8 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Caca Raissa Melukis Bersama Duo Jegeg dan Anak Beranugerah Khusus di Bumi Linggah Villas

tatkala by tatkala
November 3, 2022
in Pameran
Caca Raissa Melukis Bersama Duo Jegeg dan Anak Beranugerah Khusus di Bumi Linggah Villas

Raissa Alya Rizqi (rambut panjang) bergembira bersama puluhan anak beranugerah khusus dalam acara bertajuk The Art of Super Human: Emphaty, Love, and Brighter Future di Bumi Linggah Villas, Jalan Pasekan, Banjar Tubuh, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu (2/11) sore.

Nama lengkapnya Raissa Alya Rizqi, tapi lebih kerap dipanggil Caca Raissa, atau Caca saja. Saat menggoreskan kuas di bidang kanvas, sesekali ia tersenyum, kadang sampai bibirnya terbuka. Ia tentu saja sedang bergembira.

Kegembiraan itu terjadi di Bumi Linggah Villas, Jalan Pasekan, Banjar Tubuh, Batubulan, Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu sore, 2 November 2022.

Saat itu Caca Raissa melakukan aktraksi melukis bersama Duo Jegeg, Ni Wayan Sutariyani dan Ni Nyoman Sani. Bukan itu saja. Caca Raissa juga bergembira bersama puluhan anak beranugerah khusus dari Yayasan Sehati Denpasar

Acara melukis bersama itu merupakan acara pra event art collaboration bertajuk The Art of Super Human: Emphaty, Love, and Brighter Future yang digelar secara khusus di Bumi Linggah Villas. Acara itu mengusung konsep Art, Earth, and Religion.

Pada acara yang dipenuhi keakraban itu Caca melukis di kanvas berukuran 2 x 1,45 meter. Anak-anak lain melukis pada bidang kanvas yang lain.

Caca Raissa adalah gadis kelahiran Jakarta, 9 Maret 1999. Ia menamatkan pendidikan di SMA Sun Home Schooling, Jakarta (2019). Ia memang pelukis remaja masa depan Indonesia.

Caca sudah melanglang buana di 7 pameran. Yakni, The Sun Never Set, Hadiprana Art Studio, Jakarta (November 2021); Retrospeksi 1 Abad Taman Siswa, Museum Kebangkitan Nasional Jakarta (Mei-Juni 2022); Ousider Art Jakarta 2022, dan Taman Ismail Marzuki (Juni 2022).

Kemudian di Through Our Windows Neurodiversity Artist, Bundaran MRT Station- Asean MRT Station (Juni-Juli 2022); Jakarta Street eXperience Huruf J, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat (September 2022); Music & Art @america, Pasific Place, Jakarta Selatan (7 Oktober 2022).

Saat pameran di VartCINE, Imperial Klub Golf Karawaci (Oktober 2022), ia melukis sosok Rosa dan Jouju terinspirasi dari film animasi Secret Jouju yang ditayangkan salah satu stasiun televisi nasional.

Rekan-rekannya dari Yayasan Sehati Denpasar lebih antusias lagi. Puas mewarnai kanvas berukuran 1×1 meter hingga tak ada space sisa, mereka beralih satu kanvas dengan Caca.

Saking bahagianya, beberapa anak tampak berlarian ke sana ke mari sebelum akhirnya kembali suntuk dengan kanvas dan warna-warna cerah yang tersaji dalam loyang khusus.

Raissa Alya Rizqi

Duo Jegeg, Ni Wayan Sutariyani dan Ni Nyoman Sani mengaku bahagia dengan capaian Caca. Keduanya sepakat art therapy akan melahirkan Caca-Caca lain yang mampu mewarnai khasanah seni lukis tanah air.

Ni Wayan Sutariyani menyebut art therapy merupakan suatu metode untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka yang mengalami hambatan dalam perkembangan fisik, emosi, kondisi mental, dan perilaku akan sangat terbantu jika dikenalkan pada metode ini.

“Art therapy, khususnya lewat lukisan dapat membantu mereka dalam mengekspresikan perasaan, meningkatkan keterampilan perilaku, dan membantu menyelesaikan masalah komunikasi. Anak akan mengalami pengalaman yang berkaitan dengan bentuk, warna, tekstur untuk mempertajam indra visual dan perabanya; mengenalkan anak pada aktivitas yang tepat, menenangkan jiwa, dan bermakna,” kata Sutariyani.

