5 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Isi Otak dengan Bacaan, Itu Perlu, Sebelum Anda Ditipu Dukun Palsu

Son Lomri by Son Lomri
July 28, 2024
in Esai
Isi Otak dengan Bacaan, Itu Perlu, Sebelum Anda Ditipu Dukun Palsu

Sonhaji (penulis) | Foto: tatkala.co

SAYA mencoba membaca banyak artikel akhir-akhir ini, satu pekerjaan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya—jika membaca adalah terkait pekerjaan untuk pikiran. Juga untuk yang lain.

Saya teringat sesuatu, tepatnya saat masih duduk di bangku SMP, tentang pelajaran Bahasa Indonesia. Saat itu guru selalu memberi tugas membaca di waktu senggang sebelum ia menimpali muridnya dengan tugas serius di akhir bab—biasanya, ia lebih dulu menyuruh siswanya untuk melahap artikel pilihannya. Terkadang juga bacaan lain yang masih berhubungan dengan tugas yang diberikan.

Saya teringat di zaman itu bagaimana hasrat saya dalam membaca sangat rendah, pula sampai hari ini barangkali: saya suka bolong-bolong dalam membaca buku, atau tak sering tuntas membaca teks yang panjang di layar hape.

Kebiasaan dulu memengaruhi kebiasaan “membaca” saya sekarang. Tentu, hal seperti ini akan sangat berbahaya jika pola kebiasaan dahulu kala itu tidak diubah, karena dengan begitu, isi kepala tidak terisi dengan sampah video yang deras berselancar di layar hape kita, di media sosial, lebih-lebih tidak ada isinya. Percaya atau tidak, selain perut—otak juga mesti diisi.

Dan apalagi di samping berpikir, mencoba untuk menulis di usia dewasa ini, timbul tekad keras agar bisa “tahan” membaca (minimal), apa saja selain cerita pendek—yang saya senangi sejak semester 3 itu. Saya hanya ingin membaca akhir-akhir ini yang bukan saja karena saya suka—tetapi juga karena membutuhkan informasi penting.

Dan menumbuhkan kebiasaan membaca itu—saya mengakui sulitnya bukan main, Kisanak. Tapi bukan berarti tidak suka membaca adalah kutukan dari langit, tebal—tak bisa diubah. Semua membutuhkan waktu, dan membiasakan diri untuk itu—harus kuat melototi tulisan, dan sering bertemu dengan bacaan apa saja, salah satunya artikel yang menyenangkan, yang ringan-ringan saja dulu.

Mencoba Bertahan Saat Membaca, Sebuah Tips Sederhana dari Seorang Kawan, Alexandria namanya

Membaca, adalah kegiatan paling tidak menyenangkan bagi siapa pun. Tentu itu bukan satu pernyataan fitnah saya terhadap bangsa ini misalnya. Menukil dari World Population Review, disebutkan hal yang sama, jika indeks literasi kita masih belum memuaskan dibanding Singapura (97%) atau Brunei Darussalam (98%).

Di antara masyarakat Assean, kita menduduki peringkat ke-3 atau sama dengan Filipina dan Vietnam dengan skor 96%.

Sebelum ke ranah yang jauh membahas indeks literasi kita berapa di Dunia, apakah Anda suka membaca? Atau merupakan seorang yang sedang serius untuk menjadi orang yang suka membaca seperti saya walaupun sedang di toilet?

Selain saya percaya Tuhan, saya juga mengimani bahwa membaca bukanlah kegiatan untuk gaya-gayaan atau semacam selebrasi literasi semata. Juga bukan tindakan koprol untuk bisa iseng terlihat energik pintar di depan orang tua, gebetan atau guru Bahasa Indonesia. Tapi, membaca memang untuk mengisi yang kosong di dalam kepala alias otak kita, menyelamatkan yang mati pada bathin juga, lebih-lebih pikiran kita jika itu merasa bego dalam berpikir.

Membaca bisa mengusir ketololan demikian. Bagaimana caranya mengusir ketololan itu dari diri kita dan umumnya satu negara? Ya membaca.

Memutus Rantai Ketololan:

Sebelum menularkan membaca ke adik atau pejabat, diri sendiri memang mesti pula “Membaca”. Dipupuk empuk-empuk literasi manis-manis.

Sebab seorang petinju akan lebih bisa memengaruhi seseorang untuk bisa seperti dirinya, karena ia seorang petinju yang terjun di dunia pukul. Tahu rasanya dipukul, tahu rasanya memukul. Sebab itulah ia bisa dengan mudah memengaruhi yang lain jika bertinju adalah aktifitas menyenangkan. Gembira, dan bisa kebal tonjokan.

