14 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Merawat Solidaritas Lewat Keterbukaan Angka Keuangan : Sisi Unik di Balik Upacara di Pura Prajapati Ubud

Cokorda Gde Bayu Putra by Cokorda Gde Bayu Putra
March 13, 2024
in Esai
Merawat Solidaritas Lewat Keterbukaan Angka Keuangan : Sisi Unik di Balik Upacara di Pura Prajapati Ubud

Foto Penyampaian Pertanggungjawaban Sumber dan Penggunaan Dana Proyek Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud Sumber: Panitia Pelaksana Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati Desa Adat Ubud

SENIN pagi di pertengahan Februari 2024 yang menurut kalender bali jatuh pada Soma Umanis Sungsang merupakan peristiwa penting bagi Desa Adat Ubud. Sejak pagi hari, masyarakat berbondong-bondong mendatangi Pura Prajapati yang berada di areal Setra Desa Adat Ubud. Hari itu dilaksanakan Upacara Rsi Gana, Mlaspas dan Mupuk Padagingan sekaligus menandakan tuntasnya penataan dan perbaikan Pura. Selama lima bulan sejak 12 September 2023, Pura Prajati Desa Adat Ubud ditata dengan beberapa spesifikasi pekerjaan.

Dalam laporannya kepada seluruh Prajuru dan krama Desa Adat Ubud, Ketua Panitia Pawangunan Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati I Made Rodja Ekarwa menyampaikan bahwa penataan berfokus pada beberapa pekerjaan, yaitu perluasan utama mandala, perluasan Bale Pengaruman dari yang sebelumnya sepanjang 4,5 meter menjadi 7,5 meter, selanjutnya pembangunan Bale Pamujan untuk pamangku, pembangunan Padma Capah untuk sumur, pembangunan Panyengker dan Candi Bentar, pemasangan patung-patung, pembangunan Bale Pasanekan sebelah barat Bale Lantang Setra serta penataan kebun. Dari keseluruhan item pekerjaan fisik tersebut, telah dibayarkan secara lunas untuk keseluruhan biaya operasional proyek sesuai yang dilaporkan oleh Ketua Pantia.

Foto Parum Persiapan Rencana Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud | Sumber: Tim Media, Digital dan Dokumentasi Ubud Kaja

Menurut pengamatan saya dari Bale Lantang Setra saat acara berlangsung siang itu, sembari mendengarkan patah demi patah kata Laporan Ketua Panitia serta Kelihan Desa Ubud Kaja mewaliki krama pengempon Pura, tampak dengan kepercayaan diri yang tinggi keseluruhan akumulasi besaran dana proyek disampaikan kepada seluruh khalayak yang hadir. Tentu apa yang dilaporkan serta disampaikan mengandung beberapa unsur motivasi, salah satunya yang mungkin dapat kita tangkap adalah cermin mengedepankan akuntabilitas terhadap amanah yang diberikan.

Mengacu pada agency theory atau Teori Keagenan, maka terdapat dua pihak yang saling berkepentingan terhadap keterbukaan serta pertanggungjawaban keuangan. Jika kita ilustrasikan di beberapa entitas bisnis yang berorientasi laba, pihak penerima amanah dalam hal ini management/agent (pengelola) dituntut menyajikan serta menyampaikan pertanggungjawaban kepada pihak principle (pemberi amanah) dalam hal ini pemilik.

Ketidakterbukaan dalam praktik pengelolaan yang dilakukan oleh agent mengakibatkan muculnya konflik keagenan. Maka kemudian hadirlah intervensi sebuah board of commissioner sebagai perpanjangan tangan principle yang memastikan kontrol berjalan dengan baik. Dan yang terpenting adalah media financial statement wajib dihadirkan oleh agent sebagai bukti pertanggungjawaban atas kerja organisasi, kerja keuangan serta tanggungjawab kepada para pemberi amanah.

