23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Showcase Regenerasi Bernyali: Knowladge dari Proses Karya, Penciptaan dan Manage

Satria Aditya by Satria Aditya
August 13, 2023
in Panggung
Showcase Regenerasi Bernyali: Knowladge dari Proses Karya, Penciptaan dan Manage

Showcase Regenerasi Bernyali: Knowladge dari Proses Karya, Penciptaan dan Manage | Foto: Istimewa

SORE, Minggu, 13 Agustus 2023.  Di Berbagi Ruang dan Kopi, Peguyangan, Denpasar.  Suara dentuman drum dan gitar yang tak beraturan terdengar dari jalan, sebelum memasuki tempat parkir.

Di dalam, salah satu band terlihat sedang cek sound untuk persiapan Showcase Regenerasi Bernyali pada malam harinya, di tempat yang sama. Ini adalah salah satu acara dari provider IM3 yang berkerja sama dengan Colabonation dan Pohon Tua Creatorium.

Sore itu pula, orang-orang sudah sibuk menyiapkan berbagai peralatan di panggung, mengutak-atik mixer dan sibuk melayani orang-orang yang datang ke Berbagi Kopi, Peguyangan, Denpasar Utara, itu.

Sebelum memulai showcase, kami teman-teman media dan juga orang-orang yang secara khusus ingin menonton konser itu disuguhi dengan diskusi perjalanan proses penciptaan karya-karya yang akan mereka bawakan.

Diskusi dibuka dengan Dadang Pranoto, gitaris dari Naviculla dan vokalis di band Dialog Dini Hari, yang juga sebagai produser dan kurator dalam project Regenerasi Bernyali ini.

Ia mengatakan Regenerasi Bernyali ini sebenarnya sudah digagas tahun lalu dan mengkurasi dari 15-an band bukan hanya di Bali, tetapi di Indonesia. “Dan kami akhirnya mendapatkan 3 Band ini. Lalu produksi kami mulai dari bulan Januari,” tambah Dadang.

Dadang mengutarakan, Regenerasi Bernyali ini berangkat dari permasalah-permasalahan yang ada pada band muda di Bali.

“Bahwa kami ingin memberikan mereka knowladge dari proses karya, penciptaan dan manage dari dalam juga,” katanya.

Ia juga ingin musisi bali ini tidak terlalu serius tapi tidak terlena juga. “Kami memanage segalanya. Mulai dari bulan ini harus sudah rekaman dan bulan ini produksi,” tambah Dadang.

Begitu pula dari teman-teman band Matilda, Soulfood dan juga Astera. Bahwa mereka bisa memanage segala hal dalam Regenerasi Bernyali ini. Entah itu tentang proses penciptaan karya, proses rekaman sampai ke proses produksi. Mereka pula bercerita bisa lebih memanage waktu karena tuntutan dari sang produser sendiri.

Ketiga band ini memiliki album dengan ciri khas mereka masing-masing. Nama album-album mereka juga cukup folosofis.

Ewa vokalis dari Matilda mengambil nama untuk album mereka adalah “Cosmotopia”.

Ewa mengatakan, Matilda menggambarkan dan mensimbolisasikan sebuah semesta bernama Cosmotopia yang merupakan gabungan dari dua makna yaitu Cosmos.  Yang berarti suatu sistem dalam alam semesta yang teratur serta harmonis. Dan Utopia yang berarti suatu komunitas atau sebuah masyarakat imajinasi dengan kualitas dan taraf hidup yang sangat didambakan bagi semua mahluk hidup atau dapat di katakan nyaris sempurna.

“Kami ingin menyampaikan bahwa musik kami sangat luas, mulai dari aransemen dan yang lain. Kami ingin para pendengar ingin merasakan kebebasan kami pada album ini,” sambungnya.

Begitu pula dengan band Astera. Chandra, drumer band Astera ini sempat mengatakan bahwa Astera adalah band yang paling sedikit mendapatkan waktu untuk project ini.

“Proses sangat bernyali dan kami bergabung pada bulan maret dan baru memuali pada bulan juli. Itu menjadi tantangan untuk kami,,” tuturnya.

Di Regenerasi Bernyali mereka dituntut untuk selalu berkarya dan menjadikan kami harus komitmen dalam hal ini.

Astera sendiri menamakan album mereka “Better Days”.

Better Days sendiri berangkat atas fenomena orang saat ini disekitar mereka lebih takut untuk berekspektasi. “Beberapa waktu ini, seringkali kita melihat teman-teman atau mungkin lingkungan sekitar itu sangat sulit rasanya untuk mencari sesuatu yang baru,” kata Chandra.

“Maka dari itu, kami memberikan nama Better Days agar para pendengar dapat melakukan segala hal tanpa rasa takut atas pencarian baru mereka,” sambungnya.

Dilanjutkan oleh Soulfood, mereka menamakan albumnya dengan “Amesigenalew”.
Bam, selaku gitaris dari band Soulfood mengatakan “Album kita beri nama Amesigenalew, itu adalah bentuk terima kasih kita dalam segala perjalanan,” ujarnya.