Tetapi bagaimana dengan kegiatan membaca, yang bukan seorang pembaca, menyarankan untuk membaca ke adiknya, tentu tidak memiliki pengaruh selain pemaksan (otoriter).

Dan yang jelas, memupuk diri untuk bisa dan atau melakukan aktivitas membaca, adalah paling baik dari pada berlaga—menyuruh orang untuk membaca agar pintar dalam waktu kurang dari sepuluh hari.

Begitulah kira-kira kata Mas Alexadria, teman sejawat saya yang nyaris punah dihantam arak beberapa minggu yang lalu itu sebelum akhirnya pulang ke pangkuan ibunya setelah Ujian Proposal.

Kata Mas Alex lagi, membaca bukan tindakan tercela, Adik-adik. Tapi kalau sok pintar, merasa pintar padahal tidak suka membaca, adalah yang paling tercela di Asia maupun Eropa.

Lebih lanjut ia menegaskan, kalau menyimak orang berilmu atau berpengalaman dalam bidang tertentu, itu juga adalah bagian dari tindakan literasi, penting untuk dilakukan sebagaiaman membaca itu tadi. Mas dari Situbondo itu juga menyarankan, membacalah sebelum Anda ditipu dukun. Itu memalukan. Apalagi dukunnya palsu

Sebab itu, memutus ketololan mulai dari diri sendiri adalah kunci, kata Mas Alex terus. Semoga kita tidak putus belajar, dan terima kasih sudah membaca tulisan ringan ini. Lebih-lebih kepada Mas Alex.

Sekadar informasi sedikit penting. Kalo Mas Alex itu berasal dari Situbondo, ia senang melukis, memelihara burung, dan menonton bola. Selain itu, ia juga menulis cerita pendek (walau sedang tidak produktif), di sela-sela kegiatannya yang freelance di Situbondo dari kuli gambar sampai input data Demokrasi, anjai.

Ia juga berjualan buku di toko buku mininya bernama Melle Buku :kecil itu berarti (cari saja instagram-nya melle buku, semoga belum gulung tikar). Selamat hari Minggu, dan Selamat Membaca  yang lain. [T]

Literasi Emergen dan Dongeng Kancil di Matsama MI At-Taufiq Singaraja
Dari Ujung Lidah sampai Ujung Pangrupak: Membaca Saraswati sebagai Momentum Literasi
Literasi Digital dan Praktik Jahat AIDA sebagai Strategi Penipuan Efektif
Tags: indeks literasiLiterasimembaca
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menghidupkan dan Merayakan Puisi lewat Musik dalam “Tapssu: Tribute to Jokpin”

Next Post

Keberlangsungan Wayang dan Peran Penanggap Wayang dalam Konteks Modern

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

by Sugi Lanus
August 4, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

Read moreDetails

Presiden di Dalam Kepala Saya

by Angga Wijaya
August 3, 2026
0
Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

Read moreDetails

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

by Chusmeru
August 3, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

Read moreDetails

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails
Next Post
Kepopuleran Pengundang Leak Dalam Wayang Calonarang

Keberlangsungan Wayang dan Peran Penanggap Wayang dalam Konteks Modern

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  
Khas

Kemah Budaya  Ajang Penguatan SDM Bali Unggul  

SAYA bersyukur  menjadi Panyarikan Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Kuta Selatan merangkap sebagai Kepala Sekolah yang membina  remaja SMA. Posisi...

by I Nyoman Tingkat
August 4, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NOL KILOMETER ̶S̶I̶N̶G̶A̶R̶A̶J̶A̶ BULELENG : Titik Start Berbenah, Bukan Sekadar Bersolek dan Beautifikasi

ADA banyak sambutan positif dan keceriaan di tengah peresmian tugu Nol Kilometer di depan Kantor Bupati Buleleng. Titik yang dibenahi...

by Sugi Lanus
August 4, 2026
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita
Ulas Pentas

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia
Khas

Kader Dilatih Manfaatkan Ekosistem Google untuk Sistem Pelaporan Digital Kesehatan Balita dan Lansia

TIM Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, yang diketuai oleh Ashlikhatul Fuaddah, pada Sabtu, 25 Juli 2026 menyelenggarakan kegiatan...

by Ashlikhatul Fuaddah
August 4, 2026
SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co