7 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Anak-anak Hindu dan Muslim Berbaur dalam Lomba Menggambar “Satua Bali”

tatkala by tatkala
February 5, 2023
in Budaya
Anak-anak Hindu dan Muslim Berbaur dalam Lomba Menggambar “Satua Bali”

Sekitar 50 anak-anak SD ikuti Lomba Menggambar Cerita Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali di Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Sabtu, 4 Februari 2023

DENPASAR | TATKALA.CO – Anak-anak Hindu berbaur dengan anak-anak Muslim adalah sebuah pemandangan yang sudah biasa terjadi dalam sebuah lomba atau acara yang bernapaskan seni-budaya Bali di Bali. Seperti terlihat dalam  Wimbakara (Lomba) Ngambar (Menggambar) Satua Bali atau Cerita Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali (BBB) ke-5 tahun 2023 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu, 4 Februari 2023.    

Anak-anak sekolah dasar (SD) itu duduk rapi di belakang meja gambar dengan gembira. Tak ada yang tampak anaeh. Anak-anak Hindu menggunakan pakaian adat Bali dan anak-anak Muslim menggunakan pakaian khas Muslim.

Lomba ini melibatkan sebanyak 50 peserta dari siswa-siswi setingkat SD dengan mengangkat tema sesuai Bulan Bahasa Bali, yakni ‘Segara Kerthi, Campuhan Urip Sarwa Prani’. Dari tema itu, para peserta mengangkat satua (cerita) rakyat yang pernah didengar, baik dari orang tua ataupun cerita yang didapat berdasarkan wawancara dan membaca buku cerita.

Anak-anak setingkat SD itu menyelesaikan sket gambar, lalu memberi warna, kemudian menyelsaikan gambar mereka. Ide gambarnya sangat beragam, goresannya lugas dan kreatif.

Dewan juri, Dr. Drs. I Wayan Karja, MFA mengatakan, lomba ngambar satua Bali ini adalah sesuatu yang penting dan sebaiknya secara rutin dilaksanakan di Bali. Karena selama ini satua atau cerira rakyat Bali hanya disampaikan secara lisan sebelum tidur, tetapi tidak banyak disampaikan melalui gambar.

Padahal, kata Wayan karja, terjemahan cerita dalam bentuk visual atau gambar akan memberikan ingatan yang lebih kuat pada anak-anak. Apalagi jika gambar itu ditempel di dinding yang bisa dilihat dan diamati secara terus menerus. Dengan begitu, pengetahuan tentang cerita itu akan terus melekat dalam memori anak-anak.

“Membuat gambar untuk cerita adalah cara pengembangan potensi dan talenta anak,” kata Wayan Karja.

Lebih lanjut Wayan Karja mengatakan, Lomba Ngambar Satua Bali yang pertama kali digelar dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali ini adalah kegitan yang memberikan kesempatan anak-anak untuk betul-betul menghayati proses, mulai dari mengamati, mendengar, melihat atau mewawancarai dengan orang-orang sekitar.

Dengan begitu, cerita itu akan menjadi lebih kaya, lebih melekat dan lebih cepat bisa diaplikasikan pada kehidupan sekarang ini. “Artinya, nilai-nilai seperti tata susila, kejujuran, sopan santu akan dimengerti oleh anak pembuat gambar ataupun yang menyaksikan gambar itu,” kata Wayan Karja.

Apalagi, lanjut Wayan Karja, peserta lomba ngambar kali ini tak hanya mengekspresikan ide-idenya melalui gambar, tetapi juga dilengkapi dengan tulisan yang menceritakan maksud dari gambar itu.

Itulah yang membuat lomba ini menjadi luar biasa untuk di Bali. Esensi cerita ini memang menjadi satu cerita rakyat yang tak hanya di Bali, tetapi juga di Nusantara yang sangat beragam, termasuk di belahan dunia, sehingga pesertanya tak hanya siswa yang beragama Hindu, tetapi juga diikuti oleh anak-anak Muslim.

 “Peserta kali ini sangat antusias,” kata wayan Karja yang pengajar seni murni di ISI Denpasar.

Dewan juri lain, I Gede Gita Purnama, M.Hum, lebih fokus mengamati unsur-unsur sastra dan materi pada satua itu. Menurut Gita Purnama, visual satua oleh anak-anak itu penting. Selama ini yang  membuat visualisasi dari DKP, guru dan orang profesional, sehingga karya-karya sangat profesional.

“Sekarang anak-anak yang membuat visual satua, mereka juga memberi imajinasi lalu dinikmati oleh anak-anak, sehingga hasilnya akan lebih mengena, karena masih dalam dunia anak. Maka lomba seperti ini perlu mendapat apresiasi dan dilanjtkan,” ujar Gita Purnama.

Selama ini, kata Gita Purnama,  yang menyiapkan cerita anak itu orang dewasa. Anak-anak hanya menikamti, sehingga terkadang tidak nyambung. Sekarang ini anak-anak yang membuatnya, dan juga untuk anak-anak. Imajinasinya anak-anak, dibaca oleh anak-anak, sehingga lebih nempel.

Walau tak melakukan risert secara khusus, tetapi anak-anak biasanya mampu memvisualkan melalui kreativitasnya sendiri. Sejauh mana mereka memvisualisasikan satua itu, maka penafsiran anak itu tak akan disalahkan.

