3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Literasi Mahasiswa dan Ideologi Wirausaha: Meretas Jalan dari Ontologi ke Aksiologi, Ketika Teori dan Teorema Menjadi Prototipe

I Wayan Artika by I Wayan Artika
April 13, 2022
in Esai
Literasi Mahasiswa dan Ideologi Wirausaha: Meretas Jalan dari Ontologi ke Aksiologi, Ketika Teori dan Teorema Menjadi Prototipe

Foto hanya ilustrasi | tatkala.co

Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang dijabarkan dalam tiga program payung, seperti GLS (Gerakan Literasi Sekolah), GLM (Gerakan Literasi Masyarakat), dan GLK (Gerakan Literasi Keluarga) sedemikian masif karena kejutan-kejutan eksternal negara. Pemerintah ingin “nyeduh mi instan” untuk menaikkan peringkat tes PISA. Tapi literasi sama sekali tidak bisa dicapai dengan cepat.

Rupanya pemerintah amat “jengah” lalu menggebrak dengan GLS. Lewat GLS dan ikon gerakan ini membaca 15 menit, praktik literasi mewarnai kegiatan sekolah. Siswa mendapat pengalaman baru: baca buku bersama, di halaman upacara sekolah.

Beberapa sekolah melakukan praktik baik GLS dengan sangat hebat. Berbagai pojok baca dibangun. Festival literasi selalu disambut baik. Berbagai lomba literasi (seperti menulis cerita) diikuti. Ini terjadi di sekolah yang memiliki kepala dan guru yang literat. Sudah pada ghalibnya, masih jauh lebih banyak sekolah “tidur”. Di sekolah-sekolah ini, guru dan kepala sekolah berdalih, “tidak ada buku”, waktu sangat terbatas”, “jadwal padat”. Mereka tidak suka dengan GLS.

Puisi dan Topi Baja | Esai Bagi Pengajaran Sastra

Demikianlah ceritanya GLS. Tapi bagimana kabar literasi mahasiswa?  Esai ini mengulas perkara literasi mahasiswa.

Literasi mahasiswa setali tiga uang dengan literasi siswa sekolah menengah pada umumnya. Mahasiswa tidak membaca. Hal ini tampak dari wawasan mereka terhadap pengetahuan umum. Padahal cara belajar di universitas sangat membutuhkan kemampuan literasi mahasiswa. Sayang memang, khazanah pengetahuan manusia yang tidak terbatas ini, yang mestinya sudah dibaca secara bertahan, ketika mereka di SD, di SMP, dan di SMA/SMK; tidak pernah tersentuh.

Selama 12 tahun siswa tidak membaca buku secara mandiri, sebagaimana filosofi GLS. Sekolah gagal menamatkan lulusan yang literat. Para alumni sekolah Dasar-menengah hanya tahu sedikit pengetahuan dari buku pelajaran dan ceramah guru yang juga mengulangi lagi materi-materi dalam buku ajar.

Dengan menggunakan indikator kepemilikan pengetahuan atau wawasan yang luas, mahasiswa kok sedemikian rendah karena mereka tidak cukup memadai memiliki pengetahuan dan wawasan. Dampaknya adalah pada kegagapan berpikir logis dan kritis, misalnya ketika membangun analogi atau melakukan perbandingan. Dampak lainnya terlihat pada kegagapan beropini. Mereka tidak mampu beropini. Pikiran mereka buntu ketika berhadapan pada satu kasus.

Keterampilan literasi yang tinggi sangat dibutuhkan oleh mahasiswa milineal saat ini. Berbagai kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa tidak dapat sambutan yang bagus. Jumlah mahasiswa yang tertarik ikut selalu sangat terbatas jika dibandingkan dengan luas Indonesia. Mereka tidak tahu apa yang harus dirancang. Mereka tidak sanggup menelorkan gagasan kreatif.

[Esai Teori Sastra] “New Historicism”: Dari Konteks ke Ko-Teks

Tulisan-tulisan mahasiswa juga sangat rendah mutunya. Mereka tidak terampil berbahasa secara tertulis. Hal ini salah satu indikator kaum intelek. Menulis memang identik dengan literasi, di samping membaca. Keadaan yang demikian paranghnya tentu dapat saja dimafhumi bahwa sejak SD-SMA keterampilan literasi mereka tidak dikembangkan.

Konsep literasi itu sungguh sangat sederhana nampun penting dan praktis. Literasi selalu berhubungan dengan pengetahuan. Pengetahuan pada konteks literasi dibatasi pada buku-buku tempat para penulis, pemikir, ahli teknik, politikus, sastrawan, dll. Menyimpan pengetahuan yang mereka miliki. Karena itu, membaca adalah jalan satu-satunya dalam literasi.

