24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gandrung Pura Majapahit dari Pemecutan Kelod – Ada Pengibing Kerauhan

tatkala by tatkala
July 1, 2024
in Panggung
Gandrung Pura Majapahit dari Pemecutan Kelod – Ada Pengibing Kerauhan

Gandrung Pura Majapahit dari Pemecutan Kelod, Denpasar

SUASANA magis tak bisa dihindari ketika Sekaa Gandrung Pura Majapahit, Banjar Munang Maning dan Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Selatan, menampilkan tari-tari gandrung di panggung Ratnakanda, Taman Budaya Bali, serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB), Senin, 1 Juli 2024.

Di atas panggung, sekaa itu memainkan tujuh garapan tari dan tabuh yang disajikan oleh  seniman lintas generasi. Ada  penabuh anak-anak, dewasa hingga generasi tua.

Mereka memulai penampilan dengan tabuh gambang, sebuah garapan tabuh kuno, dengan komposisi gending yang berpedoman pada laras pelog. Kemudian dilanjutkan tabuh dan tari berjudul gegandrangan menyiratkan tarian pergaulan cinta kasih ditarikan oleh laki-laki. Riuh penonton pun tampak bersemangat memberikan dukungan meski hujan melanda siang itu.

Tarian ini dibawakan para penabuh lingsir atau tua dan para pengibing tampak silih berganti tampil ke panggung. Baik pengibing laki-laki maupun pengibing perempuan.

Lalu ada tari legong yang ditarikan tiga penari perempuan. Dan sebagai pengiringnya adalah tabuh gegandrangan dari kalangan dewasa. Kemudian tabuh dan tari gegandrangan  kembali dilanjutkan, bahkan tarian ini sepenuhnya dibawakan penari laki- laki.

Para penabuh Sekaa Gandrung Pura Majapahit, Banjar Munang Maning dan Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar

Suasana magis mulai dirasakan para penonton ketika para pengibing pria dan wanita alami ketidaksadaran alias kerauhan di atas panggung. Para pecalang pun dengan sigap mengamankan pengibing yang tidak sadarkan diri dan  harus  diperciki air suci oleh Jro Mangku.

Menariknya penari yang masih remaja itu dengan gemulai menari diiringi oleh para penabuh cekatan anak-anak yang  terampil meski kategori rumit dan sulit memainkan bilah-bilah gandrung itu.

Regenerasi Gandrung Pura Majapahit yang memiliki kekhasan dari tabuh yang disakralkan itu memang menunjukkan keberlanjutan kesenian sakral yang ada di Kota Denpasar.

Jro Mangku Md Yudana selaku Pengayah atau Mangku di Pura  Majapahit menuturkan,  Gandrung Pura Majapahit diamong dua Banjar yaitu  Br. Gandrg muning dan Br. Samping Buni. Gandrung ini sudah diwarisi sejak 1900, dan puncak kejayaan pada dekade 1940an. “  Penabuh yang cukup terkenal saat itu adalah ada maestro I Ketut Mandra, I Ketut  Godra dan penarinya I Ketut Manda, dalam kiprahnya kemudian kesenian gandrung ini luar biasa pentas di seluruh desa -desa yang ada,” ungkapnya.

Lanjut  Jro Yudana pada tahun 1980 pernah gamelan gandrungnya mengalami kerusakan, kemudian mendapat perhatian dari Disbud Kota Denpasat akhirnya  diperbaiki.

“Tahun 1980 kita angkat kembali,  saya sendiri penarinya, dilanjutkan pada tahun  1990 oleh adik saya  hingga generasi ke- 8, semuanya penari laki-laki. Saya bersyukur saya ngayah di Pura Majapahit, dimana pragina kami semuanya laki – laki  padahal sangat sulit mencari penari laki, namun  dengan kesadaran rasa cinta kasih mereka menyanggupi,” jelasnya.

Penampilan Sekaa Gandrung Pura Majapahit, Banjar Munang Maning dan Banjar Samping Buni, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar

Ada cerita magis di balik pemilihan penari laki-laki itu.  Jro Yudana menuturkan, awalnya mereka penari laki-laki ini menolak dipilih untuk ngayah menari, namun dibalik itu ada cerita unik.

“Ketika ditunjuk,  dia tidak mau dengan alasan nanti dibilang banci, lalu apa yang  terjadi contohnya ada penari Komang Enda, ketika ditunjuk mereka menolak, kemudian yang terjadi malamnya dicari sama seorang dedari dan akhirnya dia ngayah sanggup menari. Selanjutnya ada penari Rubi juga awalnya menolak dan dicari lagi oleh dedari akhirnya mau,” tandasnya.

Dalam konteks perkembangan 1990, Jro Yudana mengakui  sangat minim pembinaan, dulunya bersifat original, otodidak pembina kita.” Dulu kita hanya tampilkan saat pujawali di Pura Majapahit, 3 hari setelah odalan, tepatnya  Purnama ke enam bulan Desember baru mepajar di Majapahit itupun kalau ada kerauhan .

“Makanya konsep fungsi di Pura ini dari komunal menjadi sakral, termasuk tari bebalihan yang mengiringi upacara. Sekarang kita mencoba dari generasi muda melalui kampus, dari situlah kita lakukan penggenerasian. Dan kita sampaikan bahwa gamelan kita original itu langsung diwariskan maestro Ketut Godra, dengan semangat kita melatih meski gendingnya agak aneh, kita pelajari dengan disiplin  ada gending berjudul gegantrangan banci, cingkrem-cingkrem, melinasi dan sebagainya, akhirnya hingga kini kita masih eksis melestarikan warisan leluhur kami,” tegasnya. 

Jro Yudana merasa bersyukur gandrung Majapahit ini bisa tampil di ajang PKB ke -46 tahun ini. “ Astungkara di PKB ini kita tampil, kita  berproses menampilkan lintas  tiga generasi , tetap menyajikam original agar para generasi ini mulai sadar, inilah rumitnya membawakan gending-gending kuno,” pungkasnya.

Sedangkan untuk  gelungan maupun  gamelanya saat ini  di istanakan di Pura Majapahit dan apabila disolahkan konsepnya mapajar, mulai penarinya diupacarai,  upakaranya tetap dijalankan ketika ditampilkan tempatnya juga dibersihkan sehingga gandrung ini memang disakralkan. [T][Pan]

Editor: Adnyana Ole

Hal-hal yang Bisa Dilihat Jika Jalan-jalan di Desa Pacung-Tejakula: Cerorot, Gandrung, dan Lain-lain
Gandrung dari Suwung Batan Kendal, Dijaga, Terjaga
Memotret Gandrung, Mengabadikan Tari Sakral Penangkal “Grubug” di Desa Suter
Gandrung Petak, Gandrung Bang: Luka Dirayakan, Hidup Dimuliakan
Menonton Gandrung Sewu Banyuwangi, Mematangkan Hal-hal yang Sudah Kita Lakukan
Tags: Pesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2024Tari Gandrung
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Janger Melampahan dari Sanggar Puri Saraswati, Singapadu – Seniman Anak-anak Ditonton Anak-anak

Next Post

Gong Kebyar Anak-anak Semara Winangun, Duta Badung di PKB 2024 – Mainkan Gumaliput dan Jaran Teji

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails
Next Post
Gong Kebyar Anak-anak Semara Winangun, Duta Badung di PKB 2024 – Mainkan Gumaliput dan Jaran Teji

Gong Kebyar Anak-anak Semara Winangun, Duta Badung di PKB 2024 – Mainkan Gumaliput dan Jaran Teji

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co