Foto Pembangunan dan Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud | Sumber: Tim Media, Digital dan Dokumentasi Ubud Kaja

Lantas jika merujuk padaaktivitas di beberapa entitas sosial atau non profit oriented yang salah satu contohnya pada setting peristiwa yang terjadi di Pura Prajapati Desa Adat Ubud, maka apa yang disampaikan serta dilaporkan oleh Panitia Pembangunan sejatinya juga bagian dari tanggungjawabnya kepada para principle. Pura sebagai sebuah tempat religius yang memiliki signifikansi publik yang tinggi merupakan tempat peribadatan sekaligus wahana pemersatu para umat. Dalam skala yang lebih kecil di Desa Adat Ubud, Pura merupakan sungsungan krama Desa Adat Ubud. Sebagai bagian dari parhyangan di Desa Adat Ubud jelas bahwa keberadaannya padruwen Desa Adat Ubud, walau tanggungjawab pengemponnya berada pada Krama Desa Ubud Kaja. Inilah yang menempatkan posisi keagenan antara panitia pembangunan bersama krama Desa Ubud Kaja dihadap para masyarakat Desa Adat Ubud serta Prajuru Se-Desa Adat Ubud.

Model Laporan Pertanggungjawaban Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud

Tak mungkin laporan dapat lahir tanpa ada orang yang mengerjakan. Lebih lanjut, mustahil ada sebuah penyajian laporan tanpa ada kerja-kerja pencatatan sebelumnya. Maka kemudian akuntansi mengenal tiga konsep dasar dalam siklusnya yaitu: Input, Proses, Output. Input merupakan sebuah data transaksi keuangan yang berkaitan dengan penambahan serta pengurangan harta ekonomis ataupun pergerakan dana masuk maupun dana keluar yang terkait aktivitas operasional. Keseluruhan informasi transaksi keuangan tersebut selanjutnya mengalami proses pengolahan dengan mengedepankan analisis akuntansi serta mekanisme pencatatan sehingga lahir sebuah output yang dikenal dengan sebuah laporan keuangan.

Umumnya, pendekatan akuntansi mengedepankan semangat double entry dengan pencatatan akun berganda sebagai respon pengaruh terhadap sebuah data transaksi keuangan yang masuk. Di beberapa entitas bisnis, sejalan dengan konsep dan standar akuntansi yang berkembang, pencatatan dilakukan pada saat terjadinya transaksi, bukan pada saat aliran kas atau setara kas diterima maupun dikeluarkan. Pada titik ini, dikenal istilah accrual basis.

Dengan hadirnya sebuah laporan keuangan oleh pihak agent melalui proses akuntansi, secara alamiah wajib mengedepankan nilai-nilai keterbukaan, semangat akuntabilitas serta mudah dipahami. Artinya, laporan tersebut wajib berguna dan dipahami bagi seluruh para pihak yang memerlukan informasi keuangan. Itu kenapa perihal pengukuran, pengakuan serta penyajian setiap akun pada laporan keuangan merujuk pada standar yang berlaku.

Sampul Laporan Akuntabilitas Keuangan | Sumber: Panitia Pelaksana Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati Desa Adat Ubud

Laporan Akuntabibiltas Keuangan Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud yang disajikan tentu tak sepenuhnya mengadopsi azas-azas akuntansi model laporan keuangan secara umum yang bermaterikan neraca, laba rugi, perubahan modal, arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Panitia Pelaksana Proyek Pembangunan hanya menampilkan model pertanggungjawaban keseluruhan sumber dana serta penggunaan dana selama periode tertentu tepatnya setting waktu 12 September 2023 hingga 12 Februari 2024 saat dimulainya dan berakhirnya proyek.

Selama lima bulan aktivitas operasional pembangunan, kerja-kerja fisik dijalankan oleh pekerja proyek sedangkan kerja-kerja pencatatan mutasi dana masuk serta belanja proyek harian dikerjakan juga oleh panitia pelaksana. Artinya, setiap harinya sepanjang lima bulan panitia bertugas tidak saja mengerjakan serta mengawasai para pekerja, namun juga bertugas menghimpun serta mencatat aliran kas yang terjadi.