Tidak semua orang mampu memaparkan ulang ilmu pengetahuan yang tidak terbatas itu dan juga karena ancaman meninggal dunia, maka buku digunakan mengabadikan. Huruf dan ejaan dicimptakan di berbagai kebudayaan sebagai aplikasi literasi organik. Maka jalan masuk ke alam semesta tiada berbatas dari pengetahuan itu, adalah literasi atau membaca!

Lewat membaca manusia mendapat pengetahaun yang banyak. Pengetahuan ini digunakan untuk hidup. Cara lain manusia mendapat pengetahuan adalah lewat sekolah. Ini disebut belajar. Sejalan dengan ini, manusia ketika baca buku pun disebut belajar. Karena itu, literasi dengan pokok kegiatan membacanya itu, adalah praktik nyata belajar sepanjang hayat. Belajar ini tanpa guru, bukan dalam sistem lembaga, dan kurikulum disesuaikan dengan yang belajar.

Ideologi dan Cinta || Cerpen I Wayan Artika

Literasi mahasiswa kurang mendapat perhatian. Seolah-olah mereka sudah mencapai intelektual yang literat. Dalam rangka ini, mungkin kampus sedang mengalami kemunduran. Dimensi literasi intelektual tidak tersentuh. Mahasiswa terjerumus ke dalam dunia materi yang praktis di bawah ideologi kewirausahaan.

Apapun ideologi yang dikembangkan di kampus, harus ditopang oleh fonadi literasi. Ideologi kewirausahaan adalah hilirisasi berdimensi ekonomi yang kuat dari alur ilmu pengetahuan yang masih ada dalam jaringan filosofinya: ontologi, epestemologi, dan aksiologi.

Pengembangan ilmu ke hilir yakni ke arah aksiologi, menjawab pertanyaan “Untuk apa ilmu pengetahuan?’ membutuhkan keterampilan literasi. Lantas ideologi kewirausahaan di kampus pun kandas karena mahasiswa tidak memiliki wawasan pengetahaun dalam suatu bidang tertentu.

Pendidikan Tidak Untuk Memanusiakan Manusia

Budaya literasi pada mahasiswa mendorong merek selalu membaca untuk mendapatkan pengetahuan dan setelah dipertemukan dengan ideologi wirausaha, mahasiswa berpikir untuk menggring ontologi suatu objek kajian ke arah hilir kehidupan yakni pada aksiologi. Di sini teori atau teorema diubah jadi prototipe produk yang akan diuji untuk dapat digunakan oleh umat manusia.

Di sinilah arti penting literasi kampus dalam rangka mendukung praktik-praktik baik ideologi kewirausahaan.[T]

Tags: BukuLiterasiliterasi mahasiswamahasiswa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Balap Motor Pantai di Jembrana, Dibubarkan atau Sekalian Dijadikan Atraksi Wisata?

Next Post

“Tugasmu Hanya Satu, Mengaku!” | Cerita Kecil Pentas Teater “Jro Ketut” di Surakarta

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

by Eril Paizi
June 2, 2026
0
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

Read moreDetails

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

by Early NHS
June 2, 2026
0
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

Read moreDetails

(Tidak Ada) Literasi Digital

by I Wayan Artika
June 2, 2026
0
(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

Read moreDetails

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
0
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

Read moreDetails

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
0
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

Read moreDetails

Awas Ada Pocong!

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
0
Awas Ada Pocong!

BELAKANGAN ini, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia dihebohkan oleh kemunculan ‘pocong jadi-jadian’. Sosok yang biasanya ada dalam cerita horor...

Read moreDetails

Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

by Ahmad Fatoni
May 31, 2026
0
Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi

……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseorangmenjadi layang-layang di...

Read moreDetails

Wisata Bahari di Negeri Maritim

by Chusmeru
May 31, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

BERUNTUNG Indonesia memiliki alam yang penuh pesona. Laut menjadi salah satu kekayaan alam yang membanggakan. Luas wilayah laut Indonesia mencapai...

Read moreDetails

FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

by Agung Sudarsa
May 31, 2026
0
FOR HATI BALI: Ketika Cinta pada Bali Menjadi Tindakan

Dari Kegelisahan Menuju Gerakan Moral BALI sedang berada pada persimpangan zaman. Di satu sisi, pulau ini menikmati pertumbuhan ekonomi yang...

Read moreDetails

Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

by IGP Weda Adi Wangsa
May 30, 2026
0
Dari Candi Pustaka hingga Monumen Puja: Jejak Spiritualitas Ida Sri Pandita Buddha Raksitha

CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium...

Read moreDetails
Next Post
“Tugasmu Hanya Satu, Mengaku!” | Cerita Kecil Pentas Teater “Jro Ketut” di Surakarta

“Tugasmu Hanya Satu, Mengaku!” | Cerita Kecil Pentas Teater "Jro Ketut" di Surakarta

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co