23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Sanur, Dua Hari Menghidupkan Nilai-nilai yang Diwariskan Ni Pollok dan Le Mayeur

Ingga Adelia by Ingga Adelia
July 9, 2024
in Ulas Pentas
Di Sanur, Dua Hari Menghidupkan Nilai-nilai yang Diwariskan Ni Pollok dan Le Mayeur

MUSEUM Le Mayeur di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu 6 Juli dan Minggu 7 Juli 2024, disulap menjadi ruang kesenian bagi anak-anak dan remaja. Aghumi dengan program Ni Pollok Bercerita: Studi Tur Performatif Museum Le Mayeur telah menghidupkan nilai-nilai yang diwariskan Ni Pollok dan Le Mayeur.

Hari pertama, merupakan pembukaan acara yang dihadiri oleh Plt. Kepala UPTD. Museum Bali, I Made Artana Yasa sekaligus membuka acara. Di hari yang berbahagia ini keluarga dari Le Mayeur juga turut hadir. Martine Pille sebagai perwakilan keluarga Le Mayeur di Belgia mengungkapkan bahwa Uncle Boy (sebutan untuk Le Mayeur di keluarga) adalah sosok yang inspiratif dan nyentrik.

Made Astika selaku perwakilan keluarga Ni Pollok juga turut hadir memberikan sambutan sekaligus momen menyampaikan harapan kepada pemerintah, agar terus dapat bersinergi dan aktif bekerjasama untuk menjaga warisan dari pasangan seniman Le Mayeur dan Ni Pollok.

Penyerahan Cindera Mata kepada Keluarga Le Mayeur

Sambutan dari Plt. Kepala UPTD. Museum Bali, I Made Artana Yasa

Sambutan dari perwakilan keluarga Ni Pollok, Made Astika

Sambutan Keluarga Le Mayeur oleh Martine Pille

Usai pembukaan yang hangat, dilanjutkan dengan lomba tari kontemporer site spesifc dance. Juri terdiri atas Ni Putu Aristadewi, I Putu Bagus Bang Sada Graha Saputra, I Wayan Sumahardika. Tak seperti lomba tari kebanyakan, lomba tari kontemporer ini mengajak peserta untuk menggunakan bingkai Site Spesific Dance sebagai metode dan basis penciptaan karya.

Secara umum, Site Spesific Dance diartikan sebagai pertunjukan tari yang dirancang untuk ada di suatu tempat tertentu, di luar panggung teater. Site Spesific Dance berupaya untuk mempertanyakan, membuka dan/atau menolak batasan panggung pertunjukan konvensional umum dengan mengeksplorasi ruang-ruang alternatif seperti trotoar, bandara, hingga jembatan bangunan. Koreografer membentuk kembali gagasan konvensional kita tentang pertunjukan. Dalam konteks ini, material lomba akan menggunakan kawasan Museum Le Mayeur dan sekitarnya sebagai basis penciptaan.

Adapun pemenang Tari Kontemporer Site Spesific Dance yakni:

Juara 1 : Nyoman Pasek Meisa Gunawan

Juara 2 : Ni Made Ari Yanti Putri Negara

Juara 3 : Santi Sukma Melati

Penampilan Peserta Tari Kontemporer Site Spesic Dance

Kegiatan hari kedua pada Minggu, 7 Juli 2024 pukul 09.00 dibuka dengan monolog “Tur Performatif Museum Le Mayeur” yang diperankan Santi Dewi. Tak hanya memerankan sosok Ni Pollok dalam monolognya, Santi Dewi juga yang membuat naskah monolognya.

Pementasan dimulai saat Gek Santi memulai monolognya dari pantai dengan melakukan gerakan sederhana yang biasa dilakukan oleh Ni Pollok saat dulu. Lalu perlahan berjalan menuju pintu masuk dan berdialog kepada para pengunjung, memperkenalkan Museum Le Mayeur dan membagikan tiket masuk berupa kartu dan beberapa stiker dengan gambar wajah Ni Pollok, Le Mayeur, dan logo Aghumi.

