3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semua Karena Cinta

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
June 8, 2024
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

BERBICARA masalah cinta, terbayang di benak kita suatu keadaan yang indah, bahagia dan menyenangkan. Dan kita menyadari bumi beserta isinya ada karena CINTA, kita terlahir karena buah cinta dari kedua orang tua kita. Dari hal itu bisa kita nilai kekuatan CINTA sangat luar biasa, CINTA bisa menghidupkan dan membuat kehidupan.

Cinta adalah emosi yang paling mendasar dan mendalam dalam kehidupan manusia. Ia memiliki kekuatan untuk mengubah, menginspirasi, dan memotivasi.

Segala tindakan yang kita lakukan, sering kali, berakar pada cinta—cinta kepada orang lain, kepada pekerjaan, atau bahkan kepada diri sendiri. Semua karena cinta, kita menemukan makna dalam kehidupan kita dan memahami alasan di balik setiap langkah yang kita ambil.

Bayangkan seorang ibu yang terjaga sepanjang malam merawat anaknya yang sakit. Kelelahan dan kekhawatiran tak menyurutkan semangatnya karena cinta adalah sumber kekuatannya.

Begitu pula seorang ayah yang bekerja keras, terkadang melupakan kebutuhannya sendiri demi memastikan keluarganya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Semua ini dilakukannya tanpa pamrih, karena cinta menggerakkannya.

Tidak hanya dalam lingkup keluarga, cinta juga mempengaruhi dunia kerja. Seorang guru yang dengan sabar mengajar murid-muridnya, menyuntikkan ilmu dan inspirasi dalam setiap pertemuan, melakukannya karena cinta terhadap pendidikan dan generasi muda.

Seorang dokter yang rela berjam-jam bekerja di rumah sakit, mengorbankan waktu istirahatnya demi menyelamatkan nyawa, dipacu oleh cinta terhadap kemanusiaan.

Masih melekat dalam ingatan saya, pada pertengahan tahun 1992, saat saya masih co-ass atau sebagai dokter muda di Rumah Sakit (RS) Sanglah Denpasar, ketika bapak saya sakit muntah darah yang disebabkan karena sirosis hepatis dan dirawat di RSUD Singaraja.

Ada dua tanggung jawab yang sangat besar saat itu yang harus saya jalani, pertama tugas jaga sebagai co-ass di RS Sanglah yang saat itu kena jadwal jaga 3 hari sekali, dan punya tanggungjawab merawat Bapak yang saat itu dirawat di Singaraja.

Sehingga setiap hari saya harus bolak balik Denpasar-Singaraja. Setelah jaga di RS Sanglah, berikutnya menjaga Bapak di RSUD Singaraja. Selama dua mingguan saya bolak-balik Denpasar-Singaraja.

Saat itu saya tidak sakit, dan saya menyadari yang memberi kekuatan itu adalah CINTA saya terhadap orang tua saya.

Cinta tidak hanya memberikan alasan untuk bertindak, tetapi juga memberikan keberanian untuk menghadapi tantangan. Seorang aktivis yang berjuang demi keadilan sosial, meski sering kali menghadapi ancaman dan rintangan, melakukannya karena cinta terhadap kebenaran dan keadilan.

Cinta inilah yang menjadikan seseorang tak gentar dalam memperjuangkan apa yang diyakininya benar.

Dan juga ketika terjadi pandemi Covid-19. Saat itu banyak orang jadi korban dan syukurnya saat itu saya tidak terkena Covid -19, padahal saat itu saya aktif untuk turun ke masyarakat dengan memberikan pelayanan dan pengobatan gratis ke desa-desa, serta aktif turun bersama relawan demam berdarah (DB) dengan melakukan foging ke wilayah yang ada penderita DB nya, karena saat itu penderita DB di Buleleng sangat tinggi.

Kekuatan CINTA itulah yang membuat saya tidak tertular Covid-19, padahal setiap saat saya selalu kontak dengan orang, bahkan ketika istri dan anak saya yang positif Covid, dan saya tidak kena, padahal saya sendiri yang merawatnya.

Kekuatan CINTA KASIH dikatakan juga sebagai kekuatan penyembuh, disamping memberikan kekuatan di dalam diri kita juga berguna untuk penyembuhan ke orang lain. Bunda Teresa, seorang suster dari Kalkuta, merawat orang dengan penyakit kusta, dan pasiennya sembuh dan dirinya tidak tertular. Dalam teori natural therapi, virus atau penyakit yang lainnya akan mudah menyerang pada mereka dengan gelombang rendah, dikatakan di bawah 25 HZ. Dan pada mereka yang cendrung berpikir negatif, takut, cemas dan stress gelombangnya berada dibawah 25 HZ.

Pada mereka yang kondisinya tenang, nyaman, berpikir positif gelombangnya berada di atas 25 HZ, dan pada mereka yang diliputi perasaan dan pikiran cinta kasih maka gelombangnya sangat tinggi, sampai dikatakan cinta kasih tanpa syarat memiliki gelombang mencapai 500 HZ.

Melihat juga contoh ibu-ibu atau orang tua kita saat upacara adat atau odalan, mereka dengan suka cita mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelengkapan upacara, dengan begadang dan sebagainya. Setelah itu mereka menjalanin kegiatan upacara itu yang sudah pasti sangat menguras tenaganya, tapi kita lihat mereka senang, seria dan bahagia. Dan itu semua karena CINTA.

Mengawali semua dengan CINTA, menjalaninya dengan CINTA, maka sudah pasti akan berbuah kebahagiaan,

Pada akhirnya, semua karena cinta, dunia ini menjadi tempat yang lebih baik. Cinta mendorong kita untuk menjadi versi terbaik dari diri kita, untuk memberikan yang terbaik kepada orang lain, dan untuk terus bergerak maju meski dihadapkan pada kesulitan. Cinta adalah landasan dari segala sesuatu yang baik dan mulia dalam hidup ini.

Seperti perjalanan hidup yang saya jalani sampai saat ini, itu bukan karena saya kuat, karena masih banyak yang jauh lebih kuat dari saya. Bukan karena saya hebat karena masih banyak orang yang jauh lebih hebat dari saya. Bukan juga karena saya punya atau kaya karena jelas masih banyak orang yang jauh lebih kaya dari saya. itu bisa saya lakukan , semua karena CINTA

Dan terakhir biarkan cinta menjadi kompas yang memandu kita, memberikan arah dan tujuan dalam setiap langkah yang kita ambil. Karena semua yang kita lakukan, pada akhirnya, adalah semua karena cinta. [T]

BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG

Kenapa Harus Berbuat Baik?
Pribadi Anda Adalah Unik
Sugesti dan Pengaruhnya untuk Kesehatan
Tags: cintaDokter Caput
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dharmacakra Jegeg Bagus Badung 2024: Rotasi Seorang Duta, Melepaskan yang Lalu, Merayakan yang Baru

Next Post

Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Pertemuan William James dan Vivekananda

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
0
Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

Read moreDetails

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails
Next Post
Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co