2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Literasi Mahasiswa dan Ideologi Wirausaha: Meretas Jalan dari Ontologi ke Aksiologi, Ketika Teori dan Teorema Menjadi Prototipe

I Wayan Artika by I Wayan Artika
April 13, 2022
in Esai
Literasi Mahasiswa dan Ideologi Wirausaha: Meretas Jalan dari Ontologi ke Aksiologi, Ketika Teori dan Teorema Menjadi Prototipe

Foto hanya ilustrasi | tatkala.co

Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang dijabarkan dalam tiga program payung, seperti GLS (Gerakan Literasi Sekolah), GLM (Gerakan Literasi Masyarakat), dan GLK (Gerakan Literasi Keluarga) sedemikian masif karena kejutan-kejutan eksternal negara. Pemerintah ingin “nyeduh mi instan” untuk menaikkan peringkat tes PISA. Tapi literasi sama sekali tidak bisa dicapai dengan cepat.

Rupanya pemerintah amat “jengah” lalu menggebrak dengan GLS. Lewat GLS dan ikon gerakan ini membaca 15 menit, praktik literasi mewarnai kegiatan sekolah. Siswa mendapat pengalaman baru: baca buku bersama, di halaman upacara sekolah.

Beberapa sekolah melakukan praktik baik GLS dengan sangat hebat. Berbagai pojok baca dibangun. Festival literasi selalu disambut baik. Berbagai lomba literasi (seperti menulis cerita) diikuti. Ini terjadi di sekolah yang memiliki kepala dan guru yang literat. Sudah pada ghalibnya, masih jauh lebih banyak sekolah “tidur”. Di sekolah-sekolah ini, guru dan kepala sekolah berdalih, “tidak ada buku”, waktu sangat terbatas”, “jadwal padat”. Mereka tidak suka dengan GLS.

Puisi dan Topi Baja | Esai Bagi Pengajaran Sastra

Demikianlah ceritanya GLS. Tapi bagimana kabar literasi mahasiswa?  Esai ini mengulas perkara literasi mahasiswa.

Literasi mahasiswa setali tiga uang dengan literasi siswa sekolah menengah pada umumnya. Mahasiswa tidak membaca. Hal ini tampak dari wawasan mereka terhadap pengetahuan umum. Padahal cara belajar di universitas sangat membutuhkan kemampuan literasi mahasiswa. Sayang memang, khazanah pengetahuan manusia yang tidak terbatas ini, yang mestinya sudah dibaca secara bertahan, ketika mereka di SD, di SMP, dan di SMA/SMK; tidak pernah tersentuh.

Selama 12 tahun siswa tidak membaca buku secara mandiri, sebagaimana filosofi GLS. Sekolah gagal menamatkan lulusan yang literat. Para alumni sekolah Dasar-menengah hanya tahu sedikit pengetahuan dari buku pelajaran dan ceramah guru yang juga mengulangi lagi materi-materi dalam buku ajar.

Dengan menggunakan indikator kepemilikan pengetahuan atau wawasan yang luas, mahasiswa kok sedemikian rendah karena mereka tidak cukup memadai memiliki pengetahuan dan wawasan. Dampaknya adalah pada kegagapan berpikir logis dan kritis, misalnya ketika membangun analogi atau melakukan perbandingan. Dampak lainnya terlihat pada kegagapan beropini. Mereka tidak mampu beropini. Pikiran mereka buntu ketika berhadapan pada satu kasus.

Keterampilan literasi yang tinggi sangat dibutuhkan oleh mahasiswa milineal saat ini. Berbagai kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa tidak dapat sambutan yang bagus. Jumlah mahasiswa yang tertarik ikut selalu sangat terbatas jika dibandingkan dengan luas Indonesia. Mereka tidak tahu apa yang harus dirancang. Mereka tidak sanggup menelorkan gagasan kreatif.

[Esai Teori Sastra] “New Historicism”: Dari Konteks ke Ko-Teks

Tulisan-tulisan mahasiswa juga sangat rendah mutunya. Mereka tidak terampil berbahasa secara tertulis. Hal ini salah satu indikator kaum intelek. Menulis memang identik dengan literasi, di samping membaca. Keadaan yang demikian paranghnya tentu dapat saja dimafhumi bahwa sejak SD-SMA keterampilan literasi mereka tidak dikembangkan.

