3 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anak Muda, Literasi dan Golput

Nuryanti by Nuryanti
October 31, 2023
in Esai
Anak Muda, Literasi dan Golput

Nuryanti (penulis)

TAK lama lagi, Indonesia melaksanakan hajatan besar negara tiap lima tahunan, yaitu Pemilihan Umum (Pemilu). Pemilihan Umum di Indonesia selalu memiliki sejarah pada tiap periodesasinya. Hajatan besar lima tahunan ini, selalu saja diiringi dengan gegap gempita tim sukses, calon legislatif, maupun calon presiden wakil presiden. Meskipun hiruk pikuk Pemilu selalu menarik untuk dibahas, tapi pada kesempatan ini penulis akan menyoroti deviasi anak muda dalam pesta demokrasi tersebut.

Generasi muda merupakan pilar penting dalam perkembangan dan kemajuan sebuah bangsa. Mereka dianggap sebagai agen perubahan yang memiliki potensi untuk membawa inovasi dan pembaruan. Namun, di sisi lain, fenomena golput (golongan putih) atau abstain dalam pemilihan umum sering kali melibatkan generasi muda. Golput menjadi sebuah isu yang serius karena mengindikasikan adanya ketidakpercayaan atau apatisme politik di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Sikap Apatisme

Banyak kalangan generasi muda yang memilih untuk golput karena merasa tidak ada calon yang mewakili aspirasi mereka atau karena ketidakpercayaan terhadap sistem politik yang ada. Sikap apatisme ini bisa menjadi ancaman bagi demokrasi karena partisipasi politik yang rendah dapat mengurangi legitimasi dari sistem demokrasi itu sendiri.

Sikap tidak percaya pada system politik didapatkan oleh mereka dari hasil diskusi dan hasil terpaan media. Banyak diantara mereka yang masih illiterate , yang pada akhirnya termakan isu hoaks dan ajakan untuk apatis terhadap kondisi negara. Generasi muda banyak dialihkan pada isu-isu yang bersifat entertain dan dilupakan pada hal-hal serius seperti misalnya terkait dengan politik.

Politik sebenarnya bukan momok yang harus dihindari, namun banyaknya hidangan berita yang menayangkan kriminalisasi dan kasus hukum yang khas bau politik menjadikan isu politik berubah menyeramkan. Sebagai contoh adalah penangkapan anggota masyarakat yang dianggap menyalahgunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), hanya karena postingan di media social mereka dianggap mencemarkan nama baik seseorang. Hal ini menyebakan anak muda, kembali malu-malu untuk bersuara karena takut masuk bui.

Selain itu, banyaknya kasus korupsi oleh pejabat public maupun tokoh politik yang diberitakan media juga menyebabkan anak muda semakin tidak percaya dengan figure legislative. Mereka menganggap bahwa kekuasaan yang dilanggengkan melalui Pemilu hanya akan menciptakan manusia manusia yang lupa diri dan tamak pada kekayaan negara.

Kondisi diatas menjadi salah satu alarm dari beberapa pihak untuk segera mengambil tindakan prefentif maupun kuratif. Tindakan yang paling mungkin dilakukan adalah dengan preventif yaitu melakukan literasi digital sekaligus edukasi politik. Kedua hal ini harus sinergi, agar anak muda yang sudah melek media digital mau dan mampu berperan aktif pada dunia perpolitikan di Indonesia.

Pentingnya Edukasi Politik dan Literasi Digital

Untuk mengatasi fenomena golput di kalangan generasi muda, edukasi politik menjadi sangat penting. Pendidikan politik yang baik dapat membantu generasi muda untuk memahami pentingnya berpartisipasi dalam pemilihan umum dan bagaimana suara mereka dapat mempengaruhi arah kebijakan pemerintah.

Edukasi politik dapat dilakukan dengan memberikan wawasan kebangsaan pada generasi muda. Program ini dapat dilakukan dengan sasaran anak anak sekolah. Tiap sekolah setidaknya memiliki satu program untuk memberikan informasi dan sosialisasi terkait dengan politik yang bersih dan bagaimana mengurangi dan atau menghilangkan politik uang.

