12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Fungsi Komunikasi dalam Tradisi

Chusmeru by Chusmeru
September 6, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

ANEKA TRADISI masih tumbuh subur di Indonesia. Beragam pula ritual dalam pelaksanaan tradisi itu. Namun sebenarnya setiap tradisi tak sekadar ritual. Ada fungsi dan pesan komunikasi yang ingin disampaikan dalam tradisi.

Meski demikian, banyak orang melihat tradisi hanya dari sisi ritualnya; tanpa mencoba memahami pesan komunikasinya. Atau banyak juga yang melihat tradisi dari aspek mitosnya, tanpa menyelami fungsi komunikasi yang menyertai tradisi.

Tradisi senantiasa ada sepanjang kehidupan manusia dan masyarakatnya. Nyaris tak ada satu negara pun yang tak memiliki tradisi. Ada tradisi yang berasal dari warisan leluhur, ada pula tradisi yang bersentuhan dengan wilayah agama.

 Tidak selamanya tradisi hidup pada masyarakat tradisional atau negara berkembang saja. Negara-negara yang dianggap maju dan modern pun memiliki beragam tradisi. Sebut saja Amerika Serikat. Peringatan hari Thanksgiving dan Halloween adalah tradisi yang hingga kini masih dilakukan masyarakat Amerika Serikat.

Begitu pula dengan Jerman yang masyarakatnya masih percaya dengan berbagai tradisi. Salah satunya adalah perayaan Octoberfest; tradisi yang berisi festival beer. Tradisi ini dilaksanakan di kota Munich, Jerman setiap bulan Oktober. Jutaan orang hadir dalam tradisi minum bir beramai-ramai ini.

Setiap tradisi muncul dengan bermacam alasan dan latar belakangnya. Banyak alasan pula mengapa sampai saat ini tradisi-tradisi itu masih dipertahankan. Salah satu alasan adalah, tradisi memiliki fungsi komunikasi yang mengandung nilai-nilai tertentu dalam kehidupan masyarakatnya.

Aneka Tradisi

Tradisi memang melekat dalam bioritme kehidupan manusia dan masyarakat. Tradisi biasanya juga kerap berkaitan dengan berbagai ritual adat, dongeng, cerita rakyat, mitos, tarian rakyat, maupun tembang daerah.

Masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki tradisi yang berhubungan dengan siklus kehidupan, mulai dari proses dalam kandungan, melahirkan, tumbuh remaja, pernikahan, hingga ritual yang berkaitan dengan kematian.

Mulai dari proses kehamilan, masyarakat (Jawa) memiliki tradisi ngupati, yaitu ritual ketika wanita mengandung usia empat bulan. Tradisi ini merupakan akulturasi antara adat Jawa dengan ritual agama Islam. Ketika anak yang dilahirkan  mulai belajar berjalan, dilanjutkan tradisi tedhak sinten atau turun tanah. Proses ritual hari kelahiran juga biasa dilakukan masyarakat Indonesia; yang di Bali disebut dengan otonan atau ulang tahun kelahiran berdasarkan kalender Bali.

Menginjak remaja, masyarakat (utamanya Muslim) melaksanakan khitanan sebagai pertanda seorang lelaki menginjak akil balig atau dewasa. Tradisi serupa di Bali berupa metatah atau upacara potong gigi, baik bagi anak laki-laki maupun perempuan. Begitu pula dengan pernikahan, masyarakat Indonesia memiliki beraneka tradisi yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.

Saat orang meninggal dunia, prosesi pemakaman dan setelahnya juga dilakukan tradisi yang berbeda di masing-masing daerah. Semua ritual dan tradisi yang berkaitan dengan siklus kehidupan itu pada hakikatnya bermakna komunikasi; baik komunikasi kepada Tuhan, leluhur, maupun sesama manusia.

Fungsi Pesan

 Setiap tradisi, ritual, dan bentuk komunikasi tradisional lain mempunyai fungsi pesan komunikasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat. William R.Bascom (dalam Nurudin,2014) menyebut empat fungsi pesan itu.

Pertama, sebagai sistem proyeksi angan-angan atau impian rakyat serta sebagai pemuas impian (wish fulfillment). Proyeksi itu biasanya muncul dalam bentuk stereotipe dongeng. Contoh dari dongeng itu adalah cerita rakyat Ande Ande Lumut dari Jawa Timur. Dongeng ini menggambarkan percintaan dan kesetiaan sosok seorang pangeran dari Kerajaan Jenggala dan putri dari Kerajaan Kediri.

Kedua, tradisi memiliki fungsi pesan komunikasi sebagai penguat adat, kekuasaan, maupun penghormatan kepada sesuatu yang transendental. Mitos tentang Nyi Roro Kidul pada masyarakat Pantai Selatan Jawa menggambarkan penguatan adat dan kekuasaan Raja Mataram, karena mampu berkomunikasi dengan “penguasa” Laut Selatan. Hal itu kemudian diikuti dengan tradisi Sedekah Laut sebagai bentuk ketaatan pada adat dan penguasa laut. Contoh lain, tarian Perang Pandan di Desa Tenganan, Bali dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap Dewa Indra.

Ketiga, sebagai sarana pendidikan. Tradisi ini mendidik orang tentang kejujuran dan kesabaran, kepatuhan, dan rasa hormat kepada orang tua. Cerita rakyat Malin Kundang dari Sumatera Barat mengandung nilai pendidikan bagi anak. Dikisahkan, bagaimana seorang anak berubah wujud menjadi batu karena durhaka kepada ibunya. Cerita rakyat itu begitu melegenda, hingga dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Keempat, tradisi berfungsi sebagai pemaksaan dan pengendalian sosial agar norma-norma masyarakat dipatuhi. Mitos tentang Wewe Gombel atau cerita sejenis di berbagai daerah adalah upaya pemaksaan dan pengendalian sosial, agar anak-anak berada di dalam rumah ketika malam tiba.

Tradisi gotong royong atau kerja bakti juga terdapat di berbagai daerah dengan istilah yang berbeda-beda. Gotong royong merupakan media komunikasi dan kohesitas sosial. Upaya pemaksaan terhadap tradisi ini juga beragam di berbagai daerah. Mereka yang tidak melaksanakan tradisi gotong royong bisa mendapat sanksi, mulai digunjingkan di masyarakat, dikucilkan, sampai denda materi.

Modernitas acapkali menjadi alasan bagi orang untuk menghindar dari tradisi. Namun ketika modernitas ternyata tak mampu menyelesaikan masalah, orang lantas bertindak sesuatu dengan mengatasnamakan tradisi. Maka benar kata filsuf Prancis Vauvenargues, orang lebih percaya kebiasaan dan tradisi leluhur daripada akal sehat mereka sendiri. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Komunikasi dan Eksistensi: Manusia-Manusia Berisik di Ruang Maya
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat
Komunikasi sebagai Kunci Interaksi Lintas Budaya | Catatan dari Inggris [2]
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi informasiTradisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Kecil Pelaksanaan Kemitraan antara Dosen dan Guru di  Sekolah

Next Post

Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co