Konsep literasi itu sungguh sangat sederhana nampun penting dan praktis. Literasi selalu berhubungan dengan pengetahuan. Pengetahuan pada konteks literasi dibatasi pada buku-buku tempat para penulis, pemikir, ahli teknik, politikus, sastrawan, dll. Menyimpan pengetahuan yang mereka miliki. Karena itu, membaca adalah jalan satu-satunya dalam literasi.

Tidak semua orang mampu memaparkan ulang ilmu pengetahuan yang tidak terbatas itu dan juga karena ancaman meninggal dunia, maka buku digunakan mengabadikan. Huruf dan ejaan dicimptakan di berbagai kebudayaan sebagai aplikasi literasi organik. Maka jalan masuk ke alam semesta tiada berbatas dari pengetahuan itu, adalah literasi atau membaca!

Lewat membaca manusia mendapat pengetahaun yang banyak. Pengetahuan ini digunakan untuk hidup. Cara lain manusia mendapat pengetahuan adalah lewat sekolah. Ini disebut belajar. Sejalan dengan ini, manusia ketika baca buku pun disebut belajar. Karena itu, literasi dengan pokok kegiatan membacanya itu, adalah praktik nyata belajar sepanjang hayat. Belajar ini tanpa guru, bukan dalam sistem lembaga, dan kurikulum disesuaikan dengan yang belajar.

Ideologi dan Cinta || Cerpen I Wayan Artika

Literasi mahasiswa kurang mendapat perhatian. Seolah-olah mereka sudah mencapai intelektual yang literat. Dalam rangka ini, mungkin kampus sedang mengalami kemunduran. Dimensi literasi intelektual tidak tersentuh. Mahasiswa terjerumus ke dalam dunia materi yang praktis di bawah ideologi kewirausahaan.

Apapun ideologi yang dikembangkan di kampus, harus ditopang oleh fonadi literasi. Ideologi kewirausahaan adalah hilirisasi berdimensi ekonomi yang kuat dari alur ilmu pengetahuan yang masih ada dalam jaringan filosofinya: ontologi, epestemologi, dan aksiologi.

Pengembangan ilmu ke hilir yakni ke arah aksiologi, menjawab pertanyaan “Untuk apa ilmu pengetahuan?’ membutuhkan keterampilan literasi. Lantas ideologi kewirausahaan di kampus pun kandas karena mahasiswa tidak memiliki wawasan pengetahaun dalam suatu bidang tertentu.

Pendidikan Tidak Untuk Memanusiakan Manusia

Budaya literasi pada mahasiswa mendorong merek selalu membaca untuk mendapatkan pengetahuan dan setelah dipertemukan dengan ideologi wirausaha, mahasiswa berpikir untuk menggring ontologi suatu objek kajian ke arah hilir kehidupan yakni pada aksiologi. Di sini teori atau teorema diubah jadi prototipe produk yang akan diuji untuk dapat digunakan oleh umat manusia.

Di sinilah arti penting literasi kampus dalam rangka mendukung praktik-praktik baik ideologi kewirausahaan.[T]

Tags: BukuLiterasiliterasi mahasiswamahasiswa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Balap Motor Pantai di Jembrana, Dibubarkan atau Sekalian Dijadikan Atraksi Wisata?

Next Post

“Tugasmu Hanya Satu, Mengaku!” | Cerita Kecil Pentas Teater “Jro Ketut” di Surakarta

I Wayan Artika

I Wayan Artika

Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum. | Doktor pengajar di Fakultas Bahasa dan Seni, Undiksha Singaraja. Penulis novel, cerpen dan esai. Tulisannya dimuat di berbagai media dan jurnal

Related Posts

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails

Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

by Emi Suy
September 29, 2026
0
Kusala Sastra Katulistiwa yang Menyalakan Cahaya di Jalan Sunyi Sastra

ADA jalan yang tidak pernah benar-benar ramai. Sastra berjalan di sana, kadang ditemani lampu kecil dari sebuah kamar, meja kerja...

Read moreDetails

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
0
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

Read moreDetails

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

by Angga Wijaya
September 27, 2026
0
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

Read moreDetails
Next Post
“Tugasmu Hanya Satu, Mengaku!” | Cerita Kecil Pentas Teater “Jro Ketut” di Surakarta

“Tugasmu Hanya Satu, Mengaku!” | Cerita Kecil Pentas Teater "Jro Ketut" di Surakarta

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co