2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Literasi Emergen dan Dongeng Kancil di Matsama MI At-Taufiq Singaraja

Wahyu Mahaputra by Wahyu Mahaputra
July 19, 2024
in Esai
Literasi Emergen dan Dongeng Kancil di Matsama MI At-Taufiq Singaraja

Media pembelajaran | Dok. Penulis

APA yang perlu disiapkan pertama kali dalam kegiatan literasi? Buku? Pojok baca? Atau program membaca 15 menit sebelum memulai pelajaran? Barangkali itu bener. Tapi menurut Fajriyah dalam salah satu artikelnya bahwa dengan bercerita anak juga mempelajari berbagai aktivitas yang dapat mengembangkan pengetahuannya.

Literasi tersebut dinamai “Literasi Emergen”. Literasi emergen merupakan konsep yang digunakan untuk mempersiapkan anak dalam mendapatkan pengetahuan dengan tujuan memberikan stimulus atau rangsangan literasi. Hal tersebut diwujudkan melalui menyiapkan lingkungan literasi dan membacakan cerita.

Ini berawal dari tawaran kakak tingkat saya, Rusdy, yang kemudian disambut sebuah pesan panjang dari Ibu Tin, ketua PPDB MI At-Taufiq Singaraja Tahun Pelajaran 2024/2025 membuat saya seperti anak ayam yang kehilangan induknya, saya bingung ketika mendapatkan pesan itu.

Kurang lebih pesannya berisi permohonan narasumber dalam kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama)—atau sekolah negeri mengenalnya sebagai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)—dengan topik literasi dan ditambah pesanan agar anak-anak kelas 3-6 itu bisa menuliskan cerita pendek sederhana.

Sebagai seorang mahasiswa yang baru kenal bahasa dan literasi baru-baru ini, serta ilmu yang tak seberapa, saya merasa tidak punya cukup kapasitas untuk menjadi narasumber literasi pada kegiatan tersebut.

Saya hanya takut anak-anak itu belajar dari orang yang salah, namun label mahasiswa bahasa Indonesia itu seakan menghantui dan perlu pertanggungjawaban dalam menghadapi tantangan itu.

MI At-Taufiq merupakan sebuah madrasah yang terletak di Jl. Hassanudin, No. 28, Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Menurut penuturan kepala sekolahnya, Pak Amir, madrasah ini telah berdiri sejak tahun 1960 dan menjadi salah satu madrasah tertua di Singaraja.

“Sekolah atau madrasah ini dibangun sejak tahun 60, mungkin ini jadi salah satu madrasah tertua di Singaraja,” tutur Pak Amir.

Sehari sebelum kegiatan Matsama, saya sama sekali belum terpikirkan mau berbuat apa. Malam-malam, saya teringat tentang mata kuliah media pembelajaran yang sudah ditempuh semester 2 lalu.

Bergegas saya mencari gambar kepala kancil, buaya, dan ayam, selain itu ada juga dua bungkus jajan kecil sebagai bentuk apresiasi untuk peri-peri kecil dan pangeran di madrasah tersebut. Saya akan mendongeng dengan metode bermain peran.

Di pagi yang sedikit dingin, hari ketiga Matsama, giliran saya. Pak Amir, selaku kepala sekolah, menceritakan sedikit kondisi siswa yang ada di sekolah tersebut. Katanya anak-anak di sekolah ini mayoritas dari latar keluarga yang cukup—dan ini membuat hela napas agak panjang.

“Ada anak yang pukul tiga pagi sudah ditinggal bekerja, karena banyak yang ke sini untuk merantau kan, jadi memang harus bekerja keras, sehingga anak-anaknya kadang-kadang kurang diperhatikan. Tapi saya dan guru-guru yang harus lebih proaktif serta memberi perhatian lebih,” ujar Pak Amir sembari membenarkan kopiahnya.

Penuturan Pak Amir membuat hati semakin gelisah. Saya takut dongeng “Si Kancil dan Buaya” yang akan saya bawakan tidak dapat menstimulasi keinginan belajar atau berliterasi siswa MI At-Taufiq.

