2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kenapa Harus Berbuat Baik?

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
September 12, 2023
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

TIDAK ADA satupun manusia yang lahir memiliki keinginan atau cita-cita menjadi orang tidak baik, tapi kadang tanpa kita sadari lingkunganlah yang membuat kita berubah. Kesibukan kita, misalnya, membuat kita menjadi orang yang kurang peka, karena terlalu sibuk dan banyak tugas yang menumpuk maka akan membuat kita jadi tidak sabaran, mudah marah dan emosian—karena ambisi kadang membuat kita menjadi individu yang egois, mau menang sendiri dan kurang bisa berempati.

Padahal, sebagai manusia, harusnya kita tidak boleh hanya mengisi ego kita dengan pencapaian dan kesuksesan, tapi harusnya juga mengisi hati kita dengan kebaikan. Dan untuk menjadi baik, tidak perlu sesuatu hal yang besar, tapi dari hal yang sederhana saja sudah bisa. Misalnya memberikan senyuman diwajah orang lain itu juga sudah baik.

Jadi orang baik dengan tidak nyinyir dan tidak menghujat. Jadi orang baik dengan lebih sabar, lebih peka dan lebih peduli. Jadi orang baik dengan bersikap ramah, memberikan perhatian, menjadi pendengar yang baik bagi sahabat yang sedang kesulitan. Mendahulukan seseorang yang sedang mengantre di belakangmu, memberi jalan pada kendaraan yang mungkin sedang terburu-buru, dan begitu banyak contoh sederhana lainnya.

Sangat banyak yang bisa kita rasakan ketika kita berbuat baik kepada siapa saja, seperti misalnya akan memperkuat hubungan sosial di antara manusia—bahkan dikatakan, dengan berbuat baik akan berpengaruh positif terhadap kesehatan diri kita. Ada keyakinan di mana kebaikan yang kita lakukan akan kembali ke kita, walaupun melalui cara dan bentuk yang beda.

Dalam ilmu pengetahuan, perbuatan baik tersebut dinamakan sebagai perilaku altruistik. Studi menunjukan, perilaku altruistik berkorelasi dengan risiko kematian dini yang lebih rendah (24%), lebih jarang mengalami gula darah tinggi, serta peradangan yang berkaitan dengan penyakit jantung yang lebih rendah, juga lebih jarang dirawat di rumah sakit.

Dari salah satu penelitian hasil laboratorium didapatkan, kadar kolesterolnya lebih rendah, penanda inflamasi seperti interleukin 6 yang lebih rendah—kadar penanda inflamasi menjadi prediktor kuat untuk kesehatan kardiovaskular, serta berperan penting pada infeksi virus.

Juga tampak gen leukosit yang lebih rendah, ini dikaitkan dengan peradangan kronis, yang berhubungan dengan kondisi seperti rheumatoid arthritis, kanker, penyakit jantung,dan diabetes.

Dan ketika dilakukan pemeriksaan otak dengan alat fungcional magnetic resonance imaging (f MRI), sambil meminta orang itu melakukan perbuatan altruistik, didapat perubahan dalam cara otak bereaksi terhadap rasa sakit.

***

Setiap hari adalah kesempatan kita menjadi berkat bagi orang lain. Coba diingat kembali, di dalam hidup kita pasti pernah mendapatkan kebaikan, baik itu dari orang yang dikenal maupun orang yang tidak dikenal. Baik itu bantuan yang diminta, maupun yang datang tidak terduga. Lalu apa yang sudah kita lakukan dengan kebaikan itu?

Kebaikan itu bukan untuk dibalas, tapi untuk diteruskan kepada orang berikutnya—diteruskan ke siapa saja. Memang semua itu bukan sesuatu yang harus kita lakukan, karena itu bukan kewajiban tapi itu adalah kesempatan untuk kita melakukan kebaikan.

Ada cerita dialog antara orang dengan Tuhannya (Brahman). Orang itu bertanya: “Ya Tuhan, apa yang membuat Tuhan senang dari apa yang saya lakukan? Tiap hari saya sudah berdoa, sembahyang, meditasi, berjapa, puasa… apakah itu sudah cukup membuat Tuhan senang?”

Tuhan menjawab: “Apa yang kamu lakukan semua itu sudah baik, tapi baik hanya untuk diri kamu sendiri. Dan yang membuat Aku senang ketika kamu peduli, mau memberi, dan membantu sesamamu ketika sesamamu membutuhkan. Perbuatan itulah yang membuat Aku senang.”

Dalam cerita Mahabarata, dikisahkan saat Kresna melepaskan Cakra Sudarsana untuk menghentikan si Supala—karena sudah kelewatan menghina, membuli, memfitnah Kresna. Dan setelah melepaskan Cakra tersebut, terlihat telunjuk Kresna luka.

Saat itulah Drupadi langsung merobek selendangnya untuk menutupi luka telunjuk Kresna, dan Kresna berkata, “Wahai Drupadi, kamu sudah membantu saat Aku membutuhkannya, dan nanti sudah pasti saat engkau membutuhkan, disitulah Tuhan akan membantumu juga.”

