2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semua Karena Cinta

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
June 8, 2024
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

BERBICARA masalah cinta, terbayang di benak kita suatu keadaan yang indah, bahagia dan menyenangkan. Dan kita menyadari bumi beserta isinya ada karena CINTA, kita terlahir karena buah cinta dari kedua orang tua kita. Dari hal itu bisa kita nilai kekuatan CINTA sangat luar biasa, CINTA bisa menghidupkan dan membuat kehidupan.

Cinta adalah emosi yang paling mendasar dan mendalam dalam kehidupan manusia. Ia memiliki kekuatan untuk mengubah, menginspirasi, dan memotivasi.

Segala tindakan yang kita lakukan, sering kali, berakar pada cinta—cinta kepada orang lain, kepada pekerjaan, atau bahkan kepada diri sendiri. Semua karena cinta, kita menemukan makna dalam kehidupan kita dan memahami alasan di balik setiap langkah yang kita ambil.

Bayangkan seorang ibu yang terjaga sepanjang malam merawat anaknya yang sakit. Kelelahan dan kekhawatiran tak menyurutkan semangatnya karena cinta adalah sumber kekuatannya.

Begitu pula seorang ayah yang bekerja keras, terkadang melupakan kebutuhannya sendiri demi memastikan keluarganya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Semua ini dilakukannya tanpa pamrih, karena cinta menggerakkannya.

Tidak hanya dalam lingkup keluarga, cinta juga mempengaruhi dunia kerja. Seorang guru yang dengan sabar mengajar murid-muridnya, menyuntikkan ilmu dan inspirasi dalam setiap pertemuan, melakukannya karena cinta terhadap pendidikan dan generasi muda.

Seorang dokter yang rela berjam-jam bekerja di rumah sakit, mengorbankan waktu istirahatnya demi menyelamatkan nyawa, dipacu oleh cinta terhadap kemanusiaan.

Masih melekat dalam ingatan saya, pada pertengahan tahun 1992, saat saya masih co-ass atau sebagai dokter muda di Rumah Sakit (RS) Sanglah Denpasar, ketika bapak saya sakit muntah darah yang disebabkan karena sirosis hepatis dan dirawat di RSUD Singaraja.

Ada dua tanggung jawab yang sangat besar saat itu yang harus saya jalani, pertama tugas jaga sebagai co-ass di RS Sanglah yang saat itu kena jadwal jaga 3 hari sekali, dan punya tanggungjawab merawat Bapak yang saat itu dirawat di Singaraja.

Sehingga setiap hari saya harus bolak balik Denpasar-Singaraja. Setelah jaga di RS Sanglah, berikutnya menjaga Bapak di RSUD Singaraja. Selama dua mingguan saya bolak-balik Denpasar-Singaraja.

Saat itu saya tidak sakit, dan saya menyadari yang memberi kekuatan itu adalah CINTA saya terhadap orang tua saya.

Cinta tidak hanya memberikan alasan untuk bertindak, tetapi juga memberikan keberanian untuk menghadapi tantangan. Seorang aktivis yang berjuang demi keadilan sosial, meski sering kali menghadapi ancaman dan rintangan, melakukannya karena cinta terhadap kebenaran dan keadilan.

Cinta inilah yang menjadikan seseorang tak gentar dalam memperjuangkan apa yang diyakininya benar.

Dan juga ketika terjadi pandemi Covid-19. Saat itu banyak orang jadi korban dan syukurnya saat itu saya tidak terkena Covid -19, padahal saat itu saya aktif untuk turun ke masyarakat dengan memberikan pelayanan dan pengobatan gratis ke desa-desa, serta aktif turun bersama relawan demam berdarah (DB) dengan melakukan foging ke wilayah yang ada penderita DB nya, karena saat itu penderita DB di Buleleng sangat tinggi.

Kekuatan CINTA itulah yang membuat saya tidak tertular Covid-19, padahal setiap saat saya selalu kontak dengan orang, bahkan ketika istri dan anak saya yang positif Covid, dan saya tidak kena, padahal saya sendiri yang merawatnya.

Kekuatan CINTA KASIH dikatakan juga sebagai kekuatan penyembuh, disamping memberikan kekuatan di dalam diri kita juga berguna untuk penyembuhan ke orang lain. Bunda Teresa, seorang suster dari Kalkuta, merawat orang dengan penyakit kusta, dan pasiennya sembuh dan dirinya tidak tertular. Dalam teori natural therapi, virus atau penyakit yang lainnya akan mudah menyerang pada mereka dengan gelombang rendah, dikatakan di bawah 25 HZ. Dan pada mereka yang cendrung berpikir negatif, takut, cemas dan stress gelombangnya berada dibawah 25 HZ.

Pada mereka yang kondisinya tenang, nyaman, berpikir positif gelombangnya berada di atas 25 HZ, dan pada mereka yang diliputi perasaan dan pikiran cinta kasih maka gelombangnya sangat tinggi, sampai dikatakan cinta kasih tanpa syarat memiliki gelombang mencapai 500 HZ.

Melihat juga contoh ibu-ibu atau orang tua kita saat upacara adat atau odalan, mereka dengan suka cita mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelengkapan upacara, dengan begadang dan sebagainya. Setelah itu mereka menjalanin kegiatan upacara itu yang sudah pasti sangat menguras tenaganya, tapi kita lihat mereka senang, seria dan bahagia. Dan itu semua karena CINTA.

Mengawali semua dengan CINTA, menjalaninya dengan CINTA, maka sudah pasti akan berbuah kebahagiaan,

Pada akhirnya, semua karena cinta, dunia ini menjadi tempat yang lebih baik. Cinta mendorong kita untuk menjadi versi terbaik dari diri kita, untuk memberikan yang terbaik kepada orang lain, dan untuk terus bergerak maju meski dihadapkan pada kesulitan. Cinta adalah landasan dari segala sesuatu yang baik dan mulia dalam hidup ini.

Seperti perjalanan hidup yang saya jalani sampai saat ini, itu bukan karena saya kuat, karena masih banyak yang jauh lebih kuat dari saya. Bukan karena saya hebat karena masih banyak orang yang jauh lebih hebat dari saya. Bukan juga karena saya punya atau kaya karena jelas masih banyak orang yang jauh lebih kaya dari saya. itu bisa saya lakukan , semua karena CINTA

Dan terakhir biarkan cinta menjadi kompas yang memandu kita, memberikan arah dan tujuan dalam setiap langkah yang kita ambil. Karena semua yang kita lakukan, pada akhirnya, adalah semua karena cinta. [T]

BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG

Kenapa Harus Berbuat Baik?
Pribadi Anda Adalah Unik
Sugesti dan Pengaruhnya untuk Kesehatan
Tags: cintaDokter Caput
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dharmacakra Jegeg Bagus Badung 2024: Rotasi Seorang Duta, Melepaskan yang Lalu, Merayakan yang Baru

Next Post

Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Menggendong dan Membidik, Permaianan “Metempeng Gandong” dari Banyuning-Buleleng

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co