Ibu Tin memegang pelantang suara dan menyilakan saya untuk memasuki ruangan. Dengan berpakaian seperti pendongeng: baju kemeja putih, rompi rajut abu, dan slayer merah yang terikat di leher, saya memasuki ruangan dengan sedikit malu-malu. Sudah lama saya tidak memasuki ruang kelas untuk anak setingkat SD.

“Siapa yang mau dengar dongeng?” tanya saya.

Sontak anak-anak itu seperti menemukan mainan baru, dengan kompak mereka menjawabnya penuh semangat. Ada tiga sukarelawan yang berkenan menjadi tokoh dongeng tersebut. Laila sebagai kancil, Ahmad sebagai buaya, dan Febi sebagai ayam.

Cerita diawali dengan kehidupan kancil sebagai hewan cerdas, membantu ayam, sampai dengan mengelabui buaya untuk dapat menyeberangi sungai. Di tengah cerita saya selipkan literasi numerasi dengan bernyanyi “Tek kotek kotek kotek, anak ayam turun berkotek” sampai anak ayam tinggal 1 dan bertemu dengan induknya.

Menurut teori perkembangan peserta didik, anak yang berada di tahap operasional konkret seharusnya sudah dapat menggunakan kemampuan pemikiran logika, namun hanya untuk objek fisik. Dengan bermain peran, melihat objek fisik dapat menstimulasi anak-anak tersebut dalam menyusun cerita, sesuai dengan pesanan Ibu Tin di awal.

Kegiatan ditutup dengan menuliskan pengalaman pribadi. Seperti yang dikatakan dosen prosa fiksi saya, bapak I Wayan Artika, bahwa menulis cerpen itu 90 persen fakta dan hanya 10 persennya imajinasi, maka untuk memenuhi pesanan Ibu Tin, saya mengajak peri-peri kecil dan pangeran itu untuk menulis kejadian yang mereka alami sendiri.

Anak-anak itu tergolong mampu untuk melisankan ceritanya, namun untuk menuliskannya mereka masih mengalami beragam kesulitan. Pertama, penggunaan tanda baca yang belum tepat. Kedua, penggunaan partikel dan konjungsi yang belum sesuai.

Ketiga, yang paling menjadi kekhawatiran adalah susunan kalimat yang masih abstrak, namun tak semua anak harus menjadi penulis, ada yang lebih pandai bercerita lisan, ada yang lebih jago bermain bola, atau barangkali ada yang lebih senang berwirausaha. Lagipula cerita ini masih belum rampung.

Cerita ini masih akan terus berlanjut sampai saya datang lagi ke sekolah tersebut dan melihat perkembangannya. Literasi tidak dapat dilakukan dalam semalam. Ini perihal pembiasaan. Salam literasi.[T]

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 
Sisi Lain D.N. Aidit: Tokoh PKI dan Aktivis Literasi
Literasi Dasar: Hubungan Abadi Antara Manusia dan Pengetahuan, Konstruksi dan Konsumsi
Literasi Digital Nasional: Perempuan Bisa Apa?
Tags: dongengdongeng kancilLiterasiliterasi emergenliterasi sekolah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Berkunjung dan Membayangkan Masa Lalu di Rumah Batuan, Rumah Tradisional di Desa Batuan-Gianyar

Next Post

Bali, Tong Kosong Nyaring Bunyinya: Kabar Media Musik Bali Hari Ini

Wahyu Mahaputra

Wahyu Mahaputra

Bernama lengkap I Putu Wahyu Mahaputra, akrab dipanggil WM Putra, lahir di Gianyar, 14 Maret 2004. Masyarakat sipil biasa yang baru belajar menulis dan gemar mendengarkan nada-nada minor, sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha.

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
Bali, Tong Kosong Nyaring Bunyinya: Kabar Media Musik Bali Hari Ini

Bali, Tong Kosong Nyaring Bunyinya: Kabar Media Musik Bali Hari Ini

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co