3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Wellness & Culture Tourism” di Den Bukit: “Nyegara-Gunung”

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 21, 2024
in Esai
“Wellness & Culture Tourism” di Den Bukit: “Nyegara-Gunung”

Kawasan pantai bali uatara | Foto: Yahya Umar

BULELENG atau yang dikenal dengan juga sebutan Den Bukit adalah kabupaten di Bali Utara yang menjadi tempat saya dilahirkan. Den berarti utara, sehingga den bukit berarti wilayah yang ada di bagian utara bukit.

Kabupaten dengan wilayah sebesar 136.588 hektar dan terbagi menjadi 9 kecamatan, 129 desa, 19 kelurahan, 550 dusun/banjar dan 58 lingkungan serta 170 desa adat (Dinas Pekerjaaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, 2024).  Namun kali ini kita tidak akan mengulik geografisnya di atas kertas, kita akan membahas Den Bukit dalam bidang kesehatan dan juga budayanya.

Den Bukit dari sudut Sejarah dan Budaya

Den bukit sangatlah erat dengan sejarah seperti pohon Buleleng/jagung gembal/sorgum dan sejarah Ki Gusti Ngurah Panji Sakti. Dalam Babad Buleleng disebutkan bahwa beliau adalah putra dari raja di Klungkung, Dalem Segening dan Ni Luh Pasek, yang dikirim ke Buleleng bersama pengawalnya dengan bekal pusaka legendaris bernama Ki Tunjung Tutur dan Ki Bayu Semang.  Pusaka Ki Tunjung Tutur ini berupa tombak dan disimpan di Puri Ageng Blahbatuh, sedangkan Ki Bayu Semang yang berupa keris disimpan di Puri Gede Buleleng dan Desa Adat Buleleng.

Pada tahun 1660, kerajaan Buleleng terbentuk dan dibawah Anglurah Panji Sakti kerajaan berjalan aman dan sejahtera, bahkan bisa melakukan ekspansi ke Balmbangan dan pasuruan. Milliter beliau dikenal dengan sebutan Taruna Goak. Bahkan hingga saat ini tradisi megoak-goakan masih dilestarikan di desa Panji. Laskar yang dibentuk beliau juga terdiri multietnis seperti Hindu, Islam, Cina, dan lain-lain. Bahkan saat ini masih erat di desa Pegayaman adalah salah satu cikal bakal dari penduduk Blambangan.

Dari uraian di atas, menarik untuk mengemas sejarah Den Bukit menjadi daya Tarik wisatawan. Penelitian tahun 2017 oleh Dinas Pariwisata Buleleng menunjukkan 55,30% wisatawan tertarik dengan wisata budaya lokal dan sejarah, Adapun tempat-tempat potensial tersebut seperti: Gedong Kirtya, Makam Jaya Prana, Pura Pulaki, Vihara Banjar, Pura Madwe Karang, Museum Buleleng; Gde Manik.  Selain itu tradisi unik di Buleleng seperti nyakan diwang, megoak-goakan, dan lain-lain.

Ada yang menarik tentang Buleleng berupa warisan budaya tak benda (WBTB) seperti Tradisi Ngusaba Bukakak di Desa Sangsit untuk mengucapkan syukur kepada dewi kesuburan; Lukisan Wayang Kaca di Desa Nagasepaha yang muncul sejak tahun 1927; dan Tradisi megoak goakan di Desa Panji yang dipentaskan menjelang hari Raya Nyepi.

Wellness Tourism di Den Bukit

Berbicara tentang kesehatan, banyak orang hanya memikirkan dari sudut pandang fisiknya. Padahal sehat adalah tentang fisik, psikis, sosial, dan spiritual dari klien secara holistik. Buleleng sendiri dengan karakteristik wisatawan yang datang paling banyak dengan usia 21-35 tahun (37,45%); 36-45 (30,40%); dan 46-55 tahun (15%) maka kita bisa petakan membuat program-program berupa wellness tourism seperti olahraga di alam dan  Spiritual healing. Area Lovina dan Pemuteran menjadi fokus karena kunjungan paling besar area tersebut. Namun jangan lupakan area pegunungan seperti di Munduk, Gobleg, Panca

sari ketiga tempat itu menjadi primadona baru dengan pemandangan alamnya. Sehingga Den Bukit sebenarnya memiliki keuntungan dibadingkan daerah lain yaitu konsep Nyegara Gunung-nyayang tidak dimiliki oleh tempat lain. Olahraga di alam seperti di Air Terjun Munduk, Air Panas Banjar, Air Terjun Gitgit bisa dikemas untuk sport bahkan healing karena dapat menyegarkan badan dan psikis.

Dengan adanya area spiritual, maka Buleleng bisa kita kembangkan konsep melukat/water pure healing di area seperti Pua Tirta Sudhamala, Pura Segara Taman Beji Ponjok Batu,  Pura Yeh Ketipat, Pura Sakti di Pejarakan, Pura Taman Beji di Pancasari, Pura Bulakan Solas di Desa Bulian, dan tempat lainnya.

Jangan lupa aspek kesehatan adalah hal yang mahal dan bisa kita deteksi dengan melakukan medical check up (MCU) oleh tim medis yang professional. Para stakeholder bisa saling bahu membahu seperti yang dilakukan oleh tim medis RSU Kertha Usada dan Klinik Utama Teratai Dharma Medika. MCU ini bisa dilakukan tempat mereka menginap, sehingga mereka bisa sehat secara fisik, psikis, sosial, dan spiritual.

Teknik yang bisa gunakan untuk menarik wisatawan ke Buleleng yaitu dengan pendekatan dengan agen-agen di Buleleng maupun di Bali serta para senator maupun influencer. Selain itu keterlibatan tim hotel sangatlah penting sehingga wisatawan terjaring dari semua lini.

Oh ya, keterlibatan dan reward ke desa adat amatlah penting, karena nanti ini yang akan menjadi marketing tersendiri. Aman dan nyaman mereka di Buleleng maka akan semakin meningkat kunjungan wisatawan.  Bangga untuk Bulelengku, dirgahayu ke-420 tahun Den Bukit. Salam. [T]

BACA artikel lain dari penulis dr. Putu Sukedana

Tags: bulelengdenbukitPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Desa Selat Punya Kantor Baru, Pj Bupati Buleleng Ingin Kinerja Perbekel dan Perangkatnya Makin Meningkat

Next Post

Hakim Adalah Manusia Biasa

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Hakim Adalah Manusia Biasa

Hakim Adalah Manusia Biasa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co