Sutariyani dikenal seniman asal Desa Payangan, Gianyar yang satu panggung bersama Caca di pameran VartCINE Oktober 2022 lalu. 

Sutariyani menekankan peran penting orang tua, guru, dan orang-orang lain di sekitar anak sebagai penopang kesuksesan metode art therapy ini. Dengan kolaborasi, kesabaran, dan kesiapan mental semua pihak menghadapi anak-anak beranugerah ini, ungkapnya loncatan-loncatan progresif akan dialami sang anak.

Sementara itu, Ni Nyoman Sani mengataka Duo Jegeg mengajak mereka untuk sukses dan membimbing mereka untuk menciptakan karya dan kreasi, menggali talenta melalui guratan lukisan. Hal ini memiliki nilai luhur sangat tinggi.

Di sisi lain, kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada orang tua yang memiliki anak yang beranugerah khusus agar dapat memberikan wadah untuk menciptakan kreativitas.

“Selain memecahkan stigma masyarakat terhadap anak-anak yang beranugerah khusus, metode ini membuka pandangan masyarakat bahwa pada dasarnya semua anak itu sama bisa berkarya dan berprestasi,” kata Ni Nyoman Sani.

Mirah Hartika mewakili pimpinan Bumi Linggah Villas Batubulan Bali tak bisa menyembunyikan rasa bangganya terhadap anak-anak pelukis itu,

Ia lebih merasa bangga lagi karena bisa memfasilitasi pra event bertajuk The Art of Super Human: Emphaty, Love, and Brighter Future.

“Bumi Linggah Villas Bali menghadirkan sebuah rangkaian event seni yang merupakan kepedulian serta dukungan kami terhadap anak-anak yang berkebutuhan khusus (kids with special gift) dengan memberikan ruang berkarya serta membantu menghapus stigma negatif dari masyarakat kepada kids with special gift, bahwa ternyata mereka juga mampu memiliki prestasi dalam talentanya masing-masing,” kata Mirah Hartika.

Terkait event melukis bersama, Mirah Hartika mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan keberanian dan kebebasan berekspresi.

“Kami berharap bisa memberikan perhatian lebih, bergerak membantu, dan membuka ruang bermakna bagi teman-teman special gift. Semoga kita semua bisa terus bergerak mendukung dan membantu mereka berdaya,” kata Mirah Hartika.

Mirah mengundang khalayak untuk berkenan menghadiri pemeran lukisan tunggal Raissa Alyaa Rizqi yang sebagian hasil penjualannya akan di-charity-kan Caca bagi teman-temannya di Bali. Pameran tunggal ini dibuka pada Kamis, 3 November 2022 pukul 17.00 Wita di Indus Restauran & Gallery Ubud, Bali. [T][Ole/Sur]

Melukis Bersama Cerita Rasa: Imajinasi, Inspirasi dan Gunung Kembar
Tiga Pelukis SDI Melukis Sembari Bernostalgia dalam Acara GKR Indonesia di Yogyakarta
Studio Gelombang Batuan: Melukis Tradisi, Tradisi Melukis
Tags: Pameran Seni RupaSeni RupaUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Anak dan Masa Depan Bumi | Dari Peluncuran Buku Nana Ernawati dan Nurul Ilmi di Ubud

Next Post

Nasi Kuning: Warisan Intangible | Pintu Akselerasi Perempuan Mewujudkan Mimpi Pemberdayaan

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

by Nyoman Budarsana
October 8, 2026
0
Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

Read moreDetails

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

by Nyoman Budarsana
October 7, 2026
0
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun...

Read moreDetails

Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Himpunan Perupa Payangan Perluas Eksplorasi Artistik, Gelar Pameram Bersama di Santrian Art Gallery, Sanur

Sore itu, suasana hotel sudah semakin gelap. Pameran bertajuk “Udhar Banda Karma: Unshackling the Karma of Tradition” belum juga dibuka....

Read moreDetails

“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

by tatkala
September 17, 2026
0
“The Wings of the Sanghyang Dance” Kalahkan Ribuan Lukisan dari 85 Negara

JAKARTA | TATKALA.CO -- Lukisan berjudul The Wings of the Sanghyang Dance (2026) karya Putu Fajar Arcana, berhasil mengalahkan ribuan...

