13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Fungsi Komunikasi dalam Tradisi

Chusmeru by Chusmeru
September 6, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

ANEKA TRADISI masih tumbuh subur di Indonesia. Beragam pula ritual dalam pelaksanaan tradisi itu. Namun sebenarnya setiap tradisi tak sekadar ritual. Ada fungsi dan pesan komunikasi yang ingin disampaikan dalam tradisi.

Meski demikian, banyak orang melihat tradisi hanya dari sisi ritualnya; tanpa mencoba memahami pesan komunikasinya. Atau banyak juga yang melihat tradisi dari aspek mitosnya, tanpa menyelami fungsi komunikasi yang menyertai tradisi.

Tradisi senantiasa ada sepanjang kehidupan manusia dan masyarakatnya. Nyaris tak ada satu negara pun yang tak memiliki tradisi. Ada tradisi yang berasal dari warisan leluhur, ada pula tradisi yang bersentuhan dengan wilayah agama.

 Tidak selamanya tradisi hidup pada masyarakat tradisional atau negara berkembang saja. Negara-negara yang dianggap maju dan modern pun memiliki beragam tradisi. Sebut saja Amerika Serikat. Peringatan hari Thanksgiving dan Halloween adalah tradisi yang hingga kini masih dilakukan masyarakat Amerika Serikat.

Begitu pula dengan Jerman yang masyarakatnya masih percaya dengan berbagai tradisi. Salah satunya adalah perayaan Octoberfest; tradisi yang berisi festival beer. Tradisi ini dilaksanakan di kota Munich, Jerman setiap bulan Oktober. Jutaan orang hadir dalam tradisi minum bir beramai-ramai ini.

Setiap tradisi muncul dengan bermacam alasan dan latar belakangnya. Banyak alasan pula mengapa sampai saat ini tradisi-tradisi itu masih dipertahankan. Salah satu alasan adalah, tradisi memiliki fungsi komunikasi yang mengandung nilai-nilai tertentu dalam kehidupan masyarakatnya.

Aneka Tradisi

Tradisi memang melekat dalam bioritme kehidupan manusia dan masyarakat. Tradisi biasanya juga kerap berkaitan dengan berbagai ritual adat, dongeng, cerita rakyat, mitos, tarian rakyat, maupun tembang daerah.

Masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki tradisi yang berhubungan dengan siklus kehidupan, mulai dari proses dalam kandungan, melahirkan, tumbuh remaja, pernikahan, hingga ritual yang berkaitan dengan kematian.

Mulai dari proses kehamilan, masyarakat (Jawa) memiliki tradisi ngupati, yaitu ritual ketika wanita mengandung usia empat bulan. Tradisi ini merupakan akulturasi antara adat Jawa dengan ritual agama Islam. Ketika anak yang dilahirkan  mulai belajar berjalan, dilanjutkan tradisi tedhak sinten atau turun tanah. Proses ritual hari kelahiran juga biasa dilakukan masyarakat Indonesia; yang di Bali disebut dengan otonan atau ulang tahun kelahiran berdasarkan kalender Bali.

Menginjak remaja, masyarakat (utamanya Muslim) melaksanakan khitanan sebagai pertanda seorang lelaki menginjak akil balig atau dewasa. Tradisi serupa di Bali berupa metatah atau upacara potong gigi, baik bagi anak laki-laki maupun perempuan. Begitu pula dengan pernikahan, masyarakat Indonesia memiliki beraneka tradisi yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.

Saat orang meninggal dunia, prosesi pemakaman dan setelahnya juga dilakukan tradisi yang berbeda di masing-masing daerah. Semua ritual dan tradisi yang berkaitan dengan siklus kehidupan itu pada hakikatnya bermakna komunikasi; baik komunikasi kepada Tuhan, leluhur, maupun sesama manusia.

Fungsi Pesan

 Setiap tradisi, ritual, dan bentuk komunikasi tradisional lain mempunyai fungsi pesan komunikasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat. William R.Bascom (dalam Nurudin,2014) menyebut empat fungsi pesan itu.

Pertama, sebagai sistem proyeksi angan-angan atau impian rakyat serta sebagai pemuas impian (wish fulfillment). Proyeksi itu biasanya muncul dalam bentuk stereotipe dongeng. Contoh dari dongeng itu adalah cerita rakyat Ande Ande Lumut dari Jawa Timur. Dongeng ini menggambarkan percintaan dan kesetiaan sosok seorang pangeran dari Kerajaan Jenggala dan putri dari Kerajaan Kediri.

Kedua, tradisi memiliki fungsi pesan komunikasi sebagai penguat adat, kekuasaan, maupun penghormatan kepada sesuatu yang transendental. Mitos tentang Nyi Roro Kidul pada masyarakat Pantai Selatan Jawa menggambarkan penguatan adat dan kekuasaan Raja Mataram, karena mampu berkomunikasi dengan “penguasa” Laut Selatan. Hal itu kemudian diikuti dengan tradisi Sedekah Laut sebagai bentuk ketaatan pada adat dan penguasa laut. Contoh lain, tarian Perang Pandan di Desa Tenganan, Bali dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap Dewa Indra.

Ketiga, sebagai sarana pendidikan. Tradisi ini mendidik orang tentang kejujuran dan kesabaran, kepatuhan, dan rasa hormat kepada orang tua. Cerita rakyat Malin Kundang dari Sumatera Barat mengandung nilai pendidikan bagi anak. Dikisahkan, bagaimana seorang anak berubah wujud menjadi batu karena durhaka kepada ibunya. Cerita rakyat itu begitu melegenda, hingga dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Keempat, tradisi berfungsi sebagai pemaksaan dan pengendalian sosial agar norma-norma masyarakat dipatuhi. Mitos tentang Wewe Gombel atau cerita sejenis di berbagai daerah adalah upaya pemaksaan dan pengendalian sosial, agar anak-anak berada di dalam rumah ketika malam tiba.

Tradisi gotong royong atau kerja bakti juga terdapat di berbagai daerah dengan istilah yang berbeda-beda. Gotong royong merupakan media komunikasi dan kohesitas sosial. Upaya pemaksaan terhadap tradisi ini juga beragam di berbagai daerah. Mereka yang tidak melaksanakan tradisi gotong royong bisa mendapat sanksi, mulai digunjingkan di masyarakat, dikucilkan, sampai denda materi.

Modernitas acapkali menjadi alasan bagi orang untuk menghindar dari tradisi. Namun ketika modernitas ternyata tak mampu menyelesaikan masalah, orang lantas bertindak sesuatu dengan mengatasnamakan tradisi. Maka benar kata filsuf Prancis Vauvenargues, orang lebih percaya kebiasaan dan tradisi leluhur daripada akal sehat mereka sendiri. [T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Komunikasi dan Eksistensi: Manusia-Manusia Berisik di Ruang Maya
Teknologi Komunikasi dan Perubahan Masyarakat
Komunikasi sebagai Kunci Interaksi Lintas Budaya | Catatan dari Inggris [2]
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Tags: ilmu komunikasikomunikasikomunikasi informasiTradisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Catatan Kecil Pelaksanaan Kemitraan antara Dosen dan Guru di  Sekolah

Next Post

Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Jalan Terjal Menuju Gelar Sarjana dan Aturan Baru Syarat Kelulusan Mahasiswa Akhir di Perguruan Tinggi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co