14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi Internasional lewat Janji

Chusmeru by Chusmeru
May 24, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

JANJI bukan hanya persoalan hubungan interpersonal. Dalam hubungan dengan negara juga kerap bersinggungan dengan janji. Bahkan dalam konteks internasional, janji merupakan salah satu bentuk komunikasi.

Janji, baik dalam hubungan dengan negara sendiri maupun antarnegara sangat ditentukan oleh setting atau lingkungan di mana janji itu dibuat. Dalam sistem politik satu negara, ada lingkungan yang stabil untuk membuat dan menepati janji.

Sistem hukum biasanya akan menciptakan kondisi bagi berbagai macam perjanjian. Setiap orang yang melanggar janji akan beresiko mendapat hukuman. Perjanjian jual beli tanah di hadapan notaris misalnya, memiliki kekuatan hukum yang tak akan dilanggar oleh para pembuat janji.

Sebaliknya, dalam setting internasional tidak tersedia lingkungan yang stabil untuk janji-janji. Perjanjian antarnegara (treaty) sesungguhnya mirip dengan kontrak yang memiliki kekuatan hukum mengikat.

Meski demikian, William D.Coplin (1992) menyatakan ketidakefektifan sistem hukum dalam memaksakan, menyebabkan banyak perjanjian internasional tidak bisa dijalankan. Apalagi bila perjanjian itu dibuat dalam rangka tawar-menawar politik.

Pemimpin Israel melakukan operasi militer ke kota Rafah di Gaza beberapa jam setelah Hamas mengumumkan persetujuan gencatan senjata. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, perjanjian gencatan senjata tersebut tidak memenuhi  dan jauh dari tuntutan Israel.

Serangan Rusia ke Ukraina di awal tahun 2022 juga dipicu oleh pelanggaran perjanjian Minsk. Perjanjian damai antara Kiev dan separatis yang didukung Rusia diabaikan. Ujungnya, Rusia dan Ukraina saling menuduh telah melanggar kesepakatan.

Joseph Stalin pernah mengatakan bahwa perjanjian itu ibarat pastel, dibuat untuk dipecahkan. Apa yang dimaksud Stalin adalah, bahwa janji yang dibuat dalam suatu perjanjian internasional hanya mengikat selama janji itu masih bisa diterima oleh negara-negara yang membuatnya.

Oleh karena itulah setiap negara akan meminta janji secara spesifik, agar dapat dinilai kelayakan pemenuhannya. Janji yang sangat umum biasanya membuat negara yang diberi janji tidak dapat menimbang apakah janji itu akan ditepati.

Janji Diam-Diam

Proses tawar-menawar antarnegara acapkali membutuhkan strategi komunikasi internasional. Janji merupakan salah satu cara yang digunakan dalam komunikasi itu. Coplin mengatakan, jika politik merupakan seni mengambil kompromi, maka janji merupakan jalan menuju kompromi.

Tidak selamanya janji suatu negara kepada negara lain dinyatakan secara eksplisit melalui komunikasi. Banyak negara yang saling melakukan perjanjian secara diam-diam, tanpa perlu secara terbuka diumumkan kepada publik.

Banyak alasan kenapa janji dibuat secara diam-diam. Jika janji yang dibuat secara diam-diam tidak diterima oleh negara lain, penolakannya juga bisa dibuat secara diam-diam. Dengan demikian negara yang membuat janji tidak diremehkan secara terbuka di mata dunia.

Janji yang dikomunikasikan secara diam-diam akan menguntungkan negara pembuat janji, apabila ingkar dan meninggalkan cek kosong atas janjinya kepada negara lain. Janji-janji seperti bantuan ekonomi, perdagangan, maupun bantuan militer seringkali disampaikan satu negara, namun tidak semuanya ditepati.

Amerika Serikat misalnya, pernah dikritik sebagai negara yang kerap ingkar janji. Hal itu  dilontarkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, terkait janji Amerika Serikat untuk meningkatkan hubungan dengan Venezuela jika ikut menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

Tipe Janji

Beraneka tipe janji yang biasa disampaikan oleh satu negara kepada negara lain. Janji-janji ekonomi di bidang bantuan, perdagangan, dan investasi sering digunakan. Utamanya dalam proses tawar-menawar antara negara maju dengan negara berkembang.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden pernah berjanji memberikan bantuan pendanaan kepada Indonesia sebesar 311 triliun rupiah. Dengan penawaran syarat, Indonesia harus meninggalkan batu bara sebagai sumber energi pembangkit listrik. Suatu janji yang tentunya sangat sulit untuk diterima Indonesia, mengingat batu bara masih menjadi sumber pendapatan bagi negara.

Tipe janji berikutnya adalah pemberian dukungan militer, baik defensif maupun ofensif. Di tengah pro kontra serangan Israel kepada Palestina, Perdana Menteri Inggris justru berjanji mengirimkan bantuan militer ke Israel.

Janji internasional dapat berupa dukungan suara yang bersifat polistis dalam organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Prancis pernah berjanji akan memberikan dukungan suara terkait resolusi PBB mengenai masa depan Irak, dan menentang invasi militer ke Irak.

Janji politik kadang dikaitkan dengan kunjungan seorang pejabat tinggi yang dapat meningkatkan popularitas rezim tuan rumah. Kunjungan Presiden Amerika, Barack Obama pada tahun 2010 dianggap menaikkan popularitas Susilo Bambang Yudhoyono sebagai rezim saat itu.

Pertanyaannya, apakah janji suatu negara dapat dipercaya oleh negara lain? Itu semua sangat tergantung pada kapabilitas pembuat janji dan persepsi negara yang diberi janji. Negara yang memiliki kekuatan militer canggih dianggap kapabel dalam memberikan janji bantuan militer kepada negara lain.

Sebaliknya, negara yang sering melanggar janji akan berdampak pada ketidakpercayaan negara lain. Reputasi pemenuhan janji dalam komunikasi internasional sangatlah penting. Oleh sebab itu, satu negara harus berhati-hati dalam membuat janji, agar tidak merusak komunikasi dengan negara lain. [T]

BACA artikel lain dari penulis  CHUSMERU

Makna Komunikasi dalam Makanan Tradisional
Komunikasi Lingkungan: Ikhtiar Merawat Semesta
Kekerasan dan Komunikasi
Membaca Disfungsi Komunikasi dalam Keluarga
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi internasional
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menghadang “Kanibalisme” Subak

Next Post

Gala Dinner, “Diplomasi Paon” Kelas Dunia  

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Gala Dinner, “Diplomasi Paon” Kelas Dunia  

Gala Dinner, "Diplomasi Paon" Kelas Dunia  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co