15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kata-kata Penyair Dunia dalam Lantunan Musikalisasi Puisi Komunitas Budang Bading Badung

Satria Aditya by Satria Aditya
July 19, 2023
in Panggung
Kata-kata Penyair Dunia dalam Lantunan Musikalisasi Puisi Komunitas Budang Bading Badung

Pentas msuikalisasi puisi “Oed' Un Leer Das Meer” dari Komunitas Budang Bading Badung | Foto: Tim Kreatif FSBJ 2023

NAMA PENYAIR DUNIA, seperti Rabindranath Tagore, Derek Walcott, Pablo Neruda dan T.S. Eliot sepertinya cukup akrab di telinga para penyair Indonesia di Bali. Apalagi, banyak puisi-puisi mereka sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Namun, di telinga orang awam, puisi-puisi dari penyair dunia itu barangkali belum banyak dikenal. Jangankan puisi dari penyair dunia, bahkan puisi dari penyair Indonesia pun tak banyak dikenal.

Nah, dalam hal itulah musikalisasi puisi punya manfaat. Musikalisasi puisi dalam pengertian paling sederhana adalah alih wahana puisi menjadi karya musik atau lagu. Karena dengan begitu, puisi memiliki peluang lebih luas untuk menjangkau penikmatnya hingga pada penikmat yang selama ini awam terhadap puisi.

Musikalisasi puisi dari penyair-penyair Indonesia sudah biasa dilakukan selama ini, baik dalam lomba maupun dalam festival-festival sastra. Namun alihwahana puisi-puisi dari penyair dunia barangkali tidak begitu banyak terdengar.

Adalah Komunitas Budang Bading Badung menyuguhkan garapan musikalisasi, di mana puisi-puisinya diambil dari karya-karya penyair dunia yang meraih penghargaan Nobel Sastra, seperti Rabindranath Tagore, Derek Walcott, Pablo Neruda dan T.S. Eliot.

Karya musikalisasi puisi dengan tajuk “Oed’ Un Leer Das Meer” itu dipentaskan di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali di Denpasar, Selasa malam, 18 Juli 2023, serangkaian Festival Seni Bali Jani V tahun 2023.

Puisi-puisi yang dijadikan garapan musikalisasi puisi itu antara lain puisi “Dengan Satu Salam” karya Rabindranath Tagore terjemahan Anna Karina, “Peta Dunia Baru” karya Derek Walcott terjemahan Sapardi Djoko Damono, “Menjaga Hening” karya Pablo Neruda terjemahan Alit S. Rini dan “Tanah Pembuangan” karya T.S Eliot terjemahan Ahmad Yulden Erwin.

Pentas Musikalisasi Puisi “Oed’ Un Leer Das Meer” Komunitas Budang Bading Badung | Foto: Tim Kreatif FSBJ 2023

Kata-kata yang begitu puitis dan penuh renungan dari Rabindranath Tagore, atau kata-kata romatis yang begitu menyentuh hati dari Pablo Neruda, diolah dengan proses kreatif yang cukup panjang oleh anak-anak Komunitas Budang bading itu.

Yoga Anugraha sebagai music director dari Komunitas Budang Bading Badung menyebutkan proses alihwahana puisi-puisi itu memang penuh tantangan.

“Tantangan awal yang saya temui adalah proses dalam pembacaan puisi. Ada beberapa idiom menurut saya kurang tepat dalam penerjemahan yang mengakibatkan makna yang saya tangkap menjadi rancu,” kata Yoga.

Untuk menutupi kerancuan itu, Yoga merasa harus mencari puisi-puisi itu dalam bahasa sumber yang belum diterjemahkan. I abaca puisi itu, lalu mencoba membandingkan bahasa asli dengan bahasa yang telah diterjemahkan. Setelah dirasa cukup dalam pemaknaan terhadap puisi-puisi itu, kemudian dilanjutkan dengan proses aransemen.

Puisi  “Peta Dunia Baru” secara garis besar ia tangkap punya kandungan  emosi sedih, depresi, pasrah karena “si aku” melihat kampung halamannya tidak seperti dulu yang diakibatkan oleh penjajahan.

Puisi itu kemudian digarap dengan chord progression yang kadang tidak sesuai dengan family chord dan nada yang disharmoni. Ketidaksesuaian hubungan nada-nada yang membuat tidak nyaman di telinga bisa sebagai simbol atau semacam cerminan dari perasaan dan emosi yang bergejolak di dalam diri “si aku”.

Pentas Musikalisasi Puisi “Oed’ Un Leer Das Meer” Komunitas Budang Bading Badung | Foto: Tim Kreatif FSBJ 2023

Puisi berjudul “Menjaga Hening” juga secara garis besar mengandung emosi sedih. Namun, dalam puisi ini Yoga menciptakan aransemen pada puisi ini dengan pendekatan yang unik, yakni pendekatan pada sifat kanak-kanak.

Dengan begitu, musikalisasi puisi dari puisi “Menjaga Hening” ini terasa menghanyutkan perasaan. Walau dipersepsikan puisi ini sebagai puisi sedih yang memprihatinkan, namun puisi itu digarap dengan sentuhan suasana “riang” dan “manis” sebagaimana karakter kanak-kanak yang polos dan jujur saat mengeluarkan isi hati.

Puisi “Dengan Satu Salam” dan “Tanah Pembuangan” dalam pementasan Komunitas Budang bading Badung itu diaransemen oleh Heri Windi Anggara.

Puisi “Dengan Satu Salam” digubah dengan sentuhan sepi dan khusyuk karena dialog yang dalam terhadap Tuhan. Puisi “Tanah Pembuangan” menjadi tantangan terberat karena puisi ini sangat panjang sampai 10 halaman.

