16 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Semesta Buku “Nusa Membaca” Gramedia dan Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
February 27, 2024
in Khas
Semesta Buku “Nusa Membaca” Gramedia dan Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui

Suasana Semesta Buku Nusa Membaca Gramedia | Foto: Panitia

SIAPA yang iseng ke Gramedia mencari list buku idaman? Melangkah tipis di sela-sela rak buku, lalu secara diam-diam merobek bungkusan buku, mencuri kesempatan baca buku, tanpa kewajiban membelinya?

Dalam perspektif agama itu termasuk dosa ringan. Mengintip isi buku tanpa izin dan sembunyi-sembunyi sama dengan mengambil sesuatu yang bukan hakmu. Bukan maksud mendadak berdakwah. Hanya saja dosa yang satu ini terlalu nanggung. Dosa-dosa nanggung seperti ini seringkali membuat orang malas bertobat. Nunggu jadi banyak dulu.

Tapi, bagaimana pun anggapanmu tentang merobek bungkusan buku, ada sesuatu yang wajib segera kamu tahu. Barangkali akan jadi bahan pertimbanganmu untuk segera meninggalkan dosa nanggung itu.

Tidak bisa dimungkiri, enggak semua orang dengan mudahnya bisa mendapatkan buku. Terutama buku dalam kategori best seller, apalagi yang bermutu tinggi. Beberapa memang masih ada yang mengalami ketidakberuntungan dan kesusahan. Bisa karena akses toko buku terlalu jauh, bahkan tidak ada toko buku di kotanya, dan paling umum karena harga buku yang selangit untuk ukuran isi dompet yang terlalu membumi.

Penyampaian hasil bacaan oleh peserta Nusa Membaca | Foto: Panitia

Bagi mahasiswa rantauan, misalnya, yang cuma hidup dari uang bulanan orang tua, itu pun hanya cukup buat makan, untuk mendapatkan buku rasanya penuh dengan jerih payah pengorbanan, mati-matian, dan berdarah-darah.

Di tengah harga rokok dan beras yang tiba-tiba melambung di atas mistar gawang, menabung untuk beli buku pun bisa jadi sesuatu yang sulit dibayangkan oleh mahasiswa. Paling nekat ada yang sampai rela nahan lapar berhari-hari untuk bisa beli buku. “Lambung kosong” memang sahabat seperjuangannya mahasiswa.

Tapi, tenang dulu. Kini ada kabar gembira. Paling tidak kebiasaan menahan lapar bisa dikurangi.

Toko buku Gramedia baru-baru ini memperkenalkan Semesta Buku. Dikutip dari laman gramedia.com, “Semesta Buku adalah festival buku yang diselenggarakan oleh Gramedia, yang menghadirkan sejuta buku dengan diskon hingga 90%. Selain diskon buku, Semesta Buku juga menyediakan aktivitas untuk para pengunjung, seperti booktalk, workshop, dan nonton bareng film-film terbaik”.

Semesta Buku berlangsung dari 16 Februari sampai 03 Maret 2024 di berbagai gerai Gramedia di Nusantara, termasuk di Bali.

Semesta Buku ini semacam festival diskon. Barangkali akan menjadi agenda diskon tahunan dari Gramedia. Setidaknya ada harapan yang bisa mahasiswa nantikan. Nah, ini membantu mahasiwa tak perlu menabung lama atau nahan lapar berhari-hari.

Bisa dengan merabat sebagian uang rokok atau biaya pacaran malam minggu—demi buku favorit. Entah, apakah nantinya buku yang diincar masuk barisan yang mendapatkan diskonisasi. Hanya Tuhan dan Gramedia yang tau.

Satu lagi yang tidak kalah penting untuk diketahui. Melalui Semesta Buku Gramedia juga menghadirkan sebuah gagasan yang dinamai “Nusa Membaca”. Menurut pihak Gramedia, Nusa Membaca adalah Sebuah gerakan bersama yang inklusif, rumah bagi seluruh pihak untuk saling bergandengan tangan melakukan berbagai aktivitas.

