23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Sehat atau Kuat?

Putu Arya Nugraha by Putu Arya Nugraha
May 1, 2024
in Esai
Besakih dan Medsos

TAK sekali, di ruang praktik, saya menerima pasien dengan keluhan sempat pingsan. Umumnya pasien tersebut adalah siswi sekolah atau wanita, rata-rata usia muda, entah ia seorang ibu rumah tangga atau bekerja sebagai pegawai.

Murid sekolah itu pingsan, biasanya saat mengikuti apel bendera atau ketika berolah raga. Dan menariknya, sebagian besar siswi sekolah tersebut sudah sempat dibawa ke IGD RS untuk pertolongan pertama. Info yang didapat keluarganya adalah, setelah diperiksa dokter tentu saja, tidak ditemukan adanya penyakit apa pun dalam diri remaja tersebut. Tetapi, kok pingsan?

Lalu datanglah ia bersama keluarganya ke tempat praktik saya, untuk memastikan betulkah ia tidak mengidap suatu penyakit yang berbahaya? Saya setuju dengan kesimpulan dokter IGD RS, siswi sekolah tersebut umunya tidak mengidap penyakit apa pun.

Ia sehat, namun tidak kuat. Itulah yang membuatnya pingsan saat mengikuti apel bendera atau ketika berolah raga. Karena bukan tidak sehat tetapi tidak kuat, maka terapinya bukanlah obat, melainkan latihan fisik yang teratur. Lalu, adakah kemungkinan lain penyebab wanita usia muda dengan gejala pingsan?

Secara garis besar, gejala pingsan dapat disebabkab karena fisik yang kurang kuat dan memang akibat penyakit. Oleh karena tubuh yang kurang kuat tersebut umumnya terjadi pada kelompok usia muda. Terutama pada remaja putri yang kurang teratur latihan fisik dan sering kali juga akibat masalah psikologi lebih mudah mengalami kecemasan dibandingkan remaja pria.

Latihan fisik teratur dan memadai sudah pasti membuat fisik menjadi lebih kuat. Contoh yang paling mudah dilihat adalah seorang pelari marathon atau ultra marathon yang dapat bertahan terus berlari hingga ratusan kilo meter. Kemampuan ini hanya bisa dimiliki orang yang tak hanya sehat, namun juga harus kuat.

Variabel kuatnya itu tidak pernah bisa dihasilkan dengan pemberian obat-obatan, namun dari latihan yang rutin dilakukan dan terus ditingkatkan intensistasnya (indurance). Bahkan seseorang yang tak sehat pun bisa saja lebih kuat daripada orang yang sebetulnya sehat.

Umpamanya seorang buruh bangunan yang mengidap diabetes tak terkontrol. Namun karena terbiasa bekerja berat, ia mampu bekerja lebih berat ketimbang orang lain yang tidak mengidap diabetes tapi jarang latihan fisik. Contohnya ya para siswi sekolah yang pingsan tadi itu. Meskipun setelah diperiksa dengan lengkap, status kesehatannya baik, namun fisik mereka tergolong lemah.  

Gejala pingsan yang diakibatkan oleh penyakit medis, secara garis besar dapat pula disebabkan oleh dua kondisi. Gangguan otak atau masalah di luar otak. Pingsan dalam hal ini adalah yang terjadi secara tiba-tiba, seperti gejala pingsan pada keadaan fisik yang kurang kuat tersebut di atas. Akibat gangguan otak, misalnya pingsan karena ayan atau epilepsi.

Gejala pingsan akibat epilepsi ini ditandai dengan fase di mana pasien sempat betul-betul mengalami keadaan lupa, kemudian tersadar kembali seperti semula. Sementara pada keadaan pingsan yang disebabkan karena tubuh yang kurang kuat, yang mengalami tersebut masih dapat menyadari, melihat dengan samar-samar dan masih bisa mendengar lingkungan sekitarnya, namun tubuhnya begitu lemah sehingga tak mampu merespon.

Selain epilepsi, kondisi lain gangguan otak penyebab pingsan adalah stroke atau kerusakan pembuluh daarah otak, entah sumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Pada kondisi ini, penderitanya tidak bisa kembali pulih sadar dengan cepat.

Sedangkan penyebab di luar otak, biasanya berhubungan dengan penyakit-penyakit organ dalam. Paling sering karena jantung, kemudian disusul paru-paru terkait dengan kebutuhan oksigen, serta liver dan ginjal yang berhubungan dengan toksin atau racun yang dihasilkan oleh tubuh sendiri. Oleh penyebab-penyebab tersebut, tentu saja memang sudah ada riwayat penyakit sebelumnya.

Walaupun tetap ada kemungkinan penyakit jantung yang tak disadari sebelumnya, yang kemudian baru diketahui pertama kali saat pengidapnya mengalami pingsan. Kelainan jantung penyebab pingsan (sinkop) umumnya yang berkaitan dengan gangguan irama, kelainan katup dan juga serangan jantung koroner.

Di samping karena gangguan organ dalam, gejala pingsan dapat pula oleh karena gangguan elektrolit, kadar gula yang terlalu rendah atau cedera kepala. Selain sehat, idealnya tubuh kita pun harus cukup kuat.

Oleh karena itu, untuk sehat, perlu pencegahan dan deteksi dini berkala, sehingga dapat mengetahui kemungkinan adanya penyakit pada fase dini. Dengan begitu, jika pun tidak dapat dicegah, setidaknya penyakit bisa terdeteksi lebih dini. Itu memberi kita peluang untuk mengontrol penyakit dengan lebih baik dan mencegah komplikasi. Maka kita tetap sehat.

Untuk fisik lebih kuat, tak ada pilihan lain selain kita wajib untuk teratur dan rutin olah raga dan terus meningkatkan intensitasnya. Jangan lupa, dengan latihan fisik rutin dan teratur tersebut, dapat pula dengan cukup efektif mengatasi problem kecemasan karena tubuh akan menghasilkan endorfin saat kita berolah raga. Kalau kita diberikan kesempatan untuk memilih sehat dan kuat, keduanya, kenapa tidak?[T]

  • Klik BACA untuk melihat esai dan cerpen dari penulis DOKTER PUTU ARYA NUGRAHA
Debu-debu di Bangku Sekolah
Besakih dan Medsos
Belajar dari Komeng
Tags: Dokter Arya NugrahaFilosofi Sehat
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ziarah ke “Marya dan Kebyar” di Pameran Arsip 1928

Next Post

“Bee Dances” : Menembus Batas, Melebur Identitas

Putu Arya Nugraha

Putu Arya Nugraha

Dokter dan penulis. Penulis buku "Merayakan Ingatan", "Obat bagi Yang Sehat" dan "Filosofi Sehat". Kini menjadi Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
“Bee Dances” : Menembus Batas, Melebur Identitas

"Bee Dances" : Menembus Batas, Melebur Identitas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co