video yang deras berselancar di layar hape kita, di media sosial, lebih-lebih tidak ada isinya. Percaya atau tidak, selain perut—otak juga mesti diisi.

Dan apalagi di samping berpikir, mencoba untuk menulis di usia dewasa ini, timbul tekad keras agar bisa “tahan” membaca (minimal), apa saja selain cerita pendek—yang saya senangi sejak semester 3 itu. Saya hanya ingin membaca akhir-akhir ini yang bukan saja karena saya suka—tetapi juga karena membutuhkan informasi penting.

Dan menumbuhkan kebiasaan membaca itu—saya mengakui sulitnya bukan main, Kisanak. Tapi bukan berarti tidak suka membaca adalah kutukan dari langit, tebal—tak bisa diubah. Semua membutuhkan waktu, dan membiasakan diri untuk itu—harus kuat melototi tulisan, dan sering bertemu dengan bacaan apa saja, salah satunya artikel yang menyenangkan, yang ringan-ringan saja dulu.

Mencoba Bertahan Saat Membaca, Sebuah Tips Sederhana dari Seorang Kawan, Alexandria namanya

Membaca, adalah kegiatan paling tidak menyenangkan bagi siapa pun. Tentu itu bukan satu pernyataan fitnah saya terhadap bangsa ini misalnya. Menukil dari World Population Review, disebutkan hal yang sama, jika indeks literasi kita masih belum memuaskan dibanding Singapura (97%) atau Brunei Darussalam (98%).

Di antara masyarakat Assean, kita menduduki peringkat ke-3 atau sama dengan Filipina dan Vietnam dengan skor 96%.

Sebelum ke ranah yang jauh membahas indeks literasi kita berapa di Dunia, apakah Anda suka membaca? Atau merupakan seorang yang sedang serius untuk menjadi orang yang suka membaca seperti saya walaupun sedang di toilet?

Selain saya percaya Tuhan, saya juga mengimani bahwa membaca bukanlah kegiatan untuk gaya-gayaan atau semacam selebrasi literasi semata. Juga bukan tindakan koprol untuk bisa iseng terlihat energik pintar di depan orang tua, gebetan atau guru Bahasa Indonesia. Tapi, membaca memang untuk mengisi yang kosong di dalam kepala alias otak kita, menyelamatkan yang mati pada bathin juga, lebih-lebih pikiran kita jika itu merasa bego dalam berpikir.

Membaca bisa mengusir ketololan demikian. Bagaimana caranya mengusir ketololan itu dari diri kita dan umumnya satu negara? Ya membaca.

Memutus Rantai Ketololan:

Sebelum menularkan membaca ke adik atau pejabat, diri sendiri memang mesti pula “Membaca”. Dipupuk empuk-empuk literasi manis-manis.

Sebab seorang petinju akan lebih bisa memengaruhi seseorang untuk bisa seperti dirinya, karena ia seorang petinju yang terjun di dunia pukul. Tahu rasanya dipukul, tahu rasanya memukul. Sebab itulah ia bisa dengan mudah memengaruhi yang lain jika bertinju adalah aktifitas menyenangkan. Gembira, dan bisa kebal tonjokan.

Tetapi bagaimana dengan kegiatan membaca, yang bukan seorang pembaca, menyarankan untuk membaca ke adiknya, tentu tidak memiliki pengaruh selain pemaksan (otoriter).

Dan yang jelas, memupuk diri untuk bisa dan atau melakukan aktivitas membaca, adalah paling baik dari pada berlaga—menyuruh orang untuk membaca agar pintar dalam waktu kurang dari sepuluh hari.

Begitulah kira-kira kata Mas Alexadria, teman sejawat saya yang nyaris punah dihantam arak beberapa minggu yang lalu itu sebelum akhirnya pulang ke pangkuan ibunya setelah Ujian Proposal.

Kata Mas Alex lagi, membaca bukan tindakan tercela, Adik-adik. Tapi kalau sok pintar, merasa pintar padahal tidak suka membaca, adalah yang paling tercela di Asia maupun Eropa.

Lebih lanjut ia menegaskan, kalau menyimak orang berilmu atau berpengalaman dalam bidang tertentu, itu juga adalah bagian dari tindakan literasi, penting untuk dilakukan sebagaiaman membaca itu tadi. Mas dari Situbondo itu juga menyarankan, membacalah sebelum Anda ditipu dukun. Itu memalukan. Apalagi dukunnya palsu

Sebab itu, memutus ketololan mulai dari diri sendiri adalah kunci, kata Mas Alex terus. Semoga kita tidak putus belajar, dan terima kasih sudah membaca tulisan ringan ini. Lebih-lebih kepada Mas Alex.

Sekadar informasi sedikit penting. Kalo Mas Alex itu berasal dari Situbondo, ia senang melukis, memelihara burung, dan menonton bola. Selain itu, ia juga menulis cerita pendek (walau sedang tidak produktif), di sela-sela kegiatannya yang freelance di Situbondo dari kuli gambar sampai input data Demokrasi, anjai.

Ia juga berjualan buku di toko buku mininya bernama Melle Buku :kecil itu berarti (cari saja instagram-nya melle buku, semoga belum gulung tikar). Selamat hari Minggu, dan Selamat Membaca  yang lain. [T]

Literasi Emergen dan Dongeng Kancil di Matsama MI At-Taufiq Singaraja
Dari Ujung Lidah sampai Ujung Pangrupak: Membaca Saraswati sebagai Momentum Literasi
Literasi Digital dan Praktik Jahat AIDA sebagai Strategi Penipuan Efektif
Tags: indeks literasiLiterasimembaca
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menghidupkan dan Merayakan Puisi lewat Musik dalam “Tapssu: Tribute to Jokpin”

Next Post

Keberlangsungan Wayang dan Peran Penanggap Wayang dalam Konteks Modern

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

Read moreDetails

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
0
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

Read moreDetails

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails
Next Post
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

Keberlangsungan Wayang dan Peran Penanggap Wayang dalam Konteks Modern

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co