23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pentingnya Networking, Trust, dan Integritas dalam Kehidupan

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG by Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG
March 18, 2024
in Esai
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

dr. Ketut Putra Sedana

DARI dulu saya memperhatikan perjalanan hidup teman-teman, dari sana ada sebuah fenomena yang mungkin juga menjadi pertanyaan banyak orang. Dari sekolah dasar hingga saat ini banyak kita melihat, teman-teman kita yang dulunya pinter, kutu buku, dan selalu juara kelas, kehidupannya biasa-biasa saja dibandingkan dengan teman-teman yang dulu kelihatan santai, tidak pernah juara, di kelas biasa-biasa saja tapi sekarang kehidupannya sukses—bahkan sangat sukses dibandingkan teman yang dulunya juara kelas.

Dan ternyata, orang yang hebat dan sukses itu, yang dulunya santai itu, memiliki waktu bermain yang cukup, dari bermain itu tanpa disadari anak itu terlatih dalam komunikasi untuk membuat sebuah jaringan atau networking yang cukup, sehingga hal ini menjadi bekal dalam kehidupan ke depannya dan menjadikan pondasi menjadi sukses.

Sementara orang yang dulunya sangat pintar, selalu menjadi juara di sekolahnya dan sering dikatakan dan dibanggakan sebagai anak kutu buku, tidak memiliki waktu bermain yang cukup, kesehariannya bermain hanya dengan kertas-kertas saja, dan ketika dihadapkan dengan orang lain, maka tidak mampu berinteraksi dalam berkomunikasi alias canggung, atau bahasa sekarang dikatakan BT, dan orang ini memiliki kecerdasan lemah dalam networking.

Kecerdasan dalam networking, tanpa disadari, dibentuk dari semasa kecil semenjak masa-masa anak yang suka bermain, membentuk group atau kelompok bermain. Networking, atau jaringan, merupakan salah satu kunci utama kesuksesan dalam dunia modern. Hal ini bukanlah sekadar klise, tetapi sebuah prinsip yang telah terbukti menghasilkan peluang-peluang baru, memperluas wawasan, dan membuka pintu menuju kesuksesan dalam berbagai bidang.

Jaringan atau networking memungkinkan individu untuk memperluas lingkaran pergaulan mereka. Dengan berinteraksi secara aktif dengan orang-orang di sekitar mereka, baik dalam konteks profesional maupun sosial, seseorang dapat membangun hubungan yang kuat dan bermanfaat. Hal ini dapat membuka pintu untuk mendapatkan informasi, kesempatan kerja, atau bahkan kemitraan bisnis yang menguntungkan.

Selain itu, networking memungkinkan individu untuk belajar dari orang lain. Setiap orang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan wawasan yang berbeda-beda, dan dengan berinteraksi dengan berbagai orang, seseorang dapat memperoleh sudut pandang baru tentang berbagai masalah dan situasi. Ini dapat membantu seseorang untuk berkembang secara pribadi dan profesional, serta memperluas pemahaman mereka tentang dunia di sekitar mereka.

Networking juga memainkan peran penting dalam membangun reputasi dan citra seseorang. Dengan menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, seseorang dapat membangun reputasi sebagai individu yang dapat diandalkan, berintegritas, dan berkompeten dalam bidang mereka. Ini dapat membuka pintu untuk mendapatkan kesempatan-kesempatan baru dan memperluas pengaruh seseorang dalam lingkup mereka.

Tidak hanya itu, networking juga merupakan kunci untuk memperluas peluang bisnis. Dalam dunia bisnis yang kompetitif, menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan, mitra bisnis, dan rekan kerja dapat membantu seseorang untuk memperluas jangkauan bisnis mereka, mendapatkan klien baru, dan meningkatkan penjualan.

Selain itu, networking juga dapat membantu seseorang untuk menemukan investor, mentor, atau karyawan yang tepat untuk membantu mereka mencapai tujuan bisnis mereka. Dalam dunia pekerjaan, di level paling bawah yang diperlukan adalah orang yang memiliki skill atau ketrampilan teknis, dan semakin ke atas levelnya, seperti untuk menjadi direktur, manajer, atau ceo atau komisaris, di samping mengerti dari sisi teknis, yang lebih penting adalah mampu berkomunikasi, berinteraksi, membentuk jaringan atau networking, dan yang pasti mereka seperti ini memiliki kepercayaan atau trust dan integritas.

Sejatinya orang-orang dengan jaringan yang banyak, punya akses di mana-mana itu adalah orang yang memiliki trust atau kepercayaan tinggi. Dan pada orang seperti ini sering disebut berintegritas, atau orang yang diberi kepercayaan lebih—karena pada orang ini ada kesesuaian yang ditunjukkan antara ucapan dan prilakunya, yang memiliki ciri transparan, bertanggung jawab dan obyektif.

Dan zaman seperti saat ini harga sebuah integritas itu sangat mahal, di keluarga, di masyarakat dan di usaha atau pekerjaan apa pun untuk kesuksesan dan kemajuannya sangat dibutuhkan orang yang memiliki integritas tinggi.

Dalam kehidupan sehari-hari, hanya orang yang memiliki kepercayaan tinggi yang memiliki kesempatan sukses dan maju lebih tinggi, meskipun tidak punya modal dari sisi materi, tapi memiliki modal kepercayaan yang tinggi, maka orang tersebut akan bisa sukses.

Sehebat atau sekaya apa pun orang itu ketika trust atau kepercayaan mulai turun, apalagi hilang, maka orang itu akan jatuh dan hancur baik dari sisi karier, usaha, maupun bidang yang lainnya. Jadi, membangun dan menumbuhkan jaringan atau networking semenjak dini melalui masa bermain saat anak-anak sangat penting, karena menanam jaringan atau networking adalah adalah pondasi untuk terlahirnya pribadi yang dipercaya dan berintegritas dengan berpandangan luas tentunya.

Kesimpulannya, networking, trust atau kepercayaan, serta memiliki integritas adalah kunci sukses atau berhasilnya dalam kehidupan yang tidak bisa diabaikan dalam dunia modern. Dengan memanfaatkan hubungan yang baik dengan orang lain, seseorang dapat memperluas peluang mereka, belajar dari orang lain, membangun reputasi yang baik, dan memperluas jaringan bisnis mereka yang tumbuh menjadi trust atau kepercayaan.

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk secara aktif terlibat dalam kegiatan networking dan memanfaatkan potensi penuh dari hubungan-hubungan yang mereka bangun semenjak dini.[T]

BACA artikel lain dari penulis DOKTER CAPUT atau DR. DR. KETUT PUTRA SEDANA, SP.OG

Kenapa Harus Berbuat Baik?
Pribadi Anda Adalah Unik
Sugesti dan Pengaruhnya untuk Kesehatan
Tags: integritasjaringanmotivasiNetworkingpekerjaansuksestrust
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pariwisata Jepang nan Kian Berkibar

Next Post

Ekspedisi Budaya Indonesia dari Fatris MF, Catatan Perjalanan yang Menggelitik dan Penuh Ironi

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Dr. dr. Ketut Putra Sedana, Sp.OG

Akrab dipanggil Dokter Caput. Ia adalah dokter spesialis kandungan yang mengelola klinik bersalin Permata Bunda, Singaraja, Bali. Ia juga dosen di Stikes Buleleng.

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Ekspedisi Budaya Indonesia dari Fatris MF, Catatan Perjalanan yang Menggelitik dan Penuh Ironi

Ekspedisi Budaya Indonesia dari Fatris MF, Catatan Perjalanan yang Menggelitik dan Penuh Ironi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co