23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Puisi-puisi Arif Billah | Demit dan Jin Alas Roban

Arif Billah by Arif Billah
July 22, 2023
in Puisi
Puisi-puisi Arif Billah | Demit dan Jin Alas Roban

Arif Billah

NGEMBAT WATANG


1/
Mengeram geram Mataram di nganga luka Batavia
Wedono Pesisir Kulon kena getahnya
Alas Roban segera dibutuhkan
Untuk dijadikan lahan, bukan kuburan

Tapi para penebang kayu berubah jadi hantu
lewat pagebluk oleh jin penuh nafsu
Dadungawuk mengamuk, kekuasaannya diremuk
peri prayangan berhamburan dari dalam hutan
meminta jatah preman di hamparan lahan seluas lautan

karena sudah keterlaluan
Bahurekso turun tangan
tanpa segan raja jin ditaklukan
 

2/
Raja Uling kelihatanya sedang berani mbeling
usil bermain air, menjebol bendungan Sungai Lojahan
Alas Roban berubah menjadi tanah yang sakit
Karena radang pada tenggorokannya bangkit

Ulah harus dibayar lunas
Markas sebuah kedung dilibas
menyemburkan mutah darah kehitaman
Bahurekso bermandikan gowok
prajurit Raja Uling yang digorok

Pedang Swedang dilibaskan pada udara terang
Kolo Dibrikso ngeroso ora trimo
terbelah kulit kesaktian Bahurekso
Dia mengalah bukan untuk kalah
melainkan mundur untuk meminta petuah
dari Ki Ageng Cempaluk sang ayah

Merasuk dalam keputren
lalu Bahurekso merayu Dibrusowati
memintanya untuk mencuri
sebilah pedang swedang milik kakaknya sendiri
Raja Uling alias Kolodibrikso

Tak ada lagi yang berani mbeling
atau usil menjahili Kedung Kramat
yang kuat merobohkan bendungan sudah sekarat
nyawanya di ujung paling mengkilat benda keramat
 

3/
Wedono Pesisir Kulon menyaksikan
sebatang kayu bersemedi
pada dasar aliran harapan

Keringat mengucur deras dari pori
melebihi arus kali pada Sungai Lojahan
puluhan lelaki yang sedang mengeraskan otot lengan,
perut dan paha mengencang padat seperti pohon jejawi
tak mampu mengankat barang satu centi batang kayu mati

Bahurekso sudah tidak tahan lagi
gilirannya sekarang untuk bersemedi
memusatkan energi, ngembat watang
dengan tangannya sendiri

16/04/2023

DEMIT DAN JIN ALAS ROBAN

santer kabar Alas Roban hunian jin tak bertuan
menanti korban untuk dimangsa demit dan koloninya.
demit dan jin tak ada di panjangnya hutan sana,
mereka asik berkaraoke bareng biduan dan sopir truk lainnya.

kadang mereka bersekongkol di tengah kebun jengkol
meniupi telinga kiri bupati untuk memperkaya diri,
hingga bisa bikin dinasti yang nyaman buat para kroni
merasuki pegawai negri untuk bekerja sesuka hati
terutama pemenang dorprize jabatan dari partai dukungan

Demit dan Jin Alas Roban kerap makan bebatuan
senyap bagai asap masakan dapur mertua idaman
turun ke pasar serupa merica, pedas di mata
ormas berbagai macam warna mengunyah basah
di antara rahang yang tak pernah merasa kenyang

Demit dan Jin Alas Roban bersembunyi
ditutupi ketelanjangannya sendiri

20/03/2023
 

SERABI KALIBELUK

Semerbak harum serabi mengecup leher mentari
merekahkan rindu seluas tanah mataram

nikmat serabi dengan kepulan asap kopi
mengingatkan kita tentang prahara Rantansari
yang lebih memilih menaruh jiwa pada kurir cinta
ketika Sultan mengirim seorang wakil
untuk menyampaikan seutas hasrat menggigil

serabi kalibeluk
gurih dengan cinta kasih purba
Sultan Mataram yang ingin Rantansari-nya

metuthuk mblenuk
anget dan empuk
seempuk tipu daya Bahureksa
si kurir pengirim cinta
Menukar putik bunga api sultan
dengan gadis pembuat serabi rumahan

Singgasana ratu mataram menjadi saksi
mengoyak jiwa si imitasi
ranum melati rontok tak terperi

Legitimasi yang lahir dari sulbi
menguap melalui tungku keturunan Endang Wiranti
seorang imitasi untuk ditukar dengan Rantansari
telah lama dijajakan pada urat nadi sejarah
riuh renyah Pasar Warungasem pecah