Selain itu, generasi muda juga perlu untuk diberikan pelatihan terkait dengan literasi digital, yaitu bagaimana lebih bijak dalam mempergunakan media baru. Ukuran kecakapan literasi digital ini adalah jika mereka bisa mencari informasi yang benar, menyusun pesan, menganalisis serta menyampaikan informasi kembali dengan baik dan benar. Menurut Priambodo (2019) analisis merupakan kemampuan yang dapat membantu seseorang dalam menjelaskan bentuk pesan, struktur, segmen, dampak pesan, dan lainnya. analisis juga berkaitan dengan kemampuan untuk mengubah, mencari, dan memilih informasi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan individu (Priambodo, 2019).

Urgensi melek politik bagi Anak Muda

Anak muda adalah aset sumber daya manusia yang penting bagi pembangunan, meskipun secara psikologis mereka masih labil. Menurut Isni et al. (2018) anak muda memiliki karakteristik cenderung mengambil keputusan tanpa memikirkannya secara matang. Hal inilah yang mendasari banyaknya pemberdayaan yang dilakukan untuk kelompok usia remaja agar terhindar dari perilaku negatif.

Generasi muda memiliki peran vital dalam menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk tidak golput dan turut serta dalam proses demokrasi. Pendidikan politik yang baik dan penciptaan lingkungan politik yang kondusif dapat mendorong partisipasi politik dari generasi muda, sehingga mereka dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan bangsa. [T]

Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata
Desa Banjarpanepen: Media Kontemplasi bagi Sejumput Toleransi
Strategi Kampanye Pemilu: Antara Komunikasi Persuasif dan Pencitraan
Tags: golputLiterasipemuda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Teater dan Oleh-Oleh dari Jogja

Next Post

Mari Mengenal “Golden Hours”, Pencahayaan Terbaik dalam Fotografi

Nuryanti

Nuryanti

Korprodi Magister Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah

Related Posts

Seremoni Hardiknas dan Krisis Literasi

by Ahmad Fatoni
May 2, 2026
0
Seremoni Hardiknas dan Krisis Literasi

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) semestinya tidak terjebak pada rutinitas seremonial yang berulang dan kehilangan makna. Ia perlu dimaknai sebagai...

Read moreDetails

Di Balik Siswa Merundung Guru: Ketika Gizi Anak Tercukupi, Akhlak Malah Terdegradasi

by Dodik Suprayogi
May 2, 2026
0
Di Balik Siswa Merundung Guru: Ketika Gizi Anak Tercukupi, Akhlak Malah Terdegradasi

Kejadian sekelompok siswi SMA di Purwakarta, Jawa Barat yang merundung gurunya sendiri itu benar-benar tidak manusiawi. Maksudnya, hati siapa yang...

Read moreDetails

Guru Profesional Bekerja Proporsional

by I Nyoman Tingkat
May 2, 2026
0
Guru Profesional Bekerja Proporsional

TEMA Hardiknas2026 adalah Menguatkan Partisipasi  Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Frase “partisipasi semesta” pertama muncul melalui Konsolidasi Nasional Pendidikan...

Read moreDetails

Mengeja Ulang Arah Pendidikan Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
May 2, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

TANGGAL 2 Mei adalah hari yang keramat bagi dunia pendidikan Indonesia. Ada suasana yang khas menyelimuti hati para pendidik dan...

Read moreDetails

‘Maburuh’ dan Tubuh yang Tak Pernah Diam

by Angga Wijaya
May 2, 2026
0
‘Maburuh’ dan Tubuh yang Tak Pernah Diam

Di Bali, saya jarang benar-benar melihat orang menganggur. Bahkan ketika tidak ada pekerjaan tetap, selalu saja ada yang dikerjakan. Menyapu...

Read moreDetails

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

by Arief Rahzen
May 1, 2026
0
Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

Read moreDetails

Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

by Agung Sudarsa
April 30, 2026
0
Oppenheimer: Sains, Sastra, dan Filsafat

Ilmuwan di Persimpangan Zaman Nama J. Robert Oppenheimer selalu menghadirkan paradoks: seorang ilmuwan jenius yang sekaligus menjadi simbol kegelisahan moral...

