13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pilih Mana, Muda Komoditas atau Muda Penentu?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
August 3, 2023
in Esai
Kekuatan Politik Baru Itu Bernama Majelis Desa Adat

Gambar ilustrasi: tatkala.co

PADA 2 JULI 2023, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih. Jika dibandingkan dengan DPT di tahun 2019, maka jumlah DPT pada Pemilu 2024 meningkat dengan angka yang cukup signifikan. Pada Pemilu 2019, KPU RI menetapkan jumlah DPT sebanyak 192.83 juta jiwa. Artinya terdapat peningkatan sebanyak 11 juta jiwa.

Kembali pada konteks Pemilu 2024, 52 persen dari jumlah DPT yang ditetapkan oleh KPU RI adalah pemilih muda. Artinya pemilih yang berusia 17–40 tahun mencapai 106.358.447 jiwa. Wah, wah, wah, anak muda jadi tulang punggung Pesta Demokrasi 2024 nih.

Kalau melihat sejarahnya, maka anak-anak muda di Indonesia memiliki sejarah yang begitu cemerlang dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Mulai dari terbentuknya Budi Utomo di tahun 1908; Sumpah Pemuda di tahun 1928—saat anak-anak muda yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, berkumpul dalam satu tempat dan bersama-sama mengikrarkan tiga janji yang masih diwariskan hingga kini.

Lalu kemerdekaan Indonesia di tahun 1945 yang juga tidak lepas dari peran pemuda, seperti Soekarni, Wikana, Aidit, dan Chaerul Saleh yang menculik Soekarno dan Hatta yang diingat sebagai peristiwa Rengasdengklok. Dan terakhir adalah peristiwa Reformasi pada tahun 1998. Wow, ternyata besar juga peran pemuda dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Pemuda Wajib Jadi Penentu, Tidak Hanya Sekadar Komoditi

Dalam alam demokrasi, khususnya dengan penerapan sistem barrier entry, yakni parliamentary threshold sebesar 4 persen, tentu mengharuskan partai politik yang berkontestasi untuk mendapatkan suara sebanyak-banyaknya.

Segala macam cara pun dilakukan, asal bisa duduk nyaman di kursi Senayan. Prasyarat tersebut mau tidak mau mengharuskan para peserta pemilu untuk menyiapkan strategi jitu agar mendapatkan suara. Dan kantong pemilih muda menjadi komoditas yang potensial untuk “dimainkan” pada pemilu 2024.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah anak muda mau hanya jadi komoditas politik di pemilu 2024? Harusnya nggak sih ya. Tentu 52 persen dari total pemilih bukan jumlah yang sedikit bagi peserta pemilu. Coba bayangkan, jika mereka bisa menggaet 5 persen saja pemilih muda, maka mereka sudah bisa dipastikan melenggang ke Senayan. Jadi anak muda memegang peran penting di pemilu kali ini. Sayang banget kalau anak muda hanya jadi penonton tanpa partisipasi yang lebih jauh lagi.

Pertanyaan selanjutnya, kira-kira apa yang bisa dilakukan oleh anak muda? Tentu banyak jalan yang bisa ditempuh oleh anak muda untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.

Tapi satu yang pasti, diam bukanlah pilihan yang tepat. Apa lagi masa bodoh dengan situasi, karena pada akhirnya situasi akan tetap memberi pengaruh pada diri kita, utamanya situasi politik.

Saya mencoba memberi beberapa pilihan kanal bagi anak-anak muda seperti kita untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu 2024 ini:

1. Penyelenggara Pemilu

Menjadi bagian dari penyelenggara pemilu adalah salah satu pilihan yang tepat apabila anak-anak muda ingin mengenal lebih jauh tentang kepemiluan.

Tidak hanya mengetahui lebih jauh soal rumitnya teknis kepemiluan yang diterapkan di Indonesia, anak-anak muda yang terlibat sebagai penyelenggara juga akan melibatkan diri dalam aktivitas-aktivitas menyosialisasikan penyelenggaraan pemilu kepada masyarakat luas.

Jadi, dalam prosesnya, anak-anak muda yang terlibat sebagai penyelenggara akan berinteraksi dengan masyarakat, sekaligu dapat memperkaya wawasannya tentang demokrasi.

2. Pemantau Pemilu

Setelah keran demokrasi dibuka di tahun 1998, telah begitu banyak kelompok-kelompok kepentingan (baca: organisasi kemasyarakatan) terbentuk dengan tujuan yang berbeda-beda, namun tetap dalam landasan yang sama, yakni Pancasila dan UUD NRI 1945.

Jika kalian adalah bagian dari salah satu kelompok kepentingan, maka menjadi Pemantau Pemilu menjadi salah satu pilihan yang tepat.