Dari pembacaan terhadap penyajian laporan setebal 131 halaman tersebut, terdapat beberapa komponen sumber dana yang mendukung proyek senilai satu miliar dua ratus tujuh puluh sembilan juta tujuh ratus tujuh puluh delapan ribu delapan ratus lima puluh rupiah itu selesai dikerjakan tepat waktu. Di antaranya bersumber dari dana Koperasi Banjar Ubud Kaja, dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bank Mandiri, Tbk, dana kas Desa Ubud Kaja serta dana Sumbangan Punia para pihak.

Secara komposisi, proporsi dana didukung 16% dari Dana Koperasi Banjar Ubud Kaja, 12% dari Dana CSR PT. Bank Mandiri Tbk, 45% dari Dana Kas Desa Ubud Kaja, serta 27% dari Sumbangan Punia para pihak lainnya. Khusus dana sumbangan punia dari 194 pihak yang dihimpun serta dicatat sejak tanggal 12 Februari 2023, telah tersajikan secara rinci pada laporan yang dibuat. Lewat penyajian laporan pertanggungjawaban yang dibuat, masyarakat juga dapat gambaran informasi tentang komposisi penggunaan dana proyek selama lima bulan diantaranya terdiri dari: biaya bahan baku material, upah tenaga kerja langsung, konsumsi, aci dan upakara, listrik, perlengkapan, bahan penolong serta penunjang lainnya.

Secara terinci, keseluruhan komponen belanja pada masing-masing penggunaan dana tersebut tersajikan pada laporan. Ini memudahkan pembaca mengetahui fluktuasi belanja harian serta dokumen nota pendukung sebagai pelengkap bukti transaksi. Dari komposisi penggunaan dana, tidak terdapat elemen biaya gaji serta insentif yang didapat oleh panitia sepanjang lima bulan berkerja. Ini barangkali menegaskan posisi penting kelahiran laporan tersebut, merupakan bagian dari tanggungjawab sosial serta bentuk persembahan yang tulus kehadapan Tuhan Yang Maha Esa dan Ida Bhatari Prajapati.

Foto Komposisi Isi Laporan Akuntabilitas Keuanggan | Sumber: Panitia Pelaksana Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati Desa Adat Ubud

Sebagai sebuah produk pertanggungjawaban, panitia mengambil judul Laporan Akuntabilitas Keuangan guna menegaskan bahwa penyajiannya tidak serupa dengan Laporan Keuangan sebuah entitas yang diatur dengan ketentuan standar akuntansi yang berlaku umum. Namun demikian, sisi akuntabilitas justru tampil mengedepankan semangat keterbukaan serta pertanggungjelasan sumber dan penggunaan dana.

Lebih menariknya akuntabilitas keuangan juga dilengkapi dengan akuntabilitas proses. Ini terlihat dari sejumlah foto-foto yang masuk didalam laporan, baik sebelum, selama maupun sesudah proyek tuntas. Secara tampilan, laporam juga mengadopsi suguhan visual yang terkini. Usut punya usut ternyata, kerja layout dan desain visualnya dipercayakan kepada salah satu krama ubud kaja yaitu I Wayan Agus Eka Cahyadi – seorang dosen Prodi Desain Komunikasi Visual ISI Denpasar yang baru saja menuntaskan studi doktoralnya.

Ideologi Batur yang Mengalir

Mungkin tak banyak panggung ritual upacara dikombinasikan dengan momen penting penyampaian pertanggungjawaban keuangan. Setidaknya, satu yang sering saya perhatikan dan rutin dijalankan terjadi di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur dalam rangkaian prosesi meprani saat Ngusaba Kadasa Bhatara Tedun Kabeh. Saat itulah pengempon Pura menyampaikan pada mimbar terbuka di Madya Mandala keseluruhan sumber dan penggunaan dana selama upacara berlangsung. Terakhir saat Upacara Danu Kerthi yang digelar tahun lalu, pasobyah laporan juga dilaksanakan. Mengambil setting peristiwa ritus dengan menyelipkan momen pertanggungjawaban tidak semata hajatan keterbukaan informasi keuangan, namun juga pertanggungjawaban niskala kehadapan Ida Bhatari.