Read moreDetails

BALI SEDANG KRISIS KEBERANIAN? —‘Cari Aman’, ‘Koh Ngomong’ dan ‘Sing Nyak Uyut’ yang Menghancurkan Bali

by Sugi Lanus
April 30, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 29 April 2026 Di permukaan dan kasat mata: Bali sedang menghadapi darurat sampah. Pengerusakan hutan...

Read moreDetails

Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

by T.H. Hari Sucahyo
April 29, 2026
0
Rahasia Daya Tarik yang Tidak Bisa Dibeli atau Dipoles

DI tengah dunia yang begitu bising oleh standar dan penilaian, banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa daya tarik ditentukan oleh...

Read moreDetails

Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

by Agung Sudarsa
April 28, 2026
0
Annam Brahman: Makanan adalah Tuhan

Dari Dapur Menuju Kesadaran Ungkapan Annam Brahman dari Taittiriya Upanishad sering terdengar sederhana, bahkan terasa “terlalu duniawi” untuk ukuran nilai-nilai...

Read moreDetails
Next Post
Mari Mengenal “Golden Hours”, Pencahayaan Terbaik dalam Fotografi

Mari Mengenal “Golden Hours”, Pencahayaan Terbaik dalam Fotografi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja
Khas

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

by Gading Ganesha
May 2, 2026
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?
Opini

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
Seremoni Hardiknas dan Krisis Literasi
Esai

Seremoni Hardiknas dan Krisis Literasi

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) semestinya tidak terjebak pada rutinitas seremonial yang berulang dan kehilangan makna. Ia perlu dimaknai sebagai...

by Ahmad Fatoni
May 2, 2026
Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Torehkan Prestasi di Ajang Confident 2026
Pendidikan

Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Torehkan Prestasi di Ajang Confident 2026

SUASANA semarak terasa di ajang Confident 2026 yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar (STAID) pada 26 April 2026. Kegiatan...

by Dede Putra Wiguna
May 2, 2026
Di Balik Siswa Merundung Guru: Ketika Gizi Anak Tercukupi, Akhlak Malah Terdegradasi
Esai

Di Balik Siswa Merundung Guru: Ketika Gizi Anak Tercukupi, Akhlak Malah Terdegradasi

Kejadian sekelompok siswi SMA di Purwakarta, Jawa Barat yang merundung gurunya sendiri itu benar-benar tidak manusiawi. Maksudnya, hati siapa yang...

by Dodik Suprayogi
May 2, 2026
Guru Profesional Bekerja Proporsional
Esai

Guru Profesional Bekerja Proporsional

TEMA Hardiknas2026 adalah Menguatkan Partisipasi  Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Frase “partisipasi semesta” pertama muncul melalui Konsolidasi Nasional Pendidikan...

by I Nyoman Tingkat
May 2, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Mengeja Ulang Arah Pendidikan Kita

TANGGAL 2 Mei adalah hari yang keramat bagi dunia pendidikan Indonesia. Ada suasana yang khas menyelimuti hati para pendidik dan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
May 2, 2026
‘Maburuh’ dan Tubuh yang Tak Pernah Diam
Esai

‘Maburuh’ dan Tubuh yang Tak Pernah Diam

Di Bali, saya jarang benar-benar melihat orang menganggur. Bahkan ketika tidak ada pekerjaan tetap, selalu saja ada yang dikerjakan. Menyapu...

by Angga Wijaya
May 2, 2026
Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini
Budaya

Komunitas Perempuan Bali Utara Rayakan Pikiran Kartini

Di antara program Kartini sepanjang bulan April 2026, ada yang berbeda yang dilakukan oleh salah satu komunitas perempuan di Buleleng...

by tatkala
May 1, 2026
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’
Khas

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya
Gaya

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

by tatkala
May 1, 2026
Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya
Esai

Menimbang Ulang ‘May Day’ Bagi Pekerja Budaya

TIAP tanggal satu Mei tiba, ingatan kita biasanya langsung tertuju pada lautan manusia di jalanan protokol Jakarta. Memori kita terikat...

by Arief Rahzen
May 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co