Pemantau Pemilu memiliki tugas untuk ikut memantau jalannya penyelenggaraan pemilu. Tidak hanya memantau tahapan, tetapi juga ikut serta dalam memantau kinerja dari penyelenggara, pemerintah, sampai masyarakat sebagai pemilih.

3. Peserta Pemilu

Dalam konstitusi sudah diatur dengan jelas bahwa satu-satunya organisasi yang dapat “berkompetisi” untuk merebut kekuasaan adalah partai politik. Dan apabila di usia muda kalian sudah tertarik dengan dunia politik, maka menjadi bagian dari partai politik adalah salah satu langkah yang baik.

Belajar politik sejak dini, apalagi dengan masuk ke partai politik adalah jalan yang tepat untuk mematangkan analisa dan juga intuisi seorang politisi. Atau bisa saja aktif sebagai simpatisan, relawan, atau kelompok serupa yang aktif di kegiatan-kegiatan partai politik.

4. Pengamat

Terakhir adalah sebagai pengamat. Saya rasa, dari empat pilihan yang coba saya tawarkan, menjadi pengamat adalah pilihan yang paling banyak diambil oleh anak muda. Meski tidak terlibat langsung, tetapi anak muda yang masuk ke kategori pengamat sudah pasti selalu mengikuti informasi tentang pemilu di setiap harinya.

Sebagai pemilih, kelompok ini juga akan sangat mempertimbangkan rekam jejak si calon. Dan yang pastinya, anak-anak muda ini akan menjadi orang yang meluruskan informasi bohong yang beredar di grup WA keluarga. Hehehe.

Sebagai pemegang kedaulatan tertinggi, berdiam diri tentu bukanlah pilihan yang tepat. Selagi masih muda, bergerak dan berperan sebagai penentu menjadi hal yang paling logis dilakukan.

Hanya menjadi komoditas dalam politik tentu mendegradasi peran pemuda itu sendiri, sekaligus mengkhianati catatan emas pemuda untuk bangsa Indonesia. Jadi, sudahkah kalian berpartisipasi dalam sukseskan pemilu 2024?[T]

  • BACA opini dan esai-esai politik lainnya dari penulis TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA
Partisipasi Politik Dalam Negara Demokrasi
Kekuatan Politik Baru Itu Bernama Majelis Desa Adat
Jurus Jitu Gaet Suara Desa Jelang Pemilu 2024
Mengenal Politisi Berbaju Relawan di Indonesia
Artis Nyaleg: Bentuk Nyata Pragmatisme Partai Politik
Tags: BawasluKPUPemilu 2024PilpresPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Jurnal Kajian Bali” Unud Lulus Reakreditasi Sinta-2 Sampai Tahun 2027

Next Post

Sebab Kekalahan Timnas Indonesia U-17 Vs Barcelona Juvenil A

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

by Sugi Lanus
July 12, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

Read moreDetails

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

by I Wayan Artika
July 12, 2026
0
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

Read moreDetails

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

by Agung Bawantara
July 12, 2026
0
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

Read moreDetails

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
0
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

Read moreDetails

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
0
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

Read moreDetails

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

by Chusmeru
July 10, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

Read moreDetails

Niat Baik vs Nepotisme: Pelajaran Tata Negara dari Era Utsman

by Nur Inayah Yushar
July 9, 2026
0
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK

SALAH satu jebakan terbesar dalam psikologi politik masyarakat Indonesia adalah kecenderungan memilih atau memercayai pemimpin hanya berdasarkan citra kesalehan, keluhuran...

Read moreDetails

Bali, Surga yang Sudah Overload

by Agung Sudarsa
July 9, 2026
0
Bali, Surga yang Sudah Overload

Ketika Surga Kehilangan Napas SELAMA puluhan tahun, Bali dipuja sebagai Pulau Dewata,The Last Paradise, surga tropis yang menghadirkan harmoni antara...

Read moreDetails

Bunglon di Republik Kita

by Petrus Imam Prawoto Jati
July 8, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

DI taman kebun belakang rumah saya ada 2 ekor bunglon yang hidup sehari-hari di situ. Tadinya tidak ada, tahu-tahu ada...

Read moreDetails

KEPEMIMPINAN ‘BALANG TAMAK’: BELILAH PUJIAN KETIKA RAKYAT MEMBENCIMU

by Sugi Lanus
July 7, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

Catatan Harian Sugi Lanus, 7 Juli 2026 Alkisah Balang Tamak, tokoh cerdik sekaligus satir dalam cerita rakyat Bali, pernah berpesan...

Read moreDetails
Next Post
Sebab Kekalahan Timnas Indonesia U-17 Vs Barcelona Juvenil A

Sebab Kekalahan Timnas Indonesia U-17 Vs Barcelona Juvenil A

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co