13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Feature: Komunikasi Ekspresif dan Naratif dalam Menulis

Chusmeru by Chusmeru
September 1, 2023
in Esai
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

“Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. Begitu kata sastrawan besar Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

MENULIS APA pun itu, memiliki makna yang luar biasa. Bukan hanya sekadar media ekspresi, namun juga upaya mendokumentasikan segala sesuatu. Sayangnya, tidak setiap orang memiliki kemauan untuk menulis. Kelemahan yang biasa dimiliki orang adalah keengganan untuk mendokumentasikan apa yang dialami, dilihat, dan dilakukan.

Pengalaman seseorang dalam perjalanan, misalnya, sering dinikmati diri sendiri. Tidak dicatat dan didokumentasi, sehingga suatu saat akan hilang dari peta kognitif seseorang. Catatan kegiatan sesungguhnya dapat dibagikan kepada orang lain, baik secara visual gambar maupun tulisan. Kelak tulisan itu dapat dibaca anak-cucu dan generasi berikut.

Menulis suatu peristiwa bukan semata pekerjaan wartawan. Setiap orang dapat menuliskannya. Salah satu bentuk tulisan yang dapat menarasikan peristiwa adalah feature atau karangan khas. Berbeda dengan berita, feature tidak tunduk pada kaidah piramida terbalik. Meski demikian, feature tetap memerlukan unsur 5W1H agar tidak invalid sebagai produk jurnalistik.

Feature biasanya ditulis dalam bentuk narasi, bercerita tentang banyak hal. Gaya bahasanya yang “nyastra”, membuat feature enak untuk dibaca. Aktualitas tidak menjadi pertimbangan penting dalam feature, meskipun faktualitas tetap diperlukan. Berita yang biasa dapat menjadi luar biasa ketika ditulis secara ekspresif dan naratif dalam bentuk karangan khas.

Jenis Feature

Banyak ragam penulisan feature (Haris Sumadiria, 2016). Setiap jenis feature mengandung kekuatan dan gaya penulisan tersendiri. Pertama, karangan khas yang bersifat human interest. Jenis feature ini menyentuh perasaan pembaca, karena mengandung keharuan, kegembiraan, dan simpati.

Banyak hal dapat ditulis dalam bentuk human interest, seperti orang, tempat, benda, tumbuhan, dan hewan. Sepanjang ditulis secara ekspresif dan dapat mengundang rasa haru pembaca, maka dapat diangkat sebagai feature yang mengandung human interest. Misal, ulang tahun atau kematian seseorang, kasih sayang hewan kepada anaknya, prestasi penyandang disabilitas, atau tempat yang dianggap keramat.

Kedua, feature sejarah. Karangan khas jenis ini merekonstruksi peristiwa bukan hanya dari sisi fakta, tetapi juga aspek manusiawi yang mengundang simpati dan empati. Banyak objek feature sejarah yang dapat ditulis, seperti tempat dan peninggalan bersejarah; baik dalam skala internasional, nasional, maupun lokal.

Kisah heroik seorang veteran saat perang kemerdekaan atau aktivis mahasiswa yang selamat dari tindakan represif aparat saat aksi reformasi 1998 dapat menjadi karangan khas yang menarik jika dinarasikan dengan baik. Fakta dan peristiwa sejarah juga dapat ditulis melalui cerita tentang patung, monumen, tugu, dan biorama.

Ketiga, feature biografi. Merupakan perjalanan hidup seseorang , tokoh, figur publik, maupun pemimpin. Banyak tokoh yang menginginkan perjalanan hidupnya ditulis dan dipublikasikan. Gaya cerita yang menarik dapat membuat kisah hidup maupun karir seseorang menjadi enak untuk dibaca.

Keempat, karangan khas tentang perjalanan. Feature ini mengajak pembaca untuk mengenal lebih dekat tentang kegiatan atau tempat yang memiliki daya tarik. Banyak objek dan daya tarik wisata yang dapat ditulis sebagai karangan khas perjalanan. Selain memberi motivasi, feature perjalanan juga dapat menginspirasi orang untuk mencintai alam, flora, dan fauna.

Kelima, feature tentang petunjuk praktis. Karangan khas jenis ini banyak disukai oleh orang yang memiliki ketertarikan atau hobi pada bidang tertentu. Misalnya, petunjuk praktis memasak, merawat tumbuhan, hewan piaraan, dan cara mendesain rumah.

Keenam, feature ilmiah yang mengungkap sesuatu berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan. Pembaca karangan khas ini biasanya dari kalangan kaum muda dan terpelajar. Perjalanan ke ruang angkasa, penelitian tentang hewan langka, dan perkembangan teknologi informasi bisa ditulis menjadi karangan khas. Untuk menghasilkan feature jenis ini, penulis biasanya menyukai dunia ilmu pengetahuan atau bagian dari tim peneliti.

Begitu banyak ragam feature, sehingga banyak pilihan bagi orang untuk menulis serta mendokumentasikan apa yang dilihat, didengar maupun dilakukan. Bentuk tulisan yang ekspresif dan naratif membuat orang bebas untuk menulis sesuai dengan gaya penulisannya.

Menutup Feature

Mengakhiri tulisan feature tak seketat seperti menutup tulisan berita. Penulis dapat menutup satu kisah dengan pernyataan yang mengagetkan pembaca. Harapannya agar pembaca tergugah secara emosional setelah membaca karangan khas itu.

Menutup feature dapat dilakukan dengan membuat alur cerita seperti cerita pendek yang berujung pada klimaks. Inilah yang membedakan karangan khas dengan berita. Jika pada berita pembaca mendapatkan informasi lengkap di akhir tulisan, maka dalam feature pembaca mendapatkan rasa bangga, bahagia, bahkan sedih dan kecewa.

Penulis feature juga dapat menutup tulisan dengan saran, imbauan, seruan, maupun ajakan kepada pembaca. Meski data tetap diperlukan, namun unsur subjektifitas dalam feature dimungkinkan untuk meninggalkan kesan kepada pembaca. Misal, imbauan untuk orang tua agar lebih aktif melakukan literasi digital kepada anak-anak, agar terhindar dari dampak negatif media sosial.

Menulis feature; termasuk menulis apa pun, sesungguhnya tidak sulit. Hanya saja, beberapa orang memiliki banyak gagasan, tetapi tidak segera memulai menulis. Atau orang sangat ingin menulis, tetapi tidak memiliki gagasan. Padahal gagasan menulis feature bisa dari mana saja dan tentang apa saja.[T]

  • BACA artikel lain dari penulis CHUSMERU
Berita Kisah: Berita yang Nyaris Ditinggalkan Media
Menulis Berita Kisah: Merdeka Menjadi Wartawan
Golput: Komunikasi Politik yang Gagal
Mendem: Totalitas Komunikasi Transendental dalam Berkesenian
Tags: Berita Kisahkomunikasikomunikasi informasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pelajaran Menjadi Setengah: Sebuah Catatan Perjalanan ke Bali, 20 Maret – 9 April 2023

Next Post

Pertarungan Bangsawan Oesoel Vs Bangsawan Pikiran 

Chusmeru

Chusmeru

Purnatugas dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP, Anggota Formatur Pendirian Program Studi Pariwisata, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah. Penulis bidang komunikasi dan pariwisata. Sejak kecil menyukai hal-hal yang berbau mistis.

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Pertarungan Bangsawan Oesoel Vs Bangsawan Pikiran 

Pertarungan Bangsawan Oesoel Vs Bangsawan Pikiran 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co