“Mereka bisa saja membuat ayam berwarna unggu, katak yang tak sesuai dengan katak yang ada di Bali, itu tak salah, karena menjadi bagain dari kreatisvitas mereka,” kata Gita Purnama. [T][Pan]

Penyuluh Bahasa Bali Luncurkan Font Baru Aksara Bali, Ada 9 Pilihan Font
Siti Noviali, Ia Muslim, Ia Guru Bahasa Bali, Ia Penulis Kritik Sastra Bali
Bulan Bahasa Bali: Momen Tingkatkan Sikap Positif Terhadap Bahasa Bali
Tags: baliBulan Bahasa Balicerita rakyathinduMuslimSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Poetry, Sound and Sense”, Ketika Miley Cyrus Membius Dunia dengan Flowers

Next Post

Bentuk Seni Pertunjukan Baru Itu Bernama “Sandhya Gita”

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

by tatkala
July 25, 2026
0
Menapak Jejak Rarud Batur, Mengenang Seratus Tahun Ketangguhan dari Lereng Gunung Batur

DI kaki Gunung Batur, sejarah tidak hanya tersimpan dalam arsip atau cerita para tetua; tapi hidup di jalan-jalan yang pernah...

Read moreDetails

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

Read moreDetails

Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Daftar Juara Wimbakara Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Diumumkan, Gianyar dan Denpasar Bersinar

PESTA Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi mengumumkan para pemenang berbagai kategori lomba. Dalam pengumuman yang disiarkan secara langsung...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

by tatkala
June 23, 2026
0
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

Read moreDetails

 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

by Nyoman Budarsana
June 14, 2026
0
 ‘Sang Jaratkaru’ dari Buleleng pada Peed Aya PKB 2026: Presentasi Kejayaan dan Karakteristik Budaya Bali Utara

DENPASAR – TATKALA.CO |  Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta...

Read moreDetails

Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

by tatkala
June 13, 2026
0
Bupati Sutjidra Buka Banjar Festival 2026: Wujudkan Kolaborasi Budaya dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan

BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita...

Read moreDetails

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

by Satria Aditya
May 31, 2026
0
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

Read moreDetails

The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

by Nyoman Budarsana
May 30, 2026
0
The Octopus Queen di Kawasan Broken Beach Nusa Penida, Jadi Magnet Even Internasional

Kemegahan karya seni “The Octopus Queen” di kawasan Broken Beach, Nusa Penida, sukses mencuri perhatian salah satu perhelatan dunia dalam...

Read moreDetails

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

Read moreDetails

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

Read moreDetails
Next Post
Bentuk Seni Pertunjukan Baru Itu Bernama “Sandhya Gita”

Bentuk Seni Pertunjukan Baru Itu Bernama “Sandhya Gita”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.
Ulas Rupa

Bhisma yang Tak Pernah Mati di Kurukshetra: Membaca “Satya–Tyagya–Dharma” Karya Prof. Dr. Drs. I Wayan Suardana, M.Sn.

DI Bali, mitos tidak pernah benar-benar menjadi masa lalu. Ia tidak hanya tinggal dalam lembar-lembar lontar atau cerita yang dituturkan...

by Angga Wijaya
August 7, 2026
Sudahi Isme-Ismemu Itu!
Kritik Seni

Sudahi Isme-Ismemu Itu!

ADA satu pertanyaan yang masih menjadi survei teratas ketika publik bertanya tentang karya seorang seniman. Karyamu ini gayanya apa? Abstrak,...

by Made Chandra
August 7, 2026
Indonesia dalam Secangkir Kopi
Esai

Indonesia dalam Secangkir Kopi

PAGI itu saya duduk di sebuah cafe kecil di pinggiran kota. Tidak ada yang istimewa. Meja kayu yang mulai kusam,...

by Ahmad Fatoni
August 7, 2026
Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!
Pendidikan

Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali, Lepas 67 Sarjana dan Magister—‘Jangan Jadi Sarjana Kertas!

“HARI ini saya tidak sedang melihat sekelompok calon wisudawan. Saya sedang melihat sekumpulan wajah yang menyimpan cerita perjalanan yang berbeda-beda.”...

by Dede Putra Wiguna
August 7, 2026
“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan
Ulas Film

“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

ADA satu hal yang langsung terasa begitu duduk menonton Tung Tung Uma, bagaimana Amrita Dharma memetakan setiap adegannya dengan begitu...

by Satria Aditya
August 7, 2026
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  
Tualang

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani
Ulas Rupa

“Rumah”, Seni Instalasi Ni Nyoman Sani

PADA 10 April hingga 30 Juni 2026 lalu digelar pameran 12 Perupa Perempuan Indonesia. Perhelatan ini diinisiasi Indonesian Women Artists...

by Hartanto
August 7, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“Gigolo Pendidikan”, Oemar Bakrie, dan Saat Kasih Sayang Guru Menjadi Barang Premium

BEBERAPA hari lalu saya iseng melontarkan istilah yang terdengar keterlaluan.  Gigodik, “Gigolo Pendidikan”. Bayangan saya sederhana. Jangan-jangan sekarang ada "profesi"...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 7, 2026
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak
Khas

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

by Jaswanto
August 7, 2026
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan
Khas

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

by tatkala
August 6, 2026
Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis
Esai

Bali, Surga dengan Kemacetan Kronis

Dampak Pembangunan Brutal dan Ugal-ugalan, Ledakan Kendaraan Tanpa Jeda, atau Buruknya Transportasi Umum? "Sanur makin macet, namun kenapa fasilitas wisata...

by Agung Sudarsa
August 6, 2026
Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi
Esai

Puisi dan Heidegger: Membebaskan Kata dari Cengkeraman Teknokrasi

COBA hentikan sejenak geseran jempol Anda di atas layar gawai. Di luar sana, dunia hari ini bergerak dalam ritme yang...

by Arief Rahzen
August 6, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co