Pada titik inilah dimensi vertical accountability dikedepankan. Angka keuangan menjadi nilai yang sakral, karena diyakini semua bersumber dari Ida Bhatara Makabehan. Dan kepada-Nya lah semuanya dihaturkan. Kemampuan menghitung, merekap dan melaporkannya berikut dengan kepiawaian cut-off di hari kesebelas menegaskan bahwa akuntabilitas keuangan dibangun atas dasar soliditas peran dan kecakapan masing-masing fugsi dalam organisasi Pura. Dimensi kepemimpinan Jero Gede Batur makalihan sebagai pamucuk sangat kental memantik kerja prawartaka karya mempertahankan ajeg nya penyampaian pertanggungjawaban upacara sejak silam.

Foto penyampaian pangrauh dan panelasan ngusaba kadasa di Pura Ulun Danu Batur | Sumber: arsip pribadi

Lalu melihat apa yang dijalankan oleh Panitia Pembangunan Pura Prajapati Desa Adat Ubud dengan menggelar pertanggungjawaban terbuka tepat dihajatan Upacara Rsi Gana, Mlaspas dan Mupuk Padagingan tampaknya bukan kebetulan serupa seperti yang terjadi Batur. Sebagai penjaga Sungai Wos yang bersumber dari salah satu petirtan Danau Batur, tentu solidaritas hulu hilir antara Ubud dan Batur sudah terjalin dan terpupuk sejak dahulu kala. Penghormatan terhadap masyarakat Batur yang telah menjaga jantung air Bali tersirat dari tutur lisan para tetua di Puri yang mengisahkan bagaimana Tjokorde Oeboed mengajak masyarakat Ubud dan sekitarnya menghormati para pengalu yang datang dari Batur. Ada juga kisah tentang pemberian sebuah batu hasil andewasraya Tjokorde Oeboed di Kawasan Batur yang difungsikan sebagi penolak gering di areal persawahan sebalah barat wilayah Ubud. Yang pasti, satu kawasan suci di wilayah Ubud yang juga menjadi nama sebuah Pura Kahyangan Jagat yaitu Gunung Lebah, menurut beberapa catatan merujuk juga pada penamaan Gunung Batur.

Tetua pun menegaskan bahwa keberadaan Pura Gunung Lebah Ubud sebagai stana Ida Bhatari Batur. Jalinan hubungan Batur dan Ubud rasanya tak sekedar persoalan air dan jejaring pasihan subak, namun juga menginspirasi lahirnya beragam penciptaan karya-karya seni pertunjukan para insan muda di Ubud.

Maka kemudian, dengan suguhan akuntabilitas pertanggungjawaban keuangan Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud yang berlangsung di arena ritus, serasa mempertegas posisi penting Ubud yang tidak saja dialiri sumber air Batur namun juga mewarisi ideologi Batur.

Foto Penyampaian Pertanggungjawaban Sumber dan Penggunaan Dana Proyek Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud | Sumber: Panitia Pelaksana Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati Desa Adat Ubud

Inovasi Akuntabilitas dalam Membangun Solidaritas

Keterbukaan Panitia Pelaksana Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud dalam mengekspresikan kerja sosialnya tercemin dalam sebuah Laporan yang dibuat. Sebagai pengemban amanah, laporan yang dibuat jelas sebagai tools menjawab sorotan publik. Terlebih menyangkut pembangunan Pura sungsungan Desa Adat yang memiliki signifikansi publik yang tinggi, serta menyangkut perputaran dana yang cukup tinggi. Dari pengamatan saya sepanjang lima bulan, setiap harinya penambahan mutasi serta keterangan para donatur atau naradana tidak saja dicatat namun juga dilaporakan pada WhatsApp Group Krama Ubud Kaja untuk diketahui.

