22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Feature: Komunikasi Ekspresif dan Naratif dalam Menulis

Chusmeru by Chusmeru
September 1, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

“Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Begitu kata sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

MENULIS APA pun itu, memiliki makna yang luar biasa. Bukan hanya sekadar media ekspresi, namun juga upaya mendokumentasikan segala sesuatu. Sayangnya, tidak setiap orang memiliki kemauan untuk menulis. Kelemahan yang biasa dimiliki orang adalah keengganan untuk mendokumentasikan apa yang dialami, dilihat, dan dilakukan.

Pengalaman seseorang dalam perjalanan, misalnya, sering dinikmati diri sendiri. Tidak dicatat dan didokumentasi, sehingga suatu saat akan hilang dari peta kognitif seseorang. Catatan kegiatan sesungguhnya dapat dibagikan kepada orang lain, baik secara visual gambar maupun tulisan. Kelak tulisan itu dapat dibaca anak-cucu dan generasi berikut.

Menulis suatu peristiwa bukan semata pekerjaan wartawan. Setiap orang dapat menuliskannya. Salah satu bentuk tulisan yang dapat menarasikan peristiwa adalah feature atau karangan khas. Berbeda dengan berita, feature tidak tunduk pada kaidah piramida terbalik. Meski demikian, feature tetap memerlukan unsur 5W1H agar tidak invalid sebagai produk jurnalistik.

Feature biasanya ditulis dalam bentuk narasi, bercerita tentang banyak hal. Gaya bahasanya yang “nyastra”, membuat feature enak untuk dibaca. Aktualitas tidak menjadi pertimbangan penting dalam feature, meskipun faktualitas tetap diperlukan. Berita yang biasa dapat menjadi luar biasa ketika ditulis secara ekspresif dan naratif dalam bentuk karangan khas.

Jenis Feature

Banyak ragam penulisan feature (Haris Sumadiria, 2016). Setiap jenis feature mengandung kekuatan dan gaya penulisan tersendiri. Pertama, karangan khas yang bersifat human interest. Jenis feature ini menyentuh perasaan pembaca, karena mengandung keharuan, kegembiraan, dan simpati.

Banyak hal dapat ditulis dalam bentuk human interest, seperti orang, tempat, benda, tumbuhan, dan hewan. Sepanjang ditulis secara ekspresif dan dapat mengundang rasa haru pembaca, maka dapat diangkat sebagai feature yang mengandung human interest. Misal, ulang tahun atau kematian seseorang, kasih sayang hewan kepada anaknya, prestasi penyandang disabilitas, atau tempat yang dianggap keramat.

Kedua, feature sejarah. Karangan khas jenis ini merekonstruksi peristiwa bukan hanya dari sisi fakta, tetapi juga aspek manusiawi yang mengundang simpati dan empati. Banyak objek feature sejarah yang dapat ditulis, seperti tempat dan peninggalan bersejarah; baik dalam skala internasional, nasional, maupun lokal.

Kisah heroik seorang veteran saat perang kemerdekaan atau aktivis mahasiswa yang selamat dari tindakan represif aparat saat aksi reformasi 1998 dapat menjadi karangan khas yang menarik jika dinarasikan dengan baik. Fakta dan peristiwa sejarah juga dapat ditulis melalui cerita tentang patung, monumen, tugu, dan biorama.

Ketiga, feature biografi. Merupakan perjalanan hidup seseorang , tokoh, figur publik, maupun pemimpin. Banyak tokoh yang menginginkan perjalanan hidupnya ditulis dan dipublikasikan. Gaya cerita yang menarik dapat membuat kisah hidup maupun karir seseorang menjadi enak untuk dibaca.

Keempat, karangan khas tentang perjalanan. Feature ini mengajak pembaca untuk mengenal lebih dekat tentang kegiatan atau tempat yang memiliki daya tarik. Banyak objek dan daya tarik wisata yang dapat ditulis sebagai karangan khas perjalanan. Selain memberi motivasi, feature perjalanan juga dapat menginspirasi orang untuk mencintai alam, flora, dan fauna.

Kelima, feature tentang petunjuk praktis. Karangan khas jenis ini banyak disukai oleh orang yang memiliki ketertarikan atau hobi pada bidang tertentu. Misalnya, petunjuk praktis memasak, merawat tumbuhan, hewan piaraan, dan cara mendesain rumah.

Keenam, feature ilmiah yang mengungkap sesuatu berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan. Pembaca karangan khas ini biasanya dari kalangan kaum muda dan terpelajar. Perjalanan ke ruang angkasa, penelitian tentang hewan langka, dan perkembangan teknologi informasi bisa ditulis menjadi karangan khas. Untuk menghasilkan feature jenis ini, penulis biasanya menyukai dunia ilmu pengetahuan atau bagian dari tim peneliti.

Begitu banyak ragam feature, sehingga banyak pilihan bagi orang untuk menulis serta mendokumentasikan apa yang dilihat, didengar maupun dilakukan. Bentuk tulisan yang ekspresif dan naratif membuat orang bebas untuk menulis sesuai dengan gaya penulisannya.

Menutup Feature

Mengakhiri tulisan feature tak seketat seperti menutup tulisan berita. Penulis dapat menutup satu kisah dengan pernyataan yang mengagetkan pembaca. Harapannya agar pembaca tergugah secara emosional setelah membaca karangan khas itu.

Menutup feature dapat dilakukan dengan membuat alur cerita seperti cerita pendek yang berujung pada klimaks. Inilah yang membedakan karangan khas dengan berita. Jika pada berita pembaca mendapatkan informasi lengkap di akhir tulisan, maka dalam feature pembaca mendapatkan rasa bangga, bahagia, bahkan sedih dan kecewa.

Penulis feature juga dapat menutup tulisan dengan saran, imbauan, seruan, maupun ajakan kepada pembaca. Meski data tetap diperlukan, namun unsur subjektifitas dalam feature dimungkinkan untuk meninggalkan kesan kepada pembaca. Misal, imbauan untuk orang tua agar lebih aktif melakukan literasi digital kepada anak-anak, agar terhindar dari dampak negatif media sosial.

Menulis feature; termasuk menulis apa pun, sesungguhnya tidak sulit. Hanya saja, beberapa orang memiliki banyak gagasan, tetapi tidak segera memulai menulis. Atau orang sangat ingin menulis, tetapi tidak memiliki gagasan. Padahal gagasan menulis feature bisa dari mana saja dan tentang apa saja.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Berita Kisah: Berita yang Nyaris Ditinggalkan Media
Menulis Berita Kisah: Merdeka Menjadi Wartawan
Golput: Komunikasi Politik yang Gagal
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Tags: Berita Kisahkomunikasikomunikasi informasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pelajaran Menjadi Setengah: Sebuah Catatan Perjalanan ke Bali, 20 Maret – 9 April 2023

Next Post

Pertarungan Bangsawan Oesoel Vs Bangsawan Pikiran 

Chusmeru

Chusmeru

Pensiunan dosen

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Pertarungan Bangsawan Oesoel Vs Bangsawan Pikiran 

Pertarungan Bangsawan Oesoel Vs Bangsawan Pikiran 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co