23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Komunikasi Internasional lewat Janji

Chusmeru by Chusmeru
May 24, 2024
in Esai
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Chusmeru

JANJI bukan hanya persoalan hubungan interpersonal. Dalam hubungan dengan negara juga kerap bersinggungan dengan janji. Bahkan dalam konteks internasional, janji merupakan salah satu bentuk komunikasi.

Janji, baik dalam hubungan dengan negara sendiri maupun antarnegara sangat ditentukan oleh setting atau lingkungan di mana janji itu dibuat. Dalam sistem politik satu negara, ada lingkungan yang stabil untuk membuat dan menepati janji.

Sistem hukum biasanya akan menciptakan kondisi bagi berbagai macam perjanjian. Setiap orang yang melanggar janji akan beresiko mendapat hukuman. Perjanjian jual beli tanah di hadapan notaris misalnya, memiliki kekuatan hukum yang tak akan dilanggar oleh para pembuat janji.

Sebaliknya, dalam setting internasional tidak tersedia lingkungan yang stabil untuk janji-janji. Perjanjian antarnegara (treaty) sesungguhnya mirip dengan kontrak yang memiliki kekuatan hukum mengikat.

Meski demikian, William D.Coplin (1992) menyatakan ketidakefektifan sistem hukum dalam memaksakan, menyebabkan banyak perjanjian internasional tidak bisa dijalankan. Apalagi bila perjanjian itu dibuat dalam rangka tawar-menawar politik.

Pemimpin Israel melakukan operasi militer ke kota Rafah di Gaza beberapa jam setelah Hamas mengumumkan persetujuan gencatan senjata. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, perjanjian gencatan senjata tersebut tidak memenuhi  dan jauh dari tuntutan Israel.

Serangan Rusia ke Ukraina di awal tahun 2022 juga dipicu oleh pelanggaran perjanjian Minsk. Perjanjian damai antara Kiev dan separatis yang didukung Rusia diabaikan. Ujungnya, Rusia dan Ukraina saling menuduh telah melanggar kesepakatan.

Joseph Stalin pernah mengatakan bahwa perjanjian itu ibarat pastel, dibuat untuk dipecahkan. Apa yang dimaksud Stalin adalah, bahwa janji yang dibuat dalam suatu perjanjian internasional hanya mengikat selama janji itu masih bisa diterima oleh negara-negara yang membuatnya.

Oleh karena itulah setiap negara akan meminta janji secara spesifik, agar dapat dinilai kelayakan pemenuhannya. Janji yang sangat umum biasanya membuat negara yang diberi janji tidak dapat menimbang apakah janji itu akan ditepati.

Janji Diam-Diam

Proses tawar-menawar antarnegara acapkali membutuhkan strategi komunikasi internasional. Janji merupakan salah satu cara yang digunakan dalam komunikasi itu. Coplin mengatakan, jika politik merupakan seni mengambil kompromi, maka janji merupakan jalan menuju kompromi.

Tidak selamanya janji suatu negara kepada negara lain dinyatakan secara eksplisit melalui komunikasi. Banyak negara yang saling melakukan perjanjian secara diam-diam, tanpa perlu secara terbuka diumumkan kepada publik.

Banyak alasan kenapa janji dibuat secara diam-diam. Jika janji yang dibuat secara diam-diam tidak diterima oleh negara lain, penolakannya juga bisa dibuat secara diam-diam. Dengan demikian negara yang membuat janji tidak diremehkan secara terbuka di mata dunia.

Janji yang dikomunikasikan secara diam-diam akan menguntungkan negara pembuat janji, apabila ingkar dan meninggalkan cek kosong atas janjinya kepada negara lain. Janji-janji seperti bantuan ekonomi, perdagangan, maupun bantuan militer seringkali disampaikan satu negara, namun tidak semuanya ditepati.

Amerika Serikat misalnya, pernah dikritik sebagai negara yang kerap ingkar janji. Hal itu  dilontarkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, terkait janji Amerika Serikat untuk meningkatkan hubungan dengan Venezuela jika ikut menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

Tipe Janji

Beraneka tipe janji yang biasa disampaikan oleh satu negara kepada negara lain. Janji-janji ekonomi di bidang bantuan, perdagangan, dan investasi sering digunakan. Utamanya dalam proses tawar-menawar antara negara maju dengan negara berkembang.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden pernah berjanji memberikan bantuan pendanaan kepada Indonesia sebesar 311 triliun rupiah. Dengan penawaran syarat, Indonesia harus meninggalkan batu bara sebagai sumber energi pembangkit listrik. Suatu janji yang tentunya sangat sulit untuk diterima Indonesia, mengingat batu bara masih menjadi sumber pendapatan bagi negara.

Tipe janji berikutnya adalah pemberian dukungan militer, baik defensif maupun ofensif. Di tengah pro kontra serangan Israel kepada Palestina, Perdana Menteri Inggris justru berjanji mengirimkan bantuan militer ke Israel.

Janji internasional dapat berupa dukungan suara yang bersifat polistis dalam organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Prancis pernah berjanji akan memberikan dukungan suara terkait resolusi PBB mengenai masa depan Irak, dan menentang invasi militer ke Irak.

Janji politik kadang dikaitkan dengan kunjungan seorang pejabat tinggi yang dapat meningkatkan popularitas rezim tuan rumah. Kunjungan Presiden Amerika, Barack Obama pada tahun 2010 dianggap menaikkan popularitas Susilo Bambang Yudhoyono sebagai rezim saat itu.

Pertanyaannya, apakah janji suatu negara dapat dipercaya oleh negara lain? Itu semua sangat tergantung pada kapabilitas pembuat janji dan persepsi negara yang diberi janji. Negara yang memiliki kekuatan militer canggih dianggap kapabel dalam memberikan janji bantuan militer kepada negara lain.

Sebaliknya, negara yang sering melanggar janji akan berdampak pada ketidakpercayaan negara lain. Reputasi pemenuhan janji dalam komunikasi internasional sangatlah penting. Oleh sebab itu, satu negara harus berhati-hati dalam membuat janji, agar tidak merusak komunikasi dengan negara lain. [T]

BACA artikel lain dari penulis  CHUSMERU

Makna Komunikasi dalam Makanan Tradisional
Komunikasi Lingkungan: Ikhtiar Merawat Semesta
Kekerasan dan Komunikasi
Membaca Disfungsi Komunikasi dalam Keluarga
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi internasional
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menghadang “Kanibalisme” Subak

Next Post

Gala Dinner, “Diplomasi Paon” Kelas Dunia  

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Gala Dinner, “Diplomasi Paon” Kelas Dunia  

Gala Dinner, "Diplomasi Paon" Kelas Dunia  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co