Keseluruhan aliran dana keluar yang dipergunakan untuk keperluan operasional pembangunan terinput setiap harinya dalam catatan mutasi harian yang dibuat panitia pelaksana. Jelang beberapa minggu pelaksanaan Upacara, panitia pun melaporkan kehadapan Paruman Desa Ubud Kaja keseluruhan besaran sumber dan penggunaan dana. Potret pertanggungjawaban ini dilanjutkan kemudian pada mimbar yang lebih besar lagi saat Upacara Rsi Gana, Mlaspas, saha Mupuk Padagingan dihadapan seluruh undangan dan krama Desa Adat Ubud.

Tampilan Scan Barcode dan Linkt.ree Seluruh Dokumentasi Proyek, Upacara serta Laporan Akuntabilitas Keuangan | Sumber: Panitia Pelaksana Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati Desa Adat Ubud

Saat serominial Upacara di Pura Prajati Desa Adat Ubud, Buku Pertanggungjawaban Keuangan juga diserahkan sebagai bahan laporan kehadapan Bandesa Desa Adat Ubud, Pangliman, Penyarikan, Juru Raksa Desa Adat Ubud serta kepada Kelihan Desa, kelihan Banjar Adat dan Kepala Lingkungan Se-Desa Adat Ubud. Guna lebih memperluas akses kandungan informasi dari Buku Pertanggungjawaban Keuangan Penataan Pura, Panitia Pelaksana didukung oleh Tim Media, Digital dan Dokumentasi Ubud Kaja menyiapkan linkt.ree dan scan barcode. Terpantau juga di lokasi acara bahwa inovasi scan barcode ditempelkan disetiap kotak hidangan konsumsi para undangan, sehingga sembari mengikuti jalannya acara keseluruhan isi laporan dan materi pendukungnya dapat diketahui oleh para yang hadir.

Sesuai acara melalui laman akun facebook Krama Desa lan Banjar Ubud Kaja, linkt.ree dibagikan sehingga publik dapat menerima keseluruhan informasi dan pertanggungjawaban keuangan penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud. Pada titik ini sejatinya gerakan inovasi dibidang akuntabilitas keuangan meningkatkan value atas kerja ibadah para penerima amanah. Disaat yang bersamaan, inisiatif untuk mengungkap keterbukaan informasi keuangan dihadapan publik niscaya turut membangun spirit solidaritas dan soliditas antar panitia, prajuru dan krama Se-Desa Adat Ubud.

Penyerahan Buku Laporan Akuntabilitas Keuangan Penataan Pura Prajapati Desa Adat Ubud kepada Panglingsir Puri Agung Ubud, Bandesa dan Prajuru Desa, Banjar Adat serta Kepala Lingkungan Se-Desa Adat Ubud dihadapan Krama Desa Adat Ubud | Sumber: Panitia Pelaksana Ngapah Ayu Parhyangan Prajapati Desa Adat Ubud.

Penyajian laporan dan pengungkapan informasi keuangan menegaskan posisi penting “angka keuangan” yang bersifat kuantitatif sebagai sesuatu yang sakral untuk dipertanggungjawaban baik secara horizontal maupun vertical accountability. -Catatan Siang dari Utara Pamrajan Agung Ubud-

  • BACA artikel lain dari penulis COKORDA GDE BAYU PUTRA
Tags: agama hinduDesa UbudhindukeuanganUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Muasal

Next Post

Buleleng pun Punya Seniman Ogoh-ogoh dengan Karya yang Keren : Juni Pariawan dari Bengkala

Cokorda Gde Bayu Putra

Cokorda Gde Bayu Putra

Dosen FEBP Universitas Hindu Indonesia dan mengabdi pada Yayasan Bina Wisata Kelurahan Ubud.

Related Posts

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
0
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

Read moreDetails

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails
Next Post
Buleleng pun Punya Seniman Ogoh-ogoh dengan Karya yang Keren : Juni Pariawan dari Bengkala

Buleleng pun Punya Seniman Ogoh-ogoh dengan Karya yang Keren : Juni Pariawan dari Bengkala

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co