Para pengunjung sangat antusias menerima kartu dan stiker yang dibagikan oleh panitia. Lalu pentonton dibawa masuk untuk melihat koleksi lukisan dari Le Mayeur sambil menceriyakan latar belakang kehidupannya.

Penampilan Tur Performatif

Penampilan Tur Performatif

Karirnya sebagai penari, model, tentang bagaimana pertemuannya dengan Le Meyeur, bagaimana kehidupan rumah tangga bersama suaminya, hingga pergolakan batin Ni Pollok sebagai seorang istri dan perempuan. Pementasan ini memberi dedikasi yang kuat terhadap seni. pengunjung dibuat terpukau dengan dialog:

“Apakah tubuh wanita ini hanya untuk seni?

manakah yang lebih penting, seni atau anak?

atau anak dari seni?”

Tak hanya itu pengunjung juga terpukau oleh ornamen – ornamen didalam museum. Anak- anak peserta lomba menggambar juga ikut serta dalam tur performatif museum juga sangat memperhatian detail di dalam museum. 

Usai terlibat dalam tur performatif, para peserta menggambar langsung mengambil posisi untuk berkarya. Lomba Menggambar dengan tema “Mengenal Bahari melalui Impresionisme Le Mayeur”, telah didampingi oleh 3 dewan juri yakni Ni Nyoman Sani, Ni Wayan Penawati, dan Dewa Ayu Eka Savitri Sastrawan. Ada pun pemenang-pemenang lomba menggambar Tingkat SD ini yakni:

Juara 1 : I Made Bagus Ananta Tristan Darma

Juara 2 : Kadek Bayu Pradana Adinata

Juara 3 : Ni Putu Taniya Melika Putri

Melihat ruang museum Le Mayeur yang begitu sarat dengan narasi sejarah dan visual museum yang sangat indah, diharapkan berpartisipasi dalam kegiatan sebagai peserta lomba untuk bersama-sama mengaktivasi Museum Le Mayeur.

Sebelum acara penutupan, para pengunjung di suguhkan pementasan drama musikal oleh aghumi yang bertajuk “Rahim Bahari”, karya dan penyair perempuan yang dijadikan sumber musikalisasi yakni: (1) “Di Depan Gerbang Pulau Serangan” Reina Caesilia (1965), (2) “Stateless” Nur Wahida Idris (1976), (3) “Majene” Mira MM Astra (1978), (4) “Melankolia Senja Hari” Putu Vivi Lestari lahir tahun (1981), (5) “Gadis-gadis Tanjung Benoa” Saras Dewi (1983), (6) “Baruna” Pranita Dewi lahir tahun (1987), (7) “Sanur” Ni Made Purnamasari lahir tahun (1989), (8) “Kota dalam Ingatan” Ni Wayan Idayati (1990).

Pementasan drama musikal rahim bahari

Pertunjukan ini digagas oleh Wulan Dewi Saraswati dengan Akmal dan Manipuspaka sebagai penata musik, kemudian ditampilkan oleh Ingga, Bintang, Pritha, Lia, Ayuka, Cemi, dan Keisa. Para pemain begitu menikmati musik dan setiap gerakannya begitupun dengan pengunjung yang menyaksikan pementasan tersebut.

Dengan pendekatan partisipatoris dalam pementasan ini, para pemain juga mengajak para penonton untuk ikut menari diakhir pementasan. Di pengujung acara Aghumi memberikan award kepada Bunda Ratih selalu pendiri narwastu autism learning. “Aduh bunda ga nyangka dikasih award gini, terharu bunda, acaranya keren sekali,” ucap Bunda Ratih saat menerima award dari Aghumi.