“Kami bisa maju berkat banyak pertolongan dari orang-orang yang sangat baik. Kami berporses dari 2018 sebenarnya. Dan akhirnya 2020 kami rekaman. Dan kami menjadi tahu etos kerja dari mas dadang”, sambungnya.

Ketiga band ini sebagian besar lagunya berbahasa Inggris. Menurut mereka, bahasa Inggris tidak terlalu sulit ditulis menjadi sebuah lagu. Jika menggunakan bahasa Indonesia, sering kali mereka kesulitan untuk mencari padanan agar sesuai dengan makna musik yang ingin disampaikan pada pendengar.

Ada hal menarik yang diutarakan oleh Dadang Pranoto selaku produser mereka. Dari sekian banyak lagu yang berbahasa Inggris, Soulfood menyempilkan satu lagu berbahasa Madura di albumnya tersebut. Itu sangat menarik, bahkan ketika pembicaraan tentang bahasa Inggris menarik, bahasa daerah adalah hal yang unik.

Setelah diskusi itu berakhir, kita langsung disuguhkan dengan pemutaran dokomentasi perjalan rekaman ketiga band itu. Lantas dilanjutkan dengan band pembuka yaitu Dialog Dini Hari. Semua orang yang ada di sana, dari mulanya menyebar di setiap sudut tempat muali merapatkan dirinya di depan panggung.

Setelah Dialog Dini Hari tampil, dilanjutkan dengan ketiga band tersebut mempresentasikan karya yang telah dibuat mereka selama 6 bulan perjalanannya.[T]

Payung Hitam, Single Terbaru Dialog Dini Hari untuk Mendukung Pembela HAM
Dialog Dini Hari: Terus Menulis dan Merilis
Navicula Menyanyi dan Bicara Orangutan



Tags: baliDialog Dini Harimusik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Perjanjian Pengalihan dan Komersialisasi Paten dalam Teori dan Praktek

Next Post

Dari Salam “MERDEKA”, Kita Memaknai Kemerdekaan

Satria Aditya

Satria Aditya

Alumni Universitas Pendidikan Ganesha. Kini tinggal di Denpasar, jadi guru

Related Posts

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails

“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

by I Putu Gede Pradipta Utama
August 17, 2026
0
“Maborbor” : Menyimak Kesakralan Tari Sanghyang Janger di Desa Metra dalam Perspektif Etnoestetika

DI tengah kehidupan masyarakat Desa Metra, Yang Api, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, masih lestari sebuah seni pertunjukan ritual yang memiliki...

Read moreDetails

Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Dari Matahari Terbit hingga Kecak: Sanur Menjadi Panggung Kemerdekaan

MATAHARI perlahan muncul ketika alunan musik mulai mengisi udara pagi di Pantai Sanur. Di antara suara ombak dan cahaya matahari...

Read moreDetails

Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Gerak Ceria Nusantara, Menanamkan Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Seni Tari

ANAK-ANAK bergerak mengikuti irama. Ada yang mengepakkan tangan seperti burung, melangkah dalam barisan, memainkan properti, hingga berpindah formasi bersama teman-temannya....

Read moreDetails

Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

by Nyoman Budarsana
August 16, 2026
0
Gelar Karya “Lihat Kebunku”: Anak-Anak yang Bertumbuh melalui Permainan dan Kesenian

ANAK-ANAK itu menebar senyum ceria. Di tengah halaman hijau yang teduh, mereka berlari, bermain, bernyanyi, dan berinteraksi bersama teman-temannya. Ruang...

Read moreDetails

Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Nenden Shintawati di SUVJF 2026: Dari Penyanyi Cilik ke Jazz Kelas Dunia

SALAH satu momen menarik ketika Salamander Big Band tampil membuka Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026 pada Jumat, 7...

Read moreDetails

Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

by Dede Putra Wiguna
August 15, 2026
0
Sebelum Merah Putih Berkibar, SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Sudah Riuh Lebih Awal Lewat Panggung Ekspresi

SORAK sorai suporter terdengar dari sudut aula. Tepuk tangan menyambut setiap penampilan, sementara tawa pecah di antara adegan-adegan drama yang...

Read moreDetails

Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

by Nyoman Budarsana
August 15, 2026
0
Ubud FolkFest 2026: Menanam Seni dan Budaya untuk Masa Depan

KETIKA suling mulai dimainkan, suasana seketika berubah. Para pemain Genjek Pondok Pekak, Ubud, bergerak dengan ekspresi yang kuat. Penari laki-laki...

Read moreDetails

Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

by Dede Putra Wiguna
August 13, 2026
0
Dodot Trio di Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 dan Cerita Empat Dekade Jazz di Balik ‘The Story of White Piano’

MALAM di Subak Stage, Sthala Ubud Village Jazz Festival (SUVJF) 2026, berjalan dalam suasana tenang ketika Dodot Trio mulai memainkan...

Read moreDetails
Next Post
Puasa, Kebutuhan dan Hari Kelahiran

Dari Salam “MERDEKA”, Kita Memaknai Kemerdekaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co