Dari 16 Februari hingga 03 Maret 2024 Semesta Buku bersama Nusa Membaca diadakan di lebih dari 30 titik di Nusantara dengan menggandeng berbagai komunitas sastra dan literasi. Di Bali, Semesta Buku ada di Plaza Renon, Mall Bali Galeria, Gramedia Bali Gatot Subroto, dan Gramedia Teuku Umar.

Nusa Membaca launching pertama kali di Bali bertepat di Gramedia Matahari Duta Plaza, pada 24 Februari 2024. Diikuti oleh tiga komunitas, yaitu Komunitas Sahaja Sehati, Sosial Project Bali, dan Komunitas Mahima.

Akses Bacaan Bebas tanpa Perasaan Nggak Enak

Nusa Membaca meberikan kesempatan pembaca untuk bebas memilih buku apa saja yang ada di Gerai Gramedia—untuk bebas dibaca di tempat.

Dengan begitu, seseorang tak perlu bersusah payah mengintai petugas ‘gramed’ agar bisa merobek bungkusan buku. Atau cari-cari alasan agar bisa berlama-lama mengintip isi buku kesukaan. Sebenarnya hal seperti itu bukan tindakan kejahatan.

Belum ada kasus seseorang tiba-tiba dimarahin atau diusir dari toko buku gegara begitu. Entah sebenarnya dilarang atau tidak, biasanya di Gramedia sudah ada satu buku percontohan yang bisa dibaca. Bisa juga meminta izin ke putugas untuk membuka yang nggak ada buku percontohannya.

Namun, selain karena pertimbangan dosa nanggung tadi, sering kali perasaan tidak enak mencicipi sesuatu yang bukan hak milik selalu menghantui. Seperti ketika kamu masuk kencing di Indomart/Alfamart tanpa membeli sesuatu, lalu sekadar duduk rehat di kursi yang disediakan di depannya, terus ternyata ada tulisan di tembok “Ini bukan parkir umum. Kursi hanya untuk pelanggan kami.”

Salah satu peserta Nusa Membaca | Foto: Panitia

Ahhhhh… sangat tidak enak. Seolah mata pegawainya memperhatikan kamu dan merasa mereka akan menggosipimu. Seperti perasaan itulah yang sering dialami ketika diam-diam membuka bungkusan buku di Gramedia.

Mulai sekarang perasaan itu bisa dilenyapkan di Nusa Membaca. Tak perlu pura-pura. Tidak ada drama-dramaan lagi. Kamu bagaikan Raja, sebutkan saja nama buku yang ingin dibaca, segera pihak Gramedia akan menyediakannya di hadapanmu. Tercapainya perasaan pembaca yang senang dan bahagia sentosa adalah visi misi petugas Gramedia di Nusa Membaca. Uhuyyy.

“Tujuannya sih untuk menggerakkan literasi. Supaya orang-orang itu mikir membaca itu bukan sesuatu yang berat, tetapi menyenangkan dan bisa dilakukan di mana saja,” kata Ayu Tri Sukma Dewi, penanggung jawab kegiatan lauching Nusa Membaca di Gramedia Duta Plaza, Bali.

Silent Reading

Siapa yang suka bawa buku ke kedai kopi? Mencari suasana damai nan sempurna untuk membaca buku. Saat mulai serius menghayati tiba-tiba teman nongkimu ajak bicara. Atau suara obrolan pelanggan kedai lain yang fa fi fu fe fo di dekat tempat dudukmu. Bukannya bikin kamu serius baca, bisa jadi kamu malah serius emosi.

Nah, di Nusa Membaca menyediakan khusus sekitar 40 menit untuk peserta melakukan Silent Reading (Membaca Hening). Berapapun peserta yang datang tidak akan mengganggu keintimanmu bersama buku. Semua peserta akan fokus dengan buku pilihannya masing-masing.

“Tadi ada Silent Reading, itu sesi yang menarik karena jarang banget kita bisa baca bareng-bareng, terus sama-sama hening. Jadi, lebih bisa menghayati dan meresapi isi buku.” Kata Idayati dari Komunitas Sahaja Sehati yang ikut dalam sesi Silent Reading Nusa Membaca.