Penyerahan Aghumi Award 2024

Tak hanya itu Aghumi juga memberikan beasiswa pendidikan kepada Amelia Niscahaya Ningrum salah satu murid berkebuthan khusus yang dengan gigih ingin melanjutkan pendidikan. Aghumi memang sangat membuka ruang untuk anak spektrum autism karena berfokus pada kesehatan mental khususnya mengasah daya cipta seni anak spektrum autisme.

Penyerahan Beasiswa Pendidikan Aghumi 2024

“Rahim Bahari” dari Komunitas Aghumi: Pantulan Budaya Perempuan Tangguh
Workshop Inklusifitas Seni Komunitas Aghumi: Ikhtiar Menumbuhkan Ruang Kesenian bagi Masyarakat Difabel, Autism, dan Rentan
“Rahim Bahari” Komunitas Aghumi, Pertunjukan Spesial dari Orang-orang Spesial
Aghumi: Tarot dan Teater, Menceritakan Simbol-simbol
Menilik Perempuan Penulis di Bali Hari Ini
Tags: Komunitas AghumiNi PollokNi Pollok Bercerita: Studi Tur Performatif Museum Le MayeurSanur
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perjalanan ke Thailand: Menimbang Utara di Chiang Mai dan Utara di Bali

Next Post

Berkunjung ke Situs Candi Doi Suthep, Bangunan Suci di Atas Gunung di Thailand

Ingga Adelia

Ingga Adelia

Pelajar, gemar bermain teater dan menulis. Bergabung di Teater Petir dan Komunitas Aghumi.

Related Posts

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
0
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

Read moreDetails

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

by Dewa Purwita Sukahet
July 31, 2026
0
Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

MALAM itu, 20 Juli 2026, jam di ponsel menunjukan pukul 18:52 Wita, di depan gedung Ni Ketut Reneng, kampus Institut...

Read moreDetails

Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

by Anselmus Dore Woho Atasoge
July 31, 2026
0
Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

MALAM pembukaan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Flores Timur, NTT, menyuguhkan sebuah pertunjukan yang memicu...

Read moreDetails

Fragmentari “Jro Luh” dan Sinkronisitas: Sebuah Pembacaan Estetika atas Pertemuan Dramaturgi dan Fenomena Alam

by I Gusti Made Darma Putra
July 28, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

PANGGUNG seni pertunjukan pada dasarnya merupakan ruang rekayasa artistik. Di dalamnya, setiap unsur dirancang dengan cermat, struktur dramatik disusun melalui...

Read moreDetails

Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

by I Wayan Sujana Suklu
July 25, 2026
0
Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

  Tubuh berjalan pelandi antara bukit, rumah, dan laut yang tidak selesai. Angin membawa nama-namayang pernah singgah di pelabuhan,lalu hilang...

Read moreDetails

Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

by Chandra Manikan
July 22, 2026
0
Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

Asap mengepul perlahan hingga menutupi sebagian panggung, sementara cahaya merah merambat dan menerangi Ocha Diartini yang saat itu berperan sebagai...

Read moreDetails

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

by Satria Aditya
July 20, 2026
0
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

Read moreDetails

Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

by Putu Intan Juliantika
July 19, 2026
0
Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

 “Teng! Tong! Teng! Tong! Teng! Tung! Pagi tiba alarm berbunyi...” Itu adalah suara dering alarm saya pukul tiga pagi yang...

Read moreDetails

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
0
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

Read moreDetails

‘The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark’ di TMII —Cahaya Menghidupkan Hanoman Duta

by Azzahra Naya R
July 1, 2026
0
‘The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark’ di TMII —Cahaya Menghidupkan Hanoman Duta

SAAT menyaksikan The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark: Hanoman Duta, Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII),...

Read moreDetails
Next Post
Berkunjung ke Situs Candi Doi Suthep, Bangunan Suci di Atas Gunung di Thailand

Berkunjung ke Situs Candi Doi Suthep, Bangunan Suci di Atas Gunung di Thailand

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co