28/02/2023

SULASIH, SULANDONO

Sulandono menyelimuti dirinya
dengan selendang malam pemberian ibu
merapalkan suluk-suluk di pertapaan
kelak untuk mengaminkan pertemuan
antara dirinya dan Sulasih yang dicinta

semarak obor menembus sandaran awan
Dewi Rantansari menunggangi sepotong cahaya
purnama di atas taburan bintang musim kemarau panjang

restu turun menjelma teduh
pada riuh bersih desa di pantai utara
Sulasih menari hingga menetes embun pagi
dirasuki Dewi Rantansari yang terpikat
pada sangkar ayam berisi gadis suci

sebatang kara, merambat pada gending
bergairah bagai kuduk merinding
sepotong selendang Sulandono genggam
untuk dia lemparkan pada kekasihnya
yang sedang menarikan doa-doa

bidadari putih terpana
oleh aura kilat mata
lelaki segagah Merapi
yang menyambarkan selendang
sederas ombak lautan

Rantansari telah melangkah pergi
Sulandono memboyong batang tubuh kekasih
Sulasih yang letih

24/3/2023

BRENDUNG MENARIKAN HUJAN

ronce-ronce gelungan cempaka
pada rona muka sepotong bathok kelapa
berbalut baju wanita dewasa
dengan senyum girang
polesan benges dari pawang
menari kaku pada badan buluh, penuh keluh
bidadari telah mengerami sebatang tubuh

semerbak gending kembang telon
membuat brendung ingin melepaskan diri
dari jasad di tangan para lelaki
diiringi tabuhan penampi
bumbung dan buyung
memanggil hujan esok hari

angin meniupkan aroma kemenyan
bocah dengan lakuning rembulan
jatuh ke tanah seperti sedang ayan, ketakutan

1/4/2023

  • BACA puisi-puisi lain dari PENYAIR INDONESIA
Puisi-puisi Gimien Artekjursi | Legenda Harimau Jawa
Puisi-puisi Kadek Desi Nurani | Sujud-Sujud Pagi Ulian
Puisi-puisi Muhammad Farhan Azizi | Sabun Cuci Kuah Nasi
Tags: Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Fête De La Musique | Cerpen Santos Philipus

Next Post

Kebebasan Ruang Menonton dalam Kolaborasi Muspus dan Fotografi Percakapan Selat Kelompok Sekali Pentas

Arif Billah

Arif Billah

Lahir di Batang, Jawa Tengah. Menyelesaikan studi Ilmu Komunikasi di UMY

Related Posts

Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

by Chusmeru
September 27, 2026
0
Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

Pagi September 1965 di Suatu Desa Suara derit terdengar dari pintu rumah kakek di suatu desa yang sejukAnak-anak mengajak bermain...

Read moreDetails

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
0
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

Read moreDetails

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
0
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

by Salman Alade
September 6, 2026
0
Puisi-puisi Salman Alade | Memelihara Kesepian

Memelihara Kesepian 1.letakkan kesepiandi tempat yang teduh. jauhkan dari suaraorang-orang yang terlalu bahagia. 2.beri makansetiap malam. sedikit kenangan.sedikit musik. jangan...

Read moreDetails

Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

by Ni Putu Puspa Trisnawati
September 5, 2026
0
Puisi-puisi Ni Putu Puspa Trisnawati | Mother’s Bakery

Mother's Bakery Hari-hari terasa menghisap paracetamolPahitnya mengendap hingga ke ujung hatiBumi menyediakan sirup, namun maple pun sulit menyatukan yang retakIbu...

Read moreDetails

Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

by Supali Kasim
August 30, 2026
0
Puisi-puisi Supali Kasim | Air di Daun Talas

Air di Daun Talas seberapa waktu bertahanair di daun talas dapat menerimakenyataan demi kenyataan tarian anginlantai licin dan tetabuhan riuhtanpa...

Read moreDetails

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
0
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

Read moreDetails

Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

by Andi Wirambara
June 27, 2026
0
Puisi-puisi Andi Wirambara | Kucing, Mungil Senyummu

KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk,...

Read moreDetails

Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

by IBW Widiasa Keniten
June 26, 2026
0
Puisi-puisi IBW Widiasa Keniten | Tuhan Beri Aku Waktu

Tuhan Beri Aku Waktu Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku...

Read moreDetails

Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

by Mahesa Putra
June 21, 2026
0
Puisi-puisi Mahesa Putra | Orkestra Dapur Evolusi Manusia Gemoi

Pelancong Gersang Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah. Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,memanen percakapan tentang...

Read moreDetails
Next Post
Kebebasan Ruang Menonton dalam Kolaborasi Muspus dan Fotografi Percakapan Selat Kelompok Sekali Pentas

Kebebasan Ruang Menonton dalam Kolaborasi Muspus dan Fotografi Percakapan Selat Kelompok Sekali Pentas

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co