Ngobrolin Bacaan dengan Kenalan Baru

Hal yang tidak kalah asik adalah kamu bisa menemukan teman baru, bahkan mungkin paket spesial (pacar) bagi yang jomlo. Hehehe. Sudahi jomlomu, Gramedia menantimu.

Setelah melakukan silent reading, masing-masing peserta bisa saling bertukar informasi atau mendiskusikan hasil bacaan.

Berkunjung ke gramedia bukan lagi sekadar beli buku. Nusa Membaca menjadi ruang baru di tengah megahnya gedung mall, mempertemukan sesama pegiat buku. Atau bertemu sesama tukang robek bungkusan buku.

Foto bersama peserta Nusa Membaca | Foto: Panitia

Nusa Membaca berusaha memberikan kesempatan bagi komunitas atau individu untuk saling terhubung. Teman-teman bisa mendaftarkan diri mengikuti Nusa Membaca secara kelompok ataupun pribadi. Yang tertarik dengan komunitas sastra atau literasi bisa banget nih berkecimpung langsung dan lebih jauh berkenalan dengan teman-teman lintas komunitas yang hadir. Siapa tau bisa berkolaborasi untuk menguasai dunia dan semesta raya. Top, pokoknya.

Teknis Kegiatan Baca Buku di Semesta Buku dari Gramedia:

  • Komunitas mengajukan/mendaftarkan diri/melakukan konfirmasi keikutsertaan kepada panitia di lokasi yang ditentukan.
  • Komunitas dapat berdiskusi bentuk kegiatan apa saja yang akan dilakukan.
  • Komunitas bersama anggotanya hadir di lokasi yang sudah disepakati pada waktu yang telah ditentukan.
  • Setiap orang membawa buku fisik/digital dan membaca buku bersama-sama di tempat yang ditentukan atau dalam kelompok-kelompok kecil.
  • Setelah proses membaca, di dalam kelompok, peserta bisa membicarakan soal buku yang dibaca, mulai dari sinopsis, kesan, pendapat, atau bagian yang menarik, atau hal apa pun yang terkait dengan buku serta aktivitas yang menyenangkan lainnya.

Contoh kegiatan:

  • Sesi perkenalan antar anggota
  • Membaca bersama selama 45 menit (bisa dari awal atau bab manapun meneruskan bagian yang sudah dibaca).
  • Berbagi informasi isi buku yang dibaca selama 20 menit: isi buku, hal-hal yang menarik dari buku tersebut, dll.
  • Kegiatan lain: berbagi buku favorit, open mic baca puisi, dongeng/read aloud, dll.
  • Jangan lupa, abadikan keseruan baca buku bersama dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam bentuk foto dan video, posting di media sosial dan tag ig @semestabuku juga. Bisa juga melakukan live ig.
  • Toko akan menyediakan beberapa buku sample (fiksi maupun nonfiksi) untuk dipinjamkan kepada peserta Baca Buku Bersama yang tidak membawa buku.

Sekarang sudah bisa pergi ke mall tanpa harus mikirin mau belanja apa. Tidak perlu pusing harus motong uang bulanan dan uang jajan jika ingin jalan-jalan ke mall. Tinggal mampir di gerai Gramedia mengikuti Nusa Membaca.

Untuk awal ini masih belum ada jadwal rutin Nusa Membaca di Bali. Menurut Ayu Tri Sukma Dewi, jika ada kesempatan Nusa Membaca ke depan tak hanya akan dibuka di mall. “Kemungkinan nggak hanya di Gramedia aja, tempatnya bisa di mana aja dengan pergerakan yang kita inginkan,” ujarnya.[T]

Reporter: Rusdy Ulu
Penulis: Rusdy Ulu
Editor: Jaswanto

Tags: BukuKlub Buku SingarajaKomunitas Mahima
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Society of the Snow (2023): Kisah Mengerikan dari Pegunungan Andes

Next Post

Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

Hands with Heart, Pendukung Asa Penyandang Disabilitas di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co