Read moreDetails

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
0
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

Read moreDetails

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
0
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

Read moreDetails

Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

by Satria Aditya
August 30, 2026
0
Reka Biambara dan Perjalanan Mengenal Kembali Material Sendiri

SELAMA hampir tiga bulan, sejak awal Juni 2026, empat perupa muda asal Bali yaitu Made Ari, Made Arsana, Reka Biambara...

Read moreDetails

Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

by Nyoman Budarsana
August 17, 2026
0
Pameran “Impulse”, Tiga Denyut Abstraksi dari Sukawati

TIGA perupa asal Sukawati, I Made Mahendra Mangku, I Wayan Arnata, dan Made Galung Wiratmaja, mempertemukan karya mereka dalam pameran...

Read moreDetails

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

by Nyoman Budarsana
August 5, 2026
0
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

Read moreDetails

27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

by Nyoman Budarsana
July 29, 2026
0
27 Pelukis Indonesia Pameran di Jerman ——Niluh Swati Buka Jalan “Go Internasional”

JAKARTA | TATKALA.CO -- Niluh Swati Indonesian Art Program (NSIAP) akan memamerkan karya 27 pelukis Indonesia dalam ajang ARTe Kunstmesse...

Read moreDetails
Next Post
Nasi Kuning: Warisan Intangible | Pintu Akselerasi Perempuan Mewujudkan Mimpi Pemberdayaan

Nasi Kuning: Warisan Intangible | Pintu Akselerasi Perempuan Mewujudkan Mimpi Pemberdayaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026
Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti
Ulas Buku

Jalan yang Mengubah Momen Menjadi Monumen: Menyusuri Perjalanan Batin dalam “Traveling With Soul” karya Meilani Dhamayanti

KITA sering berangkat dengan tujuan yang telah ditentukan, seolah jalan hanya perlu mengantar tubuh sampai ke sebuah tempat. Padahal, perjalanan...

by Emi Suy
October 8, 2026
Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal
Esai

Independensi Ceng-Ceng dalam Lomba Ceng-Ceng Kreasi Kelurahan Kapal

LOMBA ceng-ceng kreasi diselenggarakan oleh Kelurahan Kapal sebagai bagian dari rangkaian Porseni dan Jong Fest 2026. Sebagai salah satu tangkai...

by Wayan Diana Putra
October 8, 2026
Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru
Pameran

Pameran “EVOLUSI” Kawan Nusantara 2026: Warisan Nusantara yang Menemukan Bentuk Baru

KETIKA mengunjungi pameran ini, jangan kaget jika menemukan warisan budaya seperti tenun, batik, dan berbagai perhiasan yang beradaptasi dengan zaman,...

by Nyoman Budarsana
October 8, 2026
Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan
Kuliner

Belajar Mengenal Prancis dari Meja Makan

BAGI orang Indonesia, keju bukan makanan yang hadir setiap hari di meja makan. Karena itu, ketika dua belas peserta berkumpul...

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis
Pendidikan

Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis

“J’aime atau je n’aime pas?” PERTANYAAN itu terdengar beberapa kali di LSPR Bali pada Senin, 28 September 2026. Saat itu,...

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek
Buku Tatkala

Permata Bali — Kumpulan Cerita Pendek

Judul: Permata Bali -- kumpulan cerita pendek Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putu Oka Sukanta ISBN: Masih dalam proses...

by Buku Tatkala
October 7, 2026
Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa
Opini

Ketika Keramahan Bali Diuji: Antara Pelayanan dan Kesantunan Berbahasa

BALI dikenal dunia bukan hanya karena keindahan alam, kekayaan budaya, dan keunikan tradisinya. Ada satu kekuatan lain yang selama puluhan...

by I Ketut Suar Adnyana
October 7, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Gen Alpha sebagai Penentu Destinasi Wisata

MEMBINCANG pariwisata, nyaris tak pernah dibahas keberadaan generasi Alpha atau Gen Alpha. Padahal secara statistik Gen Alpha di Indonesia memiliki...

by Chusmeru
October 7, 2026
10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud
Pameran

10 Perspektif tentang Bali dalam Pameran Seni di Sthala Ubud

SUDAH mengunjungi pameran Ten Ubud Local Artists di Sthala Ubud Bali? Jumlah karya yang disajikan tidak terlalu banyak memang, namun...

by Nyoman Budarsana
October 7, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co