Puisi “Tanah Pembuangan”i secara garis besar membicarakan orang yang sedang di ambang antara hidup dan mati. Heri menggubah sesuai dengan suasana puisi tersebut dengan berbeda-beda genre dan pola.

Pentas Musikalisasi Puisi “Oed’ Un Leer Das Meer” Komunitas Budang Bading Badung | Foto: Tim Kreatif FSBJ 2023

Tampaknya proses yang dihadapi anak-anak Komunitas Budang Bading Badung ini, meski cukup berat, tapi memberikan pengalaman yang luar biasa. Mereka tampaknya belajar banyak dari kesalahan-kesalahan sebelumnya, sehingga pada pentas di Kalangan Ayodya itu anak-anak yang sebagian besar masih SMA itu tampak tampil dengan begitu matang.

“Pantang menyerah dan terus mau belajar atas kesalahan-kesalahan membuat mudah dalam berbagi apa yang telah saya dan Heri temukan dalam aransemen terhadap kawan-kawan,” kata Yoga.

Karena bagimana pun, kata Yoga, proses aransemen juga harus memikirkan kemampuan para pemain musik dan penyanyi agar sinergi lebih mudah dicapai.

“Sering juga kawan-kawan tidak sanggup mempresentasikan garapan, yang membuat kami harus mengganti sampai kawan-kawan bisa melakukannya, entah itu permainan alat instrumen maupun vokal,” ujar Yoga.

Pementasan di Kalangan Ayodya itu menggukan konsep pendekatan laut sebagai kehidupan, baik dari segi artistik maupun pola pemanggungan. Misalnya, bulan buatan sebagai penerangan dalam malam gelap. Bulan dimaknai sebagai harapan dan malam yang gelap dimaknai sebagai hidup yang kelam.

Pementasan ini juga dilengkapi mapping yang bukan sekadar tempelan, namun bisa menjadi pendukung untuk memperkuat emosi dan perasaan dari isi puisi yang dikemas dalam musikalisasi puisi itu.

Dan tampaknya, puisi-puisi yang dipanggungkan dengan konsep seperti itu bisa lebih mudah dirasakan dan dimaknai oleh penonton. Tampaknya memang begitu. [T]

Samudera Kehidupan dalam Fragmen Musikalisasi Puisi dari Yayasan Kertas Budaya Indonesia
“Rahim Bahari” Komunitas Aghumi, Pertunjukan Spesial dari Orang-orang Spesial
“Opera in Paradise”: Berjaga di Antara Panggung Terbuka dan Penonton yang Belum Terbiasa
Tags: Festival Seni Bali JaniKomunitas Budang Bading Badungmusikalisasi puisiPablo NerudaPuisiRabindranath TagoreTS Eliot
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Samudera Kehidupan dalam Fragmen Musikalisasi Puisi dari Yayasan Kertas Budaya Indonesia

Next Post

Jejak Historis I Ketut Rina Bersama “Cak Tarian Rina”

Satria Aditya

Satria Aditya

Alumni Universitas Pendidikan Ganesha. Kini tinggal di Denpasar, jadi guru

Related Posts

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
0
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

Read moreDetails

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk PKB 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

Read moreDetails

Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Lomba Tapel Ogoh-ogoh di UPMI Bali: Menumbuhkan Kreativitas Tanpa Batas

“Ogoh-ogoh itu bukan lagi kesenian musiman. Tetapi kesenian yang dikerjakan sepanjang masa.” Kalimat pembuka itu meluncur dari Dr. I Made...

Read moreDetails

Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

by Dede Putra Wiguna
April 30, 2026
0
Dialog Dini Hari Rilis ‘Di Jumah’: Lagu Tentang Rumah yang Tak Sederhana  

SEJAK dibentuk pada 2008 di Bali, Dialog Dini Hari konsisten mempertahankan pendekatan musik yang tenang dan reflektif. Kini, band indie...

Read moreDetails

Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

by Dede Putra Wiguna
April 29, 2026
0
Diseminasi dan Penayangan Perdana Film Dokumenter “Dibia – Hanuman Hitam”: Menelusuri Laku Kesenian Bali melalui Sosok Maestro

CINEPOLIS Plaza Renon menjadi titik temu antara ingatan, penghormatan, dan refleksi. Di sanalah BALIDOC menggelar diseminasi sekaligus penayangan perdana film...

Read moreDetails

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi...

Read moreDetails

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
0
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

Read moreDetails

Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

by Pranita Dewi
April 20, 2026
0
Ketika Musik, Lukisan, dan Kesadaran Bertemu dalam Nyanyian Dharma

Pertunjukan Nyanyian Dharma digelar di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar, Minggu (19/4) malam, menampilkan kolaborasi musik dengan...

Read moreDetails

‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

by I Nyoman Darma Putra
April 19, 2026
0
‘Wellnes Conference’ di Bali Spirit Festival: Preventif Ciri ‘Wellness Tourism’, Kuratif Tujuan ‘Medical Tourism’

Perbedaan antara wellness tourism dengan medical tourism menjadi salah satu pertanyaan dalam dalam Wellness Conference (Wellness Talk Show), Kamis, 16 April 2026, di Pelataran Hotel, Ubud....

Read moreDetails

Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Komang Puja Savitri
April 14, 2026
0
Eksplorasi Material dan Gerak, Serangkai Inovasi Komunitas Wayang Ental di Festival Wayang Bali Utara 2026

SEJAK awal, ada rasa penasaran yang menggantung di antara penonton yang duduk lesehan di wantilan Museum Soenda Ketjil. Wayang, dalam...

Read moreDetails
Next Post
Jejak Historis I Ketut Rina Bersama “Cak Tarian Rina”

Jejak Historis I Ketut Rina Bersama “Cak Tarian Rina”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co