Dan benar, saat Drupadi ingin dipermalukan atau ditelanjangi Kurawa dengan menarik pakaian sarinya—dan saat itu tidak ada satupun yang bisa membantu—bersamaan dengan itu Tuhan menunjukkan keajaibannya. Kain sari itu tidak habis-habis ketika ditarik, hingga Kurawa kelelahan dan Drupadi terselamatkan.

Tuhan memberikan kita hidup bukan karena kita membutuhkannya, tapi karena ada orang-orang lain yang membutuhkan kita. Satu hal sederhana yang kita lakukan, bisa berarti segalanya bagi dia yang membutuhkan.

Sebuah uluran tangan bisa menjadi penyambung kehidupan. Selain itu, kita juga tidak perlu bilang bahwa kita orang baik, karena dari sikapmu saja sudah menunjukkan siapa dirimu. Tindakan itu akan melebihi kata-kata.

Ada pepatah yang mengatakan: “Jika kamu ingin bahagia satu jam, maka tidurlah. Jika ingin bahagia sehari, maka pergilah memancing. Jika ingin bahagia sebulan, maka menikahlah. Jika ingin bahagia setahun, maka warisilah harta. Dan jika ingin bahagia seumur hidup, maka berbuat baiklah.”

Pepatah itu ada benarnya. Ketika kita berbuat baik ke orang lain, sebenarnya kebaikan itu pada akhirnya untuk kita juga. Dan saya sangat percaya, meskipun setiap kebaikan yang kita lakukan tidak mengharapkan balasan, tapi Tuhan akan membalasnya.

The more you bless others, the more god will bless you. Ketika kita berbuat baik kepada orang yang membutuhkan, maka Tuhan akan mengirim orang baik kepada kita ketika kita membutuhkan.

Jadi, harus selalu diingat, hari ini, tahun ini, selain menjadi orang hebat yang kita cita-citakan, jang lupa untuk tetap jadi orang baik dengan selalu berbuat baik—karena sejatinya kebaikan kita akan selalu kembali ke kita, itu masalah waktu.. maka tetaplah berbuat baik.

Tidaklah berlebihan kalau saya katakan bahwa berbuat baik itu adalah kebutuhan kita. Dan jadikanlah lingkungan kita, orang-orang yang ada di sekitar kita sebagai ladang untuk berbuat baik.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG
Mengelola Ketidaksempurnaan Menjadi Keindahan yang Bernilai
Dari Salam “MERDEKA”, Kita Memaknai Kemerdekaan
Hamil Sebelum Menikah
Sejarah yang Membuat Saya Bangga jadi Orang Buleleng
Tags: esaimotivasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dewa Nyoman Sumarsana: Sang Jawara Pencak Silat Bakti Negara

Next Post

Ida: Perempuan, Sajak dan Visi Literer Chairil Anwar

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

Read moreDetails

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
0
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

Read moreDetails

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

by Angga Wijaya
August 2, 2026
0
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

Read moreDetails

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
0
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

Read moreDetails

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
0
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

Read moreDetails

𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗚𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢𝗣𝗨𝗧𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗕𝗔𝗟𝗜

by Sugi Lanus
July 31, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗦𝘂𝗴𝗶 𝗟𝗮𝗻𝘂𝘀, 𝟯𝟬 𝗝𝘂𝗹𝗶 𝟮𝟬𝟮𝟲. 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝟭𝟵𝟳𝟲 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗵 𝗦𝘂𝗸𝗮𝗿𝗻𝗼𝗽𝘂𝘁𝗿𝗮 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮: 𝗕𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝗸𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗲𝗸𝘀𝗽𝗹𝗼𝗶𝘁𝗮𝘀𝗶...

Read moreDetails

Latah Pendidikan yang Mencemaskan

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 30, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kita sama-sama paham jika bicara soal pendidikan, semua selalu dimulai dengan niat baik. Setidaknya, begitulah yang...

Read moreDetails

Sasih Karo Kehilangan Made Taro

by I Nyoman Tingkat
July 30, 2026
0
Sasih Karo Kehilangan Made Taro

“UNTUK belajar tentang anatomi gajah, ajaklah murid ke kebun binatang, jangan membawa gajah ke dalam kelas.” Kalimat analogi dari Rabindranath...

Read moreDetails

Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

by I Wayan Yudana
July 29, 2026
0
Pendidikan Karakter: Sorotan Sekolah di Ruang Publik

TAHUN ajaran baru selalu membawa aroma yang baru. Ada bau cat ruang kelas yang baru dicat. Ada seragam yang masih...

Read moreDetails

Layar Redup, Pembelajaran Hidup

by Dede Putra Wiguna
July 29, 2026
0
Layar Redup, Pembelajaran Hidup

PERHATIAN adalah pintu masuk pembelajaran. Ketika perhatian terpecah, pengetahuan lebih sulit dipahami, percakapan di kelas kehilangan makna, dan proses belajar...

Read moreDetails
Next Post
Ida: Perempuan, Sajak dan Visi Literer Chairil Anwar

Ida: Perempuan, Sajak dan Visi Literer Chairil Anwar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co